cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 358 Documents
PENGARUH SENAM TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA SEWAKTU PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RSUD DR. PALALOI MAROS Sri Syatriani; Halmina Ilyas; Esse Puji Pawenrusi; Fatmawati
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.573

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit akibat pola hidup yang tidak sehat seperti makan tinggi gula, dan berkurangnya aktifitas fisik. Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia sebanyak 19,5 juta, di Sulawesi Selatan sebanyak 41.497 orang, dan di Kabupaten Maros sebanyak 1.858 orang. Diabetes mellitus dapat menimbulkan komplikasi serta dampak negatif terhadap kesehatan. Komplikasi dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula darah melalui senam. Tujuan: Diketahuinya pengaruh senam terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes mellitus. Metode: Penelitian menggunakan desain one group pre and post test. Populasi dan sampel yaitu semua penderita diabetes mellitus di RSUD dr. Palaloi sebanyak 22 orang. Sampel dipilih menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes glukosa dan formulir observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian menemukan terdapat penurunan kadar gula darah sebelum dan sesudah senam dengan rata-rata kadar gula darah sebelum senam 285 mg/dl dan setelah senam 180,38 mg/dl. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 < α 0,05 dengan demikian senam berpengaruh terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu penderita diabetes mellitus. Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes mellitus. Penyandang diabetes mellitus dianjurkan secara rutin melakukan senam sekitar 45 menit dengan frekuensi 3-5 kali setiap minggu.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN (RELAPSE) PADA PENYALAHGUNA NARKOTIKA DI BNNP SULAWESI SELATAN Ismaya; Esse Puji Pawenrusi; Marisna Eka Yulianita
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.576

Abstract

Latar belakang: Terjadinya kekambuhan (relapse) pada penyalahguna narkotika yang telah mengikuti rehabilitasi menjadi hambatan tersendiri bagi upaya pemberantasan narkotika. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan bahwa dari 6.000 penyalahguna narkotika yang menjalani proses penyembuhan setiap tahun, sekitar 40% diantaranya kembali menggunakan narkotika. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan/relaps pada penyalahguna narkotika di Klinik Pratama Adi Pradana BNN Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang penyalahguna narkotika yang sedang atau pernah mengalami kekambuhan (relapse) pasca mengikuti program rehabilitasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil: Analisis menunjukkan nilai signifikansi p = 0,016 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi diperoleh yaitu r =-0,484. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan/relapse pada penyalahguna narkotika. Hasil ini bermakna semakin kuat dukungan keluarga, semakin rendah kekambuhan. Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan keluarga yang dirasakan responden, maka kekambuhan (relapse) akan semakin rendah. Oleh karena itu, pihak keluarga diharapkan mampu untuk menyediakan waktu dan memberikan pendampingan terhadap anggota keluarga yang sedang menjalani masa rehabilitasi. Selain itu, diharapkan pihak penyedia layanan meningkatkan layanan rehabilitasi berbasis pendampingan keluarga.
PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN ASAM URAT DI PUSKESMAS BAREBBO Nurfitri; Esse Puji Pawenrusi; Andi Nur Aisyah
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.581

Abstract

Latar belakang: Prevalensi asam urat 1-4% di dunia dan insidensi 0,1-0,3%. Terapi komplementer seperti kompres jahe hangat. hiperurisemia/artritis gout. Kompres hangat jahe merah memberikan efek panas memberikan efek vasodilatasi pembuluh darah yang menyebabkan peningkatan sirkulasi darah dan menurunkan nyeri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kompres hangat jahe merah terhadap tingkat nyeri pada pasien asam urat di Puskesmas Barebbo Kabupaten Bone. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Barebbo Bone dengan total sampel 20 responden yang diperoleh dengan purposive sampling. Jenis penelitian yaitu observasional deskriptif dengan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental, pengukuran dilakukan sebelum di beri perlakuan dan sesudah di berikan perlakuan. Penilaian nyeri dengan menggunakan numeric pain rating scale (NPRS) dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Tingkat nyeri sebelum perlakuan nyeri berat terkontrol sebanyak 11 (55%), tingkat nyeri sesudah perlakuan sebanyak 12 (60%), hasil uji Wilcoxon, menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai value sesudah kompres adalah sebesar 0,000. Kompres hangat jahe merah memberikan efek panas dan pedas dari jahe tersebut dapat menyebabkan terjadinya vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah dan menurunkan nyeri. Kesimpulan: Dari penelitian ini disimpulkan bahwa ada pengaruh kompres hangat jahe merah terhadap tingkat nyeri pada pasien asam urat.
TRANSFORMASI POLA KOMUNIKASI PEGAWAI DALAM PELAYANAN KESEHATAN PUBLIK DI ERA DIGITAL: STUDI SOSIOKULTURAL Diane Rineke Kaunang; Arlin Adam; Andi Alim
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.587

Abstract

Latar belakang: Perubahan teknologi informasi telah menggeser pola komunikasi birokratis menjadi lebih digital, interaktif, dan responsif. Tujuan: Untuk memahami secara mendalam transformasi pola komunikasi pegawai dalam pelayanan kesehatan publik di era digital dengan fokus pada konteks sosiokultural di BPJS Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Metode: Penelitian kualitatif studi kasus, data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai yang terlibat langsung dalam pelayanan JKN dan penggunaan media komunikasi digital seperti Mobile JKN, PANDAWA, Zoom, dan grup WhatsApp internal. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mempercepat alur informasi, tetapi juga membentuk budaya kerja baru yang kolaboratif, terbuka, dan inklusif. Pegawai memaknai perubahan ini sebagai peluang untuk meningkatkan efisiensi, kepuasan kerja, dan kualitas layanan publik. Namun, tantangan sosiokultural tetap ada, terutama perbedaan kemampuan adaptasi antara generasi muda dan pegawai menjelang pensiun, serta keterbatasan infrastruktur jaringan di wilayah tertentu. Strategi adaptasi yang ditemukan meliputi pembelajaran mandiri, pelatihan internal, serta penggunaan media digital yang relevan. Kesimpulan: Temuan ini merekomendasikan perlunya penguatan pelatihan komunikasi digital yang berkelanjutan dan pemerataan infrastruktur teknologi untuk menunjang transformasi layanan publik berbasis digital secara menyeluruh.
PENGARUH EDUKASI TEKNIK HEMLICH MANUVER TERHADAP PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA TERSEDAK PADA ANAK DI POSYANDU Endah Tri Wulandari; Wawan Febri Ramdhani
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.600

Abstract

Latar belakang: Tersedak sebagai kondisi yang membahayakan karena menyebabkan hipoksia general banyak terjadi pada anak – anak. Data dari United States didapatkan 255 anak mengalami kematian akibat tersedak makanan dan benda asing. Helmich manuver merupakan bantuan hidup dasar yang mudah dan cepat untuk bisa menangani kasus tersedak. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi teknik hemlich manuver terhadap pengetahuan pertolongan pertama tersedak pada anak di posyandu anak Temuwuh Lor, Gamping, Sleman. Metode: Penelitian yang akan dilaksanakan peneliti menggunakan desain pre-experimental dengan desain One Group Pre-test-post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 30 orang tua atau wali balita. Sampel akan diukur pre-test tentang pengetahuan pertolongan pertama tersedak selanjutnya diberikan intervensi dan setelah intervensi, responden diberikan posttest dengan menggunakan kuisoner pengetahuan pertolongan pertama tersedak. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama tersedak pada anak sebelum diberikan edukasi hemlich maneuver menunjukkan sebanyak 29 responden (96,6%) memiliki pengetahuan yang baik, hanya terdapat 1 responden (3,4%) yang memiliki pengetahuan kurang. Setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan sebanyak 30 responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Hasil perhitungan Wilcoxon Test diperoleh hasil p value = 0,001 (p value < 0,05), sehingga hal tersebut menunjukkan hasil terdapat pengaruh pemberian edukasi heimlich maneuver dalam menangani kejadian tersedak pada anak.
KOMBINASI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGATASI MUAL MUNTAH POST SECTIO CAECAREA Istiqomah Rosidah; Elfi Etikasari
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.603

Abstract

Latar belakang: Prosedur SC dipilih ketika persalinan normal melalui vagina tidak dapat dilakukan atau berpotensi membahayakan ibu maupun bayi. Spinal anestesi sering digunakan untuk operasi section caecarea karena sangat disukai dan paling aman. Selain itu Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah setelah pembedahan kerap dialami pasien pasca pembedahan dengan spinal anestesi. Terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lavender dipercaya dapat membantu pasien lebih rileks dan mengurangi mual muntah post operasi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kombinasi Terapi Relaksasi Otot Progresif dan aromaterapi lavender pada Paien Post Sectio caesarea Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan quasi-eksperimental design dengan two grup pre-test and Post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, berjumlah 25 responden tiap kelompok. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil: Mayoritas responden sebelum dilakukan intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol mengalami mual dan muntah dan setelah dilakukan intervensi terjadi penurunan skor mual muntah pada kelompok intervensi menjadi mual saja sedangkan pada kelompok kontrol paling banyak mengalami mual dan muntah Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penurunan skor mual muntah pada pasien Post sectio caesarea
UPAYA TRAUMA HEALING PADA ANAK PASCA GEMPA BUMI: A LITERATURE REVIEW Suradi Efendi; Nour Sriyanah; Citra Dewi
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.604

Abstract

Latar belakang: Bencana alam, seperti gempa bumi, adalah masalah besar yang dapat merusak ekonomi, lingkungan, dan kehidupan manusia.Upaya pemulihan trauma yang efektif bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat gempa bumi. Tujuan: Untuk mengevaluasi berbagai pendekatan penyembuhan trauma yang mungkin digunakan pada anak-anak yang baru saja mengalami gempa bumi, serta mengevaluasi seberapa efektif mereka dalam mengurangi gejala trauma dan meningkatkan kondisi psikologis anak. Metode: literature review dengan strategi pencarian berdasarkan komponen PCC (Populasi, Konsep, dan Konteks). Artikel yang diambil dari database Google Scholar dan Pubmed, dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, menghasilkan 10 artikel yang relevan untuk direview. Hasil: Menunjukkan bahwa berbagai metode trauma healing, seperti terapi bermain, penggunaan media kreatif, dan kegiatan edukatif, efektif dalam membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka dan mengurangi gejala PTSD. Terapi bermain, khususnya, terbukti meningkatkan mood dan kepercayaan diri anak-anak, serta melibatkan partisipasi komunitas yang positif. Kesimpulan: Gempa bumi dapat menimbulkan trauma psikologis yang signifikan pada anak-anak. Upaya trauma healing yang efektif meliputi program terapi bermain dan kegiatan edukatif yang melibatkan masyarakat. Metode-metode ini dapat membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pasca bencana, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
EFEK AKUPRESUR PADA TITIK HEGU DAN TITIK SHENMEN TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN GAGAL GINJAL Halmina Ilyas; Nour Sriyanah
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.607

Abstract

Latar belakang: Ketidakmampuan ginjal dalam melakukan proses filtrasi sehingga dapat mengakibatkan seseorang harus menjalani terapi hemodialysis (HD) agar dapat survive, namun tidak jarang pasien atau penderita gagal ginjal banyak mengalami keluhan yang tidak menyenangkan seperti nyeri, kelelahan, gangguan tidur sampai kepada penuruan kualitas tidur, kondisi seperti ini bila biarkan akan membahayakan keadaan pasien gagal ginjal. Banyak terapi complementer yang menjanjikan untuk dapat memperbaiki kualitas tidur seseorang, seperti Akupresure. Terapi Akupresure dipercaya mampu meninggkatkan kualitas tidur pasien yang gagal ginjal. Tujuan: Untuk mengetahui efek pemberian terapi akupresure pada titik Akupresure HEGU (LI4) dan Titi Shenmen (HT&) pasien gagal ginjal di ruang Hemodialisa RS. Pelamonia Makassar. Metode: Pra Eksperimen dimana dibagi menjadi 2 kelompok yaitu untuk kelompok 1 titik Hegu, kelompok 2 titik Shenmen. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 39 orang. Hasil: diperoleh perbedaan yang cukup signifikan, setelah diberikan terapi akupresur kelompok 1 titik Hegu p (0,001), kelompok 2 titik Shenmen p (0,003). Kesimpulan: Dengan melakukan pemberian terapi akupresure dititik akupoin Hegu dan Shenmen pasien yang gagal ginjal dapat melakukan perbaikan kualitas tidurnya dengan rutin melakukan akupresure selama 1 bulan, selain itu pada penelitian ini temukan akupresure pada titik Hegu jauh lebih efektif meningkatkan kualitas tidur pasien gagal ginjal.
FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG Fadilah Ermizah; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.560

Abstract

Latar belakang: Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk mengeluarkan janin dan plasentanya. Persalinan dengan Sectio Caesaria ini dilakukan atas indikasi medis baik dari ibu dan janin, seperti ­Placenta prevea presentasi atau letak abnormal pada janin, serta indikasi lainnya yang dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin. Tujuan: hubungan kelainan letak Janin, preeklamsia dan ketuban pecah dini dengan Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023. Metode: penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan populasi sebanyak 1056 orang, sampel sebanyak 91 dengan menggunakan metode random sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai kelainan letak janin p.value = 0,039, nilai yang mengalami preeklampsia p.value = 0,035, sedangkan nilai yang mengalami ketuban pecah dini p.value = 0,012 yang berarti terdapat hubungan kelainan letak janin, preeklampsia dan ketuban pecah dini dengan persalinan section caesaria di Rumah Sakit PUSRI Palembang Tahun 2023. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu hamil guna menjaga kesehatannya selama kehamilan dan mengontrol kondisi janin melalui USG agar mengetahui letak janin bagus tidaknya. Sehingga dapat mencegah kelahiran dengan Sectio Caesaria.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN MASA NIFAS DI PMB CHOIRUL MALA 22 ILIR KOTA PALEMBANG TAHUN 2024 Rumi; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.561

Abstract

Latar belakang: Word Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) didunia pada tahun 2022 sebanyak 450 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab paling utama kematian ibu pada wanita umur produktif di negara berkembang disebabkan komplikasi selama kehamilan, persalinan dan nifas. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas pada ibu nifas di PMB Choirul Mala 22 Ilir Kota Palembang tahun 2024. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 51 orang sampel sebanyak 51 dengan menggunakan metode total sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai pengetahuan p.value = 0,008, nilai jarak ke fasilitas kesehatan p.value = 0,000, sedangkan nilai dukungan suami p.value = 0,016 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di PMB Choirul Mala 22 Ilir Kota Palembang Tahun 2024. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu agar teratur melakukan kunjungan masa nifas setelah melahirkan guna mengetahui kesehatannya setelah melahirkan.