Jurnal Keperawatan
Jurnal keperawatan (JK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. JK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputikeperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. JK diterbitkan pertama kali dengan ISSN versi cetak pada Volume 1 No 1 Maret 2009 dan ISSN versi online pada Volume 9 No 1 Maret 2017. JK awalnya terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret dan September. JK mulai Desember 2018 terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JK telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
772 Documents
Analisis Faktor Berhubungan dengan Self Efficacy Pengobatan pada Pasien Hipertensi
Rini Kresti Sundari;
Angga Irawan;
Adriana Palimbo
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1269
Hipertensi termasuk pada jenis suatu penyakit kronik yang menjadi penyebab kematian. Intervensi yang telah dianjurkan terkait program pencegahan dan penanganan hipertensi salah satunya adalah menggunakan konsep self efficacy untuk meningkatkan keyakinan diri. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi self efficacy pengobatan pada pasien hipertensi seperti pengetahuan, emosional, motivasi, dukungan keluarga, dan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor berhubungan dengan self efficacy pengobatan pada pasien hipertensi di Desa Paku Alam Kabupaten Banjar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif analitik asosiatif dengan desain cross-sectional. Uji analisis menggunakan uji Spearman Rank dan uji multivariat dengan regresi linear berganda. Pengambilan sample dengan teknik simple random sampling didapatkan 49 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara motivasi pengobatan terhadap self efficacy pengobatan pada pasien hipertensi (p-value= 0,039<0,05) dan dukungan keluarga terhadap self efficacy pengobatan pada pasien hipertensi (p-value= 0,017<0,05). Faktor yang paling dominan yang berpengaruh terhadap self efficacy pengobatan pada pasien hipertensi adalah dukungan keluarga (p-value= 0,000<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga merupakan variabel yang paling dominan memberikan pengaruh terhadap self efficacy pengobatan.
Therapeutic Precence Perawat dalam Pengendalian Kecemasan pada Klien Pre Operasi
Giri Susilo Adi;
Etik Pratiwi;
Zainal Arifin;
Tri Yuni Rahmanto
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1279
Kecemasan pada klien yang akan mengalami preoperasi disebabkan oleh beberapa factor diantaranya adalah kondisi psikologis, dan juga prosedur pembedahan yang kurang dipahami. Therapeutic presence (kehadiran terapeutik) adalah fundamental yang mendasari kualitas dari hubungan terapeutik dan terapi yang efektif. Theraupetic presence perawat mencakup beberapa unsur bagian yaitu kehadiran fisik, kehadiran psikologis dan kehadiran teraupetik. Tujuan studi ini guna mengetahui dampak therapeutic presence perawat terhadap kondisi kecemasan pasien pre operasi. Penelitian ini jenis preeksperimental design dengan pre post test. Pengambilan sampel pada pasien yang akan dilakukan Tindakan operasi berusia 18-70 tahun di bangsal bedah RSUD Wonosari. Hasil : terdapat 20 responden laki-laki dan 21 wanita. Hasil menunjukkan tingkat rata-rata pre operasi adalah cemas sedang dan setelah dilakukan intervensi therapeutic presence menjadi cemas ringan. Hasil uji Analisa bivariat menunjukkan bahwa intervensi therapeutic presence berdampak dalam penurunan tingkat kecemasan dengan hasil uji P=0,000. Terdapat pengaruh therapeutic presence terhadap pengendalian kecemasan klien pre operasi.
Pengkajian Tingkat Keparahan CSA-AKI Berdasarkan Kriteria Kdigo: Literature Review
Fitria Habibah Nita Yuliana Eka Putri;
Ika Yuni Widyawati;
Syafaatun Mirzanah
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1287
Operasi bedah jantung meningkatkan resiko kejadian Cardiac Surgery Associated Acute Kidney Injury. Kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan ginjal permanen bahkan bisa berakibat kematian. Perlu dilakukan pengkajian yang baik dan benar untuk mencegah terjadinya kesakitan dan kematian, diantaranya dengan mengembangkan instrumen yang dapat digunakan untuk mengkaji tingkat keparahan. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengumpulkan referensi teori pendukung yang memperkuat pengembangan intrumen pengkajian tingkat keparahan berdasarkan kriteria Kidney Disease: Improving Global Outcomes. Desain penulisan yang digunakan yaitu narrative literature review. Pencarian artikel atau jurnal menggunakan search engine: science direct, Springer link, EBSCO, proquest. Sintesa data menggunakan matrik sintesis melalui Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses flow chart. Critical Appraisal Skills Program digunakan untuk menganalisis kualitas artikel yang dipilih. Artikel ditemukan sebanyak 9 artikel. Pengkajian tingkat keparahan tetap menggunakan kombinasi serum kreatinin dan produksi urin. Durasi utama pengkajian adalah selama 72 jam setelah operasi jantung. Penerapan pelaporan yang seragam dapat menurunkan variasi insiden. Kidney Disease: Improving Global Outcomes lebih prediktif. Pengembangan instrumen pengkajian tingkat keparahan meliputi produksi urin, kreatinin serum, waktu pengkajian dan pelaporan hasil pengkajian.
Efektifitas Pelatihan Midwifery Update terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Bidan pada Pelayanan Kebidanan
Wenni Wahyuni;
Mardiana Ahmad;
Werna Nontji;
Andi Nilawati Usman;
Farid Husin
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1306
Midwifery Update (MU) adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh profesi bidan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan. Dalam pelaksanaan Midwifery Update, peserta dibekali berbagai hal seperti perkembangan terkini profesi bidan, perkembangan terkini kebijakan terkait profesi bidan, etikolegal dalam pelayanan kebidanan, pelayanan antenatal terintegrasi, asuhan persalinan normal, asuhan kegawatdaruratan maternal neonatal, asuhan nifas dan keluarga berencana, asuhan bayi baru lahir, stimulasi deteksi intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) neonatus. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 60 bidan yang ada di Kota Makassar, data dikumpukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji mann whitney. Hasil penelitian menggunakan uji mann-whitney didapatkan pelatihan Midwifery Update tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan pada pelayanan kebidanan. Setelah penelitian ini dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Midwifery Update tidak memberikan pengaruh pada peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan pada pelayanan kebidanan.
Pemberian Metode Kangaroo Mother Care (KMC) terhadap Kestabilan Suhu Tubuh Bayi Berat Badan Lahir Rendah
Nour Sriyanah;
Esse Puji Pawenrusi;
Suradi Efendi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1160
Perawatan Kangaro Mother Care (KMC) yaitu perawatan yang dilakukan untuk bayi yang lahir prematur atau memiliki berat lahir rendah dengan melakukan kontak langsung dengan kulit ibu (skin-to-skin contact). Laporan UNICEFS Angka Berat Badan Lahir Rendah di Indonesia mencapai 11,1% tetinggi dibandingkan negara kawasan ASEAN. KMC sebagai terapi untuk perawatan BBLR yang dapat dilakukan oleh ibu secara langsung, sebab memberikan banyak manfaat sekaligus tanpa biaya hanya dengan pemberian pendidikan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlebih dahulu.22 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian metode Kangaroo mother care (KMC) terhadap kestabilan suhu tubuh bayi berat badan lahir rendah di ruang perinatologi RSIA Cathrine Booth Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Data dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi dan thermometer untuk mengukur suhu tubuh. Penelitian ini melibatkan 12 pasien di ruang Perinatologi RSIA Cathrine Booth Makassar. Dalam mengukur pengaruh variabel digunakan analis uji independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji t didapatkan nilai p value 0,030 ≤ α (0.05), yang mana artinya ada pengaruh metode perawatan kangguru dengan suhu tubuh bayi Berat Badan Lahir Rendah di ruang Perinatologi RSIA Cathrine Booth Makassar tahun 2021. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh metode perawatan kangguru dengan suhu tubuh bayi Berat Badan Lahir Rendah di ruang Perinatologi RSIA Cathrine Booth Makassar tahun 2021. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu tindakan untuk melaksanakan perawatan metode kangguru pada bayi yang mengalami BBLR.
Hubungan Peran Kader Posbindu dengan Minat Masyarakat dalam Pelaksanaan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular
Bekti Kaptiningsih;
Titik Suhartini;
Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1185
Peran kader sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan Posbindu PTM, mereka adalah ujung tombak dalam pemberian informasi dan edukasi mengkoordinasikan penyelenggaraan posbindu, penggerak masyarakat, pemantauan pengukuran faktor risiko PTM. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan antara peran kader dengan minat masyarakat dalam pelaksanaan posbindu.Desain Penelitian menggunakan Analitik Korelational dengan pendekatan cross sectional.Data ini merupakan hasil pengumpulan data kuesioner yang diberikan kepada masyarakat Desa Sambirampak Kidul Kecamatan Kotaanyar yang dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 14 Agustus 2022 dengan jumlah populasi 80 orang ,sampel yang diteliti sebanyak 50 responden dan diambil secara Accidental Sampling.Pengumpulan data meliputi coding,editing,dan tabulating,kemudian data dianalisis dengan menggunakan SPSS dengan menggunakan uji spearman rank.Hasil analisis peran kader posbindu sebagian besar baik yaitu 29 responden ( 58%),dan minat masyarakat terhadap pelaksanaan Posbindu sebagian besar tinggi yaitu 38 responden (76%). Hasil analisis peran kader dengan minat masyarakat dalam pelaksanaan Posbindu sebesar 0,000 (lebih kecil dari 0,05) dinyatakan terdapat hubungan linear secara signifikan antara variabel peran kader Posbindu dengan minat masyarakat dalm pelaksanaan Posbindu.Untuk meningkatkan pelaksanaan deteksi dini penyakit tidak menular dan menumbuhkan minat masyarakat terhadap pelaksanaan Posbindu PTM maka peran kader Posbindu harus lebih ditingkatkan dan harus sesuai dengan tugas dan fungsi kader itu sendiri sehingga akan meningkatkan pula kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,khususnya UKM essensial dan capaian deteksi dini PTM dapat optimal.
Peran Perawat pada Fase Preparedness dalam Penanggulangan Bencana: Systematic Review
Renaldi. M Renaldi. M;
Endah Tri Wulandari;
Annisa’i Rohimah;
Uki Noviana;
Sri Warsini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1220
Bencana alam berpotensi membunuh ribuan orang dalam hitungan menit dan masih banyak lagi dampak negatif yang terjadi setelahnya. Salah satu tenaga kesehatan yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi bencana adalah perawat. Meningkatnya frekuensi bencana di seluruh dunia menuntut perawat untuk cukup siap dalam menanggapi bencana agar dapat mengurangi konsekuensi negatif dari peristiwa tersebut. Pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan perawat terhadap bencana merupakan faktor penting dalam respon yang tepat terhadap meningkatnya kejadian bencana. Untuk mengetahui peran perawat pada fase kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana di rumah sakit. Strategi yang digunakan untuk mencari artikel adalah kerangka Population Concept Context. Basis data menggunakan "ScienceDirect, ProQuest, dan EBSCOhost. Batasan yang digunakan dalam tinjauan sistematis ini adalah artikel berbahasa Inggris dengan publikasi dari 2016 hingga 2021. Pencarian awal menghasilkan 500 artikel dan hanya 11 artikel yang dimasukkan dalam ulasan artikel. Kesiapsiagaan bencana rumah sakit merupakan bentuk penanggulangan bencana yang harus dilakukan dengan langkah-langkah strategis untuk mengurangi dampak bencana.
Gambaran Kejadian Burnout Syndrome pada Perawat Jiwa
Andini Bilqiis Ashiilah;
Ati Surya Mediawati;
Nur Oktavia Hidayati Hidayati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1240
Perawat jiwa merupakan salah satu profesi kesehatan yang berinteraksi secara langsung dengan klien gangguan jiwa yang memiliki perilaku berbeda dengan klien biasa. Terdapat pasien gangguan jiwa yang agresif dan terkadang melakukan tindakan kekerasan terhadap perawat. Pekerjaan perawat jiwa lebih monoton dibandingkan perawat bangsal lain, sehingga hal – hal tersebut menyebabkan perawat jiwa lebih mudah mengalami burnout syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian burnout syndrome pada perawat jiwa ruang rawat inap RSJ Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Penentuan sampel menggunakan total sampling sehingga jumlah sampel yaitu 183 perawat jiwa ruang rawat inap RSJ Provinsi Jawa Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory Human Services Survey (MBI-HSS). Hasil data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah perawat jiwa ruang rawat inap (73,8%) mengalami burnout pada kategori sedang, lebih dari setengah responden (64,5%) mengalami kelelahan emosional pada kategori ringan, lebih dari setengah responden (66,15%) mengalami depersonalisasi pada kategori sedang, dan sebagian besar responden (89,6%) mengalami penurunan pencapaian pribadi pada kategori sedang. Simpulan dari penelitian ini yaitu adanya perawat jiwa ruang rawat inap yang mengalami burnout kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan bagi perawat untuk terus meningkatkan motivasi kerja agar dapat mencegah terjadinya burnout syndrome pada kategori yang lebih tinggi.
Penilaian Mahasiswa terhadap Sistem Dokumentasi Keperawatan Antenatal Care Berbasis Web
Niken Sukesi;
Rahayu Winarti
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1318
Pesatnya perkembangan teknologi informasi di era 5.0 menuntut kesiapan untuk menggunakan komputer di berbagai bidang terutama dalam bidang keperawatan. Keperawatan sebagai bagian dari ilmu kesehatan dalam era industri bertujuan untuk bersinergi dalam pemberian pelayanan keperawatan dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses pelayanan melalui penggunaan sistem dokumentasi keperawatan berbasis web. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penilaian mahasiswa keperawatan terhadap sistem pendokumentasian keperawatan khususnya keperawatan ibu antenatal care berbasis web. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui penilaian mahasiswa terhadap sistem dokumentasi keperawatan. Populasi berjumlah 43 mahasiswa dengan sampel minimal yang diambil yaitu 30 responden secara simple random sampling. Hasil penilaian mahasiswa terhadap penggunaan sistem dokumentasi keperawatan ini sebagaian besar menjawab sudah baik. Penilain mahasiswa tersebut meliputi penggunannya sebagian besar menjawab baik 25 responden (82%), Kepuasan terhadap informasi, interaksi dan laynan serta kepuasan yang diberikan kepada sistem dokumentasi keperawatan sebagian besar menjawab sama yaitu menjawab baik 20 responden (67%).
Mappanetta’isi: Kearifan Lokal Suku Bugis dalam Menjaga Kesehatan Gigi
Muhammad Alif Reski;
Andi Asrina;
Hasriwiani Habo Abbas
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1333
Masalah kesehatan rongga mulut telah mempengaruhi berbagai kehidupan manusia, salah satunya adalah masalah kesehatan gigi dan mulut. Respon masyarakat dalam mengatasi permasalah gigi dan mulut seiring perkembangan teknologi masih tetap melakukan pengobatan non farmakologi yang telah berkembang dari generasi ke generasi sehingga menjadi tradisi. Salah satu tradisi yang bekrembang adalah aktivitas mappanetta’isi yang dilakukan oleh masyarakat bugis sebagai upaya menjaga kesehatan gigi. Tujuan penelitian yakni ingin mengetahui manfaat kearifan lokan Mappanetta isi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuasi kualitatif melalui pendekatan etnografi dengan teknik analisis data menggunakan analisis tematik yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil observasi diperoleh bahwa kondisi gigi masyarakat bugis wajo masih kuat dengan berdasarkan hasil pemeriksaan American academy of periodontology, meskipun ditemukan dalam rongga mulut nya ada karies/gigi berlubang dan kehilangan gigi, akan tetapi kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh personal hygiene itu sendiri dari masyarakat dalam menjaga Kesehatan gigi. Dukungan keluarga, kepercayaan dan pengetahuan terhadap upaya pelestarian aktivitas tradisi mappanetta’isi memiliki hubungan terhadap upaya menjaga kesehatan gigi pada masyarakat bugis Wajo.