cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS METODE PEMBELAJARAN GUIDED TEACHING DENGAN TEAM QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK MOMENTUM DAN IMPULS KELAS X DI SMA SWASTA AL-WASHLIYAH 1 MEDAN T.P 2018/2019 Ade Luthfiya; Derlina Nasution
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 1 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.604 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i1.23762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif berbasis metode pembelajaran guided teaching dengan team quiz terhadap Hasil Belajar beserta Aktivitas siswa pada materi pokok momentum dan impuls kelas X SMA Swasta Al-Washliyah 1 Medan T.P 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X SMA Swasta Al-Washliyah 1 Medan T.P 2018/2019 yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan jumlah sampel 33 orang untuk masing-masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan data diperoleh (thitung > ttabel), sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dan aktivitas siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada kelas kontrol, berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif berbasis metode pembelajaran guided teaching dengan team quiz terhadapa hasil belajar siswa pada materi pokok momentum dan impuls kelas X SMA Swasta Al-Washliyah 1 Medan T.P 2018/2019. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran di kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 78,03 tergolong ke dalam kategori cukup baik.Kata Kunci: Kooperatif, Metode Pembelajaran Guided Teaching dengan Team Quiz, Hasil Belajar, Aktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TE R HADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GERAK LURUS DI KELAS X SMA SWASTA HARAPAN BANGSA KUALA T.P. 2014/2015 Aswitha Sari; Betty M. Turnip Turnip
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.591 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5412

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar pada materi gerak lurus di kelas X SMA Swasta Harapan Bangsa Kuala T.P. 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Swasta Harapan Bangsa yang terdiri dari 2 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-1 dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri dan kelas X-2 dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tes hasil belajar kognitif dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 option sebanyak 20 soal, (2) lembar observasi afektif siswa, dan (3) lembar observasi psikomotorik siswa. Analisa data menunjukkan nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 27,97 dan kelas kontrol 29,83. Hasil analisis data pretes menunjukkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal, varians kedua sampel homogen, dan kedua sampel memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah dilakukan perlakuan dan sekaligus mengobservasi afektif dan psikomotorik diperoleh nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 72,50 dan 65,67. Berdasarkan hasil analisis data postes menggunakan uji-t diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada pada materi pokok gerak lurus di kelas X SMA Swasta Harapan Bangsa Kuala T.P 2014/2015. Model pembelajaran inkuiri dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, hasil belajar, gerak lurus.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTU MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPTIKA GEOMETRI KELAS X SEMESTER II SMA N 18 MEDAN T.P. 2013/2014 Jonny H Panggabean; Rocanda Parhusip
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.541 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.1991

Abstract

ABSTRACT   This study aims to determine the effect of cooperative learning model type NHT assisted macromediaflash on student learning outcomes in the material Geometric Optics class X second half SMA N 18 Medan T.P.2013/2014. This research is aquasi-experiment. The population of the entire class X SMA N 18 Medan consisting of 3 classes. Samples were taken 2 classes are determined by cluster random sampling technique, which is a class X IPA 1 experiment as a class and class X IPA 2 control as class. The instrument in this study there are 2 that test in the form of multiple-choice questions with the number 20 validated by experts and observation sheet student learning activities. Data resulting from this study tested a prerequisite to test normality and homogeneity hypothesis is then tested by t test. From the research, the average value is 38.9 pre-test experimental class and control class 37.2. After being given a different treatment in each class, the average obtained post-test score of 70.1 in the experimental class and the control class 55.2. The results showed an increase in activity of each meeting. Gain test analysis with g = 0.4 indicates that the interpretation of the increase in student learning activity is moderate. T test results obtained tcount > ttable is tcount=6.02 and ttable=1.99. Thus, Ha accepted, which means there is a difference due to the effect of cooperative learning model type NHT assisted macromedia flash on student learning outcomes in the material Geometric Optics class X second half SMA N 18 Medan T.P. 2013/2014.   Keywords: learning model, Numbered Head Together, macromedia flash, results of studying physics   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantu macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi Optika Geometri kelas X semester II SMA N 18 Medan T.P. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi seluruh siswa kelas X SMA N 18 Medan yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas eksprimen dan kelas X IPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini ada 2 yaitu tes dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal yang divalidasi oleh ahli dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Data hasil belajar ini diuji prasyarat dengan uji normalitas dan homogenitas kemudian diuji hipotesis dengan uji t. Dari hasil penelitian, nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 38,9 dan kelas kontrol 37,2. Setelah diberi perlakuan yang berbeda pada masing-masing kelas, diperoleh rata-rata nilai postes pada kelas eksperimen sebesar 70,1 dan pada kelas kontrol sebesar 55,2. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas tiap pertemuan. Analisis uji Gain dengan g=0,4 menunjukkan bahwa interpretasi peningkatan aktivitas belajar siswa adalah sedang. Hasil uji t diperoleh thitung > ttabel yaitu thitung=6,02 dan ttabel=1,99. Dengan demikian, H­a diterima yang berarti ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantu macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi Optika Geometri kelas X semester II SMA N 18 Medan T.P. 2013/2014.   Kata kunci : model pembelajaran, Numbered Head Together, macromedia flash, hasil belajar fisika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI Joys Prima Perangin-angin; Pintor Simamora
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 3 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.947 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i3.9119

Abstract

                                                       ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Usaha dan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Kabanjahe. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling, kelas X-MS3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-MS5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda yang telah dilakukan validasi. Dari analisa data pretes menunjukkan bahwa kemampuan kedua kelas sama, yang mana kedua data normal dan homogen. Setelah diberi perlakuan yang berbeda, hasil postes diperoleh nilai rata-rata untuk kelas eksperimen 76,32 dan nilai rata–rata postes untuk kelas kontrol 65,29. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok usaha dan energi.Kata kunci: pembelajaran kooperatif tipe TGT, usaha dan energi, konvensional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIS KELAS X SEMESTER II SALAH SATU SMA NEGERI DI PERCUT SEI TUAN T.P. 2014/2015 Novera Amalia Nst Nst; Jurubahasa Sinuraya
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 4 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.88 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i4.5396

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi- eksperiment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan T.P. 2014/2015. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah sampel 74 orang, yaitu X MIA-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA-4 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes berbentuk esai. Hasil dari pengujian data menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hipotesis dianalisis menggunakan ANOVA Univariate pada taraf signifikan 0,05 dengan bantuan SPSS 20.0 for windows. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis yang dilakukan diperoleh bahwa tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi terhadap hasil belajar siswa.   Kata kunci : inquiry training, motivasi, hasil belajar
ANALISIS PENGARUH CARA BELAJAR DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Muharidani Muharidani; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 3 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.48 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i3.27793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara belajar dan kemampuan matematika terhadap hasil belajar fisika siswa SMA. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI MIA SMA N 13 Medan dan XI IPA SMA Chairul Tanjung Medan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 52 siswa yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket cara belajar, tes kemampuan matematika dan tes hasil belajar fisika. Teknik analisis data yang digunakan adalah uj t dan uji F. Melalui analisis data diperoleh persamaan regresi Y = 49,53 + 0,86 X1 + 0,83 X2 dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,29 (29,3%). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh parsial yang positif dari cara belajar terhadap hasil belajar fisika, ada pengaruh parsial yang positif dari kemampuan matematika terhadap hasil belajar fisika, dan ada pengaruh simultan yang positif antara cara belajar dan kemampuan matematika terhadap hasil belajar fisika.Kata Kunci: cara belajar, kemampuan matematika, hasil belajar fisika.
THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL AND MOTIVATION TO LEARN PHYSICS ON STUDENT’S LEARNING OUTCOMES OF HEAT AND TEMPERATURE TOPIC IN CLASS X SMA NEGERI 1 TEBING TINGGI ACADEMIC YEAR 2014/2015 Agnes Mawar Yunita Sihombing; Eidi Sihombing
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.867 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5498

Abstract

ABSTRAK   The objectives of this research are: (1) To know difference of Problem based Learning model and Direct Intruction model to students learning outcomes in Heat and Temperature in SMA N 1 Tebing Tinggi class X Academic Year 2014/2015. (2) To determine the differences of student’s that have high motivation and low motivation in the subject matter Heat and Temperature using Problem based Learning Model and Direct Instruction in Class X SMA N 1 Tebing Tinggi, Academic Year 2014/2015 (3) To know the interaction between Problem based Learning model and motivation to learn physics.  The type of research was quasi experiment with the population all of student in class X of Science Program even semester in SMA N 1 Tebing Tinggi which consist of 7 classes. Sample of this research was obtained by technique cluster random sampling. The sample is X IPA 4 as the experiment class and X IPA 5 as the control class. Experiment class taught by Problem Based Learning model and control class taught by direct instruction. The research instrument has 5 questions in essay test, the instrument tested validated.the hypotheis testing uses ANOVA 2x2 and Correlation test with SPSS 17.0 software. Based on result and data analyze , the conclusion are: 1. There is difference of Problem based Learning model and Direct Intruction model to students learning outcomes. 2. There is differences of student’s that have high motivation and low motivation in Problem based Learning Model and Direct Instruction. 3 There is interaction between Problem based Learning model and motivation to learn physics. Key word: problem based learning, motivation, student learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA PADA MATERIPOKOK ZATDAN WUJUDNYA KELASVII SEMESTER I SMP NEGERI 1 AIR PUTIH T.P 2013/2014 Saanatun .; Nurdin Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.478 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2117

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division)  terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014 dan mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division). Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih  yang berjumlah 210 siswa yang terdiri dari sembilan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII-9 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VII-6 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 30 orang yang ditentukan dengan cara Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 16 soal dan lembar observasi aktivitas. Uji hipotesis menggunakan t. Hasil pretes nilai rata-rata kelas eksperimen 31,458 dengan standar deviasi 10,571 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 27,917 dengan standar deviasi 96,269. Hasil uji t pretes diperoleh thitung = 1,336, ttabel = 1,984. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional, diperoleh nilai aktivitas siswa dalam dua kali pertemuan, yaitu 60,63, dan 78,75, sehingga rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 69,69 dengan kategori aktif. Nilai postes diperoleh dengan hasil rata- rata postes kelas eksperimen 74,793 dengan standar deviasi 9,764 dan nilai rata – rata postes kelas kontrol 68,333 dengan standar deviasi 8, 829 pada taraf signifikan α = 0,05 diantara dk=40 dan dk=60 . Hasil uji t satu pihak postes diperoleh thitung =2,67, ttabel = 1,662 (thitung > ttabel), maka H diterima yakni ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) pada  materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014.
PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBENTUK LKS BERBASIS LABORATORIUM Sondang R Manurung; Masdiana Sinambela
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 1 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.729 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i1.9496

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berupa peningkatan alat peraga IPA yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesionalan guru-guru SMP Negeri 3  Medan dan SMP Negeri 6 Medan Sumatera Utara. Selain itu juga untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan kompetensi dalam mendesain lembar kerja siswa (LKS) yang akan berdampak pada kesuksesan peserta didik dalam proses belajar mengajar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kesulitan mendapatkan alat peraga listrik dan magnet dan menggunakanya untuk pembelajaran secara optimal. Solusi yang diusulkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menyediakan lembar kerja siswa dan membimbing guru untuk mengembangkannya sehingga guru pada sekolah mitra dapat menggunakkannya secara maksimum. Dalam hal ini pelaksana PKM dengan melibatkan komunitas guru IPA yang telah dibentuk sebelumnya dan dibantu oleh dosen Universitas Negeri Medan yang kompeten pada bidangnya. Kegiatan direncanakan selama 6 bulan pengelolaan alat dalam ruangan laboratorium untuk karya pengembangan profesi. Produk yang dihasilkan adalah lembar kerja listrik dan magnet untuk peningkatan kualitas pembelajaran serta bahan belajar bagi guru IPA. Melalui kegiatan ini diharapkan para guru dapat menjadi seorang guru yang kompeten dan profesional dalam mengajar dan juga kompeten dan profesional dalam memanfaatkan alat peralatan praktikum dalam menunjang suksesnya proses belajar mengajar di kelas. Kata Kunci: LKS, Listrik dan magnet, guru IPA, IPA SMP, Guru Profesional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) TERHADAP HIGHER ORDER OF THINKING SKILLS (HOTS) Andriono Manalu
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 3 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.753 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v7i3.14797

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan hasil pengamatan dan hasil tes tertulis yang diolah secara deskriptif untuk mengetahui keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thingking skills-HOTS) siswa kelas XI MIA 5 SMA Negeri 4 Pematangsiantar melalui pembelajaran inkuiri terbimbing. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan metode tes. Tes yang diberikan berupa tes Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (KBTT) berbentuk uraian yang memuat gabungan indikator keterampilan berpikir tingkat tinggi sebanyak 5 soal. Kesimpulan penelitian diperoleh bahwa Siswa pada kategori atas dan Siswa kategori tengah memenuhi dua indikator KBTT, yaitu indikator 1 (menganalisis informasi yang masuk dan membagi-bagi informasi atau menstrukturkan informasi ke dalam bagian yang lebih kecil untuk mengenali pola atau hubungannya) dan indikator 2 (mampu mengenali serta membedakan faktor penyebab dan akibat dari sebuah skenario yang rumit), sedangkan Siswa pada kategori bawah tidak dapat memenuhi semua indikator KBTT. Berdasarkan pengalaman peneliti disarankan dalam melakukan penelitian hendaknya KBTT tidak diajarkan dalam mata pelajaran atau topik yang terpisah, melainkan dikembangkan dalam proses pembelajaran ketika mengaplikasikan materi. Oleh karena itu, hendaknya siswa dilibatkan secara aktif dalam berpikir tingkat tinggi ketika proses pembelajaran berlangsung. Selain itu tambahan soal-soal yang berikan hendaknya menekankan analisis, evaluasi, dan sintesis serta pengembangan kemampuan berpikir.Kata Kunci: : inquiry training, sikap ilmiah, hasil belajar