Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal ilmiah di bidang Pendidikan Agama Islam yang diterbitkan oleh Bangun Harapan Bangsa. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian serta pemikiran kritis tentang Pendidikan Islam. Penyebarluasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam praktik secara nyata oleh stakeholder terkait dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan untuk tujuan pendidikan. Dengan E-ISSN: 2962-5866 dan SK 0005.29625866/K.4/SK.ISSN/2022.09
Articles
35 Documents
Kontekstualisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Teori dan Praktek Pendidikan Agama Islam
Mahrus, Mahrus
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1: Agustus 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i1.378
Artikel ini mengkaji kontekstualisasi nilai-nilai Islam dalam teori dan praktek Pendidikan Agama Islam (PAI). Isu umum yang dihadapi adalah bagaimana nilai-nilai Islam dapat diaplikasikan secara relevan dalam dinamika pendidikan modern. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan untuk menjawab tantangan zaman dan perkembangan sosial yang memerlukan pendekatan baru dalam pengajaran nilai-nilai agama. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengembangkan strategi efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kurikulum PAI. Metode yang digunakan adalah library research, dengan mengkaji literatur terkait teori kontekstualisasi dan praktek PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual yang tepat dapat meningkatkan pemahaman dan penghayatan nilai-nilai Islam oleh peserta didik, serta memperkuat peran guru sebagai fasilitator pembelajaran. Studi kasus yang disertakan dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa kontekstualisasi nilai-nilai Islam telah berhasil diterapkan dalam berbagai setting pendidikan, memberikan wawasan berharga bagi pengembangan strategi PAI.
Peran Guru PAI dalam Pembelajaran Hybrid: Adaptasi untuk Efektivitas Pengajaran
Yusuf, M.
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1: Agustus 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i1.379
Pembelajaran hybrid, yang menggabungkan metode tatap muka dan daring, menjadi tren dalam pendidikan modern. Isu umum yang dihadapi adalah adaptasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap metode ini untuk memastikan efektivitas pengajaran. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan model pembelajaran yang fleksibel dan mampu mengakomodasi perkembangan teknologi serta tantangan pembelajaran di masa pandemi. Metode yang digunakan adalah library research, dengan mengkaji literatur yang relevan mengenai strategi dan implementasi pembelajaran hybrid dalam PAI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran guru PAI dalam pembelajaran hybrid dan merumuskan strategi adaptasi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi penggunaan teknologi, desain pembelajaran yang terstruktur, variasi media pembelajaran, serta metode evaluasi yang fleksibel merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran hybrid. Dengan pendekatan yang tepat, guru PAI dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memastikan pemahaman materi yang mendalam. Kesimpulannya, adaptasi yang efektif dan dukungan teknologi dapat menjadikan pembelajaran hybrid sebagai solusi dalam mendidik generasi muda yang berakhlak mulia dan cerdas.
Penerapan Teknologi Digital dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Pada Pendidikan Islam
Imam Khosyiin, Muhammad;
In’am, Asichul;
Yaziidul Khoiiri, Moch.
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1: Agustus 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i1.380
Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran dalam pendidikan Islam, menghadirkan e-learning, aplikasi mobile, dan platform online yang menjanjikan peningkatan akses dan kualitas pembelajaran agama. Artikel ini menganalisis penerapan efektif teknologi digital di sekolah-sekolah Islam melalui tinjauan literatur. Temuan utama mencakup manfaat signifikan teknologi digital, seperti aksesibilitas yang lebih luas, pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif, dan adaptasi konten sesuai kebutuhan individu. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya keterampilan teknologi pada staf pengajar masih menjadi hambatan. Strategi yang diusulkan mencakup peningkatan keterampilan teknologi staf pengajar, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, serta kolaborasi dengan pihak eksternal untuk dukungan dan sumber daya. Dengan demikian, artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan Islam dapat mengoptimalkan teknologi digital untuk meningkatkan pendidikan agama di era digital, memastikan relevansi dan efektivitasnya dalam menghadapi tantangan zaman.
Pendidikan Agama Islam dan Kecerdasan Emosional: Pendekatan Integratif untuk Peningkatan Karakter Siswa
Alfan Mahmudinata, Ady
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1: Agustus 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i1.381
Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara pendidikan agama Islam dan kecerdasan emosional serta bagaimana pendekatan integratif dapat digunakan untuk meningkatkan karakter siswa. Dengan meningkatnya tantangan yang dihadapi oleh generasi muda di era globalisasi, pendidikan agama Islam menawarkan solusi holistik yang tidak hanya fokus pada pengetahuan agama tetapi juga pengembangan emosional dan karakter. Penelitian ini menggunakan metode library research, meninjau literatur yang relevan untuk mengidentifikasi berbagai metode pengajaran yang efektif dan dampak positifnya terhadap kecerdasan emosional siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan emosional dalam kurikulum pendidikan agama Islam dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia, empati, dan memiliki kemampuan mengelola emosi dengan baik. Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan kurikulum yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Pendidikan Islam dan Pembentukan Identitas Muslim di Era Globalisasi
Fikri, M. Ali
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1: Agustus 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i1.382
Penelitian ini membahas tantangan dan peran pendidikan Islam dalam pembentukan identitas Muslim di era globalisasi. Latar belakang penelitian ini mencakup pengaruh globalisasi terhadap nilai-nilai keagamaan dan identitas budaya. Metode penelitian menggunakan library research untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait pendidikan Islam dan dampaknya terhadap identitas Muslim. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi bagaimana pendidikan Islam dapat memperkuat identitas Muslim di tengah arus globalisasi serta untuk mengeksplorasi strategi yang efektif dalam pendidikan agama. Identifikasi masalah mencakup tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai Islam di tengah pengaruh budaya global yang pesat serta adanya kekurangan dalam literatur yang mendalam mengenai topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan krusial dalam membentuk dan memperkuat identitas Muslim melalui kurikulum yang relevan dan metode pengajaran yang inovatif, sekaligus menghadapi tantangan globalisasi dengan strategi yang adaptif dan efektif.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Kurikulum STEAM di Madrasah
Khoiri, Muhammad
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i2.452
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) di madrasah sebagai langkah inovatif dalam pembelajaran berbasis nilai keislaman. Pendekatan ini bertujuan untuk menyelaraskan pendidikan berbasis ilmu pengetahuan modern dengan penguatan karakter Islami siswa. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menganalisis literatur terkait kurikulum STEAM, konsep pendidikan Islam, dan pendekatan integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dapat dilakukan melalui tiga langkah utama, yaitu: merancang tujuan pembelajaran berbasis Tauhid, mengembangkan bahan ajar yang mencerminkan prinsip-prinsip Islam, serta mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam proses evaluasi pembelajaran. Penerapan pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep STEAM, tetapi juga membentuk karakter Islami yang kuat. Studi ini diharapkan menjadi panduan bagi pengembangan kurikulum madrasah yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya.
Pendekatan Gamifikasi Dalam Pembelajaran Fiqih Untuk Meningkatkan Antusiasme Siswa
Solikah, Imro'atus
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i2.453
- Pembelajaran Fiqih seringkali dianggap kurang menarik oleh siswa karena pendekatan yang cenderung monoton dan kurang interaktif, sehingga berdampak pada rendahnya antusiasme dalam memahami nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan gamifikasi dalam pembelajaran Fiqih untuk meningkatkan antusiasme siswa. Gamifikasi, sebagai penerapan elemen permainan dalam konteks pendidikan, menawarkan solusi inovatif dengan mengintegrasikan aspek kompetitif, kolaboratif, dan interaktif. Penelitian menggunakan metode library research untuk menganalisis literatur terkait konsep gamifikasi, penerapannya dalam pendidikan, dan manfaatnya dalam pembelajaran Fiqih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan gamifikasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memperdalam pemahaman mereka terhadap materi Fiqih, dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi. Namun, beberapa tantangan ditemukan, termasuk keterbatasan sarana teknologi dan kurangnya pelatihan guru. Penelitian ini merekomendasikan desain model gamifikasi yang terstruktur untuk mendukung implementasi efektif di madrasah dan sekolah Islam. Dengan pendekatan ini, pembelajaran Fiqih dapat menjadi lebih relevan dan menarik, membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berkarakter Islami.
Optimalisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Identitas Remaja Muslim Di Era Modern
Mustafid Hamdi, Mohamad
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i2.454
Remaja Muslim di era modern menghadapi tantangan signifikan dalam membentuk identitas mereka, yang dipengaruhi oleh globalisasi, media digital, dan budaya populer. Krisis identitas ini sering kali muncul akibat lemahnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama Islam dan dominasi pengaruh eksternal yang bertentangan dengan prinsip keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran pendidikan agama Islam dalam membentuk identitas remaja Muslim yang kuat dan relevan dengan kebutuhan zaman. Pendekatan ini mencakup integrasi nilai-nilai Islami ke dalam kurikulum, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran agama, serta keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam yang dirancang secara adaptif mampu membantu remaja Muslim membangun karakter Islami yang kokoh, meningkatkan kebanggaan terhadap identitas keagamaan, serta memperkuat kemampuan mereka menghadapi tantangan era modern. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan komunitas dalam mendukung proses pembentukan identitas remaja. Dengan implementasi yang tepat, pendidikan agama Islam dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi krisis identitas remaja Muslim sekaligus menciptakan generasi yang tangguh, berintegritas, dan berkontribusi positif terhadap masyarakat.
Joyful Learning Sebagai Pendekatan Humanis Dalam Pendidikan Agama Islam
Mubaroq, Moh. Mukhtar
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i2.455
Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk identitas keislaman siswa di tengah tantangan era modern. Namun, pendekatan tradisional sering kali kurang menarik minat siswa, sehingga diperlukan metode inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna. Joyful learning sebagai pendekatan humanis menawarkan solusi dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis pengalaman emosional positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep joyful learning dalam pendidikan agama Islam, mencakup relevansi, penerapan, dan dampaknya terhadap siswa. Dengan menggunakan metode library research, penelitian ini menganalisis literatur dari berbagai sumber terpercaya untuk mendalami tantangan dan peluang implementasi joyful learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan minat belajar, membentuk karakter Islami, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Meski begitu, tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya pelatihan guru menjadi hambatan yang perlu diatasi. Strategi seperti pengembangan kurikulum kontekstual, integrasi teknologi sederhana, dan pelatihan guru berbasis nilai-nilai Islam direkomendasikan untuk mendukung keberhasilan penerapan joyful learning dalam pendidikan agama Islam.
Pemanfaatan Gadget Untuk Meningkatkan Minat Dan Pemahaman Siswa Dalam Pendidikan Agama Islam
Winarti, Ika
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56854/sasana.v3i2.456
Pemanfaatan gadget dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) telah menjadi tren yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Gadget, seperti smartphone dan tablet, tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Namun, masih terdapat perdebatan mengenai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan gadget dapat meningkatkan minat belajar serta pemahaman siswa dalam PAI dengan metode library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi edukasi berbasis Islam, e-book, video interaktif, serta platform pembelajaran daring mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan mendalam. Namun, tantangan seperti distraksi dari konten non-edukatif dan kurangnya pengawasan orang tua tetap menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam mengintegrasikan gadget ke dalam pembelajaran PAI agar dapat mencapai hasil yang optimal.