cover
Contact Name
Mukhlis Lubis
Contact Email
mukhlisinarevolution@gmail.com
Phone
+6281318417841
Journal Mail Official
mukhlisinarevolution@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar No. 76, Panyabungan II, Kab. Mandailing Natal, Prov. Sumatera Utara
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences
ISSN : -     EISSN : 28076230     DOI : https://doi.org/10.59174/mqs.v2i2.61
Core Subject : Education, Social,
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences adalah jurnal penelitian yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian PT Mukhlisina Revolution Center No. AHU-0038184.AH.01.01 Tahun 2021. Jurnal dengan nomor ISSN (online) 2807-6230 ini berisi tentang kegiatan penelitian pada bidang pendidikan, ilmu sosial dan humaniora.
Articles 19 Documents
PERAN DIGITAL SEBAGAI MEDIA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN: STUDI KASUS BERDASARKAN PERSEPSI GURU Sartika Dewi Barahap, Rica Umrina Lubis
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Maqasiduna
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v1i01.1

Abstract

Dijaman yang serba digital sangat penting bagi para guru sebagai pendidik yakni adanya sebuah inovasi pembaharuan dalam pembelajaran. Pembelajaran klasikal di masa pandemi covid 19 saat ini tidak lagi kuat untuk menopang roda jaman yang terus menggilas. Artikel ini akan menyajikan bagaimana lika-liku peran dari teknologi digital dalam dunia pendidikan. Kenyataan yang harus dilakoni para guru dimasa ini ialah mendampingi siswa/i yang lahir, tumbuh dan berkembang di era kecanggihan digital. Sehingga informasi yang mereka terima tidak dapat dibendung. Informasi itu sendiri sangat cepat merebak dan mempengaruhi kehidupan sosial di masyarakat. Hal ini tak terkecuali karakteristik siswa/i diabad 21 ini. Alat-alat digital seperti ponsel gemgam (HP), komputer, tablet sebagai media belajar tambahan sudah sangat berkontribusi dalam memberikan informasi yang luas bagi siswa/i. Tentunya dengan didukung oleh internet yang memadai dan jaringan didaerah yang mumpuni. Sudah selayaknya guru dituntut untuk lebih aktif dan kreatif dalam mendesain model maupun strategy dalam pembelajaran agar tidak terkesan monoton bagi siswa/i. Melalui kajian ilmiah dengan teknik wawancara pada guru, penulis menyajikan kumpulan persepsi dari pengalaman guru selama mengajar di era digital layaknya saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digital menduduki peran penting dalam pembelajaran di sekolahDijaman yang serba digital sangat penting bagi para guru sebagai pendidik yakni adanya sebuah inovasi pembaharuan dalam pembelajaran. Pembelajaran klasikal di masa pandemi covid 19 saat ini tidak lagi kuat untuk menopang roda jaman yang terus menggilas. Artikel ini akan menyajikan bagaimana lika-liku peran dari teknologi digital dalam dunia pendidikan. Kenyataan yang harus dilakoni para guru dimasa ini ialah mendampingi siswa/i yang lahir, tumbuh dan berkembang di era kecanggihan digital. Sehingga informasi yang mereka terima tidak dapat dibendung. Informasi itu sendiri sangat cepat merebak dan mempengaruhi kehidupan sosial di masyarakat. Hal ini tak terkecuali karakteristik siswa/i diabad 21 ini. Alat-alat digital seperti ponsel gemgam (HP), komputer, tablet sebagai media belajar tambahan sudah sangat berkontribusi dalam memberikan informasi yang luas bagi siswa/i. Tentunya dengan didukung oleh internet yang memadai dan jaringan didaerah yang mumpuni. Sudah selayaknya guru dituntut untuk lebih aktif dan kreatif dalam mendesain model maupun strategy dalam pembelajaran agar tidak terkesan monoton bagi siswa/i. Melalui kajian ilmiah dengan teknik wawancara pada guru, penulis menyajikan kumpulan persepsi dari pengalaman guru selama mengajar di era digital layaknya saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digital menduduki peran penting dalam pembelajaran di sekolah
PERAN DIGITAL SEBAGAI MEDIA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN: STUDI KASUS BERDASARKAN PERSEPSI GURU: Sartika Dewi Harahap, Rica Umrina Lubis adminjurnal adminjurnal
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Maqasiduna
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v1i01.2

Abstract

Dijaman yang serba digital sangat penting bagi para guru sebagai pendidik yakni adanya sebuah inovasi pembaharuan dalam pembelajaran. Pembelajaran klasikal di masa pandemi covid 19 saat ini tidak lagi kuat untuk menopang roda jaman yang terus menggilas. Artikel ini akan menyajikan bagaimana lika-liku peran dari teknologi digital dalam dunia pendidikan. Kenyataan yang harus dilakoni para guru dimasa ini ialah mendampingi siswa/i yang lahir, tumbuh dan berkembang di era kecanggihan digital. Sehingga informasi yang mereka terima tidak dapat dibendung. Informasi itu sendiri sangat cepat merebak dan mempengaruhi kehidupan sosial di masyarakat. Hal ini tak terkecuali karakteristik siswa/i diabad 21 ini. Alat-alat digital seperti ponsel gemgam (HP), komputer, tablet sebagai media belajar tambahan sudah sangat berkontribusi dalam memberikan informasi yang luas bagi siswa/i. Tentunya dengan didukung oleh internet yang memadai dan jaringan didaerah yang mumpuni. Sudah selayaknya guru dituntut untuk lebih aktif dan kreatif dalam mendesain model maupun strategy dalam pembelajaran agar tidak terkesan monoton bagi siswa/i. Melalui kajian ilmiah dengan teknik wawancara pada guru, penulis menyajikan kumpulan persepsi dari pengalaman guru selama mengajar di era digital layaknya saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digital menduduki peran penting dalam pembelajaran di sekolah.
A E-COMMERCE DAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALTERNATIF SOLUSI TANTANGAN PEMASARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS : UMKM MARTABAK MR.JENGGOT): Mohammad Habibi Mohammad Habibi
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Maqasiduna
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v1i01.3

Abstract

Dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat pengusaha kecil, mikro, dan ultramikro paling terkena dampak kelesuan ekonomi. Usaha makanan paling menanggung beban terberatnya selama pandemi ini yang penyebab utamanya lantaran tidak semua pemilik usaha memahami pemasaran dengan memanfaatkan platform online. Pandemi ini memaksa pemilik usaha untuk beralih strategi pemasaran, promosi dan transaksi yang semula konvensional menjadi digital. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengusaha kecil, khususnya UMKM Martabak Mr.Jenggot guna menjawab tantangan pemasaran selama masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif. Hasil dari penelitian adalah pembuatan logo, stiker, akun google, akun WhatsApp Business, Instagram dan Akun Grabfood. Harapan besarnya adalah pemilik usaha Martabak Jenggot mengalami peningkatan penjualan pada masa pandemi Covid-19
OPTIMALISASI PELAYANAN CALON JEMAAH UMRAH DI PT WAKAFA ZAIN ABUL HUSNA (WAKAFA TOUR) CABANG MANDAILING NATAL: Mukhlis Lubis Mukhlis Lubis
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Maqasiduna
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v1i01.4

Abstract

Perkembangan bisnis penyelenggaraan umrah semakin meningkat. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya perkembangan tour and travel penyelenggaraan umrah di Indonesia, khususnya di daerah Mandailing Natal. Peningkatan jumlah travel di Indonesia menjadi suatu persaingan di bidang jasa perjalanan ibadah umrah. PT Wakafa Zain Abul Husna, sebagai salah satu penyelenggara ibadah umrah menjadi objek dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan kuisioner Calon Jemaah Umrah dan wawancara untuk mendapatkan gambaran utuh pelayanan penyelenggaraan ibadah umrah. Kuisioner terdiri dari 10 pertanyaan yang mewakili 10 dimensi mutu pelayanan, yaitu reliabilty, responsiveness, competence, acces, courtesy, comunication, credibility, security, understanding, tangible (tampilan fisik pelayanan). Dari 50 kuisioner kualitas pelayanan sudah baik, namun ada beberapa faktor yang harus diperbaiki, yaitu faktor reliability dan faktor communication, khususnya pada kecepatan dalam pengurusan dokumen dan menghadapi keluhan Calon Jemaah Umrah dengan baik. Pihak Wakafa Tour telah melakukan beberapa upaya untuk memperbaikinya seperti memberikan pelatihan pada staf dalam pengurusan dokumen, melakukan studi banding ke Asosiasi Travel Umrah di Medan, memberi contoh dalam menghadapi keluhan, mempelajari karakteristik dari Calon Jemaah Umrah, dan mendatangkan tim untuk mengadakan pelatihan tentang Calon Jemaah Umrah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat di pakai untuk perbaikan di kemudian hari.
SOCIAL DISTRUST, FAKTOR PENGHAMBAT PENANGANAN COVID 19 DI KAB. MANDAILING NATAL: Ahmad Asrin Ahmad Asrin
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Maqasiduna
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v1i01.6

Abstract

Wabah Covid-19 merupakan sesuatu yang dianggap sebagai rekayasa oleh aparatus negara demi kepentingan tertentu. Sehingga tidak perlu dipercayai lagi. Karena sudah tidak percaya lagi terhadap aparatus, maka masyarakat mengambil sikap dan tindakan sosial sendiri-sendiri di tengah pandemi Covid-19, hal ini tentu sangat berbahaya. Salah satu indikator ketidakpercayaan ini adalah kengganan warga masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan terutama masker. Ini setidaknya menggambarkan persepsi masyarakat mengenai virus Corona (Covid 19). Karena itu perlu sinergitas seluruh stakeholder dibawah komando Satgas Covid 19 tentunya memberikan seobjektif mungkin informasi tentang Covid 19 ini dan meminimalisir “pembangkangan” oknum dalam penanganan pasien yang banyak sekali terjadi di seluruh Indonesia termasuk kelompok yang ingin mengambil “untung” dalam musibah pandemi ini. Sehingga dengan demikian masyarakat secara keseluruhan memperoleh informasi dan penanganan yang benar, tidak terjadi mispersepsion seperti terjadi selama ini
PENTINGNYA SKEMATA DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PROSES PERKEMBANGAN IMAJINASI ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBACA: Wa Mirna, Nana Ronawan Rambe Wa Mirna, Nana Ronawan Rambe
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Maqasiduna
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v1i01.7

Abstract

Skemata adalah abstraksi pengalaman yang secara tetap mengalami pemantapan sesuai dengan pengalaman dan informasi baru yang diperoleh. Semakin banyak pengalaman seseorang semakin bertambah pula penyempurnaan skematanya. Pemahaman terhadap isi bacaan bergantung pada kemampuan anak menghubungkan pengetahuan yang telah ada dengan informasi yang terdapat dalam teks sehingga terjadi interaksi antara pengetahuannya dengan informasi baru tersebut. Data yang digunakan dalam artikel ini berupa hasil kajian pustaka dari beberapa buku dan sumber lain yang relevan dengan judul artikel. Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber kemudian dianalisis dan dideskripsikan dalam sebuah tulisan. Hasil kajian pustaka dalam artikel ini menunjukkan bahwa skemata sangat berperan penting dalam perkembangan imajinasi anak melalui kegiatan membaca. Skemata dibentuk dalam kognitif anak dan kemudian disimpan dalam sejumlah ide yang tersusun rapi dalam ingatan atau memori.
PENGENALAN HEWAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Syamsiah Depalina Siregar; Aulia Rizky Ananda
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 2 No. 01 (2022): JURNAL MAQASIDUNA
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v2i01.20

Abstract

Pendidikan karakter sangat di gunakan dalam pendidikan saat ini. Piniendidikan karakter harus di tanam sejak usia dini sehingga tidak melunturnya moral dan nilai nilai agama. Mengingat semakin maraknya hal-hal negatif yang sudah dimana mana. Maka pembentukan karakter dan kepribadian anak sesuai dengan nilai keagamaan menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan. Tujuan dari penelitian ini agar peserta didik dapat mencontohkan karakter hewan selain itu dapat mengetahui berbagai macam – macam hewan baik di darat, udara, dan laut. Media gambar digunakan karena anak akan mudah mengetahui hewan dengan cara visual( melihat secara langsung). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan. metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil analisis yang dilakukan peneliti dapat mengetahui karakter peserta didik ketika melakukan pengenalan hewan menggunakan metode media gambar dan dapat mencontohkan karakter hewan untuk di amalkan dalam kehidupan sehari hari . Kata kunci : 1.Hewan, 2. Karakter, 3. Metode, 4. Pembentukan
IMPLEMENTASI METODE REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN ANAK USIA DINI Syamsiah Depalina Siregar; Naimatul Ulya
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 2 No. 01 (2022): JURNAL MAQASIDUNA
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v2i01.21

Abstract

Artikel ini melihat bagaimana implementasi dari pemberian reward dan punishment kepada anak usia dini. Dimana pemberian reward (penghargaan) yang dijadikan sebagai alat pendidikan dan diberikan ketika anak melakukan hal positif. Sedangkan punishment yaitu hukuman yang diberikan kepada anak ketika anak melakukan pelanggaran. Dengan tujuan penelitian melihat dampak dari implementasinya agar anak mampu memperbaiki kesalahan dan meningkatkan karakter disiplin anak usia dini. Jenis penelitian menggunkan pendekatan kualiatatif dengan fokus penelitian implementasi pemberian reward dan punishment dalam membentuk karakter disiplin anak.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara.Hasil penelitian ini adalah reward dan punishment memberikan implementasi positif dalam membentuk disiplin anak.Adapun bentuk reward yang diberikan yaitu kalimat pujian,penghargaan,hadiah dan motivasi sedangkan punishment berupa nasihat yang mendidik pada anak.
METODE PENELITIAN EKSPERIMEN: METODE PENELITIAN EKSPERIMEN ASRIN ASRIN
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 2 No. 01 (2022): JURNAL MAQASIDUNA
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v2i01.24

Abstract

Penelitian pada dasarnya adalah suatu kegiatan atau proses sistematis untuk memecahkan masalah yang dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah. Pendekatan penelitian ada tiga yaitu pendekatan kuantitatif, pendekatan kualitatif dan pendekatan metode gabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode penelitian eksperimen adalah penelitian untuk mengetahui akibat dari perlakuan yang diberikan terhadap suatu hal yang sedang diteliti. Ada delapan jenis-jenis metode penelitian, yaitu : Penelitian dasar, Penelitian terapan, Penelitian pengembangan, Metode survey, Penelitian naturalistic, Metode kuantitatif dan kualitatif, dan Metode penelitian dan pengembangan. Karakteristik penelitian eksperimen yaitu manipulasi, control, dan pengamatan
MEDIA ALAT PERMAINAN EDUKATIF POHON MALAIKAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI Nur Kholidah; Marya Fatima
Maqasiduna: Journal of Education, Humanities, and Social Sciences Vol. 2 No. 01 (2022): JURNAL MAQASIDUNA
Publisher : Mukhlisina Revolution Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59174/mqs.v2i01.25

Abstract

Media atau alat permainan edukatif pohon malaikat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini, alat permainan edukatif ini sangat penting bagi anak usia dini dan meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini (AUD). Dalam fase anak usia dini (golden age) mulai dari pertumbuhan dan perkembangan si anak baik bentuk fisik, fikiran dan spritual dapat menumbuhkan hasil yang efektif dan oftimal, maka dengan adanya permainan edukatif pohon malaikat ini akan melatih berbicara anak usia dini (AUD). Supaya terwujud dalam meningkatkan kemampuan berbicara si anak kita harus tanamkan sejak dini menggunakan beberapa metode, baik melalui metode bercerita atau bernyanyi. dengan menggunakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif. Yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Supaya kita dapat mengetahui seberapa jauh perkembangan si anak tersebut. Semoga dari penelitian ini bisa mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini (AUD)

Page 1 of 2 | Total Record : 19