cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DENGAN KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN T.A 2012/2013 Anton Jahuda Parhusip; Eva Marlina Ginting
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 1 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.519 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i1.1927

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dan konvensional pada materi pokok Listrik Dinamis di Kelas X Semester II SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan T.A 2012/2013 dan aktivitas siswa selama proses pebelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian kontrol group pretes-protes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester II yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara kluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang untuk kelas eksperimen dan 38 orang kelas kontrol. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan berdistribusi normal dan homogen. Pada hasil uji hipotesis diperoleh thitung=3,20. Pada taraf nyata α = 0,05 diperoleh ttabel = 1,996 ( thitung > ttabel) yang berarti Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar yang menggunakan model pembelajarn Learning Cycle dengan konvensional. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Learning Cycle pada kelas eksperimen cukup aktif yaitu sebesar 68,02 %.   Kata kunci: Model Pembeajaran Learning Cycle, Hasil Belajar, Aktifitas.   ABSTRACT This study aimed to determine the differences on learning autcomes of students of the use Learning Cycle model learn and conventional in the subject matter of dynamic power in the second half of class X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan T.A 2012/2013 and activity of students during by use of lerning cycle  model. This research is a quasi experimental study design with control group pretest-posttest. Population of all students in the second half class X consisting of 9 classes. Samples were taken determined by random cluster sampling technique that is 37 person as the experimental class and 38 person as the control class. To test the hipothesis used different test (t test), after the prerequisite test is done, the test of normality and homogeneity tests show that normal distribution and homogen. The results of testing hypothesis tobtained = 3,19, At significance level α = 0,05 which ttable = 1,996 (tobtained > ttable) it means Ha received, so be conclude there are significant on learning autcomes of student by use of Learning Cycle model learn and conventional. Activity of students during by use of Learning Cycle model learn as the experimental class quite active are 68, 02 % Keyword: learning cycle model learn, learning outcomes, activities
DEVELOPMENT OF OBJECTIVE TEST PHYSICS HIGHER ORDER THINKING (HOT) FOR THE SUBJECT KINEMATICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Daulatta Ras Surbakti; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 2 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.622 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i2.34976

Abstract

This research aims to develop objective test physics of higher order thinking (HOT) in kinematics topics in senior high school that has a good standard of qualification test in terms of validity, realibility, difficulty level, discriminantion power and effectiveness distractor. This research adopts the development model of ADDIE which is five stages of development namely, analyze, design, development, implementation and evaluation. This reseacrh was conducted on 65 students of Sains Eleven at Senior High School 2 Kisaran. This objective test produces 50 multiple choice test and has been tested twice. The second test is selected from the first test where there the questions were valid.This research shows the result in the first test 31 questions (62%) are valid, 19 questions (38%) are invalid and the second trials 26 questions (83,8%) valid, 5 questions (19,2%) are invalid. The reliablity value is 0.893 and 0.740. This shows that the objective test is reliable. While the test for the quantity of items consists level difficulty of the question, discriminantion power and effectiveness distractor that has the quality of the question, HOT-based questions. Based on the results of the second trials it was found that 26 questions can be received and stored in the Objective Test bank Physics Higher Order Thinking (HOT). So, the efforts to support the learning process continue to be needed which is useful for improving higher order thinking in students.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat diketahui adanya perbedaan antara hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan jejaring sosial edmodo dengan hasil belajar siswa yang pembelajarannya tanpa menggunakan jejaring sosial edmodo. Hal ini menunjukkan ada perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas tanpa media pembelajaran edmodo dengan kelas yang menggunakan media pembelajaran edmodo pada materi elastisitas dan hukum hooke.Perbedaan kedua kelompok tersebut disebabkan oleh adanya perlakuan berbeda berupa pembelajaran menggunakan media jejaring sosial edmodo untuk kelompok eksperimen dan untuk kelompok kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran tanpa menggunakan media jejaring sosial edmodo. Dimana telah diketahui bahwa media pembelajaran edmodo ini memiliki fasilitas yang mampu membantu meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran diantaranya (1) Mudah digunakan, (2) Grup yang hanya dapat diakses anggotanya, (3) Free diakses online, (4) Dapat diakses dimanapun dan kapanpun, (5) Dapat digunakan perkels, persekolah, atau perkabupaten, (6) Bisa dipakai siswa, guru dan orangtua sebgai pengontrol, (7) Bisa digunakan sebagai media sosial, learning material dan evaluasi, (8) Mendukug model team teaching, co-teacher, dan teacher collaboration, (9) Filtur Badge yang memotivasi dan, (10) Terdapat notifikasi.Hasil rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 85,97. Sedangkan hasil rata-rata post-test kelompok kontrol sebesar 80,87. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menghasilkan data bahwa hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol setelah mendapatkan perlakuan. Berdasarkan uraian pembahasan dan bukti analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan media edmodo dengan hasil belajar siswa yang pembelajarannya tidak menggunakan media jejaring sosial edmodo, yakni pembelajaran yang menggunakan media edmodo lebih baik daripada yang tidak menggunakan media edmodo. Hasil penelitian Oka Irmade dan Paulus Widjanarko (2017) juga mendukung bahwa ada perbedaan signifikan sikap kemandirian belajar sebelum dan sesudah menggunakan Edmodo. Penelitian yang dilakukan oleh Siregar dan Sahyar (2017)    menyimpulkan bahwa pengetahuan konseptual fisika siswa dengan mengggunakan model kooperatif tipe group investigation (GI) lebih baik dibandingkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu hal yang penting dan berpengaruh dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Media jejaring sosial edmodo terbukti meningkatkan hasil belajar siswa pada materi elastisitas dan hukum hooke  dan media edmodo ini dapat meningkatkan minat, motivasi, kemandirian siswa dalam belajar, serta memudahkan siswa untuk melakukan diskusi dengan teman sekelas maupun guru tanpa harus bertatap muka. Penggunaan media jejaring sosial edmodo menambah khasanah media pembelajaran dalam mata pelajaran fisika menjadikan siswa lebih bersemangat dalam belajar, meningkatkan kemandirian siswa, dan menambah terampil dalam penggunaan teknologi informasi.Penggunaan media jejaring sosial edmodo berdasarkan respon siswa memiliki banyak manfaat dalam kegiatan pembelajaran yaitu meningkatkan hasil belajar siswa, membuat siswa lebih mandiri dalam belajar, dan media edmodo sangat interaktif digunakan oleh guru dalam meningkatkan kegiatan belajar siswa diluar lingkungan sekolah. Maka dapat dinyatakan bahwa media jejaring sosial edmodo efektif sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Labuhan Deli.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Juli Briana; Betty M. Turnip
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 3 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.131 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i3.5597

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMA Negeri 14 Medan T.P. 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 14 Medan yang terdiri dari 9 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh nilai rata – rata pretes kelas eksperimen 21,40 dan pada kelas kontrol sebesar 20,00. Setelah pembelajaran selesai, diberikan postes dan diperoleh nilai rata –rata kelas eksperimen 43,51 dan kelas kontrol 42,57. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X SMA Negeri 14 Medan T.P.2015/2016. Kata kunci : Model Problem Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah, Suhu Dan Kalor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BUNYI DI KELAS VIII SEMESTER II SMP NEGERI 2 LUBUK PAKAM T.P. 2013/2014 Karya Sinulingga; Ilyas Ilyas
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 1 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.253 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i1.8025

Abstract

This research aimed to determine the effect of Teams-Games-Tournament on physics learning outcomes of students in the subject matter Sounds for VIII class SMP Negeri 2 Lubuk Pakam T.P. 2013/2014. The study was quasi-experimental with the entire populations of eighth grade students of SMP Negeri 2 Lubuk Pakam consisting of 10 classes. Sample were taken 2 classes are determined by cluster random sampling technique. Both of class given different treatment, The class VIII-8 using Teams-Games-Tournament and the class VIII-10 using conventional learning. The instrument used in this research is test of learning outcomes in the form of multiples with 5 options in 20 questions that have been declared valid and reliable by the experts. The results showed that the Teams Games Tournament can improve student learning outcomes and student learning activity. For student learning outcomes, the results of testing hypothesis using deffrent test, that are differences of student learning outcomes significantly due to the effect of Teams Games Tournament model in the subject matter Sounds second semester in VIII class SMP Negeri 2 Lubuk Pakam T.P. 2013/2014. Keywords   :          Cooperative Learning Type Teams-Games-Tournament, Sounds, Student Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GERAK LURUS DI KELAS X SMAN 2 PERCUT SEI TUAN T.A. 2017/2018 Matias Irfan; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 4 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.795 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i4.12486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus Kelas X Semester I SMA N 2 Percut Sei Tuan T.A. 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak yaitu kelas X IPA-1 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan kelas X IPA-3 dengan pembelajaran konvensional. Jumlah siswa masing-masing kelas berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk uraian dengan jumlah 8 soal yang sudah dinyatakan valid oleh validator dan lembar observasi aktivitas siswa yang dilakukan oleh dua observer. Uji hipotesis digunakan uji beda (uji t), uji prasyarat yang dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas maka berdasarkan hasil uji t dapat dikatakan ada pengaruh penggunaan model kooperatif tipe group investigation pada materi gerak lurus Kelas X Semester I SMA N 2 Percut Sei Tuan T.A. 2017/2018. Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe group investigation, hasil belajar, gerak lurus
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 13 MEDAN Hasri Indah Asiah; Yuli Apriani; Retno Dwi Suyanti; Adam Adam
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 2 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.742 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i2.18684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa SMP Negeri 13 Medan dengan menggunakan model discovery learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Tiap tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksaan di Kelas VIII-2 SMP Negeri 13 Medan yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini difokuskan pada materi Sistem Pernapasan pada Manusia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah memberikan instrumen yaitu tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus II menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dibandingkan dengan siklus I. Pada siklus I, rata-rata nilai pretest 65,67 dengan siswa sebanyak 35 orang, sedangkan pada siklus II, rata-rata nilai post-tes  siswa adalah 79,08 dengan siswa sebanyak 35 orang (88%) mencapai nilai ≥76. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan sikap siswa terhadap proses pembelajaran.Kata Kunci: Discovery Learning, Penelitian Tindakan Kelas, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK HUKUM GERAK NEWTON KELAS X SEMESTER GANJIL DI SMA SWASTA DAERAH SEI BEJANGKAR T.A. 2013-2014 Juru Bahasa Sinuraya; Rizcha Dwitya
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 2 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.685 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i2.1959

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa, pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa dan pengaruh interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah dan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi seluruh siswa kelas kelas X SMA Swasta Daerah Sei Bejangkar. Sampel penelitian diambil 2 kelas, yaitu kelas X-I  sebagai kelas kontrol dan X-3 sebagai kelas eksperimen, yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Jumlah anggota sampel masing-masing kelas adalah 35 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar. Pengujian hipotesis menggunakan analisis anava factorial 2x2. Hasil pengujian hipotesis menggambarkan ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah yang signifikan terhadap hasil belajar siswa, ada pengaruh kemampuan berpikir kreatif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dan ada interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah dengan kemampuan berpikir kreatif siswa. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan berpikir kreatif , hasil belajar.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO EKSPERIMEN FISIKA BERBASIS SAINTIFIK PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA Syaiful Hadid Tambunan; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 4 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.4 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i4.40609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) validitas media video eksperimen fisika berbasis saintifik yang dikembangkan, 2) kepraktisan media video eksperimen fisika berbasis saintifik yang dikembangkan, 3) peningkatan keterampilan proses sains siswa terhadap media video eksperimen fisika berbasis saintifik yang dikembangkan. Subjek dalam penelitin ini adalah siswa SMA Swasta Al-Ulum Medan kelas XII MIA-I sejumlah 10 orang pada kelompok kecil dan XII MIA-II sejumlah 36 orang pada kelompok besar. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan Borg and Gall. Adapun tahapan dalam penelitian ini yaitu: (1) Analisis kebutuhan, (2) Desain media, (3) Validasi media, (4) Revisi media, (5) Uji coba kelompok kecil, (6) Revisi media pada kelompok kecil, (7) Uji coba pada kelompok besar, (8) Revisi media pada kelompok besar (9) Produk akhir, dan (10) peng upload-an ke YouTube. Hasil pengembangan video ini menunjukkan bahwa: 1) Media video eksperimen fisika berbasis saintifik pada materi fluida statis di SMA yang dikembangkan melalui uji validitas penilaian ahli media didapatkan skor rata-rata 81,82% dengan kategori sangat layak dan untuk penilaian ahli eksperimen didapatkan skor rata-rata 97,12% dengan kategori sangat layak. 2) Media video eksperimen fisika berbasis saintifik pada materi fluida statis di SMA yang dikembangkan didapatkan nilai kepraktisan sebesar 70,58% dengan kategori praktis pada uji coba kelompok besar, dan 3) video eksperimen fisika berbasis saintifik pada materi fluida statis di SMA yang dikembnagkan dapat meningkatkan keterampilan proses sains pada siswa dengan skor N-gain sebesar 0.55 (kategori sedang).Kata Kunci: media video, eksperimen fisika , fluida statis, saintifik
THE EFFECT OF PROBLEMBASED LEARNING MODELTOWARD STUDENT LEARNING OUTCOME INDYNAMICELECTRICITY TOPIC AT CLASS XIN SMA NEGERI 1PERBAUNGANACADEMIC YEAR 2014/2015 Yenni Manurung; Alkhafi Maas Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 4 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.38 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i4.5658

Abstract

ABSTRACT The objective of this research to know the significant difference of student learning outcome using Problem Based Learning Model in dynamic electricity topic at class X SMA Negeri 1 Perbaungan Academic Year 2014/2015.The type of research was quasi-experiment with the population is all of students at class X in odd semester consist of six classes.Sample of this research was obtained by cluster random sampling technique.The research instrument has  seven questions in essay form,the instrument tested validated.Research result obtained the average value of posttest in experiment class was 80.63 and 75.53for control class was higher than control class.It can be concluded that there was significant difference towards student learning outcomes using Problem based Learning Model.   Keywords : Problem Based Learning Model,Dynamic Electricity
PENGARUH STRATEGI GENIUS LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR KELAS X SEMESTER II DI SMA NEGERI 1 SIABU T.A. 2013/2014 Romaisah Nasution; Eva Ginting
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.803 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5138

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa, aktivitas belajar siswa dan apakah ada pengaruh strategi Genius Learning terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor kelas X Semester II di SMA N 1 Siabu. Genius Learning merupakan suatu strategi yang menggunakan pengetahuan yang berasal dari berbagai disiplin ilmu seperti pengetahuan tentang cara kerja otak, cara kerja memori, neuro-linguistic programming, motivasi, konsep diri, kepribadian, emosi, perasaan, pikiran, metakognisi dan gaya belajar. Tujuan  strategi Genius Learning adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan berperan aktifnya siswa dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi siswa kelas X SMA N 1 Siabu, dengan sampel penelitian siswa kelas X-1 kelas eksprimen dan siswa kelas X-2 kelas kontrol. Semua tahap Genius Learning telah dilakukan dengan baik didapat aktivitas belajar siswa dalam kategori aktif. Berdasarkan hasil tes belajar didapatkan nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 77,34. Dilakukan perhitungan data dengan menggunakan uji-t satu pihak dengan α=0,05, didapat bahwa thitung > ttabel yang berarti Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa nilai hasil belajar fisika kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, dari hasil perhitungan dan analisis data bahwa ada perbedaan yang signifikan akibat pengaruh strategi Genius Learning terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok Suhu dan Kalor kelas X Semester II di SMA N 1 Siabu.   Kata Kunci: Genius Learning, hasil belajar, aktivitas belajar