cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 358 Documents
Faktor Mempengaruhi Kinerja terhadap Pengelolaan Rekam Medis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Ari Sukawan; Lilikmeilany; Agustina
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.324

Abstract

Bilamana dalam pelayanan dirumah sakit ingin ditingkatkan maka perlu dibenahi pengelolaan rekam medis dengan cara meningkatkan kinerja petugas rekam medis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah faktor yang mempengaruhi kinerja dalam pengelolaan rekam medis dirumah sakit Bhayangkara Makassar. Desain dari Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan analisa data univariate dan bivariate. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petugas rekam medis pada rumah sakit bhayangkara makassar yang berjumlah 25 dengan menggunakan total sampling. Hasil yang diperoleh yakni pada umumnya kinerja sesuai dan meningkat karena pengaruh faktor motivasi 15 orang (60,0%) yang sesuai dengan kinerja, 8 orang (28%) tidak sesuai kinerja, namun terdapat 2 orang (8%) memiliki motivasi rendah namun kinerja sesuai. Lingkungan kerja baik yang jumlah 13 orang ( 52,0%) sesuai dengan kinerja, terdapat 12 orang (48%), lingkungan kerja kurang baik sehingga tidak sesuai kinerja. Memiliki Sikap baik jumlah 15 (60,0%) yang sesuai dengan kinerja, terdapat 13 orang (52,0%), dan yang memiliki sikap kurang baik sejumlah 10 (40,0%), terdapat 6 orang (24%) kinerja yang tidak sesuai. kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1) Motivasi memiliki pengaruh yang bermakna dengan kinerja petugas rekam medis dengan nilai p = 0,017 < α (0,05). 2) Lingkungan kerja memiliki pengaruh yang bermakna dengan kinerja petugas rekam medis nilai p = 0,011 < α (0,05), 3) sikap juga memiliki pengaruh kinerja petugas rekam medis dengan nilai p= 0,28 < α (0,05). pada taraf signifikan nilai P=value < α (0,05) Ho ditolak sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh signifikan motivasi, lingkungan kerja, sikap terhadap kinerja petugas rekam medis di rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Perilaku Petani Terkait Alat Pelindung Diri (APD) dalam Penggunaan Pestisida di Desa Bonto Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang Andi Tenriola Fitri Kessi; Rizky Maharja
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.325

Abstract

Petani merupakan suatu pekerjaan yang sangat berisiko mengalami keracunan akibat pestisida, banyak yang menjadi faktor penyebab terjadinya keracunan, seperti faktor lingkungan dan faktor perilaku petani itu sendiri setiap menggunakan atau kontak langsung dengan pestisida. Keracunan pestisida dapat diminimalisirkan dengan memperbaiki perilaku saat pemakaian pestisida dan menggunakan APD lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku petani, dengan mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan para petani di Desa Bonto Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 75 orang, data primer diperoleh dengan cara melakukan observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner, dan data yang diperoleh kemudian akan di olah secara univariate terhadap semua variabel dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan dari 31 responden pengetahuan petani berada pada kategori baik sebanyak 12 responden (38,7%), sikap berada pada kategori cukup sebanyak 18 responden (58.1%), tindakan berada pada kategori kurang dengan 28 responden (90.3%). Dari 31 petani di Desa Bonto sudah memiliki pengetahuan dan sikap yang cukup baik, namun berbanding terbalik dengan tindakan yang sangat kurang. Di harapkan kepada para petani di Desa Bonto agar saling mengingatkan dalam penggunaan APD, serta diharapkan kepada kelompok tani atau instansi terkait dan dinas pertanian agar melakukan pengawasan kepada para petani, agar memiliki kesadaran penggunaan APD.
Hubungan Penggunaan Popok Bayi dan Perilaku Ibu terhadap Kelainan Kulit pada Bayi 0-12 Bulan di Desa Tobadak II Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat Asmiana Saputri Ilyas; Adi Hermawan; Muhammad Syafri
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.326

Abstract

Popok bayi merupakan alat yang digunakan dan diciptakan untuk menyerap urine dan menampung feses yang didesain untuk menjaga kulit tetap kering sehingga terhindar dari pakaian, tempat tidur dan lingkungan sekitar bayi secara langsung. Popok bayi terdiri dari dua jenis yaitu popok kain dan popok sekali pakai, yang pada proses pembuatannya memiliki perbedaan. Pada proses pembuatan popok sekali pakai ada proses pemutihan dengan menggunakan bahan kimia seperti klorin, yang berbahaya jika perilaku ibu dalam penggunaannya tidak benar karena dapat menyebabkan kelainan kulit pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan popok bayi dan perilaku ibu terhadap kelainan kulit pada bayi 0-12 bulan di Desa Tobadak II Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif. Populasi dan sampel responden adalah seluruh bayi 0-12 bulan yang menggunakan popok bayi yang berjumlah 64 orang. Metode pengukuran perilakunya menggunakan metode scoring dan untuk pengolahan data menggunakan analisis univariate dan bivariate. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu yang sudah baik sebanyak 60,9%, sikap ibu yang baik 54,6%, tindakan ibu yang baik sebanyak 31,3%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,648), tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,256), namun ada hubungan yang signifikan antara tindakan ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,045). Saran untuk semua ibu untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan mengenai popok bayi yang sesuai dengan kondisi si bayi
Pengaruh Konseling Dengan Pendekatan Thingking Feeling dan Acting terhadap Tekanan Darah pada Pasien Pre Operasi Katarak : Literature Review Andi Safada; Thalib, Abdul Hermansyah; Irma Anjar Murni Samuda
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.327

Abstract

Berdasarkan data WHO, diperkirakan jumlah penderita katarak di dunia saat ini sekitar 17 juta orang dan diperkirakan akan meningkat menjadi 40 juta pada tahun 2020. Sementara di Indonesia prevalensi penderita katarak cenderung mengalami peningkatan. Operasi katarak merupakan salah satu cara menurunkan angka kejadian kasus namun tidak sedikit pasien post op katarak mengalami stres. Stres yang terjadi disebabkan oleh sensasi tekanan karena sedasi, risiko terjadinya infeksi, ketidaktahuan akan penyakit, ketidakpuasan terhadap tindakan operasi, dan terjadinya peningkatan denyut nadi serta laju pernapasan, sehingga akan mempengaruhi perkembangan kesehatan pasien. Salah satu latihan untuk menurunkan derajat tekanan darah adalah dengan pengaturan mental berupa thinking, feeling dan acting sehingga tekanan darah dapat teregulasi. Tujuan penelitian adalah memberikan gambaran umum berbagai bukti dari penelitian-penelitian dahulu mengenai pengaruh konseling dengan pendekatan thingking feeling dan acting terhadap tekanan darah pada pasien pre operasi katarak. Metode Penelitian ini menggunakan Pendekatan literature review yang bersumber dari tiga database penelitian, yaitu, PubMed, google scholar, dan garuda. Dengan beracun pada tahun publikasi 2011-2021, dan mengidentifikasi artikel yang layak direview berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian diperoleh 3 artikel yang dijadikan sebagai referensi utama dalam penyusunan literature review ini. Hasil penelitian menunjukkan konseling dengan pendekatan thingking feeling dan acting memberikan pengaruh terhadap tekanan darah pada pasien pre operasi katarak. Kesimpulan Terdapat pengaruh konseling dengan pendekatan thingking feeling dan acting terhadap penurunan tekanan darah pada pasien pre operasi katarak
Penerapan Terapi Kompres Hangat Hangat Di Daerah Lutut Pada Pasien Arthritis Gout Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman Di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sawah Rosmiyati Laiya; Rusli
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.329

Abstract

Pendahuluan: Kompres hangat salah satu tindakan yang dilakukan dengan memberikan cairan hangat untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan nyeri, dan mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot. Metode: Pada penelitian/studi kasus ini metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Responden diberikan intervensi terapi kompres hangat. Terapi dilakukan selama 4 hari dengan durasi 10 menit dengan jumlah sampel sebanyak 2 orang. Hasil: Berdasarkan hasil pengukuran tingkat nyeri pada responden menunjukkan bahwa adanya penurunan tingkat nyeri yang signifikan yang terjadi, hal ini disebabkan responden telah diberikan terapi kompres hangat secara teratur yang terjadi pelebaran pada pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tingkat nyeri. Kesimpulan: Hasil penelitian/studi kasus ini menunjukkan terdapat pengaruh terapi kompres hangat di daerah lutut pada pasien arthritis gout. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan agar kompres hangat dapat dijadikan alternatif untuk penanganan awal nyeri sendi pada pasien arthritis gout. Saran: Dapat memberikan informasi dan intervensi keperawatan secara mandiri sebagai pengobatan non farmakologi untuk mengurangi nyeri arthritis gout dengan menggunakan kompres hangat.
Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Kecemasan Pada Klien Pre-Operatif Di Rs It Tk Ii 14.05.01 Pelamonia Makassar Sri Fifi Safitri; Nurlina; Harmawati; St. Suarniati
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.330

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan adalah perasaan tidak tenang yang samar-samar karena tidak nyamanan atau ketakutan yang disertai dengan tidak pastian, tidak berdayaan, isolasi dan tidak amanan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah dengan terapi Murottal Al-Qur’an. Tujuan: Mengetahui penerapan terapi Murottal Al-Qur’an terhadap kecemasan klien pre-operatif. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus deskriptif disajikan dalam bentuk narasi dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil: Setelah penerapan terapi Murottal Al-Qur’an selama 3 hari terdapat penurunan kecemasan pada klien. Kesimpulan:Terjadi penurunan kecemasan pada klien setelah penerapan terapi murottal Al-Qur’an. Saran: Dapat menerapkan terapi murottal Al-Qur’an terhadap kecemasan klien pre operatif
Gambaran Pengetahuan dan Pengalaman Perawat Tentang Ketepatan Pemberian Label Triage di Instalasi Gawat Darurat RS. TK. II Pelamonia Makassar Melfi Marcelina Kilinau; Magdalena Limbong; Thalib, Abdul Hermansyah
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.331

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan merupakan hasil persepsi dan pengindraan seseorang terhadap suatu hal tertentu, terutama melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan raba, Pengalaman kerja didefinisikan sebagai jangka waktu di mana seseorang melakukan tugas dengan frekuensi dan jenis yang bervariasi sesuai dengan kemampuannya, Triage adalah klasifikasi pasien berdasarkan jenis dan tingkat keparahan penyakitnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan pengalaman perawat tentang ketepatan pemberian label triage di RS. TK II Pelamonia Makassar. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan Studi kasus. Lokasi penelitian RS TK II Pelamonia Makassar, Waktu penelitian ini dilakukan selama 3 hari, Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dilakukan 1 hari. Hasil: Gambaran pengetahuan Tn. “A” di atas 60% yang berarti pengetahuan Tn. A Baik Gambaran pengetahuan Tn. M di atas 60% yang berarti pengetahuan Tn. M Baik Dari hasil penelitian pada Tn. A dan Tn. M terdapat kesenjangan antara ketepatan pemberian label triage menurut teori dan ketepatan pemberian label triage yang dilakukan di RS. TK II Pelamonia Makassar dimana di RS. TK II Pelamonia Makassar dalam melakukan pemberian label triage di instalasi gawat darurat ada beberapa point menurut teori yang tidak dilakukan hal ini disebabkan karena pengalaman kerja yang berbeda. Kesimpulan: Pengalaman kerja tidak selamanya mempengaruhi pengetahuan perawat tentang ketepatan pemberian label triage di Instalasi Gawat Darurat.
Penerapan Terapi Inhalasi Nebulizer Pada Anak Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Aslinda; Akbar; Ratna Mahmud; Zulfia Samiun
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.332

Abstract

Ketidakefektifan jalan napas merupakan merupakan ketidakmampuan untuk menjaga kebersihan jalan napas dari sekret yang kental, penumpukan sekret dan benda asing yang sulit dikeluarkan. Terganggunya transportasi pengeluaran dahak dapat membuat penderita sulit mendapatkan O2 dan mengeluarkan CO2 serta kesulitan bernapas.adapun kondisi yang berkaitan dengan ketidakefektifan jalan napas pada anak adalah penyakit asma dan pneumonia. Untuk menghindari terjadinya pneumonia dan untuk mengefektifkan bersihan jalan napas penting dilakukan pencegahan maupun penanganan yang tepat sesuai dengan standar operasional prosedur seperti terapi inhalasi nebulizer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan terapi inhalasi nebulizer pada anak dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus, dimana peneliti mengkaji kebutuhan pasien sebelum dan setelah Tindakan terapi inhalasai nebulizer. Teknik pengkajian menggunakan teknik pengkajian kebutuhan oksigenasi melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi inhalasi nebulizer pada An’A 3 kali sehari selama 3 hari bersihan jalan napas meningkat dengan kriteria produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas membaik. Ibu pasien mengatakan anaknya kadang – kadang batuk, bersin – bersin dan mengeluarkan sedikit lender dihidung, frekuensi napas 30x/i. saran : dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada bersihan jalan napas tidak efektif pada anak bronchopneumonia diharapkan memberikan terapi inhalasi nebulizer.
Pengukuran Kandungan Timbal (Pb) Pada Jajanan Gorengan Yang Dijual Dipinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar Tahun 2019 Kasma, Andi Yulia; Muhammad Hatta; Andi Ayumar; Riza Shelvia
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.333

Abstract

Asap kendaraan merupakan salah satu sumber pencemar terhadap makanan jajanan terutama jajanan yang dijual dipinggir jalan yang mengandung timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah logam berat beracun dan berbahaya yang dapat meracuni lingkungan dan mempunyai dampak pada seluruh sistem di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar cemaran timbal pada jajanan gorengan di pinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 sampel yang diambil dari tempat penjual gorengan di pinggir jalan Maccini Raya, dimana untuk tiap tempat jualan diambil 1 jenis gorengan (bakwan). Sampel kemudian di uji di laboratorium dan dianalisis dengan menggunakan metode Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS). Hasil analisis menunjukkan bahwa semua sampel jajanan gorengan tidak terdeteksi (undetected) kandungan kadar timbal berdasarkan limit deteksi alat AAS yaitu <0,01 ppm, sehingga tidak melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Dirjen POM Nomor HK.00.06.1.52.4011 Tahun 2009 tentang batas maksimum cemaran logam di dalam makanan <0,25 ppm. Dari hasil peneltian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari 5 sampel makanan jajanan gorengan yang dijual di pinggir Jalan Maccini Raya Kota Makassar, semua jajanan gorengan tidak terdeteksi (undetected) kadar timbal, sehingga makanan dapat dikatakan aman untuk dikonsumsi. Sebagai saran agar pihak penjual jajanan gorengan menjual atau menjajakan gorengan dalam keadaan tertutup, sehingga dapat mencegah dari kontaminasi cemaran asap kendaraan serta untuk masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan
Penerapan Manajemen Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Sebagai Terapi Kepatenan Jalan Nafas Pada Pasien Dengan Penyakit Pneumonia Di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rs TK II Pelamonia Thalib, Abdul Hermansyah; St. Arisah
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.334

Abstract

Latar Belakang : Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang radang paru-paru hingga menyebabkan seseorang mengalami gangguan pada pernafasannya. Secara umum penyakit pneumonia dapat menyebabkan kematian. Tujuan : studi kasus ini untuk mengetahui apakah dengan manajemen yang diberikan seperti pemberian oksigenasi, terapi batuk efektif, dan terapi nebulizer efektif untuk diberikan kepada pasien di RS TK II Pelamonia. Metode Studi Kasus : pada penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan lembar observasi. Hasil Studi Kasus : setelah dilakukan penelitian selama 3 hari berturut-turut diperoleh hasil dari responden 1 dan responden 2 bahwa pernafasan kembali membaik dengan tidak adanya hambatan dalam pernafasan. Kesimpulan : setelah dilakukan studi kasus dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen bersihan jalan nafas efektif untuk melonggarkan jalan nafas kembali paten.