cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Sistem Deploy Untuk Menghubungkan Machine Learning Ke Website Kamil, Muhammad Zulvikar Fadlillah; Purnamasari, Rita; Eliskar, Yulinda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji proses perancangan sistem yang menghubungkan model machine learning dengan aplikasi web. Tujuannya adalah menciptakan akses langsung bagi pengguna terhadap model tersebut. Kami mengembangkan arsitektur yang memadukan teknologi machine learning dan web secara efisien, dengan penekanan pada kemudahan penerapan dan kinerja sistem. Proses perancangan mencakup analisis kebutuhan, pemilihan teknologi yang sesuai, serta serangkaian pengujian untuk menjamin performa dan kehandalan. Temuan kami menunjukkan bahwa sistem yang dirancang berhasil meningkatkan aksesibilitas dan penerapan model machine learning dalam lingkungan web. Hal ini memberikan dampak positif terhadap adopsi teknologi kecerdasan buatan secara lebih luas. Kata kunci— Integrasi web, Machine learning, Sistem penerapan.
Internet Of Things (Iot) Based Water Quality Monitoring And Control System in Koi Fish Cultivation with Mobile Application Integration Named Aquakoi Yanis, Naili Ikrimah M.; Munadi, Rendy; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

William, I. Ruslianto, and I. Nirmala, "Internet of Things based Control and Monitoring System for Koi Fish Cultivation," CESS (Journal of Computing Engineering, System and Science), vol. 8, no. 1, pp. 197-208, Jan. 2023. [Online]. Available: https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/cess Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Perbenihan, "Petunjuk Teknis Balai Benih Ikan Sentral (BBIS), Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), Balai Benih Udang (BBU), Balai Benih Udang Galah (BBUG) dan Balai Benih Ikan Pantai (BBIP)," 2006. F. Payara, Martanto, B. W. Harini, P. Y. Merucahyo, and T. Priantoro, "Rancang Bangun Sistem Kendali Kualitas Air pada Model Kolam Ikan," 2014. Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7734:2017 - Pembenihan ikan koi (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN, 2017. [Online]. Available: https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11470-sni77342017 (Ikan koi) A. F. A. Ayyubi, "Rancang Bangun Sistem Kontrol Total Dissolved Solid (TDS) Untuk Menjaga Kualitas Air Pada Kolam Ikan Koi," Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2023. [Online]. Available: http://repository.its.ac.id/id/eprint/102618 Priadi, A. Muzakhim, and N. Suharto, "Pengukuran Quality of Service (QoS) pada Aplikasi File Sharing dengan Metode Client-Server Berbasis Android," Jurnal JARTEL, vol. 6, no. 1, pp. 39-49, May 2018 Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7734:2017 - Pembenihan ikan koi (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN, 2017. [Online]. Available: https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11470-sni77342017 (Ikan koi). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 01-6133-1999 - Produksi benih ikan mas (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN, 1999. [Online]. Available: https://topan36.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/12/produksi-benih-ikan-mas-majalaya2.pdf. [Accessed: Jul. 7, 2024]. (Ikan Mas). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 01-6131-1999 - Produksi Induk Ikan Mas (Cyprinus carpio Linneaus) strain Majalaya kelas induk pokok (Parent Stock)," Jakarta: BSN, 1999. [Online]. Available: https://topan36.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/12/produksi-benih-ikan-mas-majalaya2.pdf. [Accessed: Jul. 7, 2024]. (Ikan Mas). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 6484.3:2014 - Ikan Lele Dumbo (Clarias sp)," Jakarta: BSN, 2014. [Online]. Available: http://sispk.bsn.go.id/SNI/Detail (Ikan lele). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7550:2009, Produksi ikan nila (Oreochromis niloticus Bleeker) kelas pembesaran di kolam air tenang," Jakarta: BSN, 2009. (Ikan mas).
Aplikasi Sistem Monitoring Kadar Gas Metana pada Biodigester Berbasis Website Ningrum, Ratna Widya; Munadi, Rendy; Ningrum, Sussi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas, sebagai sumber energi terbarukan yang dihasilkan melalui proses anaerob, memiliki potensi besar dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Namun, pemantauan produksi biogas masih banyak menggunakan metode konvensional yang memiliki keterbatasan dalam akurasi dan kemampuan pemantauan realtime. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring kadar gas metana pada biodigester berbasis website, mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan produksi biogas. Sistem ini menggunakan sensor MQ-4, DS18B20, BMP280, dan SEN0161 yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32 untuk mengukur parameter kunci seperti kadar gas metana, suhu, tekanan dan pH. Data yang dikumpulkan ditransmisikan ke platform Firebase dan divisualisasikan melalui antarmuka website yang responsif. Evaluasi Quality of Service (QoS) pada website menunjukkan hasil yang memuaskan dengan throughput rata-rata 2176.9bps dan delay rata-rata 1.462 detik, menunjukkan kinerja yang baik dalam menampilkan dan memperbarui data. Pengujian usabilitas menggunakan metode System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 71, mengindikasikan tingkat kebergunaan website yang baik. Sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi produksi biogas dan mendorong adopsi sebagai sumber energi terbarukan yang lebih luas melalui pemantauan yang lebih akurat dan mudah diakses Kata kunci— biogas, Internet of Things, monitoring realtime, QoS, website
Implementasi Internet of Things (IoT) pada Sistem Monitoring Kadar Gas Metana pada Biodigester Damayanti, Widya; Munadi, Rendy; Sussi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas merupakan salah satu bahan bakar gas yang dapat dijadikan sebagai renewable energy. Biogas tergolong baru dikembangkan, sehingga pemantauan masih dilakukan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah pemantauan kadar gas metana yang terkandung pada biodigester. Dengan menggunakan Internet of Things (IoT), dapat mengetahui secara pasti kadar gas metana. Selain kadar gas metana, penelitian ini juga menguji tekanan, suhu, dan pH pada biodigester. Sensor yang digunakan pada penelitian ini dikalibrasi terlebih dahulu sebelum digunakan. Selain dikalibrasi, sensor-sensor tersebut juga dilakukan perbandingan dengan alat konvensional. Untuk memastikan baik atau buruknya kualitas jaringan, dilakukan Quality of Service (QoS) dari perangkat biogas (ESP32) hingga Firebase dengan standar ITU T G.1010. Parameter yang diuji adalah throughput dengan hasil 10231.95933 bps dan delay dengan hasil 222.1368981 ms. Penelitian kadar gas metana pada biodigester ini dilakukan selama enam hari, dengan hasil untuk suhu pada saat proses pembuatan biogas menunjukkan rentang 24.5°C hingga 26.5°C, rentang pH 6 – 8, dan tekanan terhadap kadar gas metana menunjukkan fluktuasi yang disebabkan berbagai faktor, seperti produksi gas, suhu, dan volume biogas. Kata kunci— Biogas, Internet of Things (IoT), Kadar Gas Metana, Quality of Service (QoS).
Sistem Monitoring Tekanan Darah Berbasis IoT dan Machine Learning Syamsuwardin, Ahmad; Ningrum, Sussi; Astuti, Sri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring tekanan darah berbasis Internet of Things (IoT) dan Machine Learning (ML) untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan kesehatan kardiovaskular. Tekanan darah, sebagai parameter vital, dipantau menggunakan tensimeter digital yang terintegrasi dengan IoT, memungkinkan pengukuran real-time yang dapat diakses melalui smartphone atau website. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan algoritma Random Forest untuk memprediksi tekanan darah di masa depan berdasarkan data historis serta parameter lain seperti usia dan jenis kelamin. Model prediksi dilatih dengan dataset tekanan darah yang dibagi menjadi 80% untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Hasil menunjukkan prediksi dengan akurasi tinggi: Mean Squared Error (MSE) sebesar 38,46, Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 6,2, dan R-squared (R²) sebesar 0,78. Ini menunjukkan kemampuan model untuk menjelaskan 78% variabilitas data. Secara keseluruhan, sistem ini menawarkan solusi inovatif untuk pemantauan dan prediksi tekanan darah, memfasilitasi pengambilan keputusan medis, dan berpotensi meningkatkan pelayanan kesehatan serta pencegahan penyakit kardiovaskular. Kata kunci : Internet of Things, Machine Learning, Monitoring, Mean Squared Error, Random Forest, Tekanan Darah.
Sistem Otomatisasi Dengan Pemantauan Data Real-Time untuk Komposter Digital Berbasis IoT Danila, Irgi Faisal Putra; Hertiana, Sofia Naning; Dwi Sanjoyo, Danu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi di Kota Bandung menyebabkan lonjakan volume sampah dengan mayoritas berupa sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan metode open dumping. Hal ini memicu emisi gas rumah kaca dan kontaminasi lingkungan. Pengomposan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi metode manual kompos seringkali tidak optimal dari segi waktu dan keberhasilan. Implementasi Internet of Things (IoT) dapat dikembangkan sebagai solusi permasalah sampah tersebut. Sistem Dicompos berbasis IoT untuk otomatisasi dan pemantauan proses pengomposan aerobic melalui aplikasi dan website. Sistem ini menggunakan sensor PR-3001-ECTHPH-N01 untuk mengawasi suhu, kelembapan, dan pH, serta aktuator unuk otomatisasi kontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu mengoptimalkan suhu pada fase mesofilik 17,8% lebih baik dari metode manual, dengan suhu optimal 35°C dan kelembapan 40-65% dan fase termofilik dipercepat menjadi 5 hari. Sensor PR-3001-ECTHPH-N01 memiliki akurasi tinggi dengan 98,18% untuk suhu, 98% kelembapan, dan 97,63% pH. Koneksi LoRa mampu mencapai 400m dan performa API cukup dengan response time rata-rata 257,142 ms. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 90,74% untuk website dan 91,13% untuk aplikasi, menjadikan Dicompos solusi efektif untuk proses pengomposan aerobic. Kata kunci — aerobic, IoT, kompos, otomatisasi, sampah organik.
Sistem Otomatisasi Dengan Pemantauan Data Real-Time Untuk Komposter Digital Berbasis IoT Iskandar, Hari; Hertiana, Sofia Naning; Dwi Sanjoyo, Danu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi di Kota Bandung menyebabkan lonjakan volume sampah dengan mayoritas berupa sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan metode open dumping. Hal ini memicu emisi gas rumah kaca dan kontaminasi lingkungan. Pengomposan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi metode manual kompos seringkali tidak optimal dari segi waktu dan keberhasilan. Implementasi Internet of Things (IoT) dapat dikembangkan sebagai solusi permasalah sampah tersebut. Sistem Dicompos berbasis IoT untuk otomatisasi dan pemantauan proses pengomposan aerobic melalui aplikasi dan website. Sistem ini menggunakan sensor PR-3001-ECTHPH-N01 untuk mengawasi suhu, kelembapan, dan pH, serta aktuator unuk otomatisasi kontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu mengoptimalkan suhu pada fase mesofilik 17,8% lebih baik dari metode manual, dengan suhu optimal 35°C dan kelembapan 40-65% dan fase termofilik dipercepat menjadi 5 hari. Sensor PR-3001-ECTHPH-N01 memiliki akurasi tinggi dengan 98,18% untuk suhu, 98% kelembapan, dan 97,63% pH. Koneksi LoRa mampu mencapai 400m dan performa API cukup dengan response time rata-rata 257,142 ms. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 90,74% untuk website dan 91,13% untuk aplikasi, menjadikan Dicompos solusi efektif untuk proses pengomposan aerobic. Kata kunci —aerobic, IoT, kompos, otomatisasi, sampah organik.
Sistem Pemantauan Tempat Sampah Berbasis Internet of Things Irsyad, Ananda Muhammad; Muayyadi, Achmad Ali; Rahmat, Basuki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat sampah sering kali diabaikan dalam pengelolaannya, yang dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti bau tidak sedap dan kondisi tidak nyaman di sekitarnya. Untuk mengatasi masalah ini, dirancang sistem pemantauan volume tempat sampah berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan beberapa sensor. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk mendeteksi ketinggian sampah, sementara sensor gas MQ-2 berfungsi sebagai detektor gas berbahaya untuk mencegah potensi kebakaran, dan sensor api mendeteksi adanya kebakaran. Semua sensor terhubung ke mikrokontroler NodeMCU ESP32-S3, yang berperan mengumpulkan dan mengirimkan data ke Firebase. Data ini kemudian ditampilkan melalui aplikasi Android, yang memungkinkan pengguna untuk memantau kondisi tempat sampah secara real-time. Selain itu, pengguna akan menerima notifikasi ketika tempat sampah penuh, atau ketika ada deteksi asap, gas, atau api. Sistem ini diharapkan dapat membantu mengelola sampah dengan lebih baik dan mencegah potensi risiko bahaya, sehingga menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan secara efektif. Kata kunci— Android, IoT, Monitoring, Mikrokontroler, Tempat Sampah.
Sistem Pemetaan Kerusakan Jalan Dengan Pengembangan Internet of Things Wisnutama, William Wafi; Pramudita, Aloysius Adya; Ryanu, Harfan Hian
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi saat ini telah mengubah berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat, salah satunya adalah transportasi. Transportasi menjadi kebutuhan masyarakat tiap harinya. Namun, tingkat kepadatan masyarakat yang meningkat juga mempengaruhi jumlah transportasi. Sehingga, meningkatnya jumlah transportasi tentunya akan mempengaruhi kondisi jalan raya yang dilalui.Kondisi jalan yang rusak akan memperlambat dan membatasi dalam aktivitas, sehingga menimbulkan kemacetan pada jalan. Untuk memberikan penyelesaian atas permasalahan yang terjadi, Capstone Design menghadirkan inovasi baru yaitu Obstac Map yang merupakan bentuk pengembangan sistem deteksi dan pemetaan berbasis Internet of Things. Sistem ini bertujuan untuk efisiensi dan keamanan berkendara di jalan raya. Sistem ini menggabungkan sensor dengan mikrokontroler sehingga dapat mendeteksi anomali jalan raya dan melakukan pemetaan lokasi jalan yang rusak. Obstac Map juga didukung oleh mobile application dan kamera yang dapat digunakan oleh pengguna selama berkendara untuk memperoleh informasi terkait jalan yang dilaluinya dalam bentuk koordinat dan gambar. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, Obstac Map bekerja secara baik dengan ketepatan data yang diperoleh mencapai 90%. Obstac Map mampu menampilkan titik lokasi jalan rusak dengan kelas data yang menyesuaikan tingkat kerusakan jalan. Sehingga Obstac Map berhasil melewati pengujian yang ditentukan, menunjukkan kinerja yang optimal dan memenuhi kebutuhan ekspektasi para pengguna. Namun terdapat kendala pada performa pemetaan lokasi karena terkadang mendeteksi lokasi bangunan terdekat. Kata kunci: Internet of Things, Mobile Application, Obstac Map, Pemetaan Kerusakan Jalan, User Experience.
Sistem Pemetaan Kerusakan Jalan dengan Pengembangan Internet of Things Dwiandharu, Muhammad Andika Naufan; Pramudita, Aloysius Adya; Ryanu, Harfan Hian
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi saat ini telah mengubah berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat, salah satunya adalah transportasi. Transportasi menjadi kebutuhan masyarakat tiap harinya. Namun, tingkat kepadatan masyarakat yang meningkat juga mempengaruhi jumlah transportasi. Sehingga, meningkatnya jumlah transportasi tentunya akan mempengaruhi kondisi jalan raya yang dilalui. Kondisi jalan yang rusak akan memperlambat dan membatasi dalam aktivitas, sehingga menimbulkan kemacetan pada jalan. Untuk memberikan penyelesaian atas permasalahan yang terjadi, Capstone Design menghadirkan inovasi baru yaitu Obstac Map yang merupakan bentuk pengembangan sistem deteksi dan pemetaan berbasis Internet of Things. Sistem ini bertujuan untuk efisiensi dan keamanan berkendara di jalan raya. Sistem ini menggabungkan sensor dengan mikrokontroler sehingga dapat mendeteksi anomali jalan raya dan melakukan pemetaan lokasi jalan yang rusak. Obstac Map juga didukung oleh mobile application dan kamera yang dapat digunakan oleh pengguna selama berkendara untuk memperoleh informasi terkait jalan yang dilaluinya dalam bentuk koordinat dan gambar. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, Obstac Map bekerja secara baik dengan ketepatan data yang diperoleh mencapai 90%. Obstac Map mampu menampilkan titik lokasi jalan rusak dengan kelas data yang menyesuaikan tingkat kerusakan jalan. Sehingga Obstac Map berhasil melewati pengujian yang ditentukan, menunjukkan kinerja yang optimal dan memenuhi kebutuhan ekspektasi para pengguna. Namun terdapat kendala pada performa pemetaan lokasi karena terkadang mendeteksi lokasi bangunan terdekat. Kata kunci: Internet of Things, Mobile Application, Obstac Map, Pemetaan Kerusakan Jalan, User Experience.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue