cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Technique for Order Preference By Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) pada Studi Kasus PT XYZ Fiorentina, Isqina Rizky; Aurachman, Rio; Akbar, Mohammad Deni
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ ialah perusahaan di sektor hulu minyak dan gas, diperlukan Menara pengerboran guna dukung proses pengeboran yang dimana tujuannya untuk memenuhi taget produksi minyak dan gas. Tipe Menara pengeboran berdasarkan wilayah operasi PT XYZ ialah Menara pengeboran dengan tipe Jack Up sebab wilayah operasi PT XYZ ialah di lepas pantai. Pemilihan Menara pengeboran Jack Up adalah salah satu peran penting untuk program eksplorasi ataupun eksploitasi karena kurang lebih setengah dari biaya pengeboran ditetapkan Menara pengeboran. Menara pengeboran juga akan tentukan jasa pendukung yang lain seperti jasa cementing, jasa tubular handling serta lainnya. Pemilihan Menara pengeboran jack up yang miliki kinerja bagus dengan harga ekonomis miliki kesulitannya tersendiri, sebab tahap pengadaan barang serta jasa di hulu minyak dan gas diatur dan diawasi Pemerintah Replublik Indonesia yang diwakilkan SKK MIGAS pada bentuk “Pedoman Tata Kerja” yang Bernama PTK 007 dan revisinya. Tahap pengadaan pada PTK tersusun dari tiga tahapan evaluasi. Administrasi, teknis dan komersial pada tahap yang berderetan. Pada tahapan administrasi serta teknis, para supplier perlu penuhi persyaratan minimum yang telah dikeluarkan oleh PT XYZ. Dan pemilihan supplier akan berdasarkan tahap komersial di mana biaya terendah yang akan dipilih tidak lagi dilihat dari kemampuan teknisnya. “Technique For Order Performance by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS)” bisa digunakan guna tentukan prioritas pemilihan supplier terbaik. TOPSIS ialah metode pemilihan keputusan dengan multi kriteria. Tujuan penelitian ini membantu proses pemilihan supplier yang sudah ada dengan melakukan pemilihan supplier dengan metode TOPSIS. Dengan metode TOPSIS membantu pemilihan supplier dengan kriteria serta sub-kriteria guna dapatkan tingkat prioritas. Di studi ini ada 4 kriteria: Administrasi, Teknis, HSE (Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan) dan Komersial. Lalu Administrasi miliki 2 sub-kriteria, Teknis miliki 7 sub-kriteria, HSE miliki 4 sub-kriteria dan komersial miliki 2 sub-kriteria. Jumlah responden yang diminta melakukan penilaian adalah enam (6) orang dengan posisi dan latar belakang yang berhubungan dengan objek yang diteliti. Jumlah alternatif dalam pemilihan supplier Menara pengeboran jack up sebanyak tiga (3) supplier.Kata kunci-pemilihan supplier, Technique For Order Performance by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), Menara pengeboran jack up, kriteria, sub-kriteria, alternatif, solusi ideal
Perancangan Jadwal pada Proyek Pendampingan RS ABC Menuju BLUD di PT XYZ dengan Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM) Shafira, Dhea Nur; Tripiawan, Wawan; Widyasthana, Sandhy
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Dimasa pandemi seperti saat ini, sarana kesehatan berkembang cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari rumah sakit yang berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan. RS ABC ingin memberikan pelayanan yang bermutu, tepat sasaran, lebih akuntabel, dan memiliki daya saing dalam bidang kesehatan, upaya yang dapat dilakukan salah satunya yaitu dengan menerapkan BLUD. Untuk merealisasikan hal tersebut, RS ABC menunjuk PT XYZ selaku mitra yang telah memiliki banyak pengalaman di bidang pelayanan kesehatan untuk membantu pendampingan RS ABC menuju BLUD. Proyek pendamingan RS ABC menuju BLUD awalnya dijadwalkan akan mulai akhir Mei 2022 dan berakhir bulan Agustus 2022, namun pada kenyataannya proyek ini baru akan dijalankan pada bulan September 2022. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak PT XYZ, faktor utama penyebab keterlambatan proyek adalah penjadwalan yang kurang terperinci. Jika permasalahan ini tidak segera ditangani akan berdampak buruk terhadap citra perusahaan. Oleh sebab itu, proyek pendampingan RS ABC menuju BLUD memerlukan sebuah rancangan penjadwalan yang baik. Dalam perancangan penjadwalan ini metode yang akan digunakan yaitu Critical Path Method (CPM). Perancangan penjadwalan ini akan menghasilkan output berupa gantt chart, network diagram, kurva progress proyek, hasil perhitungan menggunakan Critical Path Method serta aktivitas kritis pada proyek.Kata kunci-proyek, BLUD, critical path method, penjadwalan.
Surveillance System Scheme using Multi-detection Attribute with Optimized Neural Network Algorithm on Intelligent Transportation System Nasirudin, Akhmad Yusuf; Usman, Koredianto; Wibowo, Suryo Adhi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract- Intelligent Transportation System (ITS) combines a transportation system with Information and Communication Technology (ICT) system, where ICT system plays a role in adding functionality in the form of intelligence resembling human intelligence to the transportation system. The combination allows humans to know the real state of the transportation system including transportation components, such as the status of the road, objects around the vehicle, and the state of the vehicle, thus enabling humans to optimize the transportation system. For example, if there is a group of thief that using a van on the road, we can fasten the process to detect where is the route that used by the thief by adding a vehicle detector on the traffic light camera. This detector will be work better if the detector can detect the van in real-time and in a high resolution image. This work will discuss on how to increase the detector system performance on inference time (fps) and accuracy using HRNet and FCOS. HRNet is a high resolution image network architecture that can process image in a multiple resolution (low, medium, high) to maintain the high resolution but still have an enough image feature to process, while FCOS is a one stage anchor-free detector, so it can detect the object faster than the anchor-based detector. The performances was even more better when we add a warm up training before the training process. Our experimental results shows that our system has a better result compared with the reference result using same dataset and hyperparameter. It also has a better result compared with the reference result that using the reference dataset and hyperparameter.Keywords- intelligent transportation system; objet detection; vehicle detection; attribute detection; computer vision; image processing; surveillance system.
Perancangan Kebijakan Persediaan Obat Pasien Rawat Inap Guna Meminimasi Overstock pada Lini Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan Pendekatan ABC-VED Menggunakan Metode Probabilistic Continuous Review System & Probabilistic Periodic System Aprilia, Bella Kharisma; Ardiansyah, Muhammad Nashir; Akbar, Mohammad Deni
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Farmasi berperan penting dalam menyelesaikan masalah obat dan peralatan kesehatan. Untuk itu dalam pengelolaannya harus tepat mulai dari pengadaan, penerimaan, penyimpanan hingga pendistribusian kepada pasien agar seluruh kebutuhan pasien dapat terpenuhi. Lini farmasi RSIA menangani kebutuhan obat untuk pasien rawat inap. Dalam pengelolaan obat masih belum dilakukan secara optimal karena tidak ada perhitungan yang baku. Adanya gap antara jumlah persediaan dengan permintaan yang cukup tinggi dapat menyebabkan overstock dan tingginya biaya persediaan. Dari permasalahan yang ada kemudian akan diberikan kebijakan persediaan obat usulan dengan mengambil 123 sampel obat yang ditangai. Dilakukan pengklasifikasian obat dengan menggunakan pendekatan ABC-VED untuk menentukan tingkat prioritas penangan obat setelah itu akan dicari kebijakan usulan dengan menggunakan metode periodic review (R,s,S) dan continuous review (s,S). Dari hasil kebijakan usulan menghasilkan dua prioritas penanganan obat dan hasil kebijakan usulan mampu meminimasi ongkos persediaan tahunan hingga 50%.Kata Kunci-ABC-VED, obat, overstock, probabilistic continuous review, probabilistic periodic review, uji distribusi.
Perancangan Dashboard Evaluasi Kinerja Menggunakan Metode Scrum dengan K-Medoids Clustering di Fakultas Rekayasa Industri Hanif, Fadhilah Muhammad; Andrawina, Luciana; Anggana, Hilman Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Fakultas Rekayasa Industri merupakan salah satu fakultas yang ada di Telkom University. Dosen yang ada di Fakultas Rekayasa Industri dievaluasi berdasarkan Tri-Dharma yang menjadi kewajiban dosen berdasarkan ketentuan dari LLDikti dan Penunjang yang bersifat tambahan. Terdapat permasalahan yang terdapat pada fakultas yang menyebabkan evaluasi kinerja dosen sulit dilakukan. Fakultas Rekayasa Industri kemudian memerlukan suatu Dashboard yang dapat berfungsi sebagai pemusatan data kinerja dosen yang dilengkapi dengan algoritma K-Medoids Clustering sebagai alat untuk mengelompokan kinerja dosen sehingga dapat mendukung proses evaluasi yang dilakukan setiap akhir periode. Dashboard Evaluasi Kinerja Fakultas Rekayasa Industri ini dirancang menggunakan metode Scrum dan dilakukan verifikasi menggunakan Black Box Testing dan validasi menggunakan User Acceptance Test. Tugas Akhir ini menghasilkan rancangan sistem Dashboard dan proses bisnis usulan yang membantu proses evaluasi yang berlangsung di fakultas.Kata kunci-dashboard, scrum, k-medoids, black box testing, evaluasi kinerja
Perancangan Scope Baseline dan Schedule Baseline Pada Proyek Riset Pasar Pembangunan Laboratorium Kesehatan PT ABC oleh PT XYZ Ariani, Fathiya Safira; Tripiawan, Wawan; Bay, Achmad Fuad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT ABC perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan yang ingin membangun sebuah laboratorium kesehatan pusat dengan melakukan riset pasar layanan kesehatan, survei data kebutuhan pelayanan, dan karakteristik layanan kesehatan DKI Jakarta Proyek tersebut ditargetkan dimulai pada bulan Juni 2022, Proyek dijalankan pada bulan September 2022 dikarenakan perencanaan jadwal proyek yang belum dilakukan. Tugas akhir ini dilakukan perancangan scope baseline dengan mengunakan metode decomposition dan perancangan schedule baseline menggunakan metode Critical Path Method. Perancangan Scope Baseline menghasilkan tiga output, yaitu Project Scope Management, WBS, dan WBS Dictionary. Hasil rancangan project scope management berisikan informasi mengenai project name, project scope description, deliverables, acceptance criteria, risk, project exclusions, dan assumptions and constraints. Hasil rancangan WBS terdiri dari level 0, 1, 2, dan 3. Seluruh komponen pada WBS akan dijelaskan secara rinci pada WBS Dictionary yang memiliki informasi mengenai WBS Level, WBS Code, WBS Name, dan WBS Description. Perancangan Schedule Baseline menghasilkan project schedule network diagram berupa visualisasi urutan pengerjaan proyek, selanjutnya dilakukan perhitungan dengan menggunakan CPM. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode CPM diperoleh jalur kritis dengan durasi terpanjang, yaitu 40 hari kerja dan Gantt chart divisualisasikan dengan spesifikasi jadwal untuk setiap aktivitas proyek dan juga dapat terlihat beberapa aktivitas yang dilakukan secara bersamaan.Kata kunci- proyek, scope, schedule, baseline, critical path method
Pengaruh Penggunaan Isolation Wall pada Sistem Antena MIMO dengan Polarisasi Circular Terhadap Penurunan Mutual Coupling Kurniadi, Akhdan; Yunita, Trasma; Astuti, Rina Pudji
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Saat ini banyak dilakukan penelitian tentang antena MIMO untuk mendukung teknologi nirkabel, karena dapat meningkatkan kapasitas kanal dengan menggunakan multi antena pada sisi Tx maupun Rx. Tetapi karena antena MIMO menggunakan elemen antena yang banyak, maka perlu dilakukan pengaturan pada setiap elemennya untuk mengurangi efek mutual coupling. Tugas Akhir ini mengusulkan teknik perbaikan nilai mutual coupling yang dapat meminimalisir efek mutual coupling. Teknik yang digunakan yaitu penambahan isolation wall yang diletakkan antara elemen antena 2x4 dengan frekuensi 3,5 GHz. Susunan antena yang digunakan adalah 2x4 dengan polarisasi circular co-polarization dan cross-polarization. Kemudian dilakukan penambahan isolation wall di antara elemen antena, dan dianalisis nilai mutual coupling yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan polarisasi antena MIMO secara cross-polarization dengan menggunakan isolation wall menghasilkan nilai mutual coupling terendah dengan nilai -52,399 dB antara elemen 3 dan 8 pada frekuensi 3,5 GHz. Sebelum ditambahkan isolation wall nilai mutual coupling yang dihasilkan adalah -44,378 dB. Hal tersebut membuktikan bahwa penambahan isolation wall dapat membuat nilai mutual coupling semakin rendah.Kata Kunci-polarisasi sirkular, isolation wall, mutual coupling
Perancangan Aplikasi Pencatatan Laporan Keuangan Pada Scott Barber Dengan Menggunakan Metode Waterfall Arivianto, I Putu Pramana; Idawicaksakti, Maria Dellarosawati; Yastica, Tiara Verita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Scott Barber merupakan barbershop yang berada di Kota Tabanan, Bali. Berdasarkan hasil wawancara dengan owner Scott Barber, diketahui bahwa proses pencatatan pendapatan dan pengeluaran masih menggunakan cara manual menggunakan buku kecil. proses pencatatan keuangan yang masih menggunakan cara manual memiliki beberapa risiko, antara lain proses perhitungan yang memakan waktu lama, dan risiko yang besar terjadi pada saat pencatatan tersebut hilang. Berdasarkan masalah tersebut, tugas akhir ini bertujuan untuk merancang sistem pencatatan laporan keuangan berbasis website. Metode yang digunakan adalah metode Waterfall karena metode ini melibatkan user dalam setiap tahapannya. Pengujian website dilakukan menggunakan Blackbox testing dan User Acceptance test untuk menguji fungsionalitas sistem terhadap test case yang telah disiapkan. Hasil dari tugas akhir ini adalah sistem pencatatan laporan keuangan berbasis website pada Scott Barber. Kata kunci-Scott Barber, Waterfall, Website, Aplikasi pencatatan laporan keuangan
Perancangan Perbaikan Program Komunikasi Pemasaran pada by Lashes Menggunakan Metode Benchmarking dan Tool Analytical Hierarchy Process Emeliawaty, Emeliawaty; Amani, Husni; Sagita, Boby Hera
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-By Lashes merupakan salah satu brand lokal di bidang beauty product yang berdiri pada tahun 2021 di Bekasi dengan produk utamanya adalah bulu mata palsu buatan tangan. Penjualan dari By Lashes mengalami fluktuatif karena faktor pandemi, pengaruh dari kompetitor serta komunikasi pemasaran yang perlu perbaikan, jika dilihat dari jumlah followers pada media sosial Instagram, By Lashes memiliki followers yang sangat sedikit dibandingkan dengan kompetitornya. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kurangnya awareness masyarakat terhadap By Lashes sehingga perlu menciptakan awareness serta pengetahuan mengenai produk yang dapat dilakukan melalui komunikasi pemasaran. Pada By Lashes telah diterapkan bauran komunikasi pemasaran akan tetapi belum diterapkan secara optimal. Hal tersebut dapat kita buktikan pada hasil survei pendahuluan dimana terdapat beberapa kekurangan dalam memperhatikan presefensi konsumen sehingga volume penjuallan yang cenderung mengalami penurunan dan tidak memenuhi target. Penelitian ini bertujuan untuk merancang perbaikan program komunikasi pemasaran menggunakan metode benchmarking dan tool Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengolahan data untuk menentukan partner benchmark terpilih menggunakkan tool AHP. Metode benchmarking digunakan untuk mengetahui gap program komunikasi pemasaran pada By Lashes dengan partner benchmark terpilih. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh 13 atribut yang digunakan sebagai acuan dalam melakukan rancangan sistem terintegrasi pada perbaikan program komunikasi pemasaran pada brand By Lashes.Kata kunci- program komunikasi pemasaran, benchmarking, analytical hierarchy process (AHP)
Sistem Monitoring Ph dan Suhu Air pada Kolam Ikan Lele Terintegrasi Berbasis Internet Of Things Kurniawan, Wahyu; Rizal, Achmad; Istiqomah, Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Dalam program budi daya ikan lele, kurangnya kesadaran tentang kualitas air pada kolam serta pemberian pakan pada ikan lele menjadi masalah yang kerap dialami oleh pemilik kolam. Hal tersebut dikarenakan pemilik kolam memiliki aktivitas lain di luar pemeliharaan kolam sehingga meninggalkan kolam tanpa adanya pengawasan. Masalah pemantauan dapat diatasi dengan menggunakan teknologi, salah satunya penerapan sensor ke Internet of Things. Penerapan sensor berbasis Internet of Things membantu pemilik kolam dalam memantau kualitas air di dalam kolam sehingga pemantauan dapat dilakukan tanpa harus datang ke kolam. Adapun untuk masalah pemberian pakan dapat diatasi dengan sistem pemberian pakan secara terjadwal sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya kanibalisme antar sesama ikan lele dan hasil pembuangan zat sisa yang dikeluarkan menjadi lebih terkontrol. Pada sistem monitoring, hasil dari pengujian sensor suhu DS18B20 menghasilkan nilai akurasi sebesar 98,92% dengan 1,08% tingkat error serta sensor PH-4502C menghasilkan nilai akurasi 95,43% dengan 4,57% tingkat error. Pengujian delay pada sistem monitoring mendapatkan nilai delay sebesar 30,40375 ms dengan packet loss sebesar 0%. Pada sistem pemberian pakan didapatkan pembacaan sensor load cell dengan akurasi sebesar 98,34% dengan 1,66% tingkat error serta nilai akurasi aktuator sebesar 99,512% dengan 0,488% tingkat error. Kata Kunci-ikan lele, suhu, pH air, pakan ikan, pemantauan, internet of things

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue