Jurnal Multidisiplin West Science
Jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, Ekonomi Bisnis , Koperasi & Perbankan, Ekonomi Syariah, Ekonomi Pembangunan, Pengembangan SDM, Perpajakan dan Asuransi Niaga. Jurnal ini diterbitkan oleh West Science Press.
Articles
840 Documents
Peningkatan Imunitas dan Penurunan Stress Melalui Pijat Bayi
Eka Lusia;
Erika Setyowati;
Krisna Aji Pramudya;
Arda Maharani Sukma;
Devi Cahyaningtyas Putri Setyorini
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i11.769
Pijat bayi merupakan teknik pemijatan yang dilakukan untuk bayi atau balita dan menggunakan gerakan-gerakan tertentu dengan tujuan untuk merangsang pengeluaran hormon endorphin yang menyebabkan bayi merasa nyaman dan rileks sehingga akan meningkatkan daya tubuh bayi karena merangsang meningkatkan aktivitas neurotran smiter neurotin. peningkatan aktifitas neurotansmiter akan menyebabkan sel sel reseptot meningkat gluccorticoid yang menyebabkan penurunan hormon adrenalin sehingga dapat meningkatkan imunoglobin pada bayi. Berdasarkan teori pijat bayi sebaiknya dilakukan oleh orang yang terdekat dengan bayi dalam hal ini ibu bayi dalam rangka meningkatkan sentuhan fisik seperti belaian, pelukan dan pijatan lembut yang akan meningkatkan ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi sehingga dari ikatan kasih sayang ini diharapkan dapat menurunkan stres pada bayi.
Efektifitas Pijat Bayi dalam Membantu Tumbuh Kembang Terutama Meningkatkan Berat Badan
Adelia Ayu Lestari;
Arya Bagus Mahendra;
Budi Larasati;
Dea Angel Pitaloka;
Maulida Nur Ihsan
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i11.772
Dari hasil wawancara yang telah dilakukan kepada wali murid RA Sudirman Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar dapat disimpulkan bahwa rata-rata mereka kurang memahami manfaat dan cara melakukan pijat bayi dengan tepat. Pengetahuan yang kurang menjadikan mereka ragu untuk melakukan pijat bayi secara mandiri. Sehingga perlu dilakukan edukasi mengenai manfaat serta cara melakukan pijat bayi dengan tepat. Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit. Sentuhan dan pelukan seorang ibu merupakan kebutuhan dasar bayi, dimana semua itu memiliki dampak yang luar biasa bagi perkembangan bayi. Sentuhan yang dihadirkan dalam pijatan-pijatan lembut untuk bayi merupakan sebuah stimulasi yang penting dalam tumbuh kembang anak. Anak yang mendapat stimulus terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau tidak mendapat stimulus (Syaukani, 2015). Pijat bayi adalah gerakan usapan lambat dan lembut pada seluruh tubuh bayi yang dilakukan pada kaki, perut, dada, wajah, tangan, dan punggung bayi. Pijatan lembut akan mengendorkan otot-ototnya sehingga bayi 12 menjadi tenang dan tidur nyenyak. Pijat bayi merupakan salah satu cara yang menyenangkan untuk menghilangkan ketegangan dan perasaan gelisah pada bayi (Maharani, 2009).
Peningkatan Berat Badan dan Pemulihan Diare Pada Bayi Melalui Bubur Tempe
Shevi Claradita Azzahra;
Azizah Novitasari;
Anung Kurniawan A.;
Choirotun Nisak;
Devita Mayaningrum
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i11.781
Cakupan layanan diare balita adalah target penemuan kasus diare balita berdasarkan target yang telah diberikan berdasarkan angka morbiditas diare balita Indonesia. Penemuan kasus diare balita masih jauh dari target yang diberikan. Pada tahun 2021 angka penemuan kasus sebesar 22,18% atau sebesar 818.687 dari target sebesar 3.690.984 balita diare. Tantangan dalam pencapaian target-target program antara lain; Frekuensi pergantian pengelola program PISP yang sering sehingga kapasitas, pengelola program PISP tidak maksimal dalam melaksanakan program, Ketepatan dan kelengkapan laporan dari provinsi masih rendah. Begitu juga dengan validasi dan akurasi dari data tersebut. Dalam pelaksanaannya, penanggulangan diare sangat bergantung dengan dukungan Lintas Program maupun Lintas Sektor, karena tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi di dalam direktorat P2PML. Upaya pencegahan yang telah dilaksanakan antara lain dengan mengedukasi masyarakat dengan cara memperbanyak jumlah dan memperluas jangkauan distribusi media KIE baik cetak maupun elektronik agar meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap diare. Peningkatan dan penguatan kerja sama lintas program seperti KIA, Surveilans, Kesling, Gizi dan lain-lain. Permasalahan mitra dari hasil observasi diperoleh bahwa sebagian besar masyarakat tidak mengetahui penanganan diare pada anak yang benar, dan hanya memberikan obat saat diare tanpa memikirkan pemulihan gizi dan nutrisi pada anak setelah kehilangan zat besi dan nutrisi lain saat diare terjadi. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat mitra adalah (1) belum kenal dengan pembuatan bubur tempe (2) belum mengetahui manfaat bubur tempe untuk penangangan diare pada bayi/balita. Tujuan pengabdian ini adalah (1) mengenalkan kepada para ibu tentang bubur tempe (2) meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat mengenai manfaat bubur tempe. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah (1) memberikan edukasi kepada ibu mengenai bubur tempe (2) mengajarkan ibu dalam membuat bubur tempe dengan baik dan benar.
Analisis Bibliometrik terhadap Efektivitas Teknologi Daur Ulang dalam Pengelolaan Limbah dan Pengurangan Pencemaran Lingkungan
Muhammad Taswin;
Ramdan Yusuf;
Andi Haslinah;
Hotnida Nainggolan
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i11.782
Meningkatnya tantangan yang ditimbulkan oleh timbulan sampah dan pencemaran lingkungan membutuhkan pendekatan inovatif dan strategi komprehensif untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Studi ini menggunakan teknik analisis bibliometrik, dengan fokus pada kutipan utama dan kemunculan kata kunci, untuk menjelaskan lanskap teknologi daur ulang saat ini dalam pengelolaan sampah. Karya-karya yang berpengaruh, termasuk artikel penting oleh JR Jambeck dkk. tentang input sampah plastik ke laut dan analisis pemulihan limbah di industri penyamakan kulit, menjadi referensi dasar. Kemunculan kata kunci menunjukkan tema dominan seperti limbah elektronik, pengolahan air limbah, dan kebijakan, yang mencerminkan sifat interdisipliner dari penelitian pengelolaan limbah. Selain itu, kemunculan istilah yang lebih jarang seperti "Penilaian Siklus Hidup" dan "Ekonomi melingkar" menunjukkan potensi untuk eksplorasi di masa depan. Sintesis temuan menggarisbawahi keterkaitan tema-tema pengelolaan sampah, yang menekankan perlunya pendekatan holistik dan berkelanjutan. Wawasan yang diperoleh dari analisis ini dapat memandu para peneliti, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan industri dalam mengatasi tantangan saat ini dan memajukan solusi inovatif untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Pengaruh Penerapan Program Penyuluhan Kesehatan, Akses Air Minum Bersih, dan Fasilitas Sanitasi terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Jawa Barat
Tri Budi Rahayu;
Erika Erika
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i11.783
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara program penyuluhan kesehatan, akses terhadap air minum bersih, fasilitas sanitasi, dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS) 3.0. Karakteristik demografis, termasuk usia, jenis kelamin, lokasi geografis, dan status sosial-ekonomi, dipertimbangkan dalam analisis. Reliabilitas dan validitas model pengukuran ditetapkan melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan model struktural dievaluasi dengan menggunakan indeks kecocokan. Hipotesis diuji, mengungkapkan hubungan yang signifikan antara variabel yang diteliti. Analisis subkelompok memberikan wawasan tentang variasi demografis. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan menginformasikan intervensi yang ditargetkan untuk pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat.
Pengaruh Peran Manajemen Produksi dan Faktor Lingkungan dalam Meningkatkan Efisiensi dan Keberlanjutan Usaha Peternakan Sapi di Jawa Timur
Bagus Hari Sugiharto;
Muhamad Solekan;
Moh. Muslimin;
Said Hamzali
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i11.784
Penelitian ini melihat interaksi kompleks yang terjadi antara kondisi lingkungan, sistem manajemen produksi, dan dampak dari interaksi tersebut terhadap keberlanjutan dan efisiensi operasi peternakan sapi di Jawa Timur. Data dikumpulkan dari 153 peternakan sapi yang berbeda dengan menggunakan metode kuantitatif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti indikator keberlanjutan, metrik efisiensi, kondisi lingkungan, dan strategi manajemen produksi. Pemodelan Persamaan Struktural (Structural Equation Modeling/SEM) dan analisis statistik digunakan dalam penelitian ini untuk menguraikan hubungan rumit yang ada di lingkungan pertanian ini. Hasilnya memberikan perspektif yang signifikan tentang peran penting manajemen produksi kontemporer dan metode ramah lingkungan dalam meningkatkan efisiensi keseluruhan perusahaan peternakan sapi.
Bahasa Populis Dalam Kampanye Pemilu 2024: Analisis Terhadap Pidato Politik Terkini
Nadya Dwi Savitri;
Viona Adelia Safitri;
Febrilia Yudhistira;
Nadyla Citra Widayati;
Bagas Arya Putra Pratama
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i12.804
Pemilihan umum 2024 di Indonesia telah menjadi pusat perhatian masyarakat dalam konteks politik global. Dalam hal ini, bahasa sangat berperan penting dalam penyampaian kampanye kandidat. Karena hal ini dapat memengaruhi pemikiran masyarakat atas apa yang telah disampaikan oleh kandidat, sehingga masyarakat dapat memilih pilihannya dengan tepat. Pidato politik sendiri berperan penting sebagai sarana komunikasi antara kandidat dengan masyarakat, sehingga dalam hal ini bahasa populis merupakan kunci dalam kampanye pemilihan umum 2024. Penelitian ini membuktikan bahwa kandidat menggunakan isu populisme sebagai gaya diskursif ketika kampanye. oleh karena itu peneliti akan melakukan analisis terkait bahasa populis dalam pemilihan umum 2024. Objek penelitian ini akan terfokus pada kandidat, karena mereka merupakan aktor utama dalam pemilihan umum 2024.
Sosialisasi Kebiri Kimia Terhadap Kekerasan Seksual Anak
Christine Susanti;
Yuni Priskila Ginting
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i12.806
Hukuman kebiri kimia diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan tata cara pelaksanaan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini bukan untuk memperdebatkan atau menentang, tetapi kami ingin menunjukkan melalui penelitian ini bagaimana seharusnya melakukan hal-hal yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dengan adanya harmonisasi antar lembaga yang terlibat, sehingga tujuan awal dari Peraturan Pemerintah tersebut dapat terwujud dengan baik. Mengkaji pemahaman aparat penegak hukum dan lembaga terkait berkenaan dengan keberadaan Peraturan Pemerintah tersebut yang selanjutnya untuk mengkaji bagaimana implementasi dan sinergi dari aparat penegak hukum dan lembaga terkait setelah terbitnya Peraturan Pemerintah dalam mendukung turunnya angka kejahatan seksual terhadap anak. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi dari diundangkannya Peraturan Pemerintah ini dan mengetahui apakah norma dasar yang diatur dalam Peraturan Pemerintah tersebut mampu menekan laju tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak.
Review Article: Strategi Pencegahan Stunting Dalam Meningkatkan Perkembangan Generasi Emas Anak
Zulfa Erianti;
Yuliana Yuliana;
Asmar Yulastri;
Meri Yulianti Putri;
Widi Alifa Izzara
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i12.809
1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa sejak anak dalam kandungan hingga berusia 2 tahun merupakan periode emas dalam perkembangan otak pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi yang dapat diterapkam dalam meminimalkan dampak stunting pada perkembangan usia emas anak (Golden Age). Stunting sebagai masalah gizi kronis, memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan tolok ukur jurnal yang dipilih yaitu jurnal dengan terbitan tahun 2019-2023 terdiri dari jurnal nasional dan beberapa website resmi. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan yang ada didapatkan hasil Stunting memiliki implikasi biologis terhadap perkembangan otak dan neurologis yang diterjemahkan kedalam penurunan nilai kognitif. Anak yang mengalami stunting pada 2 tahun pertama kehidupan berpeluang memiliki IQ < 89 dibandingkan dengan anak yang tidak mengalami stunting. Strategi yang dapat diterapkan dapat diperhatikan dari berbagai aspek yaitu Nutrisi yang cukup untuk ibu hamil dan menyusui, Pola asuh anak, peran posyandu (paket layanan dasar di desa), Kesehatan dan sanitasi keluarga, kampanye menyeluruh tentang kesehatan
Peran Ideologi Pancasila Dalam Pembentukan Perilaku Anti Ekstremisme Agama
Nai Merince Tlonaen;
Yakobus Adi Saingo
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jmws.v2i12.810
Perilaku ekstremisme agama yang dilakukan oleh oknum masyarakat sangat berbaya karena dapat mengancam kelestarian persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk. Penerapan nilai-nilai Pancasila secara utuh dan menyeluruh bagi masyarakat diharapkan menjadi penangkal berkembangnya perilaku tercela seperti ekstremisme agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai peran ideologi Pancasila dalam pembentukan perilaku anti ekstremisme agama. Metode penelitian yang dipandang tepat dalam penjelasan makalah ini yaitu Literature Study yang berfokus pada data atau informasi tertulis dari berbagai sumber ilmiah untuk mendukung penulisan penelitian ini. Data dianalisis secara deskriptif dengan memaparkan hasil bahwa pentingnya memahami nilai-nilai Pancasila terbukti efektif dalam membentuk perilaku anti ekstremisme agama serta terus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya toleransi dalam keberagaman. Penguatan ideologi Pancasila memiliki peran kursial dalam melawan dan mencegah ekstremisme agama. Ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, membawa nilai-nilai inklusif, toleran dan menghargai keberagaman. Penguatan ideologi Pancasila dapat disebarluaskan melalui berbagai upaya, di antaranya dengan bersosialisasi serta berkolaborasi antara lembaga-lembaga terkait seperti, lembaga-lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, agama, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi media, sehingga dapat membentuk perilaku anti ekstremisme agama. Peran ideologi Pancasila dalam pembentukan perilaku anti ekstremisme agama sangat penting diterapkan oleh setiap warga negara di tengah keberagaman agama sehingga dapat terciptanya keharmonisan, persatuan serta damai sejahtera dalam negara Indonesia.