cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS SEMESTER II KELAS X SMA NEGERI 1 RANTAU SELATAN T.P 2013/2014 Siti Zaitun Hasibuan; Abd. Hakim Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 1 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.898 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i1.8035

Abstract

This study aims to determine the significant effect of the result cooperative learning model  to the student’s learning result in the main subject second semester X “Dynamic Power” Class in SMA Negeri 1 Rantau Selatan T.P 2013/2014.  This research is quasi experimental. The  population in this research was all students in class X which consists of 10 classes. With random cluster sampling technique was chosen class X-2 and X-1 as an experimental class and control class. Instrument were contain of multiple-choice tests and observation sheet test have been conducted to measure the student’s learning outcames. Research’s design is Control Group Pretest-Postest Design. Average data of pre-test experimental class and control class was 47.5 and 51.56. In both classes of the test data obtained pretest that both classes of data are normally distributed and homogeneous. T-test result of pretest obtained t <t table -0,04 <1.99, then Ho is accepted means the ability of the students at the beginning of the second class of the same. Then given treatment that is experimental class with cooperative learning model STAD and a control class with conventional learning models. The posttest average yield experimental class and control class is 70.5 dan 61.5. In both classes of the test data obtained posttest that both classes of data are normally distributed and homogeneous. T test results obtained t> t table 3.09> 1.99 then the Ha was accepted that no significant influence cooperative learning model STAD to the student learning outcomes. Keywords   : Cooperative type STAD, activity, learning results
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GERAK LURUS DI KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 3 BINJAI T.P. 2017/2018 Satrie Frimayri; Abd. Hakim S
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 3 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.576 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i3.11123

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok gerak lurus kelas X semester Negeri 3 Binjai T.P. 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan desain penelitian control group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Instrumen/alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah tes pilihan berganda yang berjumlah 20 soal. Sebelum tes pilihan berganda diberikan kepada siswa yang hendak diteliti terlebih dahulu tes divalidkan oleh dua orang dosen dan satu orang guru bidang studi fisika dan lembar observasi untuk merekam aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 24,84 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol adalah 23,28. Selanjutnya diberi perlakuan dengan menggunakan model guided discovery learning pada kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol maka diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen 72,18 dan kelas kontrol 64,53. Berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung 10,64 sedangkan ttabel 1,9994, maka dapat disimpulkan ada pengaruh model guided discovery learning terhadap hasil belajar fisika pada materi pokok gerak lurus di kelas X semester I SMA Negeri 3 Binjai. Rata-rata nilai keseluruhan aktivitas belajar siswa selama pembelajaran dengan model guided discovery learning adalah 71,8 dengan kategori A (aktif). Peneliti selanjutnya diharapkan lebih mengoptimalkan pengelolaan kelas.Kata Kunci: model, guided discovery learning, hasil belajar, aktivitas, fisika
PENGARUH MODEL INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMIS KELAS XI SMA NEGERI 5 MEDAN Yohana Chintya Siregar; Nurdin Siregar; Fauzi Girsang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 1 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.37 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i1.17590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap keterampilan proses sains siswa dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok fluida dinamis kelas XI semester I SMA Negeri 5 Medan T.P 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Two Group Pretes – Postes. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Medan yang terdiri dari 7 kelas paralel. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik random sampling yaitu XI MIA-2 sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan model pembelajaran inquiry training dan XI MIA-1 sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional dengan jumlah masing-masing kelas adalah 31 siswa. Data penelitian diperoleh dengan instrumen tes keterampilan proses sains dalam bentuk essay yang berjumlah 7 buah soal yang telah divalidkan terlebih dahulu. Kedua kelas dinyatakan berdistribusi normal dan homogen. Uji t-2 pihak, menyatakan bahwa kemampuan awal keterampilan proses sains kedua kelas adalah  sama. Uji t-1 pihak, menunjukkan adanya perbedaan keterampilan proses sains masing-masing kelas. Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan proses sains siswa akibat pengaruh model pembelajaran inquiry training pada materi pokok Fluida dinamis di kelas XI semester I SMAN 5 Medan T.P 2018/2019.Kata Kunci: inquiry training, fluida dinamis, keterampilan proses sains
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI POKOK ALAT – ALAT OPTIK DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 7 MEDAN T.P. 2012/2013 Nanda Dwi Prasepty; Ratna Tanjung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 1 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.45 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i1.1950

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dengan pembelajaran konvensional pada sub materi pokok Alat – alat Optik di kelas X semester II SMA Negeri 7  Medan T.P. 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan disain penelitian two group pre–test dan post–test. Instrumen yang digunakan ada dua yaitu tes hasil belajar yang berbentuk essay berjumlah 8 soal dan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis data, hasil pretes kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yaitu sudah mencapai ketuntasan sebesar 90% dengan nilai rata – rata postes siswa sebesar 77,5. Rata-rata aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen 78,75% dalam kategori baik. Hasil uji-t satu pihak pada postes menyimpulkan ada perbedaan hasil belajar siswa akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dengan pembelajaran konvensional pada sub materi pokok Alat – alat Optik di kelas X Semester II SMA Negeri 7 Medan T.P. 2012/2013.   Kata kunci: Model kooperatif  tipe two stay two stray (TSTS) , hasil belajar siswa ABSTRACT This study aims to determine differences in student learning outcomes due to the influence of cooperative learning model TSTS with conventional learning on the subject matter sub Tools - Optical in the second half of the class X SMA Negeri 7 Medan TP 2012/2013. The study was quasi-experimental research design with two group pre-test and post-test. The instrument used is twofold achievement test in the form of essay questions numbered 8 and observation sheets. The pretest on the two class was normal and homogen based on data analysis. Learning outcomes of students who use cooperative learning model TSTS which already achieve mastery by 90% with value - average of 77.5 students posttest. Average student learning activities in the classroom experiment 78.75% in both categories. T-test results on the posttest of the parties to conclude there is a difference due to the influence of student learning outcomes cooperative learning model two stay two stray (TSTS) with Conventional learning the subject matter sub Tools - Optical Goods in Semester II class X SMA Negeri 7 Medan TP 2012/2013.   Keywords: Model two stay two stray (TSTS), student learning outcomes
DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA BASED ON ANIMATION VIDEO IN MOMENTUM AND IMPULSE TOPICS Habib Al Husein; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 4 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.339 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i4.40599

Abstract

This study aims to develop momentum and impulse learning media using animated videos that are feasible to be applied as distance learning media and to find out that the development of video-based animated video learning media can support distance learning activities. This study uses a 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) development research method with video media development using Animaker.com, Bandicam.com and Filmora. The technique of collecting data using a questionnaire / questionnaire. Define stage to determine objectives by conducting document studies. Design stage by designing until the stage of making the media. The Develop stage is to determine the feasibility assessment based on topic experts, media experts, and students. Disseminate stage by uploading videos to YouTube and in the form of CD / DVD for teachers. The feasibility of the video was based on the assessment of the topic expert with a percentage of 91% with a very feasible category, a media expert with a percentage of 79% with a very feasible category, and a student feasibility test with a percentage of 93% with a very feasible category.Keywords: Learning Media, Animated Videos.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIKDINAMIS DI SMA PAB 8 SAENTIS DELI SERDANG T.P 2014/2015 Juli Tiara Anggi; Jurubahasa Sinuraya
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 4 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.589 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i4.5642

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester II yang terdiri dari 5 kelas berjumlah 235 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling yaitu kelas X2 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 39 orang dan kelas X3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar sebanyak 15 soal dalam bentuk pilihan berganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t setelah data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis diperoleh bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis.   Kata kunci  : model inquiry training, hasil belajar fisika.
DESAIN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PROSES SAINS MAHASISWA Mariati Purnama Simanjuntak; Betty Marisi Turnip; Rappel Situmorang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.845 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.5129

Abstract

ABSTRAK Desain penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran fisika  berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan proses sains mahasiswa pada materi Suhu dan Kalor. Metode penelitian ini (research and development) R & D. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis berbentuk uraian. Intrumen keterampilan proses sains berbentuk pilihan ganda dan lembar observasi. Untuk merancang model pembelajaran Fisika berbasis masalah, analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan, selanjutnya dilakukan validasi ahli dan uji coba terbatas untuk menyempurnakan draft model. Metode yang digunakan dalam penelitian ujicoba terbatas pra-eksperimental di Universitas Negeri Medan. Draft model yang telah direvisi berdasarkan hasil ujicoba terbatas, selanjutnya dilakukan ujicoba skala luas dengan metode kuasi-eksperimen di Universitas Negeri Medan dengan  pretest-posttest control group design. Draft model yang telah disempurnakan berdasarkan hasil ujicoba skala luas, selanjutnya dilakukan diseminasi.   Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan proses sains
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MUTLIREPRESENTASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA TINGKAT SMA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS Melani Dwi Putri; Nurliana Marpaung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 4 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.292 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i4.21135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan multirepresentasi terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi Momentum dan Impuls di kelas X semester II SMACerdas Murni T.P. 2018/2019.Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan desain twogroup pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cluster random sampling dengan mengambil dua kelas yaitu kelas X-MIA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-MIA2 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 31 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah fisika dalam bentuk essay sebanyak 8 soal  dan diperoleh hasil postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen78,87dan kelas kontrol 67,67. Melalui pengujian statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan multirepresentasi terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi momentum dan impuls.Kata Kunci: problem based learning, kemampuan pemecahan masalah, multirepresentasi, momentum dan impuls
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SEMESTER I SMA SWASTA MUHAMMADIYAH 8 KISARAN T.P 2014/2015 Rizky Ari Fahmi Saragih; Abd. Hakim S
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 4 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.101 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i4.5403

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadaphasil belajar fisika siswa pada materi pokok Besaran dan Satuan di kelas X semester I SMA Swasta Muhammadiyah 8 Kisaran  T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X Semester I SMA Swasta Muhammadiyah 8 Kisaran  yang terdiri dari 5 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster randomsampling dengan mengambil 2 kelas dari 5 kelas secara acak yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 20 soal. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pretes dan postes kedua kelas yang berdistribusi normal dan berasal dari kelompok yang homogen. Hasil postes diperoleh rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran problem based learning75,30 dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional 63,63. Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh observer diperoleh rata-rata aktivitas siswa pada pertemuan ke I sebesar 54,38%, pertemuan ke II = 75,63%. Berdasarkan hasil uji t diperoleh ada perbedaan yang signifikan akibat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Besaran dan Satuan di kelas X semester I SMA Swasta Muhammadiyah 8 Kisaran  T.P 2014/2015.   Kata Kunci : pembelajaran berdasarkan masalah, hasil belajar fisika, aktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN T.P. 2013/2014 Derlina .; Tonggol Barumun Hasibuan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.407 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.1982

Abstract

ABSTRACT The purpose of research is to determine the effect of student learning outcomes with inquiry learning model to determine the training and learning activities of students during the learning process in the subject matter and the temperature of the heat in the second half of class X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. This research is a quasi experiment. The population is the entire second semester of tenth grade students of SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan consisting of 4 classes. Sampling was done by cluster random sampling MIA3 elected as class class X and class X experiments MIA2 as the control class. The instruments used in the form of multiple-choice tests and observation sheets. Results were obtained an average value 38.86 pretest experimental class and control class pretest 37.57. The average value of 76.29 posttest experimental class and control class 62.86. Increased activity of the experimental class students overall increase was 33% category. Based on the analysis of the hypothesis testing, the results of student learning as a result of the influence of the inquiry learning model of training is better than conventional learning on material temperature and heat. Keywords: learning model of inquiry training, learning results   ABSTRAK Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa dengan model pembelajaran inquiry training dan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X semester II SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling terpilih kelas X MIA3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam bentuk tes pilihan berganda dan lembar observasi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 38,86 dan pretes kelas kontrol 37,57. Nilai rata-rata postes kelas eksperimen 76,29 dan kelas kontrol 62,86. Peningkatan aktivitas siswa kelas eksperimen secara keseluruhan 33% kategori peningkatan sedang. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis satu pihak, diperoleh hasil belajar siswa akibat pengaruh model pembelajaran inquiry training lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada materi suhu dan kalor.   Kata kunci : model pembelajaran inquiry training, hasil belajar