cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 447 Documents
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BERBASIS LABORATORIUMMATERI GERAK PARABOLA Ade Rahmadi Siregar; Wawan Bunawan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/09ckrv68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis laboratorium untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa pada pokok bahasan gerak parabola. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam mengembangkan instrumen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di salah satu MAN di Kota Medan. Pengujian validasi isi dilakukan oleh 2 validator ahli untuk menguji aspek materi, konstruksi, dan bahasa. Validitas butir soal yang diperoleh adalah sebanyak 8 soal valid dengan reliabilitas sangat tinggi yaitu 0.868, daya beda 6 dari 8 diterima dan tingkat kesukaran sedang sebanyak 7 soal dan 1 soal sukar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada instrumen tes yang dikembangkan, diketahui tingkat keterampilan berpikir kritis siswa tergolong pada kategori baik dengan indikator menganalisis data 67%, mengevaluasi metode 46%, menganalisis kesimpulan 67%, dan mengusulkan langkah selanjutnya 65%.  Kata Kunci: instrumen tes, berpikir kritis, berbasis laboratorium.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS di SMA Sampang Rotua Simanullang; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/p62j9d97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) terhadap pemahaman konsep fisika pada materi momentum dan impuls. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 1 Parlilitan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI-1 sebagai kelas kontrol dan XI-2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa masing-masing kelas adalah 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep dalam bentuk essay test yang terdiri dari 15 soal yang telah divalidasi oleh validator. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata posttest kelas eksperimen 79,7 dan kelas kontrol 70,6. Analisis uji t dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan dari penerapan model pembelajaran POE (Predict-Oberve-Explain) terhadap pemahaman konsep fisika, dimana uji t menunjukkan thitung > ttabel sebesar 30.002 > 4,13 dan analisis uji regresi linear sederhana disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) terhadap pemahaman konsep fisika siswa sebesar 21,4%.  Kata Kunci: Model POE, uji-t, uji regresi linear sederhana
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI DINAMIKA ROTASI Yuni Anggreani; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 1 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rzg22420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis STEM pada materi dinamika rotasi dan menganalisis kelayakan video pembelajaran ditinjau dari tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan video pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek penelitian ini meliputi dua dosen fisika dan guru fisika sebagai validator, serta siswa kelas XI-MIA 4 dan XI-MIA5 SMAN 11 Medan sebagai subjek uji coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan dengan persentase rata-rata 92,63% yang termasuk kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase 93,13% pada uji kelompok kecil, 88,8% pada uji kelompok besar dan 93,75% pada uji respon guru. Sedangkan tingkat keefektifan video pembelajaran termasuk kategori sangat efektif dikarenakan hasil belajar siswa yang dilihat dari hasil pre-test dan post-test mencapai nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dan adanya peningkatan pada N-gain sebesar 0,71. Dengan demikian, video pembelajaran berbasis STEM ini dinyatakan layak, praktis, dan efektif. Kata Kunci: Video Pembelajaran, STEM, Dinamika Rotasi.
Pengembangan emodul berbantuan aplikasi kvisoft flipbook maker pada materi energi terbarukan di SMAN 1 Sumbul Vipta Nova Simbolon; Rahmatsyah Rahmatsyah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 2 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/716vhw79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan e-modul berbasis Kontekstual pada materi energi terbarukan dengan menggunakan aplikasi kvisoft flipbook maker di SMAN 1 Sumbul, ,mengetahui keefektifan e-modul dan mengetahui tingkat kepraktisan penggunaan e-modul . Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE pada setiap tahapannya analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi validator ahli materi, ahli media, guru fisika, dan peserta didik. Hasil penilaian tingkat kelayakan diperoleh dari validator ahli materi 94,58% dengan kategori sangat layak, validator ahli media 93,77% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan penilaian persentase tingkat kepraktisan respon peserta didik terhadap penggunaan e-modul berbasis kontekstual yang telah dikembangkan 95,45% dengan kategori memuaskan. Tingkat keefektifan e-modul diperoleh N-Gain sebesar 0,66 dengan kategori sedang. Tingkat keefektifan e-modul berbasis pendekatan kontektual pada materi energi terbarukan dinyatakan layak, efektif dan praktis dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: E-modul, Pendekatan Kontekstual, KvisoftFlipbook Maker, Energi Terbarukan
Pengaruh Penggunaan Modul Pembelajaran Berbasis Kontekstual terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Suhu dan Kalor di Kelas XI SMA Negeri 1 Raya Yohana Sirait; Sabani Sabani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 2 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/v6dsbf68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini yaitu kelas XI IPA 2 dan XI IPA 4 SMA Negeri 1 Raya. Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan pembelajaran menggunakan modul pembelajaran berbasis kontekstual dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 15 soal dengan ranah kognitif dari C3-C5. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata pretest dan postest kelas eksperimen adalah 29,07 dan 77,78 sedangkan kelas kontrol adalah 25,75 dan 61,48. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai thitung > ttabel = 5,85 > 1,666 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan modul pembelajaran berbasis kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor di kelas XI SMA. Kata Kunci: Modul Pembelajaran, Pembelajaran Kontekstual, Hasil Belajar, Suhu dan Kalor.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI KALOR DI KELAS XI MAS PAB I SAMPALI Diana Fahrunnisa; Juniar Hutahean
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 14 No. 2 (2026): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1vayem05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi kalor pada kelas  Xl. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretest-postest design.  Populasi penelitian ini adalah siswa kelas Xl IPA MAS PAB I Sampali. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas Xl IPA 2 yang berfungsi sebagai kelas eksperimen menggunakan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL),  dan kelas Xl IPA 1  yang berfungsi sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional, masing-masing kelas terdiri dari 30 siswa.  Data penelitian ini berupa data kuantitatif yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes bentuk soal pilihan ganda pada materi kalor. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes yang sudah divalidasi. Instrumen tes untuk mengukur hasil belajar siswa dengan 15 soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji-t dan N-Gain. Hasil data pretest dan posttest  hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 42,43 dan 80,83. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh perbedaan hasil belajar siswa secara signifikan melalui penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi kalor. Penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi kalor memberi peningkatan terhadap hasil belajar  siswa. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil  belajar siswa melalui penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi kalor. Kata Kunci: Problem Based Learning, E-Modul, Hasil Belajar Siswa
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS DI SMA SWASTA AL-MASDAR Dina Witriana; Irham Ramadhani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 13 No. 03 (2025): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v13i03.72526

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model project based learning berbantuan modul terhadap hasil belajar siswa pada materi momentum dan impuls, serta mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan two group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah kelas XI IPA SMA Swasta Al-Masdar T.A 2023/2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen diterapkan model PjBL berbantuan modul yang berjumlah 36 siswa dan kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional yang terdiri atas 39 siswa. Instrumen tes yang digunakan berupa soal pilihan berganda berjumlah 22 butir dengan 5 pilihan jawaban. Rata-rata pretest-posttest siswa kelas eksperimen 39,6 dan 83,1 sedangkan kelas kontrol yaitu 37,9 dan 76,7. Analisis data menggunakan uji-t dan uji N-gain. Berdasarkan uji hipotesis diketahui bahwa model PjBL berbantuan modul memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi momentum dan impuls. Peningkatan persentase hasil belajar siswa kelas eksperimen yaitu 73% dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol yaitu 63% dengan kategori sedang.
PENGARUH MODEL SCIENTIFIC INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA Dewi Melia Gultom; Karya Sinulingga
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 13 No. 03 (2025): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v13i03.72527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Scientific Inquiry pada Kekterampilan Proses Sains Fisika siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini semua siswa kelas X IPA SMA Swasta Eria Medan. Sampel penelitianditentukan dengan teknik cluster random sampling yang diberikan perlakuan berbeda. Kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dan X IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan proses sains berbentuk essay 10 soal dan lembarobservasi untuk mengukur aktivitas dan keterampilan siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata pretest dan postest kelas eksperimen adalah 57,30dan 75,57 sedangkan kelas kontrol adalah 47,00 dan 70,33. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa pada kelaseskperimen selama pembelajaran berlangsung sebesar 73,7 termasuk dalam kategori aktif. Berdasarkan hasil uji t diperoleh kesimpulan ada pengaruh model Scientific Inquiry terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi momentum dan impuls di kelas Xsemester II SMA Swasta Eria Medan T.P 2022/2023.
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN ISPRING SUITE PADA KELAS X SMA Denni Azhar Batubara; Juniastel Rajagukguk
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 13 No. 03 (2025): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v13i03.72528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul interaktif pembelajaran fisika berbasis Problem Based Learning pada materi energi terbarukan serta menguji kelayakan, kepraktisan dan keefektifan E-modul. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Teknik Pengumpulan data berupa angket kelayakan, respon siswa dan tes hasil belajar. Subjek penelitian ini meliputi dua dosen fisika dan guru fisika sebagai validator, serta siswa kelas X-3 SMA Swasta Prayatna Medan. Hasil penelitian berupa tingkat kelayakan diperoleh persentasi rata-rata 94,2% dengan kategori sangat layak, tingkat kepraktisan E-modul memperoleh kategori sangat praktis dengan rata-rata persentasinya 89,2% pada uji coba kelompok kecil dan 89,4% pada uji coba kelompok besar. Sedangkan, tingkat keefektifan E-modul diperoleh N-gain sebesar 0,73 yang menunjukkan terdapat peningkatan pada hasil belajar siswa yang dilihat dari hasil pre-test dan post-test. Tingkat keefektifan E-modul pembelajaran fisika berbasis Problem Based Learning masuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, E-modul pembelajaran fisika berbasis Problem Based Learning pada materi energi terbarukan ini dinyatakan layak, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PRAKTIKUM SISWA MATERI PENGUKURAN DENGAN TEKNIK PEER ASSESSMENT KELAS X IPA DI SMAN 2 PERCUT SEI TUAN Dara Anggita Lubis; Abubakar Abubakar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 13 No. 03 (2025): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v13i03.72529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrument penilaian praktikum siswa materi pengukuran dengan teknik peer assessment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode ADDIE, yaitu analysis, design, development, implementation,and evaluation. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X di SMAN 2 Percut Sei Tuan dengan sampel penelitian ialah siswa kelas X-b SMAN 2 Percut Sei Tuan. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh dua validator ahli diketahui rata-rata tingkat validitas instrument penilaian praktikum adalah 4,42 termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil Reliabilitas yang diperoleh dari hasil pengembangan instrument penilaian praktikum adalah 0,85 termasuk dalam kategori sangat tinggi. Dan juga pada uji respon yang telah diberikan kepada siswa diperoleh hasil 81,2% dengan kategori sangat baik sebanyak 30 responden kemudian uji respon yang diberikan kepada guru diperoleh hasil 100% dengan kategori sangat baik.

Filter by Year

2013 2026