cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 358 Documents
HUBUNGAN ANTARA HIPEREMESIS GRAVIDARUM DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI RSUD HAJI MAKASSAR TANGGAL 15 OKTOBER 2017 – 15 NOVEMBER 2017 Armiati Nur
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.355

Abstract

Hyperemesis gravidarum merupakan mual muntah yang berlebihan yang dialami oleh sebagian ibu hamil. Hyperemesis gravidarum ditandai dengan muntah yang lebih dari 10 kali per hari, keadaan umum menurun dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak ibu dengan hyperemesis gravidarum yang mengalami gangguan nutrisi atau gizi sehingga berpengaruh padanya dan juga bayinya. Hyperemesis gravidarum tidak hanya mengancam kehidupan klien, namun dapat menyebabkan efek samping pada janin. Salah satunya adalah berat badan lahir rendah. Sehingga perlu diteliti apakah ada hubungan antara keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara hyperemesis gravidarum dengan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data yang diperoleh diolah dan disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p (0,171) > (0,05). Dimana hal ini berarti tidak ada hubungan antara hyperemesis gravidarum dengan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar. Saran peneliti diharapkan petugas kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan hyperemesis gravidarum mampu meningkatkan pengetahuan penderita hyperemesis gravidarum dengan jalan memberikan konseling dalam rangka menurunkan insiden hyperemesis gravidarum
IDENTIFIKASI PELAYANAN KESEHATAN KERJA DI PT. INDUSTRI KAPAL INDONESIA (PERSERO) MAKASSAR TAHUN 2017 Andi Tenriola Fitri Kessi; Sri Depi
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.356

Abstract

Kerangka pemikiran ini adalah bahwa di tempat kerja terdapat potensi dan faktor bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta mengakibatkan kerugian. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif, yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi pelayanan kesehatan kerja di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kerja bagian produksi sebanyak 50 tenaga kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan kuesioner. Data dilakukan secara normal menggunakan komputer, kemudian disajikan dalam bentuk narasi, tabel disertai penjelasan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dari 50 responden berdasarkan promotif pelayanan kesehatan, yang menyatakan ada Promotif di perusahaan sebanyak 45 orang (90%) dan yang meyatakan tidak ada Promotif sebanyak 5 orang ( 10% ), hasil penelitian preventif penyakit akibat kerja, yang menyatakan ada pencegahan di perusahaan sebanyak 37 orang (74%) sedangkan yang tidak ada pencegahan sebanyak 13 orang (26%), hasil penelitian kuratif penyakit akibat kerja, yang menyatakan ada pengobatan di perusahaan sebanyak 31 orang (62%) dan yang menyatakan tidak ada sebanyak 9 oarang (38%), hasil penelitian rehabilitatif, yang menyatakan ada pemulihan di perusahaan sebanyak 20 orang (40%) dan yang menyatakan tidak ada sebanyak 30 orang (60%). Oleh karena itu disarankan agar meningkatkan pemulihan pada tenaga kerja dan latihan pendidikan pekerja untuk dapat menggunakan kemampuannya yang masih ada secara maksimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Muh. Arif Mansyur
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.357

Abstract

Gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya kekacauan pikiran, persepsi dan tingkah laku di mana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain, masyarakat dan lingkungan. Keluarga yang salah satu anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa perlu mempunyai pengetahuan tentang gangguan jiwa. Oleh karena itu keluarga sering merasakan kecemasan dalam menghadapi anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Gangguan Jiwa. Instrumen dibuat dalam bentuk kuesioner dan dibagi dalam 2 bagian yaitu kuesioner untuk mengukur pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa dan kuesioner untuk mengukur tingkat kecemasan keluarga. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 40 keluarga pasien dengan menggunakan teknik accidental sampling. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan uji statistic Chi Square, diperoleh nilai dari Fisher’s Exact Test yaitup=0,003 (p<0,005). ini berarti bahwa uji hipotesis H0 ditolak, dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang positif Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Gangguan Jiwa. Dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan dan pengembangan asuhan keperawatan dalam pemberian pendidikan kesehatan kepada keluarga khususnya dalam keperawatan jiwa dan keperawatan komunitas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN CARA MENYUSUI DI RS. IBU DAN ANAK PERTIWI MAKASSAR Meyke Rosdiana
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.358

Abstract

Pengetahuan sangat dibutuhkan oleh setiap ibu agar dapat memberikan ASI dengan menyusui bayinya. Seorang ibu mungkin akan mengalami masalah ketika menyusui hanya karena tidak tahu cara-cara yang sebenarnya seperti kesalahan dalam memposisikan dan meletakkan bayi, mengakibatkan puting ibu menjadi lecet dan menimbulkan luka yang terkadang membuat ibu menjadi malas untuk menyusui, sehingga produksi ASI akan berkurang dan pada akhirnya bayi pun menjadi malas menyusu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu mengumpulkan data pengetahuan sekaligus pada satu saat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan pengolahan data menggunakan komputer melalui program SPSS tipe 20.00 for windows. Uji stastistik yang digunakan adalah uji stastistik Chi Square dengan menggunakan uji alternatif Continuity Correction, diperoleh X2hitung (6,115) > X2tabel (3,481). Sedangkan nilai p = 0,013 dengan tingkat kemaknaan (signifikan) α = 0,05 artinya p < α maka Ha diterima Ho ditolak. Jadi diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar. Berdasarkan penelitian ini, kami menyarankan kepada ibu-ibu untuk meningkatkan pengetahuannya agar dapat menyusui bayinya dengan cara yang benar, mengingat ASI mengandung semua nutrisi guna pertumbuhan dan perkembangan sang bayi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENTINGNYA ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS GALESONG TAHUN 2017 Rika Handayani
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.359

Abstract

Asi Eksklusif atau lebih tepatnya pemberian ASI secara ekslusif merupakan pemberian ASI tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putuh, dan tanpa pemberian makanan padat seperti pisang, pepaya, bubuk susu, biskuit, bubur nasi, dan tim selama 0-6 bulan. Tujuan Diketahuinya Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya ASI Ekslusif Di Puskesmas Galesong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Juni 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil yang datang berkunjung dari bulan Januari-Mei Tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu Hamil yang datang berkunjung di Puskesmas Galesong sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan sampling insidental, diambil berdasarkan Ibu Hamil yang datang berkunjung ke Puskesmas Galesong tahun 2017. Instrument penelitian dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Galesong Tahun 2017 yang berjumlah 30 orang diperoleh 16 orang atau 53,3% berada pada kategori berpengetahuan baik. Diharapkan peneliti selanjutnya harus menambah wawasan dan pengetahuan dalam bidang penelitian terutama mengenai Pentingnya ASI Ekslusif agar dapat mengembangkan Karya Tulis Ilmiah ini dengan lebih memperbanyak sampel serta menggunakan teknik sampel dan tempat penelitian yang berbeda
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN CARA MENYUSUI YANG BENAR DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA Pratiwi Bayuningrum
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.360

Abstract

Cara menyusui yang benar merupakan cara untuk mengatasi masalah pada ibu pada proses menyusui. masalah-masalah yang sering terjadi dalam proses menyusui seperti halnya puting lecet dan nyeri, payudara bengkak, bahkan bisa terjadi mastitis atau abses payudara. Untuk mengatasi hal tersebut maka di perlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menganai menyusui dini, cara menyusui yang benar, posisi yang benar, teratur dan ekslusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan sikap dengan cara menyusui yang benar di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3.887 responden dan sampel sebanyaak 76 responden dengan tehnik sampling aksidental yaitu di ambil dari responden semua ibu nifas yang kebetulan ada dan bersedia menjadi responden dengan menggunakan kuisioner pada tanggal 12 juni s.d 12 juli 2017. Data di uji dengan uji staristic chi-square dengan tingkat kemaknaan α < 0,05 untuk menguji antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan cara menyusui yang benar.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP PERILAKU WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM PEMERIKSAAN IVA PADA DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR Sri Sudarwaty; Een Kurnaesih; Reza Aril Ahri
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.361

Abstract

Influence of Health Education on Female Age Behavior (WUS) in IVA Examination in Early Detection of Cervical Cancer at Kassi-Kassi Health Center of Makassar (Guided Een Kurnaesih and Reza Aril Ahri). Currently, the coverage of early detection of cervical cancer is still very low, due to a lack of knowledge and public awareness to participate in the early detection of cervical cancer programs. IVA examination is an early detection program for cervical cancer applied by the government. The purpose of this study is to know the influence of Health Education on the Behavior of Women Aged Fertile (WUS) in IVA Examination on Early Detection of Cervical Cancer at Kassi-Kassi Health Center of Makassar City The research design used was a quasi-experimental pre-post design with a comparison group which attempted to reveal the effectiveness of the independent variable to the dependent variable by stretching the control group in addition to the experimental group with the number of samples 66 Wus. The result of the research shows that health education influences knowledge, attitude, and action of WUS in IVA examination on early detection of cervical cancer at Kassi-Kassi Health Center Makassar 2018, from T-Test statistic test p sig = 0,000 <0,05. Health Education in the IVA examination in the early detection of cervical cancer gives the effect of increasing knowledge, attitude, and action to become more positive, it is expected the authorized institution can do it in a wider range and better quality
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 BUNTUMALANGKA KABUPATEN MAMASA TAHUN 2017 Muhammad Hatta; Renaldi. M; Stevea Alicia
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.362

Abstract

Anemia dapat didefenisikan sebagai kondisi dengan kadar Hb berada di bawah normal, sebagian besar penyebab anemia di Indonesia adalah kekurangan besi yang berasal dari makanan yang dimakan setiap hari. Dampak anemia pada remaja putri yaitu pertumbuhan terhambat, tubuh pada masa pertumbuhan mudah terinfeksi, mengakibatkan kebugaran atau kesegaran tubuh berkurang, semangat belajar atau prestasi menurun Menurun. Menurut data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2014 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 10 -18 tahun sebesar 57,1% dan usia 19 -45 tahun sebesar 39,5%. Wanita mempunyai risiko terkena anemia paling tinggi terutama pada remaja putri Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, status gizi, lama haid, pendapatan orangtua dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Buntumalangka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain analitik pendekatan cross sectional. Sampelnya adalah remaja putri di wilayah SMAN 2 Buntumalangka, yang diamabil dengan total sampling sebesar 36 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri (0,02), Tidak ada hubungan antara Lama Menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri (1,000), dan ada hubungan antara pendapatan orangtua dengan kejadian anemia pada remaja putri (0,01). Simpulan, ada hubungan Pengetahuan, Pendapatan orangtua dengan kejadian anemia pada remaja putri, tidak ada hubungan antara lama menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Saran, perlu diadakan penyuluhan gizi dan kesehata reproduksi khusunya melalui sekolah.
GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HASANUDDIN Anastasia A. Basir; Herlina; Andi Nailah Amirullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.363

Abstract

Penyakit gagal ginjal merupakan masalah kesehatan dunia dilihat dari peningkatan insidensi, prevalensi, dan tingkat morbiditas. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) ada 25-30 juta orang mengalami penurunan fungsi ginjal. Pada tahun 2013, penyakit gagal ginjal menempati penyebab kematian ke 4 dengan pravalensi 32%. Pada tahun 2014 Rumah Sakit Universitas Hasanuddin memiliki 2358 pasien penderita gagal ginjal kronis, tahun 2015 ada 4066 pasien, yang menjalani hemodialisa baik dari rawat inap maupun rawat jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa dalam kurang lebih selama 4 bulan dengan frekuensi 2 – 3 kali seminggu dengan hemodialisa teratur yang berjumlah 50 orang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi tertinggi dari pasien penderita CKD berusia 45 – 65 tahun sebanyak 24 responden (53,3%), berjenis kelamin laki – laki 30 responden (60%), Diet dengan pisang 25 responden (58,3%), riwayat penyakit hipertensi 25 responden (42%), kebiasaan meminum minuman instan dan alcohol ada 35 responden (70%), Berdasarkan penelitian ini, maka perlu diperhatikan tentang faktor-faktor penyebab gagal ginjal kronis yang memerlukan tindakan hemodialisa.
PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMP NEGERI TERNATE KABUPATEN ALOR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Aminullah; Sofyanthinus Donuhulu
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.364

Abstract

Dunia kesehatan menyatakan bahwa merokok memberi dampak negatif yang luas bagi kesehatan dan diduga sebagai salah satu penyebab utama timbulnya penyakit kanker paru, penyakit jantung koroner, impotensi, bahkan gangguan kehamilan dan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perilaku Merokok Pada Siswa SMP Negeri Ternate Kabupaten Alor Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 83 siswa dengan cara pengambilan sampel teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada responden untuk melihat distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Pengetahuan responden tentang bahaya merokok berada pada kategori baik yaitu sebanyak 57 orang (71,2%) sedangkan Sikap orang tentang bahaya merokok pada kategori positif yaitu sebanyak 16 orang (20,0%),untuk pengaruh masyarakat dalam penanganan bahaya merokok pada kategori baik yaitu sebanyak 57 kepala keluarga (71,2%). Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap siswa dan pengaruh masyarakat tentang bahaya merokok cukup baik. Untuk meningkatkan pengetahuan siswa, maka perlu di lakukan penyuluhan dan seminar tentang bahaya merokok guna membantu meningkatkan pengetahuan siswa.