cover
Contact Name
Andin Sefrina
Contact Email
andinsefrina09@gmail.com
Phone
+628156973254
Journal Mail Official
serulingmashealthjournal@gmail.com
Editorial Address
Jln.Raya Maos No.505, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Serulingmas Health Journal (SHJ)
ISSN : -     EISSN : 28090128     DOI : -
Core Subject : Health,
Serulingmas Health Journal (SHJ) merupakan jurnal yang berisi artikel hasil penelitian, dan atau kajian pustaka dalam bidang ilmu kesehatan secara umum. Tujuan utama penerbitan jurnal SHJ adalah menyediakan sarana publikasi bagi para dosen, akademisi dan peneliti untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran di bidang Ilmu Kesehatan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 7 Documents clear
FORMULASI DAN EVALUASI LOTION REPELLENT NYAMUK KOMBINASI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT SERTA SERAI WANGI Edza Fatikhatunnida; Wahyunita Yulia Sari; Muhamad Fauzi Ramadhan
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.522 KB)

Abstract

Nyamuk merupakan serangga yang berperan sebagai vektor penyakit bagi manusia seperti gajah, malaria, demam berdarah. Gigitan nyamuk dapat dihindari dengan berbagai cara salah satunya penggunaan lotion repellent nyamuk. Daun jeruk purut, dan serai wangi merupakan beberapa tanaman yang memiliki kandungan senyawa minyak atsiri dan berpotensi sebagai repellent nyamuk. Tujuan dari penelitian ini membuat sediaan lotion repellent nyamuk kombinasi minyak atsiri daun jeruk purut dan serai wangi dengan konsentrasi masing-masing FI (10%), FII (12,5%), FIII (15%) serta melakukan evaluasi sediaan lotion. Hasil penelitian menunjukkan lotion FI, FII, FIII berwarna putih hingga putih tulang, beraroma khas dan berbentuk kental. Lotion FI memiliki pH 6,95 ± 0,005, FII 6,97± 0,005, FIII ± 0,005 sehingga memenuhi persyaratan pH (4,5-8). Pada uji daya sebar FI dengan diameter 6,10 ± 0,100, FII 6,47 ± 0,115, FIII 6,73 ± 0,057 sehingga memenuhi persyaratan (5-7 cm). Pada uji daya lekat FI 0,27±0,043, FII 0,24±0,080, FIII 0,19±0,051 sehingga tidak memenuhi persyaratan (>1 detik). Lotion FI dan FII memiliki stabilitas yang baik, namun pada FIII mengalami creaming. Lotion yang paling baik adalah FII, karena selain memiliki stabilitas yang baik, bentuknya juga lebih baik dan memiliki warna serta aroma yang lebih kuat dibanding FI.
HUBUNGAN KETIDAKPATUHAN POLA DIET DENGAN KEJADIAN HIPERGLIKEMI PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 Elsiyani; Onieqie Ayu Dhea Manto; Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.961 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 paling banyak terjadi yakni sebesar 90-95% dari kejadian diabetes melitus. Hal tersebut dipicu oleh perubahan gaya hidup masyarakat kesadaran deteksi dini diabetes, kurang aktivitas fisik dan pola makan yang salah. Salah stau kunci utama pengobatan DM adalah melalui pola diet. Namun hal ini sering menjadi kendala dalam proses pengobatan DM itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara ketidakpatuhan pola diet dengan kejadian hiperglikemi pada DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 73 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil uji korelasi Spearman’s rho dengan α = 0,05. Dari hasil uji statistik Spearman’s rho didapatkan nilai signifikan 0,048 < 0,05 menunjukkan ada hubungan antara ketidakpatuhan pola diet dengan kejadian hiperglikemi pada DM tipe 2 . Kesimpulan: Ketidakpatuhan pola diet merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kejadian hiperglikemi pada DM tipe 2 apabila semkin patuh seseorang maka semakin stabil dalam menjaga gula darah.
KESESUAIAN PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI KOMPLIKASI RAWAT JALAN DI RSUD CILACAP BERDASARKAN JJNC 7 Ismi Dafngiatul Ngulum; Bambang Purwoko; Triyo Nova
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.199 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi dan berkaitan dengan penurunan usia harapan manusia. Pravalensi hipertensi di Indonesia masih tinggi, maka dibutuhkan usaha untuk menekannya. Ketidaksesuaian pemilihan obat diidentifikasi apabila antihipertensi yang diberikan tidak sesuai dengan drugs of choice seperti yang dimaksud dalam JNC 7. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian peresepan obat antihipertensi komplikasi berdasarkan JNC7 dengan mengevaluasi tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian non ekperimental dengan analis deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada data rekam medik dari pasien hipertensi komplikasi di RSUD Cilacap tahun 2020-2022 secara retrospektif dan secara langsung atau cross sectional . Hasil penelitian menunjukan kesesuian peresepan obat antihipertensi tepat indikasi 74,1%, tepat obat 74,1% dan tepat dosis 81,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat beberapa pasien yang belum sesuai dengan ketepatan pasien, ketepatan indikasi dan ketepatan obat sehingga perlu pengawasan terhadap pemberian obat antihipertensi.
STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA SARWADADI KECAMATAN KAWUNGANTEN KABUPATEN CILACAP Liyanti Esa Fitriyani; Wahyunita Yulia Sari; Muhamad Fauzi Ramadhan
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.131 KB)

Abstract

Tumbuhan berkhasiat obat telah digunakan dalam pengobatan tradisional sejak zaman prasejarah secara konvensional dan beralih dari generasi ke generasi yang akan datang. Mahluk hidup berkembang dan berinteraksi dengan mahluk hidup lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tumbuhan berkhasiat yang diketahui dan digunakan dan oleh masyarakat Desa Sarwadadi. Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan mendeskripsikan hasil pengamatan tentang penggunaan tumbuhan berkhasiat obat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 116 jenis tumbuhan berkhasiat obat. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah bagian daun 38,18%. Masyarakat Desa Sarwadadi menggunakan tumbuhan berkhasiat obat untuk mengobati penyakit seperti penyakit kronis, penyakit menular, penyakit tidak menular dan untuk perawatan kesehatan.
TINGKAT KEPATUHAN PASIEN PADA PENGOBATAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS CILACAP UTARA I Rifky Andre Fio; Supriani Supriani; Bambang Purwoko
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.771 KB)

Abstract

Tingkat prevalensi penderita Diabetes Melitus terus meningkat setiap tahunnya. Cara untuk mencapai kadar gula darah normal adalah melalui kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Ketidakpatuhan pasien Diabetes Melitus dalam menjalani pengobatan dapat mengakibatkan kadar gula darah tinggi dan meningkatkan resiko komplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien Diabetes Melitus dalam menjalani pengobatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Cilacap Utara 1 dengan jumlah sampel sebesar 93 orang. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 73 responden (78,5%) patuh dalam menjalani pengobatan diabetes melitus. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penyakit diabetes melitus lebih banyak diderita oleh perempuan sebanyak 61 pasien (65,6%), dan lansia akhir sebanyak 49 pasien (52,7%). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan diabetes melitus.
UJI KANDUNGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA BERAS DI DAERAH MAOS DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Risa Eka Pratiwiningsih; Muhamad Fauzi Ramadhan; Wahyunita Yulia Sari
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.41 KB)

Abstract

Beras merupakan makanan pokok bagi masyarakat indonesia, khususnya beras putih, akan tetapi masih belum terjamin keamanannya. Kadmium merupakan logam berat yang tidak memiliki fungsi dalam tubuh manusia dan dapat menyebabkan toksik. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kadar dan konsentrasi logam kadmium dalam beras yang berasal dari daerah Maos berdasarkan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Hasil analisis kadar kadmium menunjukan bahwa konsentrasi logam kadmium dari 5 sampel yang terdeteksi paling tinggi berada pada desa Maoskidul sebesar 0,37 mg/kg tetapi masih memenuhi ambang batas logam kadmium pada beras yaitu sebesar 0,4 mg/kg. Pencemaran logam kadmium pada Desa Maoskidul disebabkan oleh penggunaan pestisida dalam jangka panjang, dimana dapat meningkatkan kandungan logam berat kadmium dan mempengaruhi beras yang dihasilkan.
EVALUASI KESESUAIAN PENGGUNAAN OBAT PADA IBU HAMIL BERDASARKAN FOOD AND DRUG ADMINISTRATION DAN DRUG INFORMATION HANBOOK DI PUSKESMAS KROYA II Sifa Wahyuni
Serulingmas Health Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.089 KB)

Abstract

Ibu Hamil dapat mengalami keluhan atau gangguan kesehatan yang membutuhkan terapi pengobatan. Ketidaksesuaian atau ketidakketepatan keamanan penggunaan obat pada ibu hamil sangat berbahaya dari efek samping yang ditimbulkan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penggunaan obat pada Ibu Hamil berdasarkan Food and Drug Administration dan Drug Information Handbook dengan parameter penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional kombinasi retrospektif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kroya II dengan jumlah sampel 90 pasien ibu hamil. Data diambil dari data resep obat ibu hamil yang menerima resep dan melakukan penebusan obat di Puskesmas Kroya II. Data yang sudah diperoleh diolah dengan menggunakan program microsoft excel dan disajikan dalam bentuk persentase dengan menggunakan tabel. Hasil penelitian ini, diperoleh evaluasi kesesuaian penggunaan obat pada ibu hamil di Puskesmas Kroya II berdasarkan Food and Drug Administration kategori A sebesar (47%), kategori B sebesar (15%), dan kategori C sebesar (38%). Evaluasi Penggunaan Obat Rasional dengan paduan Drug Information Handbook dengan parameter tepat indikasi dan tepat cara pemberian obat sebesar (100%), tepat dosis dan tepat obat sebesar (99%).

Page 1 of 1 | Total Record : 7