cover
Contact Name
Munifah Abdat
Contact Email
munifahabdat_dr@usk.ac.id
Phone
+6281317577701
Journal Mail Official
cakradonyadentaljournal@gmail.com
Editorial Address
FKG USK Darussalam Banda Aceh Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Cakradonya Dental Journal
ISSN : 2085546X     EISSN : 26224720     DOI : 10.24815/cdj.v
Core Subject : Health,
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles 524 Documents
PEMBUATAN GEL HIDROKSIAPATIT CANGKANG KERANG-SIMPING (Amusium pleuronectes) DAN PENGARUHNYA SETELAH APLIKASI DI LESI WHITE-SPOT EMAIL GIGI Rizki Amalina; Dewi Monica; Anggun Feranisa; Firda Yanuar Syafaat; Mona Sari; Yusril Yusuf
Cakradonya Dental Journal Vol 13, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v13i2.23527

Abstract

Masalah kesehatan gigi tertinggi di Indonesia adalah karies yaitu rusaknya jaringan keras gigi. Pencegahan karies dapat dilakukan dengan meningkatkan remineralisasi. Cangkang kerang-simping merupakan limbah industri kaya kalsium yang dapat menjadi prekursor hidroksiapatit yaitu kristal penyusun gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis gel hidroksiapatit dari cangkang kerang- simping dan mengetahui pengaruh gel hidroksiapatit terhadap remineralisasi email gigi. Metode penelitian merupakan eksperimental laboratoris 2 tahap. Pertama adalah sintesis hidroksiapatit dan evaluasi fisikokimia menggunakan SEM-EDX dan XRD. Hidroksiapatit kemudian dibuat menjadi sediaan gel dan diuji secara organoleptik. Tahap kedua adalah penelitian pre dan post-test control group design menggunakan 16 sampel gigi premolar satu rahang atas post ekstraksi yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok gel hidroksiapatit 20%, dan kelompok kontrol. Uji kekerasan email gigi menggunakan Vickers microhardness tester sebanyak 2 kali, yaitu sebelum dan setelah aplikasi gel. Hasil menunjukkan bahwa hidroksiapatit cangkang kerang simping berukuran nano, berbentuk granular dengan rasio molar Ca:P 3,22. Konsistensi gel hidroksiapatit homogen, sedikit berbau dan berwarna putih krem. Pada hasil uji kekerasan email terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah aplikasi (p0,05) dan terdapat signifikansi perbedaan peningkatan kekerasan antar kelompok (p0,05). Peningkatan kekerasan email kelompok gel hidroksiapatit lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Kesimpulannya adalah gel hidroksiapatit cangkang kerang-simping berpotensi sebagai agen remineralisasi email gigi
PENGETAHUAN IBU MENGENAI PERTUMBUHAN GIGI ANAK DI KECAMATAN SALAPIAN, LANGKAT Essie Octiara; Saswendra Felmi
Cakradonya Dental Journal Vol 15, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v15i1.28314

Abstract

Pertumbuhan gigi merupakan proses erupsinya gigi sulung dan permanen di rongga mulut. Pengetahuan mengenai pertumbuhan gigi penting dimiliki ibu agar dapat menjaga kondisi rongga mulut anak tetap baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan jumlah anak dan tingkat pendidikan mengenai pertumbuhan gigi anak di Kecamatan Salapian, Langkat. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional dengan metode analitik. Subjek penelitian sebanyak 100 orang yaitu 30 orang calon ibu, 30 orang ibu yang memiliki satu orang anak, dan 40 orang ibu yang memiliki lebih dari satu orang anak. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara dan menggunakan uji Chi Square dengan nilai kemaknaan p0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan ibu pada kategori baik sebanyak 18 responden (18%), kategori cukup 34 responden (34%), dan kategori kurang 48 responden (48%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan jumlah anak dan tingkat pendidikan mengenai pertumbuhan gigi anak (p= 0.001 dan p=0.002). Disimpulkan bahwa ibu yang mempunyai banyak anak memiliki tingkat pengetahuan lebih baik dibandingkan dengan calon ibu maupun ibu dengan satu orang anak, serta ibu yang berpendidikan tinggi memiliki pengetahuan lebih baik dibandingkan ibu yang berpendidikan dasar maupun menengah.
ORAL THRUSH PADA BAYI: GAMBARAN KLINIS DAN TATALAKSANA (LAPORAN KASUS) Taufiqi Hidayatullah; Laxmi Nurul Suci
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v14i2.29951

Abstract

Oral thrush merupakan infeksi jamur didalam mulut yang umum terjadi pada bayi. Etiologi utama oral trush disebabkan kebersihan yang tidak adekuat. Faktor tersebut dapat berasal dari rongga mulut bayi, kulit puting ibu, kebersihan tangan ibu dan bayi serta peralatan makan dan minum bayi. Diagnosis kerja umumnya diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan klinis. Biopsi dapat dilakukan untuk konfirmasi diagnosis apabila oral thrush menyerupai kondisi oral lain. Gambaran klinis dapat berupa bercak putih menyerupai krim yang dapat diseka pada mukosa mulut serta pada beberapa kondisi dapat meninggalkan dasar hiperemis setelah diseka. Oral higiene yang adekuat mampu menghilangkan infeksi jamur jika belum terlalu parah. Apabila sudah meninggalkan permukaan hiperemis saat diseka dan lokasi jamur makin meluas dapat dibantu dengan obat anti jamur seperti miconazole cream. Selain itu, diperlukan pula mengurangi faktor predisposisi yang terlibat, sepert sanitasi bayi dan ibu guna menunjang efektivitas obat mengeliminir jamur. Cara pemakaian obat yang tidak tepat akan memyebabkan perawatan tidak berhasil. Oleh karena itu, dokter gigi harus memberi edukasi secara baik dan benar mengenai tata cara penggunaan obat danpembersihan mulut bayi agar terapi yang diberi sesuai harapan.
PERAWATAN MALOKLUSI DENTOSKELETAL KELAS I DISERTAI CROSSBITE ANTERIOR DENGAN TEKNIK STANDAR EDGEWISE: LAPORAN KASUS Regina Yosephine Simarmata; Deni Sumantri Latif
Cakradonya Dental Journal Vol 15, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v15i2.26864

Abstract

Crossbite anterior merupakan maloklusi yang terjadi akibat posisi gigi anterior maksila berada di lingual gigi anterior mandibula. Crossbite anterior dapat dikoreksi dengan alat ortodonti lepasan maupun cekat. Tujuan laporan kasus ini yaitu untuk menyampaikan keberhasilan perawatan kasus maloklusi kelas I disertai crowding moderat mandibula dan crossbite anterior menggunakan system standar edgewise untuk memperbaiki fungsi dan estetika. Seorang pasien laki-laki berusia 20 mengeluhkan gigi berantakan dan terdapat gigi depan rahang atas yang berada di belakang gigi rahang bawah. Pemeriksaan ekstra oral, intra oral, rontgenologis serta analisis model dilakukan untuk menentukan diagnosis dan rencana perawatan. Diagnosis kasus ini yaitu maloklusi dentoskeletal Kelas I dengan profil cembung, disertai crowding rahang atas dan rahang bawah, pergeseran garis median rahang bawah ke kiri, crosbbite anterior serta insisif rahang bawah proposisi. Rencana perawatan pada kasus ini adalah untuk mengoreksi crossbite anterior dan crowding dengan menggunakan system edgewise. Perawatan kasus dilakukan selama 22 bulan. Perawatan ortodonti cekat dengan teknik standar edgewise dapat digunakan untuk mengoreksi kasus maloklusi kelas I disertai crowding moderat dan crossbite anterior serta menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.
KEMAUAN MELAKUKAN PERAWATAN GIGI SELAMA BULAN PUASA RAMADAN BERDASARKAN PERSEPSI PASIEN Munifah Abdat
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v14i1.27299

Abstract

Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam karena akan menjalankan rukun Islam ketiga yaitu beribadah puasa sebulan penuh. Selama berpuasa, umat Islam membatasi kegiatan yang berpotensi membatalkan puasa seperti menelan air atau cairan saat perawatan gigi. Prosedur perawatan gigi dan mulut selama bulan Ramadan dianggap dapat beresiko membatalkan puasa sehingga mengakibatkan rendahnya kunjungan ke dokter gigi dan memilih menunda perawatanyang dapat menyebabkan kondisi gigi dan mulut bertambah buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemauan masyarakat melakukan perawatan gigi selama bulan puasa Ramadan berdasarkan persepsi pasien. Penelitian dilakukan selama 7 hari pada bulan Ramadan dengan total subyek 70 orang terdiri dari 35 orang kelompok intervensi dan 35 orang kelompok kontrol di Banda Aceh, Aceh menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden baik kelompok intervensi maupun kontrol setuju bahwa perawatan gigi beresiko membatalkan puasa dan sebagian diantaranya menyatakan mau ketika dalam keadaan darurat saja selama bulan Ramadan. Mayoritas berpendapat perawatan gigi seperti pembersihan karang gigi, prosedur penambalan, prosedur pencabutan, pemberian obat oles dan odontektomi dapat membatalkan puasa. Disimpulkan bahwa tingkat kemauan untuk melakukan perawatan gigi 2.5 kali lebih besar pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol selama bulan Ramadan.
PENGARUH INSTRUKSI LEAFLET PEMBERSIHAN GIGI TIRUAN LENGKAP TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA (Kajian di Panti Wreda Kasih Bapa, Pontianak Tenggara) Niko Falatehan; Juan Justin John
Cakradonya Dental Journal Vol 15, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v15i1.24594

Abstract

Instruksi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan perawatan gigi tiruan lengkap. Leaflet merupakan salah satu media tulis yang seringkali digunakan dalam penyampaian informasi dan instruksi. Pemberian instruksi yang baik dapat meningkatkan perilaku pembersihan sehingga akan mempengaruhi kualitas hidup. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian instruksi pembersihan gigi tiruan lengkap dengan menggunakan leaflet terhadap kualitas hidup terkait kebersihan rongga mulut pada lansia pengguna gigi tiruan lengkap. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test yang dilakukan di Panti Wreda Kasih Bapa, Pontianak Tenggara dengan mewawancarai 36 pasien dengan menggunakan kuesioner OHIP-EDENT. Pengumpulan data dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum diberikan instruksi leaflet dan 1 bulan setelah diberikan instruksi leaflet. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kualitas hidup pada lansia setelah diberikan instruksi pembersihan gigi tiruan dengan menggunakan leaflet. Sebelum diberikan instruksi ditemukan bahwa mayoritas pasien di Panti Wreda Kasih Bapa memiliki kualitas hidup sedang (86,11%). Setelah diberikan instruksi terdapat peningkatan dimana mayoritas pasien memiliki kualitas hidup baik (55,56%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank didapatkan nilai p=0,000. Disimpulkan terdapat pengaruh pemberian instruksi leaflet pembersihan gigi tiruan lengkap terhadap kualitas hidup terkait kebersihan rongga mulut pada lansia pengguna gigi tiruan lengkap.
POTENSI MUKOBIOADHESIF EKSTRAK GAMBIR (Uncaria gambir) TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI DAN DURASI PENYEMBUHAN LESI ULSERASI RONGGA MULUT Siti Rusdiana Puspa Dewi; Pudji Handayani; Tyas Hestiningsih; Destriarum Destriarum; Adelina Putri Sari
Cakradonya Dental Journal Vol 13, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v13i2.23534

Abstract

Lesi ulserasi merupakan penyakit jaringan lunak mulut yang banyak dijumpai. Pendekatan perawatan terhadap lesi ulserasi dengan menggunakan bioadhesif bertujuan untuk mendapatkan efek terapi maksimal dari suatu zat aktif. Tanaman gambir (Uncaria gambir) adalah suatu jenis tumbuhan yang banyak dikembangkan sebagai obat herbal karena memiliki senyawa aktif seperti katekin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek mukobioadhesif ekstrak gambir terhadap penurunan rasa nyeri dan durasi penyembuhan pada lesi ulserasi rongga mulut. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest control group. 24 sampel dibagi menjadi dua kelompok, kelompok yang diberi mukobioadhesif ekstrak gambir dan kelompok yang diberi mukobioadhesif plasebo selama 7 hari dengan aturan pakai 3 kali sehari. Tingkat keparahan rasa sakit yang diukur dengan skala VAS, luas lesi ulserasi, dan durasi penyembuhan dievaluasi dan dianalisis dengan SPSS ver. 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mukobiadhesif ekstrak gambir mampu mengurangi rasa sakit yang ditandai dengan penurunan skor VAS secara signifikan (p0,05) dan luas lesi yang ditandai dengan menurunnya rata-rata diameter lesi, serta mampu menurunkan durasi penyembuhan secara signifikan dibandingkan dengan plasebo. Dapat disimpulkan bahwa penatalaksanaan mukobioadhesif ekstrak gambir berpotensi dalam mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan lesi ulserasi rongga mulut.
POTENSI OBAT KUMUR BERBAHAN CITRUS SINENSIS MENURUNKAN VIRAL LOAD COVID-19 DI RONGGA MULUT (STUDI PUSTAKA) Amira Rachmatillah; Mahfita Ardyarum; Yuanita Lely Rachmawati
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v14i2.29956

Abstract

Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) sebagai penyebab COVID-19 mengakibatkan sindrom pernafasan akut parah dengan sel yang ditargetkan; sel epitel hidung dan bronkus dan pneumosit. SARS-CoV-2 menggunakan tipe 2 transmembran serine protease (TMPRSS2) sebagai media untuk membelahangiotensin 2 converting enzyme receptor (ACE2) dan mengaktifkan protein SAR-CoV-2. ACE2 banyak ditemukan pada sel epitel lidah. Lonjakan protein struktural virus (S) menunjukkan adanya infeksi pada sel yang ditargetkan. Tujuan studi pustaka ini adalah untuk mengetahui potensi obat kumur yang mengandung senyawa bioaktif flavonoid dari citrus sinensis untuk mengurangi viral load SARS-CoV-2. Ekstrak flavonoid seperti hesperidin dari citrus sinensis dapat menghambat respon imun bawaan dan melawan COVID-19. Hesperidin dapat memblokir dengan baik SARS-CoV-2 masuk melalui reseptor ACE2 dengan meningkatkan kekebalan seluler inang terhadap aktivitas antiinflamasi dan infeksi. Hesperidin yang dihasilkan dari proses ekstraksi hidroalkohol diencerkan dengan air suling untuk membuat larutan 4%(v/v) kemudian ditambahkan aspartam dan sodiumbenzoat untuk pembuatan sediaan obat kumur. Disimpulkan hesperidin dari kulit citrus sinensis dalam sediaan obat kumur dapat mengurangi viral load coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dalam rongga mulut melalui pengikatan reseptor ACE2.
PERBEDAAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH HIJAU (PIPER BETLE L) DAN DAUN SERAI (CYMBOPOGON CITRATUS) TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS IN VITRO Oweny VJ Magno Neves; Winny Suwindere; Vinna Kurniawati Sugiaman
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v14i2.29946

Abstract

Karies gigi adalah masalah utama bagi kesehatan gigi dan rongga mulut di Indonesia, salah satu penyebabnya adalah mikroorganisme, yaitu Streptococcus mutans. Oleh karena itu diperlukan agen antibakteri untuk mencegah perkembangannya. Belakangan ini beberapa bahan alam telah dikaji dan telah terbukti memiliki aktifitas antibakteri, diantaranya yaitu tanaman sereh (Cymbopogon citratus) dan sirih hijau (Piper betle L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri kedua tanaman tersebut. Pengukuran Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) menggunakan metode mikrodilusi. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun sereh (Cymbopogon citratus). Ekstrak daun sereh tidak dapat menghambat dan membunuh bakteri, sedangkan ekstrak daun sirih hijau konsentrasi 250 ppm sampai konsentrasi 2000 ppm dapat menghambat bakteri., dengan nilai KBM pada konsentrasi 500 ppm. Daun sirih hijau memiliki aktivitas antibakteri yang lebih baik daripada daun sereh dalam menghambat dan membunuh pertumbuhan Streptococcus mutans.
Potential Extract Of Red Algae (Gracilaria verrucosa) from Acehs Coast Against Streptococcus mutans Shanti Chimisrina; Ridha Andayani; Afrina Afrina; Febby Yustia Yolanda; Suzanna Sungkar
Cakradonya Dental Journal Vol 15, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v15i2.33223

Abstract

Dental caries is a disease of hard tooth tissue which is demineralized in hard tissue due to bacterial activity that produce acid. Streptococcus mutans known as the main agent of dental caries. Gracilaria verrucosa red algae is one of many marine products of Acehs coast which containing antibacterial compounds such as flavonoids, tannins and phenols. The aim of this research is to know the antibacterial potency of red algae extract of Gracilaria verrucosa from Acehs coast towards Streptococcus mutans by observe Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericicdal Concentration (MBC). Maceration method was used to produce extraction of Gracilaria verrucosa with 96% ethanol as solvent. The extract concentration used for this study was 20%, 40%, 60%, 80% and 100%. The results showed that the growth of S. mutans colonies had started to decrease at concentration of 20% i.e. 995.3 x 104 CFU/ml and the least colony growth occurred at concentration of 100% i.e. 54 x 104 CFU/ml. The conclusion of this research is Gracilaria verrucosa extract has antibacterial potential against S. mutans with MIC is at concentration of 20% whereas MBC is not found.