cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6282113940427
Journal Mail Official
purwono@uhb.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Harapan Bangsa Jln. Raden Patah 100, Ledug, Kembaran-Banyumas Telp (0281) 6843493
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 28092767     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.35960/snppkm.v0i0
Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM) Universitas Harapan Bangsa merupakan kumpulan artikel dari hasil kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diikutsertakan pada kegiatan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM). Kegiatan ini rutin dilaksanakan satu kali dalam satu tahun yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Harapan Bangsa dalam rangka menyebarluaskan hasil penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 433 Documents
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Pelepah Pisang Nangka (Musa Paradisiaca Var. Formatypicaatu) dengan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrayl) Iga Melasasi; Adita Silvia Fitriana; Dina Febrina
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.353 KB)

Abstract

Antioksidan merupakan suatu senyawa kimia yang dalam jumlah tertentu mampu menghambat atau memperlambat kerusakan sel. Akibat adanya kerusakan tersebut antioksidan dibutuhkan tubuh untuk melindungi dari serangan radikal bebas. Sumber antioksidan alami bisa berasal dari tanaman, yaitu tanaman pisang. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari pelepah pisang nangka (Musa paradisiaca var. Formatypicaatu). Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrayl) menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis. Sebagai pembanding digunakan vitamin C, karena vitamin C merupakan salah satu antioksidan sekunder yang mampu mencegah berbagai radikal bebas. Hasil uji metabolit sekunder menunjukkan bahwa pelepah pisang nangka mengandung fenol, tanin dan flavonoid. Nilai IC50 dari vitamin C sebesar 7,23 ppm. Nilai IC50 dari ekstrak etanol pelepah pisang nangka yaitu 34,12 ppm. Hasil tersebut dapat dikatakan bahwa ekstrak etanol pelepah pisang nangka memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat.
Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Daun Seledri (Apium Graveolens L) Ervina Setyaningrum; Adita Slivia Fitriana; Galih Samodra
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1254.97 KB)

Abstract

Seledri (Apium graveolens L) termasuk dalam Famili Apiaceae merupakan tanaman yang dikenal sebagai penambah aroma pada masakan dan dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan. Diantara kandungan kimia yang terdapat pada daun seledri, senyawa flavonoid merupakan senyawa yang berperan sebagai antioksidan. Metode pengeringan simplisia dapat berpengaruh terhadap kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan pada daun seledri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mengukur kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan dari simplisia daun seledri yang dikeringkan menggunakan tiga metode yaitu dikeringkan menggunakan oven pada suhu 40 oC, matahari dan kering angin. Kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid total rata-rata pada metode pengeringan oven lebih besar dibandingkan dengan metode pengeringan menggunakan angin dan matahari yaitu sebesar 1,466±0,041%. Sama halnya dengan aktivitas antioksidan nilai IC50 metode pengeringan oven pada suhu 40 oC lebih tinggi dibandingkan dengan pengeringan menggunakan angin dan matahari yaitu sebesar 33,43 µg/ml.
Asuhan Keperawatan Hambatan Mobilitas Fisik pada Tn. A dengan Stroke Non Hemoragik di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Cheni Aisyah Felinda; Noor Yunida Triana; Danang Tri Yudhono
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.734 KB)

Abstract

Stroke non hemoragik terjadi karena adanya penyumbatan pembulu darah ke otak. Sumbatan ini disebabkan karena adanya penebalan dinding pembulu darah yang disebut dengan antheroscherosis dan tersumbatanya darah dalam otak oleh emboli yaitu bekuan darah yang berasal dari thrombus dijantung. SNH menurut WHO menyatakan bahwa, sebanyak 20,5 juta jiwa didunia 85% mengalami jumlah stroke yang ada. Salah satu gejala yang timbul pada pasien SNH adalah hemiparesis yang mengganggu pasien dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi pengaruh latihan ROM terhadap tingkat kemandirian pasien stroke star recorverydi di RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibatra. Penelitian in control grup design dengan jumlah responden 2 untuk kelompok control, pengambilan sampel dengan menggunakan implektual sampai hasil uji statik ada perbedaan tingkat kemandirian pasian SNH sebelum dan sesudah dilakukan ROM. Dan penelitian ini disarankan agar menerapkan program latihan ROM sesuai dengan standar pada pasien SNH.
Formulasi dan Uji Sifat Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L) Pegi Erawati; Sunarti Sunarti; Desy Nawangsari
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.138 KB)

Abstract

Krim memiliki nilai estetika dan kenyamanan yang cukup tinggi. Krim yang mengandung bahan alam kini lebih diminati karena adanya tren back to nature, salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif adalah daun jambu biji (Psidium guajava L). Daun jambu bijimengandung flavonoid, alkaloid, tannin dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik sediaan krim ekstrak etanol daun jambu biji. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan sampel daun jambu biji. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kandungan flavonoid, alakaloid, tannin, dan saponin yang terdapat pada sediaan krim ekstrak etanol daun jambu biji. Sediaan krim menunjukan bahwa krim memenuhi persyaratan homogenitas, pH (4,5-6,4), daya sebar 5-7 cm, daya lekat lebih dari 4 detik, dan viskositas 40-40.000 cPs.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sediaan krim dari ekstrak etanol daun jambu biji memiliki sifat fisik yang baik, sehingga layak unutuk diaplikasikan pada kulit.
Gambaran Kelebihan Volume Cairan pada Pasien Ny. Y dengan Kasus Gagal Ginjal Kronis di Desa Ledug Kecamatan Kembaran Ratna Mujiatun; Indri Heri Susanti; Tri Sumarni
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.194 KB)

Abstract

Penyakit ginjal kronik dapat menyebabkan timbulnya berbagai manifestasi yang komplek diantaranya penumpukan cairan, edema paru, edema perifer, kelebihan toksik uremik serta pericarditis. Masalah keperawatan yang didapat pada klien CKD ditinjau dari gangguan kebutuhan dasar yaitu kebutuhan cairan dan elektrolit. Hilangnya jaringan ginjal fungsional merusak kemampuan untuk mengatur keseimbangan cairan elektrolit dan asam basa. Kerusakan filtrasi dan reabsorpsi menyebabkan penumpukan cairan pada tubuh, sehingga tubuh mengalami kelebihan cairan. Tujuan penelitian yaitu mampu melakukan asuhan keperawatan kelebihan volume cairan pada pasien Ny. Y dengan kasus gagal ginjal kronis di Desa Ledug Kecamatan Kembaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus Pada studi kasus ini yang menjadi subjek adalah Ny Y dengan masalah utama kelebihan volume cairan pada Ny. Y. Pengumpulan data dimulai dari anamnesa, dokumentasi, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil menunjukan bahwa penulis membuat perencanaan asuhan keperawatan pada Ny Y yang mencakup NIC yaitu Fluid management (4120), Fluid Monitoring (4310). Evaluasi setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan keperawatan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan memantau perkembangan dan menilai seberapa tingkat keberhasilan dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada Ny Y. Evaluasi asuhan keperawatan yang diberikan selama 3 hari masalah keperawatan kelebihan volume cairan berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi belum teratasi dengan dengan indikator terbebas dari edema dengan skala awal 2 dan indikator akhir 3, terbebas dari kelelahan indikator awal 2 dan indikator akhir 4, balance cairan indikator awal 2 dan indikator akhir 4.
Gambaran Kerusakan Integritas Jaringan pada Ny. S dengan Post Operasi Kanker Payudara di RSUD Dr.R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Suryani Amelia; Siti Haniyah; Tin Utami
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.873 KB)

Abstract

Kanker yang sering terjadi pada wanita adalah kanker corerektal, paru-paru, serviks, tiroid, dan kanker payudara. Kanker payudara merupakan keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang, Kanker payudara merupakan kanker yang menyebabkan angka mortalitas tertinggi pada wanita di antara kanker yang lain. Di Rsud dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada tahun 2020 terdapat 35 kasus (1.37%) kankerpayudaradari 2.550 wanita usia 30-50 tahun. Di jawa tengah terdapat 11.55 kasus kanker payudara pada perempuan usia lebih dari 20 tahun. Penyebab terjadinya kanker payudara antara lain usia, genetik, penggunaan hormon, penggunaan pil KB, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat, dari faktor penyebab tersebut menyebabkan hiperplasia pada sel mamae yang mendesak jaringan sekitar, dan menekan jaringan pada mamae. peningkatan konsistensi mammae akan terjadi sehingga mamae menjadi bengkak. Massa tumor membengkak ke jaringan luar, yang mengakibatkan jaringan terganggu dan terbentuk ulkus. Ulkus yang terbentuk akan menimbulkan kerusakan integritas jaringan, kerusakan integritas jaringan merupakan cedera pada membran mukosa, kornea, sistem integumen, fascia muskular, otot, tendon, tulang, kartilago, kapsul, sendi, dan ligamen.
Studi Kasus Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah pada Tn. R dengan Diabetes Mellitus di Desa Sokawera Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas Citra Tunjung Kusuma Bintari; Noor Yunida Triana; Danang Tri Yudono
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.624 KB)

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis yang diakibatkan karena pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin dalam darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh, atau terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.Diabetes salah satu penyebabnya oleh pola hidup yang tidak sehat dari pola konsumsi yang serba instan dan semakin canggihnya teknologi menyebabkan kurang bergerak atau melakukan aktivitas fisik sehingga memicu terjadinya kenaikan kadar glukosa darah yang tinggi. Ketidakstabilan kadar glukosa darah merupakan variasi dimana kadar gula mengalami kenaikan dan penurunan dari rentang normal yaitu mengalami hiperglikemia dan hipoglikemia. Beberapa masalah yang terjadi pada pasien Diabetes yaitu Keparahan Hiperglikemia.Diabetes Keparaham Hiperglikemia keterbatasan kehilangan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, kehilangan nafsu makan, peningkatan glukosa darah, pusing, pandangan kabur, peningkatan urin. Setelah itu harus dilakukan Diit Diabetes Mellitus.Diit Diabetes dan Senam Kaki.Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mendokumentasikan pemberian asuhan keperawatan Resiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah.Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan teknik pengumpulan data, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian karya tulis ilmiah ini adalah pasien dengan Resiko ketidakstabilan kadar glukosa darah dapat ditunjukan dengan gejala Poliuri, Polidipsi, Polifagi. Kesimpulan dari penelitian ini untuk merawat pasien dengan Resiko ketidakstabilan kadar glukosa darah maka dilakukan asuhan keperawatan dari pengkajian sampai evaluasi dengan menggunakan strategi pelaksanaan sebagai acuan implementasinya dalam pelaksanaan asuhan keperawatan diperlukan kerjasama klien, keluarga, tenaga medis agar pasien mendapat asuhan keperawatan maksimal.
Efek Hypotermia Pasca General Anestesi: A Scoping Review Firtrianingsih Firtrianingsih; Rumantika Rumantika; Asmat Burhan
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.601 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hipotermia yang terjadi akibat dari terpapar suhu lingkungan yang dingin, efek dari anestesi. Penatalaksanaan yang tidak baik dapat pasien mengeluh kedinginan, menggigil, suhu tubuh dibawah nilai normal dan kulit teraba dingin dan dapat meningkatkan kecemasan, suhu tubuh yang terlalu dingin dan menurunkan IMT tubuh pasien pasca operasi dengan general anastesi yang dapat menurunkan kesehatan pasien jika tidak diberikan intervensi atau pelaksanaan yang holistic dan komperhensif.Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh general anastesi terhadap kejadian hipotermi post operasi. Metode: Penelitian ini merupakan Scooping review. sumber penelitian diambil dari beberapa database, dengan kata kunci “General Anesthesia AND Hypothermia”. Dari seluruh database ditemukan jurnal sejumlah 12.236, Pubmed 324, Proquest ditemukan 3.622 dan Google Scholar ditemukan 8.690. Penapisan jurnal menggunakan PRISMA keseluruhan database ada 9 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Pasca general anestesi mengakibatkan gangguan pola nafas yang disebabkan oleh efek sisa obat anestesi, gangguan sirkulasi karena kekurangan cairan, perdarahan, hipotermi, regurgitasi dan muntah yang dapat mengakibatkan aspirasi serta general anestesi mempengaruhi waktu pulih sadar. Kesimpulan: Pasca general anestesi dapat menyebabkan hipotermia. Pada tindakan general anestesi perlu dilakukan pengkajian usia, IMT, luas luka operasi, lama operasi pre-operasi dan management kontrol suhu post operatif terapi untuk mencegah terjadinya hipotermia dengan cara mengontrol faktor faktor yang mempengaruhi terjadinya hipotermi pada pre-post anastesi untuk meningkatkan kesembuhan pasien.
Pengaruh Terapi Murotal Ar Rahmaan terhadap Nyeri pada Ibu Pasca Operasi Caesar di RS Wijaya Kusuma Purwokerto Ikit Netra Wirakhmi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.003 KB)

Abstract

Salah satu keluhan yang sering dialami pasien post SC adalah nyeri pada daerah insisi yang disebabkan oleh robeknya jaringan pada dinding perut dan dinding uterus. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah consecutive sampling. Besar sampel adalah 12 ibu pasca SC yang sebagai kelompok intervensi dan 7 ibu pasca SC sebagai kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan terapi mendengarkan murotal Ar Rahmaan sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan terapi apapun. Surat Ar Rahmaan yang digunakan dengan qori Ahmad Saud yang telah divalidasi di laboratorium seni Fakultas Budaya dan Seni Universitas Negeri Semarang timbre medium, pitch 44 Hz, harmony regular dan consistent, rythm andate, volume 60 decibel, intensitas medium yang diperdengarkan melalui digital media player dan earphone selama 13 menit 55 detik. Skala intensitas nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan penurunan rerata nyeri yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p = 0.06 (p > 0.05).
Efektivitas Kompres Hangat terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Demam di Rumah Sakit Islam Banjarnegara Swasti Jamalina Ratnasari; Etika Dewi Cahyaningrum; Amin Susanto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.865 KB)

Abstract

Demam dapat dihubungkan dengan infeksi yang dapat berupa infeksi lokal atau sistemik. Demam harus ditangani dengan benar karena terdapat beberapa dampak negatif pada anak. Terapi kompres hangat merupakan terapi non farmakologis untuk menurunkan demam anak. Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas terapi kompres hangat terhadap penurunan demam pada anak usia di RSI Banjarnegara. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian quasy experiment dengan pendekatan pre-test post-test design. Tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan terapi kompres hangat efektiv terhadap penurunan demam pada anak di RSI Banjarnegara dengan p value 0,161. Oleh karena itu, terapi kompres hangat merupakan terapi non farmakologis yang efektif untuk menurunkan demam pada anak di RSI Banjarnegara.