cover
Contact Name
IRWANDI RAHMAT
Contact Email
irwandirahmat12@gmail.com
Phone
+6282187221720
Journal Mail Official
iskb.sipatokkong@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Bone
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Suara Kesehatan
ISSN : 24432652     EISSN : 27227715     DOI : 10.56836/journaliskb.v9i1
jurnal suara kesehatan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh kampus Institut Sains dan Kesehatan Bone. Jurnal ini merupakan salah satu media publikasi hasil penelitian bagi para akademisi di bidang kesehatan yang meliputi: Kebidanan Keperawatan Biomedik Ilmu Gizi Administrasi Kesehatan
Articles 53 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 DENGAN PERILAKU TENAGA PENDIDIK DAN STAF DI SMP NEGERI 1 MAJENE TAHUN 2021 Pattola; Budianto; Imran Yaman; Wahyuni Nawir
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.583 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v8i2.65

Abstract

Abstract. Entering 2020, Corona virus disease 2019 (COVID-19) has become a serious threat to global public health. WHO declared the Covid-19 as an extraordinary event to become a global pandemic. Purpose of this study was to determine relationship between the level of knowledge about Covid-19 and the behavior of educators and staff at Junior high school SMP Negeri 1 Majene. The research method used an Analytical Observation approach with a cross sectional design. Collecting data using a questionnaire from 40 samples taken by total sampling. Statistical analysis used the Chi-Square test with a degree of significance (a=0.05). Results obtained by the respondents consisted of 14 (35%) men and 26 (75%) women with a education level of 6 (15%) Senior High School, 32 (80%) Bachelors and 2 (5%) Masters. Based on knowledge of the respondents, there are 35 (87.5%) good categories, 4 (10%) sufficient and 1 (2.5%) less. Based on behavior to prevent, there are 35 (87.5%) categories of prevention, 4 (10%) enough and 1 (2.5) less. There is a relationship between the level of knowledge about Covid-19 and the behavior with a value of p = 0.000. Increasing the level of knowledge about covid-19 will be directly proportional to behavior of preventing the spread of Covid-19. Abstrak. Memasuki tahun 2020, penyakit Corona virus 2019 (COVID-19) telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat global. WHO menyatakan Covid-19 sebagai kejadian luar biasa menjadi pandemi global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Covid-19 Dengan Perilaku Tenaga Pendidik dan Staf di SMP Negeri 1 Majene Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan pendekatan Analytical Observation dengan desain Cross Sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dari 40 sampel yang diambil secara total sampling. Analisis statistic menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan (a=0.05). Hasil penelitian didapatkan responden terdiri dari 14 (35%) laki-laki dan 26 (75%) perempuan dengan tingkat Pendidikan SLTA sebanyak 6 (15%), Sarjana sebanyak 32 (80%) dan Magister sebanyak 2 (5%) responden. Berdasarkan pengetahuan responden, terdapat 35 (87.5%) kategori baik, 4 (10%) cukup dan 1 (2.5%) kurang. Berdasarkan perilaku mencegah penularan covid-19, terdapat 35 (87.5%) kategori mencegah, 4 (10%) cukup mencegah dan 1 (2.5) kurang mencegah. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan perilaku tenaga pendidik dan staf di SMP Negeri 1 Majene dengan nilai p=0.000. semakin baik tingkat pengetahuan tentang covid-19 akan berbanding lurus dengan perilaku mencegah penyebaran covid-19.
MODEL PEMBELAJARAN HYBRID LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PEMBUATAN ASKEB KB MAHASISWI KEBIDANAN nursyahraeni madika rahman nunu; Sutina Made; Nilawati Usman
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.584 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i1.68

Abstract

As a result of government regulations regarding the learning process using the hybrid learning method, which originally only used online learning methods in tertiary institutions. The purpose of this study was to find out the implementation of the hybrid learning model for midwifery student learning independence at AKBID Tahirah Al Baeti Bulukumba. This study uses a descriptive quantitative approach by using percentages for data analysis, the sampling technique is purposive sampling with a total of 45 respondents. The data collection used was a questionnaire in the form of questions using a Likert scale. The research results of the hybrid learning model are classified as very good, as evidenced by the results of the questionnaire distributed to 45 respondents at intervals of 75% - 100%, namely 85%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI POSYANDU DESA UNRA: HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI POSYANDU DESA UNRA ismawati; Sulfianti; Mustar
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.898 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i1.70

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) masa depan, karena pertumbuhan dan perkembangan seorang anak sangat pasti sejak dalam kandungan. Salah satunya adalah status gizi ibu hamil, karena biasanya ibu hamil mengalami anemia. (Fanny L, 2011:79). Tablet zat besi (Fe) merupakan tablet mineral yang diperlukan oleh tubuh untuk pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Unsur Fe merupakan unsur paling penting dalam pembentukan sel darah merah. Tablet zat besi (Fe) sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, sehingga ibu hamil diharuskan untuk mengonsumsi tablet Fe minimal sebanyak 90 tablet selama kehamilannya (Kemenkes, 2018). Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Penelitian ini dilaksanakan di posyandu Desa Unra. Penelitian ini menggunakan crossectional dengan jumlah sampel 37 orang. Penentuan sampel menggunakan rumus uji hipotesis. Tehknik analisis data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Setelah uji statistic diperoleh hasil bahwa variable umur memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tablet FE dengan p-value = 0,011 p < 0,05. Sedangkan variable pendidikan tidak ada hubungan antara dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tablet FE dengan p-value = 0,089 p < 0,05. Kata Kunci : Ibu hamil, tablet FE, anemia
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN (VOLUNTER CONSELING TEST) VCT HIV PADA IBU HAMIL PESERTA ANC DI UPT PUSKESMAS TARETTA KABUPATEN BONE sitti asiah yaqub; Irwandi Rahmat; Aisyah Rusdin
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.011 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan VCT pada ibu hamil peserta ANC di UPT Puskesmas Taretta Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi observasional dengan desain studi potong lintang (cross sectional study). Lokasi dalam penelitian ini adalah di UPT Puskesmas Taretta Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan.Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan November Sampai dengan bulan Desember 2020. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh sasaran ibu hamil yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Taretta Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan yaitu sebesar 3.609 ibu hamil. Responden penelitian adalah ibu hamil sesuai dengan kriteria inklusi di Puskesmas penyedia layanan VCT periode bulan November – Desember 2020. Dari 3609 sasaran ibu hamil dipilih 230 sampel secara proportionate stratified random sampling. Populasi dikelompokkan berdasarkan proporsi sasaran pada UPT Puskesmas Taretta Kabupaten Bone
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO USIA KEHAMILAN DAN RIWAYAT ABORTUS DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD TENRIAWARU Indryani; mustar; Hasnidar; Nuralim
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.431 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i1.72

Abstract

Abstract. Incomplete abortion (miscarriage) is diagnosed when part of the products of conception have been born or can be felt in the vagina but some are still left, usually placental tissue. Bleeding usually continues profusely and can harm the mother. The uterine ossium often remains open because there are still objects in the uterus which are considered foreign bodies (corpus allineum), so the uterus will try to expel them by contracting so that the mother feels pain, incomplete abortion which is not treated quickly can be life threatening for both the mother and the fetus. The purpose of this study was to determine the relationship between risk factors for gestational age and history of abortion with the incidence of incomplete abortion. The type of research used is quantitative research with analytic cross-sectional design, univariate analysis is carried out on the variables from the research results. In this analysis only produces the distribution and percentage of each variable, and cross-analysis is carried out using cross tables known as rows x columns (B x K ), so that it is known whether or not there is a statistically significant relationship. Hypothesis testing was carried out using the Chi-square test with the SPSS (Statistical Product and Service Solution) computer program version 16. The decision to test the hypothesis was based on a significance of 95% (p <0.05), the results based on the statistical chi-square test that had been carried out showed that p.value 0.001 (p < 0.05) The research hypothesis Ha is accepted which states that there is a relationship between gestational age and the incidence of abortion, the results of the analysis obtained a p value > 0.05 (0.15 > 0.05), which means that the history of abortion is not significant with incomplete abortion. Suggestions in the study are that pregnant women routinely carry out antenatal care examinations at least 4 times during pregnancy. Abstrak. 9 Abortus inkomplit (incomplete abortion / miscarriage) didiagnosis bila sebagian hasil konsepsi telah lahir atau teraba di vagina tetapi sebagian masih tertinggal, biasanya jaringan plasenta. Perdarahan biasanya terus berlangsung banyak dan dapat membahyakan ibu. Ostium uteri sering kali tetap terbuka karena masih ada benda didalam rahim yang dianggap sebagai benda asing(corpus allineum), sehingga uterus akan berusaha mengeluarkannya dengan berkontraksi sehingga ibu merasa nyeri, abortus inkomplit yang tidak ditangani dengan cepat dapat mengancam jiwa baik bagi ibu maupunjaninnya. tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Faktor risiko Usia kehamilan dan Riwayat abortus dengan kejadian abortus inkomplit. Jenis penelitian yang digunakan penelitiaqn kuantitatif dengan desain cross sectional analitik, Analisis univariat dilakuan terhadap variabel dari hasil penelitian Dalam analisis ini hanya menghasilkan distribusi dan presentase dari tiap variable, serta Analisa silang dilakukan dengan menggunakan tabel silang yang dikenal dengan baris x kolom (B x K), sehingga diketahui ada atau tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik. Uji hipotesis dilakukan menggunakan Chi-square test dengan program computer SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16. keputusan pengujian hipotesis didasarkan atas signifikasi 95 % (p < 0,05), hasil penelitianberdasarkan uji statistic chi-square yang telah dilakukan menunjukkan p.value 0,001 (p < 0,05) Hipotesa penelitian Ha diterima yang menyatakan bahwa ada hubungan usia kehamilan dengan kejadian abortus, hasil analisis didapatkan nilai p > 0,05 (0,15 > 0,05) yang artinya riwayat abortus tidak signifikan dengan kejadian abortus inkomplit. Saran dalam penelitian diharapkan ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan antenatal care minimal 4 kali selama kehamilan.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN KEPEDULIAN REMAJA PUTRI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMKN 1 BONE TAHUN 2022 Hasliana Haslan; Hasnidar; Sulfianti
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.785 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i1.73

Abstract

Abstract. Adolescent girls are more susceptible to anemia, this is related to the condition of those who experience menstruation and the result of an unhealthy diet. The need for iron for female adolescents is three times greater than for male adolescents to restore the body's condition to its original state to replace the blood that comes out during menstruation. The purpose of this study was to find out how the influence of knowledge and awareness of adolescents on the incidence of anemia. This type of analytic descriptive research with a cross sectional approach. The results showed that there was an effect of knowledge of young women on the incidence of anemia in adolescents at SMKN 1 Bone, with the chi-square test results obtained p-value = 0.0001. There was no influence between young women's concern for the incidence of anemia in adolescents at SMKN 1 Bone, with the results of the chi-square test obtained a p-value of 0.889 Abstrak. Remaja putri lebih rentan terhadap anemia, ini terkait dengan kondisi mereka yang mengalami menstruasi dan hasil diet yang tidak sehat. Kebutuhan besi remaja putri adalah tiga kali lebih besar dari pada remaja laki-laki untuk mengembalikan kondisi tubuhnya ke keadaan semula untuk mengantikan darah yang keluar pada saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian anemia remaja putri dan bagaimana pengaruh pengetahuan dan kepedulian remaja terhadap kejadian anemia. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan remaja putri terhadap kejadian anemia pada remaja di SMKN 1 Bone, dengan hasil uji chi-square didapatkan p-value = 0.0001. Tidak terdapat pengaruh antara kepedulian remaja putri terhadap kejadian anemia pada remaja di SMKN 1 Bone, dengan hasil Uji chi-square didapatkan p-value 0,889.
SUMBER DAYA KOLAGEN DARI TULANG IKAN CAKALANG KATSUWONUS PELANIS DAN TULANG IKAN NILA OREOCHRONIS NILOTICUS Nurul Afriani Arif Nurul; Irwandi Rahmat; Rezki
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.036 KB) | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i1.74

Abstract

animals with a proportion of about 30% of the total protein in the body as a whole. Fish bones and scales can be used as an alternative source of collagen to replace collagen from land animals such as cattle or pigs due to concerns over issues of Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE), swine flu and halal issues. The main objective of this study was to isolate collagen and determine the amount of collagen obtained from skipjack and tilapia fish bones. The research was conducted in four stages, namely deproteinization, extraction and freeze drier with proximate analysis. The results show until dry collagen is obtained. The results showed that the collagen obtained from skipjack fish bones was 18.82 and the collagen from tilapia bones was 16.21%. Abstrak. Kolagen merupakan salah satu jenis protein yang banyak terkandung dalam tubuh hewan dengan proporsi sekitar 30% dari total protein dalam tubuh secara keseluruhan. Tulang dan sisik ikan dapat dimanfaatkan sebagai sumber kolagen alternatif untuk menggantikan kolagen dari hewan darat seperti sapi atau babi terkait dengan kekhawatiran isu penyakit Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE), flu babi serta kehalalan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi kolagen dan mengetahui jumlah kolagen yang diperoleh dari tulang ikan cakalang dan tulang ikan Nila. Penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu deproteinisasi, ekstraksi dan freeze drier dengan analisis proksimat. Hasil menunjukkan hingga diperoleh kolagen kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolagen yang dapat dari tulang ikan cakalang 18,82 dan kolagen tulang ikan nila adalah 16,21%.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KADAR GULA DARAH LANSIA DI DESA MANURUNGE, KABUPATEN BONE Ichsan Trisutrisno Hasminindar; Irda Nurdin; Mustar; Hasnidar
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i2.75

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang mengalami proses penuaan dan rentan terhadap penyakit. Bertambahnya jumlah lansia di Indonesia akan membawa pengaruh besar dalam pengelolaan kesehatan. Permasalahan kesehatan pada kelompok umur ini sangat erat kaitannya dengan masalah status gizi baik itu gizi kurang, gizi lebih dan obesitas. Selain masalah kekurangan gizi, masalah obesitas juga sering dialami oleh lansia karena aktivitas sudah berkurang sementara asupan makanan tidak dikurangi atau bahkan berlebihan. Kondisi ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit degeneratif, salah satunya diabetes melitus. Diabetes Melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya kelainan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kadar gula darah Lansia di Desa Manurunge, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 64 orang. Penentuan sampel menggunakan rumus uji hipotesis beda dua proporsi. Teknik analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis diketahui dari 64 responden ditemukan 53,1% yang memiliki status gizi normal, sedangkan yang berstatus gizi lebih 46.9%. Adapun responden yang memiliki kadar gula darah tinggi yaitu 56.2% , sedangkan yang normal 43,8%. Setelah dilakukan pengujian secara statistik diperoleh hasil hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kadar gula darah lansia p=0.001 dengan OR =7.333 (2.350-22.884) artinya seseorang dengan status gizi lebih memiliki peluang memiliki kadar gula darah yang tinggi, sehingga berisiko mengalami kejadian diabetes mellitus tipe 2 sebesar 7.333 kali dibanding yang memiliki status gizi yang normal
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS DI SMKS X JAKARTA Nurlindawati; Kustia Anggereni; Djimmy Heru Purnomo Babo; Tri Yunita
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i2.76

Abstract

Abstract.  Adolescence is a productive age that is very vulnerable to contracting HIV-AIDS, because at that time adolescents experience high sexual urges and are always looking for information about sex, and the knowledge and information related to reproductive health they get is very lacking. Teenagers generally prefer to look for various sources of information they can get, such as accessing adult sites on the internet, trying to masturbate, making out or even having sex with their girlfriends. Health education plays an important role in increasing youth's knowledge and attitudes towards HIV-AIDS prevention. The purpose of this study was to determine the effect of health education on increasing adolescent knowledge about HIV/AIDS. The type of research used is qualitative with a pre-experimental design with one group pretest posttest. The results of this study indicated that there was an effect of health education on increasing adolescent knowledge about HIV/AIDS in class XII students of SMKS X Jakarta with the chi-square test results obtained p-value = 0.000.
KESEDIAAN REMAJA UNTUK BERPERAN AKTIF DALAM PROGRAM PUSAT INFORMASI DAN KONSELING REMAJA (PIK-R) Kustia Anggereni; Nurlindawati; Ichsan Trisutrisno
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i2.77

Abstract

Abstract. Based on data from the Central Statistic Agency (2022), the percentage of adolescents ages 20-24 who were married before 18 of age has decreased, from 10.5% in 2020 to 9.23% in 2022 in Indonesia but increased in DKI Jakarta, from 1,45% in 2020 to 4,68% in 2021. The PIK-R program is a program from, by, and for youth which was created to reduce the number of adolescent marriage cases. Hopefully, the risk caused by adolescent marriage can be avoided. So, this study aims to see the willingness of adolescents to play a role actively in this program before and after education about PIK-R is given. This study used a Quasi Experiment method without a control group with One Group Pre-Test and Post-Test approach. The data is primary data collected using a questionnaire instrument which is distributed to the respondent before and after the intervention is given. The analysis of this study uses Paired Samples T-Test. The samples of this study are 100 Students of the 3rd class majoring in office and accounting at Vocational School IP Yakin Jakarta with inclusion and exclusion criteria. The study results are most of the students’ knowledge about PIK-R, their perspective that PIK-R was important, agreement that PIK-R is held in School, and their willingness to participate actively in the PIK-R program are increased after being given education about PIK-R. The conclusion is the willingness of people to accept and apply something new is needed for introduction, learning to be remembered, understood and then applied.