cover
Contact Name
Jeperson Hutahaean
Contact Email
jepersonhutahean@gmail.com
Phone
+6281266157563
Journal Mail Official
jepersonhutahean@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.bangunharapanbangsa.com/index.php/sasana/about/editorialTeam
Location
Kab. batu bara,
Sumatera utara
INDONESIA
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 29625866     DOI : https://doi.org/10.56854/sasana.v1i2
Core Subject : Religion, Education,
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam merupakan jurnal ilmiah di bidang Pendidikan Agama Islam yang diterbitkan oleh Bangun Harapan Bangsa. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian serta pemikiran kritis tentang Pendidikan Islam. Penyebarluasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam praktik secara nyata oleh stakeholder terkait dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan untuk tujuan pendidikan. Dengan E-ISSN: 2962-5866 dan SK 0005.29625866/K.4/SK.ISSN/2022.09
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Kontribusi Spiritualitas Dalam Meningkatkan Etos Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri Menteng Atas 14 Jakarta Selatan Abdillah Syukur, Taufik; Istiqomah, Aulia; Qistilani, Muhammad
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1: Agustus 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i1.216

Abstract

Peran nilai-nilai spiritual dalam meningkatkan semangat belajar siswa, hendaknya menjadi kesadaran siswa dalam mengamalkan setiap pembelajaran yang diberikan dari sekolah. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan, mengidentifikasi, dan menganalisis kontribusi spiritualitas dalam meningkatkan etos belajar siswa SDN Menteng Atas 14 Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek-aspek spiritualitas berkontribusi dalam meningkatkan etos belajar siswa baik aspek terbuka, empati/peduli, objektif, tanggung jawab, komitmen tinggi, dan mandiri. Adapun kontribusi spiritualitas yang paling dominan dalam meningkatkan etos belajar siswa adalah aspek tanggung jawab. Hal itu dapat dilihat dari usaha siswa dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh orang tua maupun guru dengan cepat dan tuntas, juga dengan hati yang ikhlas, tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Peran Etika Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam di Era Teknologi Kholiq, Abd.
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1: Agustus 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i1.217

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting etika digital dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di era teknologi. Karena banyak diketahui, semua kalangan masyarakat termasuk masyarakat pendidikan Islam kini banyak menggunakan teknologi sebagai media bantu kehidupan sehari-hari, namun intensitas penggunaan ini terkadang tidak didasari akan kecerdasan, kedewasaan dan kebijakan pikiran dan jiwa, sehingga penggunaannya cenderung semaunya dan sekenanya. Dengan melakukan studi pustaka, penelitian ini menyajikan kerangka teoretis yang mendalam tentang konsep etika digital dan penerapannya dalam konteks pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis terhadap sejumlah artikel ilmiah, buku, dan sumber teoretis lainnya yang berkaitan dengan topik ini. Pembahasan meliputi identifikasi masalah yang muncul akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap perkembangan teknologi dan pengaruhnya terhadap pendidikan agama Islam. Penelitian ini juga menyajikan beberapa solusi potensial untuk mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan kesadaran serta penggunaan teknologi secara etis dalam konteks pendidikan agama Islam. Hasil dan kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa memperhatikan etika digital dalam pendidikan agama Islam merupakan langkah penting untuk mengoptimalkan manfaat teknologi dan meminimalisir dampak negatifnya.
Evaluasi Metode Penilaian dalam Pendidikan Islam dalam Upaya Meningkatkan Ketepatan dan Objektivitas Penilaian Siswa Yusuf, M.
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1: Agustus 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i1.218

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi metode penilaian yang digunakan dalam pendidikan Islam dengan fokus pada upaya meningkatkan ketepatan dan objektivitas penilaian siswa. Evaluasi metode penilaian dalam pendidikan Islam merupakan sebuah upaya penting untuk meningkatkan ketepatan dan objektivitas penilaian siswa. Dalam konteks ini, isu umum yang perlu diatasi meliputi ketidakjelasan kriteria penilaian, ketidakpastian dalam memberikan skor, dan subjektivitas penilaian guru. Metode penelitian yang digunakan adalah library research atau studi pustaka, metode ini dilakukan dengan cara identifikasi topik penelitian, perumusan pertanyaan penelitian, pencarian literatur, seleksi literatur, analisis literatur, dan juga sintesis literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi metode penilaian yang digunakan dalam pendidikan Islam, termasuk tes tulis, lisan, dan praktik. Namun, perlu adanya standar penilaian yang jelas dan objektif untuk meningkatkan ketepatan penilaian siswa. Dalam konteks ini, penggunaan rubrik penilaian dan pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel dapat menjadi solusi untuk meningkatkan objektivitas penilaian siswa dalam pendidikan Islam.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Mempromosikan Perdamaian dan Rekonsiliasi Sosial Fikri, M. Ali
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1: Agustus 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i1.223

Abstract

Peran pendidikan agama Islam dalam mempromosikan perdamaian dan rekonsiliasi sosial telah menjadi perhatian yang meningkat di tengah tantangan sosial yang kompleks. Artikel ini bertujuan untuk menyoroti peran penting pendidikan agama Islam dalam membangun perdamaian dan rekonsiliasi sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) yang melibatkan analisis dan sintesis berbagai sumber yang relevan. Latar belakang penelitian ini mencerminkan kebutuhan akan upaya nyata dalam membangun masyarakat yang harmonis dan damai, di mana pendidikan agama Islam memiliki peran yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam memiliki potensi untuk membentuk sikap damai, toleransi, dan menghargai perbedaan. Melalui pengajaran nilai-nilai keadilan, persaudaraan, dan kerjasama dalam Islam, pendidikan agama Islam dapat mempromosikan perdamaian dan rekonsiliasi sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan agama Islam yang berkualitas dalam kurikulum dan praktik pendidikan, serta pentingnya peran guru dalam menanamkan nilai-nilai perdamaian dan rekonsiliasi. Dalam menghadapi tantangan yang ada, diperlukan upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mendorong implementasi pendidikan agama Islam yang efektif dalam membangun perdamaian dan rekonsiliasi sosial.
Etika Lingkungan dalam Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Menumbuhkan Kesadaran Stewardship Saifudin, Ahmad
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1: Agustus 2023
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i1.227

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran etika lingkungan dalam pendidikan Agama Islam sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran Stewardship. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber terkait. Latar belakang penelitian mengidentifikasi pentingnya pemahaman etika lingkungan dalam konteks agama Islam dan kebutuhan akan kesadaran Stewardship yang lebih tinggi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk menyajikan pemahaman yang mendalam tentang konsep Stewardship dalam ajaran Agama Islam dan bagaimana pendidikan Agama Islam dapat memainkan peran penting dalam membangun kesadaran Stewardship. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika lingkungan merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang mendorong umat Muslim untuk bertanggung jawab dalam merawat alam. Pendidikan Agama Islam dapat memberikan pengetahuan, pemahaman, dan nilai-nilai yang diperlukan untuk mempromosikan kesadaran Stewardship. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan Agama Islam dapat menjadi platform yang efektif untuk meningkatkan kesadaran Stewardship dalam rangka menjaga keberlanjutan lingkungan.
Eksplorasi Model Pembelajaran Hybrid dalam Konteks Pendidikan Agama Islam Rulifatur Rohmah, Nur; Sholikhah, Maratush
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2: Februari 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i2.316

Abstract

Artikel ini secara mendalam mengeksplorasi tantangan dan peluang Pendidikan Agama Islam di era digital melalui pendekatan Model Pembelajaran Hybrid. Latar belakang penelitian mencermati kompleksitas integrasi teknologi dalam konteks pembelajaran keagamaan, mengenali pergeseran paradigma ke arah digitalisasi dan kebutuhan untuk menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan inovasi teknologi. Metode penelitian mengadopsi pendekatan library research untuk menyusun landasan konseptual dari literatur ilmiah terkait, mengeksplorasi dan menganalisis model-model pembelajaran hybrid yang telah diuji coba di berbagai konteks pendidikan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan mengevaluasi keefektifan Model Pembelajaran Hybrid dalam meningkatkan pemahaman konsep agama Islam di kalangan siswa. Hasil penelitian menyajikan temuan yang kaya, menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan partisipasi siswa, tetapi juga memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi agama Islam. Novelty dari penelitian ini terletak pada upaya untuk menyatukan kearifan tradisional dengan inovasi teknologi. Implikasi temuan ini memberikan landasan bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan relevan dalam konteks pendidikan agama Islam di era digital, merintis jalan menuju transformasi pendidikan yang holistik dan inovatif.
Membangun Keterampilan Soft Skills Melalui Pendidikan Agama Islam Lusyana, Evvy
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2: Februari 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i2.317

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran integral dalam membentuk karakter holistik, meliputi pengembangan keterampilan soft skills pada individu. Artikel ini menyoroti kepentingan pengintegrasian PAI dalam pembangunan keterampilan soft skills sebagai dasar krusial untuk mencapai kesuksesan baik secara pribadi maupun profesional. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi pustaka (library research), yang digunakan untuk menguraikan konsep dan aplikasi PAI dalam konteks pengembangan keterampilan ini. Tujuan penelitian adalah menyajikan pandangan komprehensif tentang bagaimana PAI dapat efektif berperan dalam melatih keterampilan seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kerjasama tim. Hasil penelitian menyoroti kontribusi positif PAI dalam membentuk karakter yang berintegritas, penuh empati, dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, integrasi PAI dalam proses pembelajaran dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong perkembangan keterampilan soft skills, mempersiapkan individu untuk menghadapi tantangan kompleks di masa depan.
Penerapan Metode Blended Learning dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ulfatul Janah, Binti; Ristianah, Niken
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2: Februari 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i2.318

Abstract

Dalam menanggapi tantangan pembelajaran agama Islam, penelitian ini berfokus pada Penerapan Metode Blended Learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Latar belakang menyoroti kendala dalam proses pembelajaran dan mengidentifikasi potensi solusi melalui pendekatan Blended Learning. Kerangka teori merangkum teori pembelajaran online dan offline, menggambarkan keselarasan keduanya dalam konteks pendidikan agama Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan library research, mengeksplorasi temuan terkini dan aplikasi Blended Learning. Pembahasan menyoroti efektivitas integrasi teknologi dalam konteks pembelajaran agama Islam, memunculkan partisipasi aktif dan pemahaman mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam melalui penggunaan yang bijak dan terpadu. Kesimpulan penelitian menggarisbawahi peran positif Blended Learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam, menawarkan landasan kuat bagi perkembangan masa depan.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pemahaman Konsep Pendidikan Agama Islam di Kalangan Generasi Milenial Zumrotus Su’ada, Ita; Maryam Qurotul Aini, Siti
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2: Februari 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i2.319

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh media sosial terhadap pemahaman konsep pendidikan agama Islam di kalangan generasi milenial. Kerangka teori menggambarkan media sosial sebagai alat komunikasi yang memengaruhi cara generasi milenial memperoleh, menyajikan, dan mengonsumsi informasi agama Islam. Metode penelitian menggunakan library research untuk menguraikan peran media sosial dalam membentuk pemahaman agama Islam, dengan merinci temuan dari literatur terkini. Hasil penelitian menyoroti tantangan, seperti risiko disinformasi, dan peluang, seperti globalisasi pemahaman keagamaan. Tantangan tersebut dapat diatasi melalui pendidikan formal dan bimbingan otoritas keagamaan. Peluangnya mencakup akses ke berbagai sudut pandang keagamaan melalui platform daring. Kesimpulan menyajikan kompleksitas interaksi antara media sosial, pemahaman konsep pendidikan agama Islam, dan karakteristik generasi milenial. Pendekatan holistik yang memadukan pendidikan formal, bimbingan agama, dan kebijakan pengawasan media sosial diusulkan untuk memastikan generasi milenial membangun pemahaman agama Islam yang kritis dan sesuai nilai-nilai Islam yang autentik.
Peningkatan Self-Efficacy Peserta Didik dalam Menjalani Penugasan Pendidikan Agama Islam Yustikasari, Vilasofia; Wahyuni, Sri
Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2: Februari 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/sasana.v2i2.320

Abstract

Self-efficacy, yaitu keyakinan diri individu terhadap kemampuannya untuk mencapai tujuan, merupakan faktor kunci dalam prestasi akademik peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan self-efficacy peserta didik dalam menghadapi penugasan di konteks pendidikan Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami peran pendidik dan strategi pembelajaran dalam meningkatkan self-efficacy peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk merinci konsep self-efficacy, faktor-faktor yang memengaruhi self-efficacy, dan berbagai strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan self-efficacy peserta didik. Temuan utama menunjukkan bahwa pemahaman yang lebih baik tentang self-efficacy dan implementasi strategi peningkatan self-efficacy dapat menghasilkan motivasi yang lebih tinggi, peningkatan kinerja, serta prestasi akademik yang lebih baik di lembaga pendidikan Islam. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pendidik di lingkungan pendidikan Islam perlu memahami peran kunci self-efficacy dalam proses pembelajaran dan menerapkan strategi yang sesuai untuk memperkuat keyakinan diri peserta didik dalam menghadapi tugas dan penugasan akademik. Peningkatan self-efficacy peserta didik dapat memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian tujuan pendidikan Islam.

Page 2 of 4 | Total Record : 35