cover
Contact Name
Andri Ardhiyansyah
Contact Email
andri.ardhiyansyah@eastasouth-institute.com
Phone
+6282180992100
Journal Mail Official
eastasouth.jcs@gmail.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Easta Journal of Innovative Community Services
Published by Eastasouth Institute
ISSN : 29856159     EISSN : 29649501     DOI : https://www.doi.org/10.58812/ejincs
Core Subject : Social,
Easta Journal of Innovative Community Services adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel-artikel pengabdian masyarakat dari penerapan berbagai disiplin ilmu. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dicapai dalam bidang pengabdian masyarakat. EJINCS khususnya berfokus pada masalah utama dalam mengembangkan ilmu-ilmu berikut dalam pengabdian masyarakat: kesehatan, ilmu sosial, kewirausahaan, teknologi, dan pendidikan pengajaran.
Articles 75 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Integrasi Literasi Digital, Manajemen Bisnis, dan Kesehatan Mental dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Indonesia Syah Abadi Mendrofa; Bunga Aditi; Saifuddin Zuhri; Taqdirul Alim; Meci Nilam Sari
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 4 No 03 (2026): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v4i03.612

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek literasi digital, manajemen bisnis, dan kesehatan mental. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui integrasi ketiga aspek tersebut guna meningkatkan daya saing usaha di era digital. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi melalui pretest-posttest serta observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam pemanfaatan media digital untuk promosi, pengelolaan usaha yang lebih tertib, serta kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental dalam menjalankan bisnis. Selain itu, peserta mulai menerapkan praktik sederhana seperti pengelolaan konten digital, pencatatan keuangan, dan pengelolaan stres kerja. Kesimpulannya, integrasi literasi digital, manajemen bisnis, dan kesehatan mental terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM secara holistik dan berpotensi untuk direplikasi pada komunitas lain.
Penguatan Literasi Digital Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying Pada Siswa Sma Dan Smk Di Kota Batam Meisy Wulandari; Indah Kusuma Dewi; Rizki Prakasa Hasibuan; Ery Sugito; Leonardo Davici; M. Rayhan Hernandes; Novia Indriani
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 4 No 03 (2026): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v4i03.618

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital dan penggunaan media sosial telah memperbesar risiko terjadinya cyberbullying, terutama di kalangan remaja, terutama pada siswa sekolah menengah. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperluas wawasan dan kesadaran siswa terkait cyberbullying, etika dalam berinteraksi di dunia digital, keamanan digital, dan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab melalui program edukasi literasi digital. Kegiatan dilaksanakan pada siswa SMA Negeri 8 Batam, SMA Negeri 14 Batam, dan SMK Hang Tuah Batam menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan sosialisasi, penyampaian materi, dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan cyberbullying, dampaknya terhadap korban, etika komunikasi digital, perlindungan data pribadi, dan penggunaan media sosial secara aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai bentuk-bentuk cyberbullying, pentingnya menjaga privasi digital, serta tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam membangun budaya digital yang positif dan mendukung pencegahan cyberbullying di lingkungan pendidikan.
Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital Marketing di Desa Boyo Kota Gunungsitoli Otanius Laia; Odaligoziduhu Halawa; Suka’aro Waruwu; Meiman Hidayat Waruwu; Syah Abadi Mendrofa; Albert Yakub Lase; Apriaman Hulu; Ardiaman Hulu; Ardika Immanuel Zebua; Elvin Sriniat Hura; Heny Fransiska Zai; Jois Kurniawan Zai; Jon Barnas Zai; Maria Della Telaumbanua; Nestiani Lase; Norisman Zai; Vallery Tasa Leora Pontifek Sion Gulo
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 4 No 03 (2026): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v4i03.626

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, perkembangan UMKM di Desa Boyo Kota Gunungsitoli masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemasaran, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan kurangnya literasi digital pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan UMKM berbasis digital marketing di Desa Boyo Kota Gunungsitoli serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing mampu meningkatkan jangkauan pasar, memperluas promosi produk, meningkatkan interaksi dengan konsumen, dan memperkuat daya saing UMKM. Platform digital yang dimanfaatkan meliputi WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan marketplace. Kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan pengetahuan teknologi, kualitas jaringan internet, keterbatasan sumber daya manusia, dan rendahnya kemampuan pembuatan konten digital. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, dan dukungan pemerintah agar transformasi digital UMKM dapat berjalan secara optimal.
Penguatan Kesiapan Ekspor UMKM Melalui Pelatihan Riset Pasar Global Eva Yuniarti Utami; Dama Yuninata; Novi Ria Rahmawati; Wahyu Agung Setyo; Rohmawan Adi Pratama; Bekti Utomo; Merlin Swantamalo Magna
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 4 No 03 (2026): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v4i03.630

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan kesiapan awal ekspor pelaku UMKM melalui pelatihan riset pasar global pada hari pertama program Pelatihan UMKM Siap Ekspor di Ruang Garena, Solo Techno Park, 2 Juni 2026. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman UMKM mengenai konsep dasar ekspor, penentuan negara tujuan ekspor, product-market fit, HS Code, serta penggunaan data perdagangan untuk membaca peluang pasar. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis action learning, diskusi kasus produk peserta, pretest, dan posttest. Subjek kegiatan adalah 30 pelaku UMKM dari sektor kerajinan, kuliner, fashion, agribisnis, dan jasa. Hasil olah data menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 87,83 pada pretest (n=30) menjadi 99,31 pada posttest (n=29), dengan kenaikan 11,48 poin. Temuan ini menunjukkan pelatihan hari pertama efektif memperkuat literasi awal ekspor dan kesiapan peserta untuk melanjutkan pendampingan teknis.
Edukasi Standardisasi Waktu Respons Operasi SAR Berdasarkan Peraturan Kepala Basarnas Nomor 6 Tahun 2022 di Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias Otanius Laia; Fatolosa Hulu; Yupiter Mendrofa; Agnes Pretya Hulu; Alfian Telaumbanua; Aperisman Jefin Jaya Mendrofa; David Darmawan Zebua; Herman Putra Zamasi; Jon Suandi Bu'ulolo; Jua Anugrah Jaya Laoli; Nurafniwati Telaumbanua; Paskalis Sarumaha; Romi Cristians Love Mendrofa; Ricardo Roh Zamaeri Gea; Safrial Lase
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 4 No 03 (2026): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v4i03.637

Abstract

Usaha penyelamatan jiwa manusia dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan penanganan awal sejak informasi musibah pelayaran, penerbangan, maupun kondisi membahayakan manusia diterima. Namun, dalam pelaksanaan edukasi publik dan pemahaman praktis, sering kali terjadi tumpang tindih konseptual antara istilah golden time dan response time (waktu respons). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meluruskan dan menstandardisasi pemahaman mengenai waktu respons operasional berdasarkan regulasi resmi nasional. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), dan evaluasi materi bersama personel pencarian dan pertolongan di Kantor SAR Nias. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai batasan waktu respons, di mana response time resmi yang ditetapkan berdasarkan payung hukum adalah maksimal 25 menit yang mencakup proses pencatatan hingga kesiapan unit untuk diberangkatkan secara simultan. Sinkronisasi regulasi ini penting untuk menyamakan persepsi antara akademisi, potensi SAR, dan instansi pelaksana di lapangan demi terciptanya operasi SAR yang cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi.