cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 358 Documents
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI PUSKESMAS PALAKKA KABUPATEN BARRU Andi Yulia Kasma; Andi Ayumar; Irwan
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.365

Abstract

Hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan melihat kondisi kunjungan pasien yang setiap bulan tidak stabil dan banyaknya keluhan dari pasien seputar pelayanan kesehatan yang diberikan dan berdasarkan data awal 6 bulan terakhir di Puskesmas Palakka Kabupaten Barru Tahun 2017 jumlah kunjungan sebanyak 100 jiwa, selain itu rasio antara para medis dengan jumlah peserta BPJS yang mendaftar diwilayah kerja Puskesmas Palakka tidak sebanding, yang menunjukkan sebanyak 2 dokter umum, 10 perawat, perawat gigi, apotik 3, loket 2 jumlah tempat tidur 8, penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien peserta BPJS di Puskesmas Palakka. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional study, sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara kehandalan dengan kepuasan pasien 0,716>0,05, ada hubungan antara daya tanggap dengan kepuasan pasien 0,004<0,05, ada hubungan antara tampilan fisik dengan kepuasan pasien 0,001<0,05, tidak ada hubungan antara jaminan dengan kepuasan pasien 0,156>0,05, tidak ada hubungan antara perhatian 0,012>0,05. Simpulan yaitu ada hubungan antara daya tanggap dan tampilan fisik terhadap kepuasan pasien, sedangkan kehandalan, jaminan, perhatian, tidak ada hubungan dengan kepuasan pasien, peneliti memberikan saran agar petugas kesehatan mempertahankan kehandalan, daya tanggap tampilan fisik, jaminan, perhatian agar dapat meningkatkan kepuasan pasien.
GAMBARAN PENYEBAB DIARE PADA ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MAKASSAR TAHUN 2018 Rahma Yulis; Yunita Islamiati Suhardi
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.366

Abstract

Diare menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak. Kejadian diare setiap tahunnya terjadi 1,7 milyar kasus di dunia dan 760.000 kasus menyebabkan kematian pada balita. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar bertujuan untuk mengetahui gambaran penyebab diare pada anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey. Jumlah sampel sebanyak 40 orang tua dari anak yang terdiagnosis diare. Pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling, pengumpulan data primer melalui wawancara dan kuesioner berupa: pengetahuan orang tua, pemberian ASI ekslusif dan penggunaan botol susu. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan mengambil data pasien anak yang terdiagnosis diare dari rekam medik. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian diare bisa dipengaruhi oleh pengetahuan orang tua rendah tentang diare, pemberian ASI yang tidak eksklusif dan penggunaan botol susu yang tidak steril. Penelitian ini merekomendasikan penelitian berkelanjutan dengan meneliti kembali variabel lain seperti sanitasi lingkungan dan kebiasaan cuci tangan.
PENGARUH EDUKASI DENGAN PENDEKATAN TEORI MODEL BEHAVIORAL SYSTEM DOROTHY E. JOHNSON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS JONGAYA KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR Mery Solon; Oktovia L. Putri; Patriani M. Naing
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.367

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang sudah menjadi masalah global dan sering disebut sebagai “Silent Killer”. Banyak cara yang bisa digunakan untuk menangani hipertensi mulai dari terapi farmakologis sampai pada modifikasi pola hidup. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan teori Dorothy E. Johnson yang dikenal dengan model Behavioral system terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test, dengan 18 responden. Edukasi diberikan sebanyak 5 kali baik secara berkelompok maupun secara individu melalui kunjungan rumah. Data dikumpulkan dengan pengukuran tekanan darah dan observasi kemudian dianalisis menggunakan uji statistik T paired test. Tekanan darah sistolik nilai ρ = 0,001 dan diastolik ρ = 0,007 dimana nilai α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ρ ˂ α, artinya ada pengaruh edukasi dengan pendekatan teori model behavioral system Dorothy E. Johnson terhadap perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi. Pemberian edukasi dapat memotivasi pasien sehingga dapat menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Diharapkan pada pasien hipertensi dapat menjalankan modifikasi gaya hidup untuk membantu menurunkan tekanan darah, juga berguna untuk mengontrol serta mencegah terjadinya komplikasi akibat hipertensi. Serta, Petugas kesehatan diharapkan ikut memberikan edukasi modifikasi perilaku kepada pasien hipertensi guna mencapai keberhasilan terapi pada pasien hipertensi.
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN KEJADIAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH DI RT. 10 KELURAHAN PANAIKANG MAKASSAR Rosdewi
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.368

Abstract

Increased blood pressure or hypertension is a disease which is also know as a silent killer, said to be like that because the patient does not feel the symptoms. Some factors that can influence the increased of blood pressure are stress, sex, age, race, lack of sport or activity, obesity, and personality type. This research was made for the purpose of knowing the relationship between personality type with the occurrence of blood pressure raise in RT. 10 Kelurahan Panaikang Makassar. This research uses observational analytic method with cross sectional study approach. The research was conducted at RT. 10 Kelurahan Panaikang Makassar on January to February. Sampling technique used total sampling method in which all the population sampled with a sample of 40 people. The data collecting process used questionnaires on personality type, while the incidence of increased blood pressure using a sphygmomanometer and stethoscope. The result of this research was based on the Continuity Correction statistics test by value p = 0,001 and α = 0,05 means the value of p < α so that it can be concluded there is a relationship of personality types with increased incidence of blood pressure at RT 10 Kelurahan Panaikang Makassar. Someone who has the A type personality will have more risk to encounter blood pressure increase compared to someone with B type personality.
PENGARUH EDUKASI TENTANG PERAWATAN METODE KANGURU (PMK) TERHADAP SELF EFFICACY PERAWAT DAN BIDAN DI PUSKESMAS SUNGAI BALI Mery Sambo; Reskiany
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.369

Abstract

Efikasi diri adalah penilaian diri, apakah dapat melakukan tindakan yang baik atau buruk, tepat atau salah, bisa atau tidak bisa mengerjakan sesuai dengan yang dipersyaratkan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan metode kanguru terhadap self efficacy perawat dan bidan di Puskesmas Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pre-eksperiment design dengan pendekatan one group pre test - post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat dan bidan yang bekerja di Puskesmas Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru dan teknik pengambilan sampel berupa tehnik total sampling, dengan jumlah sampel penelitian 20 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self efficacy dengan skala likert yang sudah dimodifikasi. Uji statistic yang digunakan adalah uji non parametrik dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5% (α = 0,05) atau tingkat kepercayaannya 95%. Dari hasil uji statistik diperoleh nilai p<0,001, hal ini menunjukkan nilai p<α. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perawatan metode kanguru terhadap self efficacy perawat dan bidan di Puskesmas Sungai Bali.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF EFFICACY PADA PASIEN STROKE DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Henny Pongantung; Sr Anita Sampe JMJ; May Lanny; Meyer Ndjaua
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.370

Abstract

Penyakit stroke terjadi karena terganggunya aliran darah di otak yang ditandai dengan hilangnya fungsi dari bagian tubuh tertentu sehingga mengalami kecacatan. Kecacatan tersebut sangat berpengaruh pada keadaan psikis sehingga dapat mengalami depresi dengan gejala merasa tidak berdaya, malu dengan keadaannya yang dapat mengakibatkan self efficacy (keyakinan diri) menjadi menurun. Banyak faktor yang mempengaruhi self efficacy salah satunya adalah faktor dukungan keluarga. Dukungan keluarga merupakan faktor paling utama yang sangat berpengaruh terhadap penderita stroke. Seseorang dengan dukungan keluarga yang tinggi dapat meningkatkan motivasi yang lebih tinggi sehingga mempunyai keinginan untuk cepat sembuh. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self efficacy pada pasien stroke di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode: observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan pendekatan consecutive sampling sejumlah 40 responden. Pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner berskala likert. Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan analisis uji chi square dengan uji alternatif Kolmogorov-Smirnov, Hasil: p = 0,000, dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 (p < α) jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan: ada hubungan antara dukungan keluarga dengan self efficacy pada pasien stroke.
GAMBARAN POTENSI BAHAYA PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT PELABUHAN LAUT SOEKARNO HATTA MAKASSAR Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Muhammad Hatta; Yulianti
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.392

Abstract

Latar belakang: Potensi bahaya adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan proses kerja yang berpotensi menimbulkan kerugian, kerusakan, cedera, penyakit, kecelakaan, atau bahkan kematian dianggap sebagai potensi bahaya. Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tahun (2019) mencatat kasus kejadian sebanyak 147.000 permasalahan kecelakaan kerja selama 2018 atau 4.678 peristiwa (3,18%) menyebabkan kecacatan serta 2.575 peristiwa (1,75%) berakhir dengan kematian. Tujuan: Untuk mengetahui potensi bahaya fisik, kimia, dan ergonomi pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan laut Soekarno Hatta Makassar 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional yang merupakan jenis penelitian kuantitatif bersifat deskriptif dengan 504 populasi. Dalam penelitian ini purposive random sampling digunakan sebagai rumus dengan 223 sampel. Hasil: Dari 223 responden menunjukkan bahwa dimana potensi bahaya tertinggi berada pada bahaya kimia sebanyak 223 (100%) dan potensi bahaya yang paling terendah yaitu bahaya fisik sebanyak 46 (20.6%). Kesimpulan: Berdasarkan bahaya fisik dari 223 responden potensi bahaya fisik sebanyak 46 (21,08%) responden, sedangkan bahaya kimia dari 223 responden potensi bahaya kimia sebanyak 223 (100%) dan bahaya potensi ergonomi dari 223 responden potensi bahaya ergonomi sebanyak 80 (35, 87%) responden. Saran pentingnya meningkatkan pengawasan terhadap pekerja dengan memperhatikan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai dan benar agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan untuk mengurangi atau mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP VULVA HYGIENE PADA REMAJA DI PUSKESMAS KOTA TOLITOLI PROVINSI SULAWESI TENGAH Muhammad Hatta; Sulaiman; Muh. Sahlan Zamaa; Kartika Widya Manakarra
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.393

Abstract

Latar Belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi akibat berkembang biaknya mikroorganisme di dalam saluran kemih. Pada tahun 2022 penderita ISK berjumlah 80 kasus di puskesmas kota Tolitoli. ISK dapat menyebabkan gagal ginjal akut, bakteremia, sepsis, dan meningitis. Pencegahan infeksi saluran kemih untuk membebaskan saluran kemih dari mikroorganisme dan mencegah infeksi berulang sehingga dapat menurunkan angka kecacatan serta angka kematian. Komplikasi ISK jangka panjang adalah hipertensi, gagal ginjal, komplikasi pada masa kehamilan seperti preeclampsia. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap vulva hygiene pada remaja di Puskesmas Kota Tolitoli. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Sampel sebanyak 80 orang, dengan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil: Penelitian yang dilakukan selama 1 bulan pada pasien remaja yang datang ke puskesmas kota managaisaki didapatkan 57 (71%) responden dengan pengetahuan baik tentang infeksi saluran kemih dan 23 (29%) responden kurang paham dengan ISK. pada pengetahuan Vulva Hygiene responden dengan pengetahuan baik berjumlah 55 (69%) responden dan 25 (31%) responden kurang paham. Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan 57 (71%) responden mengalami infeksi saluran kemih terdapat kebiasaan menahan buang air kecil, kebiasaan minum air putih pada saat infeksi saluran kemih. saran Untuk peneliti selanjutnya diharapkan, dapat melanjutkan penelitian untuk menilai gambaran lain yang berpengaruh terhadap kejadian infeksi saluran kemih.
IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK KLASIK PADA PASIEN HALUSINASIDI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN Rusli; Rasma Rasyid
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.394

Abstract

Latar belakang: Halusinasi merupakan suatu bentuk persepsi sensori palsu yang tidak terkait dengan rangsangan eksternal nyata dan dapat melibatkan salah satu panca indra. Halusinasi yang tidak ditangani secara baik kondisinya dapat memburuk dan dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan diri klien sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitar. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk membantu klien halusinasi menurunkan tanda gejala halusinasi adalah pada strategi pelaksanaan ini yang dipilih adalah terapi musik klasik. Tujuan: Penerapan ini adalah untuk mengetahui terapi musik klasik terhadap perubahan tanda gejala pada klien halusinasi di RSKD dadi provinsi Sulawesi selatan tahun 2022. Metode: Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subyek yang digunakan adalah 2 (dua) subyek. Analisis data dilakukan dengan melihat perubahan sebelum dan sesudah dilakukan terapi musik klasik. Hasil: Persentase rata-rata tanda gejala sebelum diberikan terapi musik yaitu 72%, dan hasil persentase rata-rata tanda gejala sesudah diberikan terapi musik pada subjek I 18% dan subjek II 9%. Kesimpulan: Penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan terapi musik klasik terjadi penurunan pada kedua subyek.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN HANDPHONE PADA ANAK DENGAN GANGGUAN PENGLIHATAN MIOPIA DI JAKARTA EYE CENTER ORBITA MAKASSAR Muhammad Sahlan Zamaa; Basri; Renaldi M; Jufri; Lenni Agus
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.395

Abstract

Latar belakang: Rabun jauh atau miopia merupakan kesalahan refraksi paling terkenal pada anak-anak di seluruh dunia. Rabun jauh atau Miopia merupakan salah satu pemicu berkurangnya penglihatan pada anak-anak dan dewasa berumur 8-12 tahun, antara usia 13-19 tahun. Penyesuaian miopia sebagian besar adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak, namun bukan itu jawaban untuk kasus ini, karena kacamata atau lensa kontak tidak dapat memperbaiki kerusakan mata namun hanya membantu menjelaskan penglihatan dengan mengarahkan cahaya sehingga dibiaskan tepat di retina. Di Indonesia prevalensinya mencapai 10% dari 66 juta anak Indonesia pada tahun 2015 dan meningkat pada tahun 2019 sebanyak 22,1%. Tujuan: Untuk mengetahui ada hubungan lama penggunaan handphone pada anak dengan gangguan penglihatan myopia. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Hasil: Penelitian menggunakan uji ststistik Pearson Chi Square menunjukkan nilai p = 0,051 (p >0,05) yang berarti tidak ada hubungan antara lama penggunaan handphone dengan gangguan penglihatan Miopia. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara lama penggunaan handphone dengan gangguan penglihatan Miopia. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi dan masukan bagi peneliti selanjutnya agar terus mengembangkan ide terbaru untuk penelitian selanjutnya.