cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sintesa@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)
ISSN : -     EISSN : 28100840     DOI : -
Prosiding SINTESA merupakan sebuah forum ilmiah berupa seminar nasional bagi dosen dan peneliti dalam mendiseminasikan atau memublikasikan hasil penelitian serta pemikiran kritis dalam bidang teknologi, sains, dan sosial humaniora. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para peneliti sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 624 Documents
PENERAPAN TEKNIK CLUSTERING UNTUK PENGELOMPOKAN KONSETRASI MAHASISWA DENGAN METODE K-MEANS Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti; I Gusti Ayu Desi Saryanti
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 2 (2019): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.406 KB)

Abstract

ABSTRACTDetermination of concentration selection is not an easy thing and will greatly affect the academic activities of students. The decision to determine concentration must be done with careful consideration so that students are not wrong in choosing the desired concentration. To determine the concentration of the appropriate majors for student students can be influenced by several factors, including academic values indicated by the value of student courses. With the selection of consetration students can find out the academic abilities they have and students more easily in taking themes for the thesis title that will be taken in the final semester. Based on these problems, then in this study using the Clustering K-Means method. Each of these algorithms has its own characteristics, with this clutering technique can classify student value data according to the similarity possessed according to the weight of the course values used, namely Computer Networking, Object Oriented Programming, Computer Organization and Physics. The value of each method used can be used as a reference for group determinants of concentration for students of Computer Systems study programs.Keywords: Concentration, Clustering, K-MeansABSTRAKPenentuan pemilihan konsentrasi bukanlah hal yang mudah dan akan sangat berpengaruh terhadap kegiatan akademik mahasiswa. Keputusan penentuan konsentrasi harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang agar mahasiswa tidak salah dalam memilih konsentrasi yang diinginkan. Untuk menentukan konsentrasi jurusan yang tepat bagi mahasiswa mahasiswa dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain nilai akdemik yang ditunjukkan dengan nilai matakuliah mahasiswa. Dengan pemilihan konsetrasi mahasiswa dapat mengetahui kemampuan akademik yang dimiliki serta mahasiswa lebih mudah dalam pengambilan tema untuk judul skripsi yang akan diambil pada semester akhir. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini menggunakan metode Clustering K-Means. Setiap algoritma tersebut memiliki karakteristik masing-masing, dengan teknik clutering ini dapat mengelompokan data nilai mahasiswa menurut kemiripan yang dimiliki menurut bobot nilai matakuliah yang digunakan yaitu matakuliah Jaringan Komputer, Pemrograman Berorientasi Obyek, Organisasi Komputer dan Fisika. Nilai masing-masing metode yang digunakan dapat dijadikan sebagai acuan informasi penentu kelompok konsentrasi bagi mahasiswa prodi Sistem Komputer.Kata kunci: Konsetrasi, Clustering, K-Means
THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITION KNOWLEDGE AND MOTHERS’ BEHAVIOUR IN PROCESSING FOOD AT BANGGAI ISLAND, CENTRAL SULAWESI Laurensi Sasube; Aldian Hein Luntungan
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.56 KB)

Abstract

ABSTRACTThe skills of mothers in processing healthy food determines the quality of children's nutritional intake. In addition, nutritional knowledge is sufficient to play a role in producing maternal skills in processing food. This study aims to analyze the relationship between the level of mother’s knowledge and skills in processing healthy food in Banggai Islands, Central Sulawesi. This type of this research is cross sectional. The level of mother's knowledge and skills in processing healthy food is obtained from the questionnaires distributed. The relationship between the two variables was seen based on the correlation test. The results showed that 76.6% had a level of knowledge that was still lacking in nutrition, where 14.9% had a enough level of nutrition knowledge and the other 8.5% have a good level of knowledge, and besides, mothers with healthy food processing skills have quite a lot of quantity with 63.8% of them who always use fresh ingredients in processing food. The results of this study indicate that there is no correlation between the level of maternal knowledge and maternal skills in processing healthy food on Banggai Island, Central Sulawesi (p>0,05)Keywords: mothers’ nutrition knowledge, behaviour , processing foodABSTRAKKeterampilan ibu dalam mengolah makanan yang sehat mendeterminasi kualitas asupan gizi anak. Disamping itu, pengetahuan gizi yang bai berperan dalakm menghasilkan keterampilan ibu dalam mengolah makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan keterampilan dalam mengolah makanan yang sehat di kepulauan Banggai, Sulawesi tengah. Jenis penelitian ini yaitu cross sectional. Tingkat pengetahuan ibu dan keterampilan mengolah makanan sehat diperoleh dari kuisioner yang dibagikan. Hubungan antara kedua variable dilihat berdasarkan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 76.6% memiliki tingkat pengetahuan gizi kurang, dimana 14,9% memiliki tingkat pengetahuan gizi yang cukup dan 8,5% lainnya memilki tingkat pengetahuan gizi yang baik. Ibu dengan keterampilan mengolah makanan yang sehat memiliki kuantitas yang cukup banyak yaitu 63,8%, diantaranya yang selalu menggunakan bahan segar dalam mengolah makanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan gizi ibu dengan keterampilan ibu dalam mengolah makanan yang sehat di pulau Banggai, Sulawesi Tengah (p>0,05)Kata kunci: pengetahuan gizi ibu, perilaku, pengolahan makanan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN REKAM MEDIS HIGH CARE UNIT OLEH PERAWAT DI RUMAH SAKIT TINGKAT II UDAYANA DENPASAR Ni Putu Ulan Yunda Dewi; Agus Donny Susanto; Made Nyandra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.829 KB)

Abstract

ABSTRACTThe delay in returning the High Care Unit medical record is the return of medical records from the High Care Unit installation to the medical record unit in excess of the time specified in the hospital Standard Procedures Operating which is 2x24 hours. Based on preliminary observations of the data taken in September 2017, the highest percentage of the return of medical records exceeding 2x24 hours was in the High Care Unit with a total of 17 (89.5%). This study aims to determine the relationship between nurses' workloads, nurses' awards, and nurses' working conditions with the delay in returning the High Care Unit medical records by nurses at the Udayana Level II Hospital in Denpasar. The study design was quantitative analytic descriptive with cross sectional type with a sample of 14 High Care Unit nurses. The results of this study indicate that there is a relationship between the nurse workload p 0.006, the nurse award p 0.018, the working condition of the nurse p 0.040 with the delay in returning the High Care Unit medical record. The conclusions in this study indicate that there is a relationship between the workload of nurses, nurses' awards, the working conditions of nurses with the delay in returning the High Care Unit medical records.Keywords : Delay in returning the High Care Unit medical record, Workload, Award, Working ConditionsABSTRAKKeterlambatan pengembalian rekam medis High Care Unit adalah pengembalian rekam medis dari instalasi High Care Unit ke unit rekam medis melebihi waktu yang telah di tetapkan pada Standar Prosedur Operasional rumah sakit yaitu 2x24 jam semua rekam medis pasien pulang ke urusan rekam medis. Berdasarkan observasi awal data yang digunakan yaitu bulan September 2017, pengembalian rekam medis > 2x24 jam paling tinggi persentase terdapat di High Care Unit dengan 17(89,5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat, penghargaan perawat, kondisi kerja perawat dengan keterlambatan pengembalian rekam medis High Care Unit oleh perawat di Rumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasar. Rancangan penelitian adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan jenis cross sectional dan sampel penelitian 14 orang perawat High Care Unit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja perawat p 0,006, penghargaan perawat p 0,018, kondisi kerja perawat p 0,040 dengan keterlambatan pengembalian rekam medis High Care Unit. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja perawat, penghargaan perawat, kondisi kerja perawat dengan keterlambatan pengembalian rekam medis High Care Unit.Kata kunci : Keterlambatan pengembalian rekam medis High Care Unit, Beban Kerja, Penghargaan, Kondisi Kerja
THE ROLE OF THE INTERACTIVE ENGLISH YOUTUBE CHANNEL IN IMPROVING ENGLISH LANGUAGE SKILL I Made Prinata Kusuma; I Nengah Iwan Darmawan; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.394 KB)

Abstract

ABSTRACTYouTube is one of the most visited video sharing platforms in the world. YouTube, as the number two most popular site in the world (Alexa, 2017) has also become a site that helps improve English language skills. On YouTube, we can watch various types of videos. This research explores and analyzes the types of video content uploaded by the Interactive YouTube Channel, whether there are five aspects of basic competence in English, and how their subscribers interact in the comments section whether the content is useful or not. Researchers used a descriptive qualitative research design in this study. The research findings show that the interactive English Channel uploads five aspects of Basic English competencies, namely speaking, vocabulary, pronunciation, listening, and grammar. The interaction of the subscribers was enthusiastic, with 400 positive comments submitted by the subscribers. With that many comments, Interactive English Channel took the time to reply or just to give a "like". It proves that this channel is very useful for its subscribers in improving their English language skills.Keyword: YouTube, English learning, English language skill
ANALISIS DETERMINASI SIKAP MENGELUH, PELUANG SUKSES KELUHAN, DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP PERILAKU KOMPLAIN PASIEN PADA UPT. KESMAS DI KECAMATAN SUKAWATI, GIANYAR, BALI Ni Putu Cempaka Dharmadewi Atmaja; Ni Made Satya Utami
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.966 KB)

Abstract

ABSTRAKPerilaku komplain adalah sikap terhadap ketidakpuasan yang dirasakan konsumen terhadap pembelian produk. Perilaku komplain masyarakat terhadap proses layanan dapat dijadikan motivasi bagi perusahaan atau organisasi untuk dapat meningkatkan kualitas layanannya. Hasil observasi ditemukan bahwa masyarakat jarang melakukan keluhan secara langsung ke UPT. Kesmas, sehingga UPT. Kesmas kurang memahani kebutuhan masyarakat yang sebenarnya.. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh sikap mengeluh, peluang kesuksesan keluhan dan kepercayaan diri terhadap perilaku komplain pasien. Penelitian ini dilakukan di UPT Kesmas Sukawati I dan UPT Kesmas Sukawati II yang terdapat di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Jumlah sampel sebanyak 100 orang, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, Uji t dan Uji F. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa sikap mengeluh berpengaruh tidak signifikan terhadap perilaku komplain. Sedangkan peluang sukses keluhan dan kepercayaan diri mempunyai hubungan positif dan signifikan terhadap perilaku komplin, menunjukan bahwa terdapat hubungan yang searah antara peluang sukses keluhan dan kepercayaan diri terhadap perilaku komplain.Kata kunci: Sikap mengeluh, peluang sukses keluhan, kepercayaan diri dan perilaku komplain.ABSTRACT Complaint behavior is an attitude towards consumers' dissatisfaction with the purchase of a product. The behavior of public complaints about the service process can be used as motivation for companies or organizations to be able to improve the quality of their services. The observation find people rerely do complaint directly to UPT Kesmas, so thatUPT Kesmas do not understand about the real needs of the company. The purpose of this study was to examine and analyze the effect of complaining attitudes, the chances of success of complaints and confidence in the behavior of patient complaints. This research was carried out at UPT Kesmas Sukawati I and UPT Kesmas Sukawati II in Sukawati District, Gianyar Regency, Bali. The number of samples was 100 people, taken using purposive sampling technique. Data collection methods with questionnaires and analysis techniques used are multiple linear regression, t test and F test. Based on the results of the analysis found that the attitude of complaining has no significant effect on complaints behavior. While the chances of success of complaints and self-confidence have a positive and significant relationship to complex behavior, indicating that there is a unidirectional relationship between the chances of successful complaints and confidence in complaint behavior. Keywords: complaining attitudes, the chances of success of complaints, confidence, behavior of patient complaints
ANALISIS KINERJA RS SILOAM HOSPITALS BALI DIUKUR DARI KEY PERFORMANCE INDIKATOR DENGAN METODE BSC Vika Virnanda; Made Bagus Prakasa; R Tri Priyono Budi Santoso
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.166 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengukur kinerja pelayanan rumah sakit di SiloamHospitals Bali dengan menerapkan aplikasi balancescore card terhadap key performanceindikator karyawan. Siloam Hospitals Bali merupakan salah satu Rumah Sakit swasta di Balidan bagian dari PT. Siloam International Tbk yang mempunyai kualitas pelayanan internationaldenganfokuslayananterhadappasien.SelainmemilikifasilitaskesehatanyanglengkapSiloam Hospitals Bali juga mengembangkan aplikasi-aplikasi yang berbasis teknologi infomasiuntuk mendukung operasionalnnya dan juga didukung oleh tenaga medis dan non medis yangmemilik kompetensi ahli di bidangnya. Dari hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa keyperformance indikator karyawan yang sesuai dengan kesepakatan di awal tahun menerapkantarget pendapatan operasional bruto (GOR) 100 %, Kepuasan pelanggan 90 %, kelengkapandan validasi data 90 %, program training e-learning mandatory dan survey 100 % sangatberpengaruh terhadap keberhasilan pelayanan dan operasionalrumah sakit yang dapat dinilaidari hasil akhir yang dicapai pada akhir tahun dari segi finansial sangat baik pendapatanoperasional bruto (GOR) 105 %, dari segi pasien diukur dengan tingkat kepuasan pelanggansangat baik 89 %, internal proses diukur darikelengkapan dan validitas data pasien baik 90%,darisegipembelajarandanpengembanganmeliputi:programtrainingmandatorye-learning dan survey belum memenuhi target dengan capaian 80 % hal ini disebabkan karenashifting masing-masing karyawan yang berbeda-beda dan pada saat jadwal training karyawanyang bersangkutan sedang libur atau lepas jaga malam.Katakunci:kinerja, key performance indikator,balance score card
KANDUNGAN PROTEIN, SERAT, DAN DAYA TERIMA KACANG GUDE PADA PERBEDAAN PERLAKUAN SUHU DAN WAKTU Resti Kusumarini Samben; Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.991 KB)

Abstract

ABSTRAKKurangnya asupan protein dan zat gizi mikro menjadi salah satu penyebab malnutrisi. Kacanggude tinggi protein, serat dan mikronutrien, namun pengolahan dapat menghilangkan kandungannutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan protein, serat dan daya terimakacang gude pada berbagai perlakuan suhu dan waktu. Metode penelitian ini menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor: : Faktor 1 (S1, S2, S3) : perlakuan suhupengukusan 1100C , 1150C, 1200C, Faktor 2 (W1, W2, W3) : perlakuan waktu 10 menit, 20 menit,30 menit dengan 3 kali ulangan. Hasil pengamatan akan dianalisis dengan analysis of variance(ANOVA) dilanjutkan uji BNT 5%. Perlakuan suhu dan waktu mempengaruhi kandungan proteinkacang gude, dengan nilai p < 0,05, sedangkan perlakuan suhu dan waktu tidak berpengaruhkadar serat kasar dengan nilai p > 0,05 Semakin lama waktu pengolahan maka kandungan proteindan serat kasar kacang gude semakin menurun. Uji sensori kesukaan menunjukkan tingkatpenerimaan kacang gude yang paling tinggi pada perlakuan suhu 1150C selama 10 menit. Hasil ujibeda nyata menunjukkan parameter tektstur beda nyata dengan nilai p < 0,05 sedangkan padaparameter warna, rasa, aroma tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p > 0,05.Kesimpulan: Suhu dan lama ektruksi mempengaruhi kadar protein dan tekstur, tapi tidakberpengaruh pada serat kasar, aroma, rasa, dan warna.Kata Kunci : Protein, Serat, Kacang Gude, Suhu, Waktu
PERSPEKTIF SUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Syech Idrus
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.887 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi membawa atmosfir perubahan pada semua aspek kehidupan manusia terutama perubahan pola hubungan manusia, tadinya saling berjabat tangan saat bertransaksi, berhadap-hadapan wajah (face to face) berubah drastis transaksi hanya cukup dengan sentuhan melalui layar hand phone, berkomunikasi tidak cukup mendengarkan suara tetapi bisa juga saling bertatapan wajah melalui screen to screen, dengan dalih mudah dan efesien. Ini merupakan pertanda telah hadir era revolusi industri keempat atau industry 4.0. Kemajuan ilmu pengetahuan di bidang teknologi turut memberi warna tersendiri bagi perkembangan dunia usaha, sebab beberapa jenis industri telah menggunakan teknologi internet dalam proses produksinya tidak terkecuali industri dibidang pariwisata, cukup dengan mesin pencari google bertipe voice search atau aplikasi tertentu sudah bisa mem-bantu untuk menemukan yang dibutuhkan, seperti hotel, travel, restoran, bahkan jarak tempuh suatu destinasi wisata, harga makan dan minuman dan lain sebagainya dapat ditemukan dengan cepat. Timbul kecemasan jika penerapan teknologi ini akan mereduksi manusia sebagai tenaga kerja, terlebih lagi tenaga kerja dalam bidang pariwisata.Kata kunci: Perspektif, Sumber Daya Manusia Pariwisata, Industry 4.0ABSTRACTThe development of technology brings an atmosphere of change in all aspects of human life, especially changes in human relations patterns, formerly shaking hands when transacting, face to face changing dramatically enough transactions by touch through cellphone screens, communicating not enough listening voice but can also face each other face to face through screen to screen, with the pretext of easy and efficient. This is a sign that there has been a fourth industrial revolution era or industry 4.0. The progress of science in the field of technology also gives its own color for the development of the business world, because some types of industries have used internet technology in the production process, including the industry in tourism, with the google search engine type voice search or certain applications can help find what is needed, such as hotels, travel, restaurants, even the distance of a tourist destination, the price of food and drinks and so on can be found quickly. Anxiety arises if the application of this technology will reduce humans as labor, moreover the workforce in the field of tourism.Keywords: Perspective, Human Resources Tourism, Industry 4.0
Analisis Standar Pelayanan Teller Terhadap Kepuasan Nasabah Pada BPR Maha Bhoga Marga (MBM) Made Ananda Alvina Christy; Rai Gina Artaningrum
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.875 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengulas tentang Standar Pelayanan Teller Sesuai Aturan OJK Terhadap Kepuasan Nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana standar pelayanan teller sesuai aturan OJK terhadap kepuasan nasabah pada Bank Perkreditan Rakyat Maha Bhoga Marga Kantor Kas Dalung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun instrument penelitiannya adalah obsevasi dan wawancara. Sumber data penelitian ini adalah hasil wawancara dari Ibu Yuliyanti Kristina Berry selaku kepala bagian kantor kas yang bekerja di PT. BPR Maha Bhoga Marga. Adapun hasilnya adalah seluruh aspek, baik pegawai maupun nasabah memiliki peran penting terhadap keberlangsungan peningkatan kualitas kerja di setiap kantor yang ada. Salah satunya melalui adanya peran pelayanan teller yang diyakini kualitas dan peranannya memiliki peran penting yang dapat memudahkan nasabah dalam kegiatan transaksi apapun sehingga dapat mempengaruhi kepuasan nasabah. Tekait standar pelayanan teller yang ada, baik yang diterapkan oleh BPR Maha Bhoga Marga maupun oleh OJK dapat dilihat bahwa pengimplementasiannya sudah cukup sesuai dengan standar yang diterapkan dan penerapan layanan sudah sesuai dengan harapan nasabah. PT BPR Maha Bhoga Marga sendiri tetap mengupayakan adanya peningkatan standar pelayanan teller tehadap kepuasan nasabah yaitu dengan cara mengoptimalkan semua kebutuhan nasabah untuk dilayani dengan baik.Kata kunci: Pelayanan Teller, Kepuasan Nasabah
PEMBELAJARAN AKTIF DI MASA PANDEMI Elizabeth Prima; Putu Indah Lestari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.43 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran aktif pada anak usia dini di masa pandemidengan pemberian reward melalui penerapan token economy. Jenis penelitian ini adalah QuasiExperimental Design dengan rancangan nonequivalent control group design. Pada penelitian inipenentuan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dilakukan secara acak terhadap kelas yangada. Ada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, satu mendapatkanperlakuan dan satu kelompok kontrol, keduanya memperoleh pre-test dan post-test. Dari hasil uji-tuntuk kelas eksperimen diperoleh thitung = 13,077 dan taraf signifikan 5% dengan derajatkebebasan 38 diperoleh ttabel = 2,538. Dengan membandingkan hasil thitung dan ttabel dapatdisimpulkan bahwa thitung > ttabel (13,077 > 2,538), maka H1 diterima dan Ho ditolak. Berdasarkanhasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompokyang dibelajarkan dengan pemberian reward melalui penerapan teknik token economy dengananak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak usia dini. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran aktif dimasa pandemi tetap dapat berlangsung denganpemberian reward melalui penerapan token economy.Kata Kunci: pembelajaran aktif, pandemi, anak usia dini.

Page 8 of 63 | Total Record : 624