Jurnal Keperawatan
Jurnal keperawatan (JK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. JK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputikeperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. JK diterbitkan pertama kali dengan ISSN versi cetak pada Volume 1 No 1 Maret 2009 dan ISSN versi online pada Volume 9 No 1 Maret 2017. JK awalnya terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret dan September. JK mulai Desember 2018 terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JK telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
772 Documents
Spiritualitas pada Pasien Stroke dengan Ansietas dan Depresi: A Systematic Review
Rining Sulistya Rahayu;
Lono Wijayanti;
Yurike Septianingrum;
Siti Nur Hasina;
Imamatul Faizah
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.987
Stroke merupakan kejadian mendadak yang terkait dengan komplikasi neurologis jangka panjang, termasuk kecacatan, masalah emosional (anxietas), depresi, dan penurunan partisipasi sosial. Kecemasan dan ketakutan penderita stroke bisa mengakibatkan perasaan negatif dan depresi bagi penderita, untuk mengatasi masalah tersebut kegiatan keagamaan atau spiritualitas diperlukan sebagai sumber koping yang penting bagi mereka dengan penyakit kronik sehingga mampu membantu mempertahankan dan meningkatkan harga diri pasien, memberikan rasa pemenuhan dan kebermaknaan kehidupan dan mewujudkan kedamaian mental. Studi ini untuk mengetahui sejauh mana spiritualitas berpengaruh terhadap anxietas dan depresi pasien stroke. Standar untuk tinjauan sistematis ini dilakukan dengan cara studi literatur melalui metode meta-analisis (PRISMA) dan tinjauan sistematis. Dari data based Google Scholar, Pubmed, Clinicalkey, dan Sciencedirect dengan pencarian istilah yang digunakan adalah: Stroke atau “cerebrovascular accident” atau “stroke acute” dan “ spiritual” atau “spirituality” atau “religions” dan “depresi” atau “depression” dan “anxietas” atau “kecemasan”, didapatkan 845 artikel, data dari makalah juga diekstraksi dari The Joanna Briggs Institute (JBI) yang kemudian disaring untuk mengecualikan duplikat, full text, sesuai PICOS dan tahun publikasi 2018-2023 sehingga didapatkan 6 artikel yang lengkap dinilai untuk kelayakan. Spiritual berpengaruh terhadap kondisi depresi dan ansietas pasien stroke. Diperlukan pengembangan intervensi-intervensi spiritual untuk mengatasi atau mengurangi kondisi depresi dan ansietas pada pasien dengan stroke.
Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap Penurunan Mean Arterial Pressure (MAP) Penderita Hipertensi
Rainy Maulida Putri;
Rian Tasalim;
Mohammad Basit;
Rifa’atul Mahmudah
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.988
Hipertensi dikatakan sebagai penyakit yang dapat membunuh secara diam-diam karena dapat terjadi kematian tanpa menunjukkan gejala penyakit sebelumnya. Pengobatan hipertensi nonfarmakologi yang dapat dilakukan yaitu terapi rendam kaki air hangat karena mampu mempertahankan elastisitas pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar. Tindakan progressive muscle relaxation berefek menurunkan ketegangan dengan memusatkan perhatian pada aktivitas otot sehingga perasaan menjadi rileks dan terbukti terjadi penurunan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh rendam kaki air hangat dan progressive muscle relaxation terharap penurunan mean arterial pressure penderita hipertensi. Metode penelitian menggunakan pre-experiment dengan pendekatan one-grup pretest-posttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan didapatkan sampel 15 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi, sphygmomanometer dan stetoskop yang sudah terkalibrasi. Analisis data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan Sebelum dilakukan terapi PMR dan rendam kaki air hangat, MAP tertinggi ada pada rentang hipertensi ringan sebanyak 7 orang (40%). Hasil sesudah diberikan terapi MAP menurun dalam kategori normal tinggi sebanyak 5 orang (33,3%). Penggunaan terapi PMR dan rendam kaki air hangat memberikan dampak terhadap penurunan MAP (p-value 0,004<0,05). Kesimpulan penelitian adalah adanya penurunan nilai MAP dari pretest ke posttest menunjukkan bahwa terapi PMR dan rendam kaki air hangat memiliki pengaruh pada penderita hipertensi yaitu memiliki dampak untuk menurunkan tekanan darah.
Efektivitas Terapi Self-Instruction terhadap Tingkat Kecemasan Keluarga pada Pasien Cedera Kepala
Masdayani;
Muhammad Riduansyah;
Rian Tasalim
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.989
Cedera kepala menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena menyebabkan kecacatan hingga kematian. Populasi remaja di Indonesia yang tinggi ternyata menimbulkan kekhawatiran, hal ini karena mayoritas kejadian cedera kepala dialami oleh kelompok usia kerja (15-24 tahun). Dampak terjadi pada keluarga yaitu masalah psikologis saat keluarga mendapati informasi terjadi cedera kepala pada keluarganya. Self-Instruction memiliki keuntungan untuk dapat menggantikan pandangan negatif individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas Self-Instruction terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga pada pasien cedera kepala di IGD RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pra-experimental one group pre post test design. Populasi penelitian ini adalah keluarga pasien dengan cedera kepala di IGD. Jumlah sampel adalah 30 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji analisa menggunakan Paired T-Test. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner HARS yang telah valid (r hitung > rtabel (0,361) dan reliable dengan nilai r 0,942. Hasil penelitian sebelum pemberian intervensi didapatkan mayoritas kecemasan keluarga dalam kategori sedang (76,7%), sedangkan setelah pemberian intervensi didapatkan mayoritas mengalami kecemasan ringan (80%). Hasil uji diketahui bahwa nilai signifikasi (2-tailed) yaitu 0,000<0,05 menunjukan adanya perbedaan antara variable awal dan akhir. Maka dapat disimpulkan adanya efektifitas pemberian teknik Self-Instruction terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga pada pasien cedera kepala.
Pengetahuan Orang Tua Berhubungan dengan Status Gizi pada Balita di Posyandu
Rista Rista;
Paul Joae Brett Nito;
Eirene Eunike Meidiana Gaghauna
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.990
Status gizi merupakan ukuran keadaaan nutrisi yang dihasilkan antara asupan zat gizi yang masuk dalam tubuh dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Status gizi balita dapat tercapai dengan baik tidak lepas dari pengetahuan orang tua dalam penyelenggaraan makan untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orang tua dengan status gizi pada balita di posyandu UPT Puskesmas Bereng Kabupaten Pulang Pisau. Metode dalam penelitian kuantitatif ini menggnakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling berjumlah 30 orang.. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner pengetahuan, timbangan berat badan, dan meteran pengukur tinggi badan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan sedang tentang status gizi (43,3%), mayoritas status gizi balita masuk kategori status gizi baik / normal (53,3%). Hasil analisis data didapatkan adanya hubungan antara pengetahuan orang tua dengan status gizi balita di posyandu UPT Puskesmas Bereng Kabupaten Pulang Pisau dengan p-value (0,014<0,05). Maka dalam penelitian ini disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan orang tua dengan status gizi balita di posyandu UPT Puskesmas Bereng Kabupaten Pulang Pisau.
Strategi Koping Beban Keluarga Pasien Stroke; A Systematic Review
Arie Kusumo Dewi;
Lono Wijayanti;
Yurike Septianingrum;
Siti Nur Hasina
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.994
Stroke adalah gangguan saraf permanen akibat terganggunya peredaran darah ke otak yang terjadi secara tiba-tiba, progresif, dan cepat, yang dapat menyebabkan kerusakan di otak dan menyebabkan rasa sakit yang panjang bagi orang yang mengidapnya yaitu paralisis, sehingga menimbulkan penderita stroke mengalami keterbatasan dalam melakukan aktifitas kesehariannya. Tugas keluarga sebagai caregiver dapat menimbulkan beban diantaranya adalah permasalahan psikis, beban sosial, fisik, dan finansial. Sehingga perlu adanya strategi untuk meningkatkan kemampuan keluarga maupun pengasuh untuk mengurangi beban, tanpa membahayakan kesehatan keluarga. Tidak jarang penderita stroke yang keluar dari rumah sakit dan menemukan diri mereka di rumah tanpa bantuan dan perawatan dari keluarga ataupun pengasuh yang seharusnya. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk memahami evidence based yang efektif terkait strategi koping dalam menurunkan beban keluarga pasien stroke. Metode yang dipakai dengan melakukan penelusuran literatur menggunakan tinjauan sistematis pada artikel yang diterbitkan mulai tahun 2019-2023. Hasil: Dari hasil penelusuran artikel didapatkan poin penting dalam strategi koping untuk mencegah beban keluarga pasien stroke yaitu rehabilitasi aktif berupa psikosocial support, intervensi psikoedukasi, koping religious serta program pemberdayaan yang berpusat pada keluarga. Penerapan strategi koping yang efektif dan adaptif dapat mengurangi beban keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita stroke.
Pengaruh Fasilitasi Neuromuskuler Proprioseptif dengan Tingkat Kemandirian terhadap Aktivitas Sehari-Hari pada Pasien Stroke: A Systematic Review
Risti Puji Listari;
Yurike Septianingrum;
Lono Wijayanti;
Umdatus Sholeha;
Siti Nur Hasina
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1001
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penderita stroke yang memiliki keterbatasan dalam kesehariannya yang mempengaruhi kemandiriannya. Fasilitasi neuromuskuler proprioseptif (PNF) adalah metode yang efektif untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari pasien stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan PNF terhadap aktivitas kehidupan sehari-hari (ADL) pada pasien stroke. Metode: menggunakan metode pencarian literatur dengan tinjauan sistematis (PRISMA) sebagai standar untuk melakukan tinjauan sistematis. Pencarian artikel dilakukan di database elektronik termasuk Science Direct, Pubmed dan Proquest. Kata kunci yang digunakan adalah PNF dan ADL dan stroke. Kriteria artikel terpilih adalah 1) terbitan tahun 2018-2023 2) teks lengkap 3) artikel dalam bahasa Inggris 4) studi RCT atau studi eksperimen. Artikel dipilih sesuai dengan kriteria dan total 9 artikel dari 4435 artikel diperoleh dengan PRISMA. Tinjauan sistematis ini menemukan bahwa ada banyak jenis rehabilitasi yang dapat ditawarkan kepada pasien pasca stroke. Namun di sisi lain, menyediakan sistem rehabilitasi berbasis teknologi membutuhkan biaya yang sangat tinggi, sehingga relatif tidak mungkin dilakukan di negara berkembang seperti Indonesia.
Efektivitas Jus Pepaya Muda terhadap Peningkatan Produksi ASI
Triana Indrayani;
Risza Choirunnisa
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1002
ASI merupakan makanan yang ideal untuk bayi karena kandungan nutrisinya yang unik. Maka, selayaknya setiap bayi diupayakan mendapatkan ASI eksklusif sampai usia 6 bulan. Untuk mewujudkan hal tersebut, ibu bayi harus berupaya meningkatkan volume dan kualitas ASInya. Upaya tersebut harus didukung dengan pemberian asupan nutrisi yang sesuai bagi ibu menyusui. Tujuan untuk mengetahui efektivitas jus pepaya muda tehadap volume ASI. Quasy Eksperimen Control Time Series Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling .Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Proporsive Sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. . Data dianalisis melalui uji uji paired T test dan T Independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada volume ASI sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Pemberian jus pepaya muda secara rutin diminum 2 kali sehari selama 10 hari efektif meningkatkan volume ASI
Resilience Berhubungan dengan Stres pada Pasien Chronic Kidney Disease dengan Hemodialisis
Fitri Dwi Triesnawati;
Reni Nuryani;
Sri Wulan Lindasari
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1004
Sekitar 92% pasien Chronic Kidney Disease harus menjalani hemodialisis untuk mempertahankan hidupnya. Dampak yang ditimbulkan hemodialisis mengakibatkan perubahan fisik dan mental yang bisa mengakibatkan stres, sehingga membuat pasien semakin memburuk dan emosinya tidak terkontrol. Salah satu cara untuk menurunkan stres maka dibutuhkanya resilience yang akan membuat pasien kuat dan emosi stabil dalam menghadapi rintangan pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui resilience berhubungan dengan stres pada pasien Chronic Kidney Disease dengan hemodialisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan korelasi. Penelitian dilakukan pada pasien Chronic Kidney Disease dengan Hemodialisis di RSUD Sumedang. Jumlah populasi 172 orang, dengan tekhnik pengumpulan sampel menggunakan simple random sampling yang berjumlah 120 orang. Pengumpulan data memakai instrumen Resilience Scale (RS-14) untuk mengukur resilience, nilai uji validitas dan reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha α = 0,795 dan stres menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10) nilai uji validitas dan reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha α = 0.960. Analisis menggunakan korelasi uji Chi-square untuk menilai hubungan antara variabel resilience dan stres. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas 51,7% resilience pasien Chronic Kidney Disease dalam kategori sedang, dan hampir separuh dari pasien 46,7% mengalami stres sedang. Hasil uji Chi-Square resilience dengan stres terdapat nilai signifikan yaitu <0,001. Kesimpulannya resilience dapat mempengaruhi stres pada pasien Chronic Kidney Disease dengan hemodialisis di RSUD Sumedang.
Efektivitas Pemberian Psikoedukasi pada Gangguan Psikologis Masa Postpartum: Systematic Review
Popy Apriyanti;
Apriyanti Aini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1008
Psikoedukasi dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan kesehatan mental pada ibu postpartum. Systematic Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian psikoedukasi pada gangguan psikologis masa postpartum. Evaluasi dari Systematic Review akan menggunakan PRISMA checklist untuk menentukan penyeleksian studi yang telah ditemukan. Protokol yang digunakan dalam studi ini adalah CASP (Critical Appraisal Skill Programme). Penelitian ini menggunakan 4 data base yang diantaranya adalah PubMed, ProQuest, Wiley, dan Science direct. Secara independen data diekstraksi dari jurnal yang ditulis dalam bahasa Inggris, diterbitkan antara Juni 2010 dan Juni 2020. Dari 13 penelitian yang secara sistematis meninjau masalah kesehatan mental dan psikoedukasi sebagai intervensinya, 11 diantaranya lolos uji Critical Appraisal. Jurnal yang di review berbasis web dan apliaksi. Dari sebelas jurnal hanya 4 diantaranya yang memiliki magnitude of effect yang menunjukan bahwa psikoedukasi merupakan faktor protectif terhadap gangguan psikologi pada ibu postpartum dan 7 jurnal lainnya menunjukan magnitude of chance (p < 0.05). Studi ini bermakna karena mengungkapkan bukti dari uji coba yang dipublikasikan mengenai efektivitas program psikoedukasi yang menargetkan ibu postpartum. Hasil menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi dapat mengurangi depresi pascapersalinan ibu.
Identifikasi Tingkat Nyeri dan Manajemen Nyeri Anak yang Dilakukan Vaksinasi
Rahayu Setyaningsih;
Siti Nur Solikah
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1013
Vaksinasi merupakan upaya pembentukan kekebalan tubuh seseorang terhadap penyakit tertentu. Indonesia merupakan daerah yang rawan terhadap penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Cakupan imunisasi anak di Indonesia masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui skala/tingkat nyeri dan manajemen nyeri pada anak yang dilakukan vaksinasi di wilayah Mojosongo. Metode penelitian bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tingkat nyeri dengan manajemen nyeri yang berbeda. Metode pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan memberikan kuesioner dan menanyakan secara langsung kepada responden. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penatalaksanaan nyeri dengan kompres alkohol menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mengalami nyeri ringan sampai nyeri hebat, manajemen nyeri dengan kompres es didapatkan bahwa responden sebagian besar mengalami nyeri ringan sampai nyeri hebat, sedangkan hasil penatalaksanaan nyeri EMLA menunjukkan seluruh responden tidak mengalami nyeri.