cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Kebijakan Pengadaan Suku Cadang Mesin Hisinuma pada PT Star Mustika Plastmetal Menggunakan Poisson Process Sugani, Sandika Lafaldi; Atmaji, Fransiskus Tatas Dwi; Budiasih, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Star Mustika Plastmetal merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang berada di daerah Kawasan Industri Tangerang. Perusahaan ini memproduksi spare part otomotif yang telah terjamin sebagai pemasok Original Equipment Manufacture (OEM) Oleh perusahaan otomotif yang ada di indonesia.PT Star Mustika Plastmetal menggunakan banyak mesin dalam melakukan produksi, salah satu mesin yang ada yaitu mesin injeksi die casting dengan kategori hot chamber. Perlu diketahui mesin die casting ini merupakan tahapan awal dalam melakukan produksi apabila terjadi kerusakan maka mesin tersebut harus di perbaiki. Apabila komponen mesin mengalami kerusakan terus menerus akan menimbulkan stock spare part tidak tersedia maka mesin mengalami tersebut mengalami stock out dalam mengatasi permasalahan tersebut penentuan merancang kebijakan spare part dapat menggunakan Poisson Process, Menurut Ebeling menyatakan bahwa Proses Poisson dapat digunakan dalam analisis persediaan untuk menentukan jumlah spare part cadangan ketika waktu antara kegagalan. Berdasarkan hasil rancangan yang telah dibuat dibutuhkan untuk Dalam upaya memenuhi 95% kebutuhan spare part. Untuk spare part kritis Gooseneck membutuhkan jumlah spare part sebanyak 10 unit, spare part Heater Nozzle membutuhkan jumlah spare part sebanyak 18 unit dan untuk spare part Thermocouple membutuhkan jumlah spare part sebanyak 4 unit, jumlah tersebut akan digunakan untuk satu mesin die casting hot chamber.Kata kunci — poisson process, system breakdown structure, risk matrix.
IMPLEMENTASI LOAD BALANCING MENGGUNAKAN NS-3 PADA NAMED DATA NETWORKING Safitri, Nesya Alvioni; Mayasari, Ratna; Wibowo, Tody Ariefianto
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya kebutuhan pengguna (consumer) membutuhkan arsitektur jaringan yang semakin handal. Named Data Networking (NDN) hadir sebagai salah satu arsitektur jaringan masa depan yang berfokus pada data-centric. Arsitektur NDN memiliki potensi terkait pengelolaan data yang lebih dikonsentrasikan pada pertukaran data daripada letak asal data tersebut. Jaringan NDN yang masih baru memerlukan mekanisme load balancing untuk mengatasi ketidakseimbangan pembagian tugas saat penyedia layanan (producer) melayani request yang datang dari consumer. Random Load Balancing (RLB) merupakan salah satu algoritma pada mekanisme load balancing NDN. Penerapan algoritma RLB mampu memaksimalkan peran producer agar dapat mendistribusikan request consumer secara tepat sehingga beban komputasi lebih rendah. Pada Tugas Akhir ini dilakukan simulasi penelitian algoritma RLB pada mekanisme load balancing NDN. Perubahan parameter pengujian meliputi frekuensi interest packet, ukuran bandwidth, ukuran payload, jumlah node consumer, jumlah node producer, jumlah node router dan perbandingan tanpa menggunakan algoritma RLB untuk mengetahui performa jaringan. Dari simulasi yang dilakukan didapatkan data 48,4% lebih baik dengan menggunakan algoritma RLB daripada tanpa menggunakan algoritma tersebut. Algoritma ini mendukung mekanisme load balancing pada jaringan NDN untuk memaksimalkan potensi producer yang tersedia. Hasil analisis berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) menunjukkan nilai yang konsisten terhadap efek perubahan selama pengujian.Kata Kunci: NDN, load balancing, algoritma RLB, NS-3, ndnSIM
Analisis Kinerja Sistem Radio Over Fiber Next Generation PON2 Hernito, Argo; Hambali, Akhmad; Sujatmoko, Kris
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Pada kemajuan teknologi komunikasi saat ini cukup meningkat pesat sehingga kebutuhan bandwidth semakin tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana telekomunikasi yang bisa memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut, yaitu dengan menggunakan sistem Radio Over Fiber. Kemudian mengimplementasikan Radio Over Fiber ke Passive Optical Network (PON), dapat memberikan kapasitas user yang lebih banyak dan bandwidth yang dihasilkan cukup besar. Pada penelitian tugas akhir akan dilakukan simulasi Radio Over Fiber Next Generation PON2 menggunakan 4 panjang gelombang OLT yang tiap panjang gelombang memiliki bitrate sebesar 10 Gbps. Kemudian menggunakan frekuensi radio 60 GHz. Pada penelitian ini terdapat 2 skema simulasi, skema pertama menggunakan jumlah 64 ONU dan skema kedua menggunakan 128 ONU, dengan jarak link optik sepanjang 10 km – 40 km. Kemudian akan menggunakan penguat Erbium Doped Fiber Amplifier (EDFA) ditempatkan dengan posisi booster amplifier agar dapat meningkatkan kinerja sistem. Simulasi akan dianalisis hasil kinerja seperti Signal to Noise Ratio (SNR), Bit Error Rate (BER), Link Power Budget (LPB), dan Q-Factor. Dari simulasi yang dilakukan, hasil kinerja terbaik pada Skema I dengan sistem yang menggunakan EDFA dapat menjangkau jarak hingga 30 km. Hasil kinerja terbaik pada Skema II dengan sistem yang menggunakan EDFA dapat menjangkau jarak hingga 20 km.Kata kunci 4 RoF, SNR, BER, ONU, Q-Factor, LPB
Implementasi dan Analisa Attack Tree pada Vulnerable Machine Toppo: 1 Berdasarkan Time Metric, Cost Metric, dan Frequency Metric Salim, Irgi Fahrezi; Widjajarto, Adityas; Almaarif, Ahmad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan implementasi dan analisa attack tree pada vulnerable machine Toppo: 1 berdasarkan time metric, cost metric, dan frequency metric. Nilai time, cost, dan frequency didapatkan setelah melakukan eksploitasi dengan mencoba walkthrough hingga memperoleh privileged environment access dari VM Toppo: 1. Skenario eksploitasi yang terdapat pada walkthrough memiliki tahapan yaitu, information gathering, scanning, gaining access, exploit, dan privileged escalation. Walkthrough tersebut dapat digambarkan dengan activity diagram. Analisa dan perumusan attack tree disusun dengan menggunakan pendekatan CubeSat Security Attack Tree Analysis dan SAND gate. Attack tree tersebut mewakili berbagai tahapan eksploitasi dan dapat dilakukan pemeringkatan berdasarkan metrics. Metrics tersebut dilakukan analisa untuk mendapatkan pemeringkatan attack tree. Attack tree 1 merupakan jalur tercepat jika dibanding dengan attack tree lainnya dengan nilai real time 167,868 detik. Data yang didapatkan berdasarkan cost metric, attack tree 1 memiliki nilai cost yang rendah jika dibanding dengan attack tree lainnya dengan nilai cost 21. Data yang didapatkan berdasarkan frequency metric, attack tools Dirb dan Arp-scan memiliki persentase terbesar dalam penggunaannya pada lima attack tree sebesar 40% dan 30%. Kelanjutan dari penelitian ini dapat dilakukan dengan menambahkan faktor kerentanan dengan melakukan vulnerability scanning pada sistem.Kata kunci—attack tree, time, cost, frequency, toppo: 1
Analisis Parameter Laju Infeksi COVID-19 Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization Heriansyah, Rifqi Baihaqi Putra; Kalista, Meta; Paryasto, Marisa W.
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus Covid-19 merupakan virus baru yang berawal mula dari Wuhan, hingga saat ini virus tersebut masih menyebar di seluruh penjuru dunia, salah satunya Indonesia yang juga terkena dampak pada virus Covid-19. Laju penyebaran kasus Covid-19 secara sistematika dapat dianalisis menggunakan model matematika SIR Susceptible (S), Infected (I) dan Removed (R). Penggunaan istilah Removed pada artikel ini dikarenakan populasi ini terdiri dari atas individu yang sembuh (Recovered) dan Meninggal (Death) yang dimana laju penyebaran tersebut dapat diperoleh menggunakan metode optimasi yaitu Particle Swarm Optimization (PSO) Dalam hal ini, Metode PSO dapat memperoleh nilai dari laju penyebaran dengan cukup optimal dan cepat. Algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) memiliki berbagai fungsi sebegai optimasi laju dari Covid-19 harus memiliki fungsi dasar untuk menentukan penyebaran dari suatu nilai. PSO dapat memiliki beberapa bagian terpenting seperti N (jumlah populasi), C (kemampuan individu (cognitive) dan pengaruh sosial (group) dan menunjukkan nilai dari posisi sebuah partikel terhadap memori dari kelompok), Maxit, W, WD. Untuk percobaan yang telah dilakukan bahwa suatu nilai dari setiap posisi partikel semakin tinggi nilai posisi partikel semakin tinggi nilai terhadap beta dan delta yang dihasilkan. Pada pengujian algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) nilai jumlah populasi yang paling optimal adalah 10, dengan nilai beta 0,9581, delta 0,9453 dan time 12,45081.Kata Kunci— particle swarm optimization (PSO), Covid-19, optimasi.
Analyzing QoS Performance in Kubernetes-Based High Scalability Clusters Julana, Fathur Alfarisi; Istikmal, Istikmal; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper proposes a performance analysis of the auotscaling methods that can be utilized in Kubernetes Clusters in order to determine cost-efficiency for services. This paper aims to accommodate the specifications for an analysis by using Google Kubernetes Engine (GKE) built into Google Cloud Platform (GCP) as a platform to orchestrate clusters alongside deployed services. To fulfill the cluster model, customized cluster settings and NGINX-based services are developed to manage the website used for load testing in order to determine the behavior of the autoscaling methods. This paper proposes an experiment using real-time transmission of Virtual Users (VU) sent from an application, called k6, used to simulate a number of users accessing the website within a time frame through a public network. During the experiment, the quality of service of the website is measured and analyzed using metrics and events from GKE and the results made by k6 to determine whether the autoscaling system works within set parameters and determine cost efficiency in Kubernetes cluster. The proposed load test is able to ensure that the number of HTTP requests results in HTTP Status Code 200 and that 95% of the requests are completed in less than 2 seconds.
Implementasi Manajemen Risiko pada Aplikasi XYZ dengan Pendekatan SNI ISO/IEC 27005:2018 Rambe, Rahmat; Gandhi, Arfive; Sabariah, Mira Kania
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risk manager atau manager risiko adalah suatu proses yang pengelolaan risikonya dilakukan terhadap suatu ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman yang terjadi pada suatu website atau aplikasi sehingga menyebabkan tumbuhnya risiko. Metodologi risk manager sendiri sering digunakan dalam manajemen proyek yang terbaru untuk pengelolaan risiko, Proses sistem Aplikasi XYZ sendiri berisi mengenai informasi data pribadi calon mahasiswa dan data administrasi yang berhubungan dengan universitas. Semua pengisian data dilakukan oleh calon mahasiswa secara online melalui aplikasi yang disediakan. Pada sistem PMB yang sedang berlangsung saat ini ditemukan banyak permasalahan yang dialami oleh calon mahasiswa terutama pada saat penguksesan aplikasi. Oleh karena itu, data yang masuk kedalam sistem database universitas ada double, tidak ke upload dan gagal proses penginputan. Masing-masing risiko ditangani secara accept, avoid. Hasil akhir penelitiain ini digunakan untuk melihat daftar risiko, ancaman, dan yang lainnya yang berkaitan serta mengeluarkan solusi dan pemberian keputusan yang akan dipertimbangkan kembali oleh pihak Universitas ABC dalam pengembangan, pengelolaan dan pemeliharan Aplikasi XYZ kedepannya. Solusi yang yang dikeluarkan pada penelitian terdapat pada bagian rekomendasi kontrol yang di buat berdasarkun rekomendasi dari ISO 27005.Kata kunci— risk manager, SNI ISO/IEC 27005:2018, universitas XYZ, sistem penerimaan mahasiswa baru (PMB), aplikasi XYZ.
PERANCANGAN PENGEMBANGAN DESAIN PENGANGKUT PADA MESIN HAMMER MILL MENGGUNAKAN METODE REVERSE ENGINEERING Setyono, Ferdi; Kusnayat, Agus; Caesaron, Dino
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai makhluk hidup pangan merupakan suatu kebutuhan yang perlu dipenuhi pada setiap waktunya. Alternatif pakan dari hasil sisa tani tau kebun sangat diperlukan untuk menunjang kebutuhan hewan ternak. Oleh karena itu perlu adanya alat bantu untuk mengolah hasil sisa tani tersebut menjadi pakan yang dapat dikonsumsi hewan. C.V. Kembar Mekar merupakan perusahaan dalam bidang pengolahan pangan, khususnya sebagai perusahaan pengolah hasil sisa tani menjadi pakan ternak. Perusahaan ini menggunakan Hammer mill sebagai alat giling bahan pada industri khususnya penggilingan bahan pakan ternak. Namun dalam proses pengolahannya ditemukan masalah terhadap pekerja yang bertugas sebagai memasukan bahan baku menuju lubang input. Hal tersebut dikarenakan desain eksisting yang tidak ergonomis yang menyebabkan pekerja mengalami musculoskeletal disorder. Lalu berdasarkan perhitungan RULA dan REBA didapatkan skor sebesar 7 dan 9 yang artinya memiliki resiko yang tinggi dan perubahan harus dilakukan. Oleh karena itu diperlukan suatu pengembangan desain pengangkut menggunakan bucket elevator pada mesing hammer mill. Pada Penelitian ini digunakan Reverse engineering yang merupakan sebuah proses pengembangan untuk memperbaiki atau menyempurnakan produk eksisting menjadi lebih baik. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan bucket elevator sebagai alat untuk membantu mengangkut bahan baku menuju bagian atas yang bertujuan untuk mengurangi beban kerja pada operator, dan pembuatan hopper sebagai mekanisme pengaliran bahan baku menuju bucket elevator yang nantinya akan dialirkan menuju discharge.Kata kunci: Hammer Mill, Bucket Elevator, Hopper, RULA dan REBA, Reverse Engineering
Perancangan Program Pencarian Kost pada Website Mamikost Berbasis Robotic Process Automation (RPA) Ihsan, Ahmad Izharul; Sujatmoko, Kris; Tritoasmoro, Iwan Iwut
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya, Telkom University menerima ribuan mahasiswa baru serta meluluskan ribuan lainnya. Mahasiswa baru akan datang dan mencari tempat tinggal di area kampus, begitu pula dengan mahasiswa yang telah lulus akan mencari tempat tinggal disekitaran kantor tempat mereka bekerja. Namun, kegiatan ini sangat sulit dilakukan dikarenakan para mahasiswa masih asing dengan daerah yang akan mereka datangi yang mengakibatkan pencarian mahasiswa akan sangat terbatas. Dikarenakan sulitnya dalam mencari kost, banyak website yang meyediakan daftar kost yang dapat disewa. Namun, website tersebut hanya menyediakan informasi terkait kost tersebut dan tidak menyediakan rekomendasi kost yang cocok untuk mahasiswa. Hal ini akan memakan waktu yang sangat lama dikarenakan ada puluhan bahkan ratusan kost yang ada disekitaran kampus maupun tempat kerja mahasiswa tersebut. Kegiatan yang berulang tersebut dapat diotomasi sehingga waktu yang diperlukan untuk mencari kost dapat dipercepat. Dengan otomasi juga setiap kost yang telah disortir bisa diberi scoring dengan parameter – parameter tertentu. Hal ini akan membuat mahasiswa bisa fokus ke kegiatan lain yang seperti mengumpulkan syarat – syarat masuk kuliah dan kerja.Kata Kunci—otomasi, robot, kost, scoring
Analisis Optimasi Algoritma IP Hash pada P4 Menggunakan Algoritma Round Robin Baihaqi, Mohammad Rifki; Negara, Ridha Muldina; Tulloh, Rohmat
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing adalah mekanisme untuk membagi beban komputasi ke beberapa server. Load balancing ini bertujuan untuk mengoptimalkan resource dan meningkatkan throughput agar server tidak mengalami overload. Software Defined Network (SDN) adalah teknologi jaringan komputer yang memisahkan fungsi Data Plane dan control plane. Protokol OpenFlow digunakan untuk mengontrol/mengelola arus lalu lintas, tetapi OpenFlow ini telah ditentukan dan tidak dapat diubah atau dimodifikasi. Untuk mengatasi masalah di atas, Programming Protocolindependent Packet Processors (P4) adalah bahasa pemrograman untuk pemrograman top-down yang dapat menentukan bagaimana pipeline pada switch bekerja dan bagaimana paket-paket ini dapat diproses. P4 ini dapat mengatasi kelemahan OpenFlow yang kurang fleksibel dalam mengontrol/mengatur arus trafik dan memungkinkan berjalannya proses load-balancing. Pada Tugas Akhir ini telah dilakukan simulasi dan analisis load balancing pada infrastruktur jaringan yang dapat diprogram berbasis bahasa P4. Algoritma round-robin dengan P4 memiliki nilai throughput rata-rata 127,61 KB/s. Algoritma hash IP dengan P4 memiliki nilai throughput rata-rata 127,50 KB/s. Algoritma round robin memiliki nilai response time rata-rata 3,13 ms; pada algoritma hash IP, nilai rata-ratanya adalah 12,16 ms. Nilai response time sistem berbasis P4 dengan algoritma round robin lebih baik daripada algoritma hash IP, dan request loss kedua sistem dapat mendistribusikan request dengan baik sehingga request loss sebesar 0%.Kata Kunci—load balancing, data plane, P4, round robin, IP hash

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue