cover
Contact Name
I Wayan Suky Luxiana
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info.jurnalcsj@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office of Community Services Journal (CSJ) Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar, Tel/Fax: (0361) 223858, 081547397113/(0361) 235073 Email: info.jurnalcsj@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Community Services Journal (CSJ)
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 26549360     EISSN : 26549379     DOI : https://doi.org/10.22225/csj
Core Subject : Social,
Community Service Journal (CSJ) is published by the community service department, Universitas Warmadewa. The main aim of this journal is to publish original articles based on the latest knowledge, research, and applied research as well as the latest scientific developments in Community Services, People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design, Community Empowerment, Social Access, Student Community Services, Border Region, Less Developed Region, Education for Sustainable Development. This journal is open to academics, graduate and postgraduate students, practitioners, and individuals who have an interest in community services issues. This journal is published 2 times a year in June and December. The language used in this journal is Bahasa Indonesia.
Articles 126 Documents
Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Guru SMA: Upaya Nyata Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Putu Nita Cahyawati; Ni Luh Anik Puspa Ningsih; Gde Candra Yogiswara
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.79-85

Abstract

Guru merupakan pilar utama dan elemen penting dalam sistem pendidikan. Guru memiliki tanggung jawab besar dalam proses pendidikan dan berperan langsung dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Akan tetapi, studi melaporkan bahwa guru sering menghadapi beban kerja yang tinggi, sehingga sering kali mengalami stress bahkan depresi. Kondisi tersebut mengakibatkan guru rentan mengalami gangguan kesehatan terutama risiko berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, dislipidemia, dan penyakit kardiovaskular. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan screening kesehatan sesuai dengan kebutuhan mitra. Berdasarkan hasil diskusi awal diketahui bahwa banyak guru yang memiliki riwayat hipertensi, asam urat, dan kolesterol. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di salah satu SMA di Kabupaten Tabanan. Kegiatan pengabdian dirancang secara sistematis mulai dari tahap persiapan hingga tahap monitoring. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan tim pengabdian, mahasiswa dan tim laboran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini sejumlah 48 orang. Mitra didominasi oleh guru perempuan (70,83%), sebanyak 85,42 % orang. Hasil screening kesehatan menemukan bahwa hipertensi ditemukan pada 38 orang (79.17%), hiperkolesterolemia ditemukan pada 29 orang (60.47%), hiperurisemia pada 23 orang (47.917%), dan hiperglikemia pada 2 orang (4.17%). Analisis lebih lanjut menemukan bahwa 41.67% mengalami prehipertensi, 22.92% mengalami hipertensi grade 1, dan 14.58% mengalami hipertensi grade 2. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program sudah berlangsung baik. Seluruh indikator kegiatan telah terpenuhi mulai dari pelaksanaan screening, pembentukan tim UKS aktif, partisipasi mitra, tidak adanya kendala bermakna selama kegiatan, dan pemberian alat kesehatan untuk screening dan penanganan masalah kesehatan di sekolah.
PKM Pelatihan Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Gerakan Gemar Menabung Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 14 Dangin Puri Denpasar Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati; Legis Ocktaviana Saputri
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.115-122

Abstract

Sekolah Dasar memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, kebiasaan sehat, serta literasi finansial siswa sejak usia dini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SDN 14 Dangin Puri Denpasar dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekolah dan menumbuhkan budaya menabung pada siswa. Permasalahan utama mitra meliputi kurangnya fasilitas pendukung Unit Kesehatan Sekolah (UKS), rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik, terbatasnya tanaman obat dan tanaman hias di lingkungan sekolah, serta belum adanya program literasi finansial yang efektif. PKM dilakukan melalui metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta fasilitasi sarana pendukung. Tim pengabdi memberikan bantuan berupa alat tensimeter, termometer, timbangan dan pengukur tinggi badan, kotak P3K, lima unit komposter, starter kompos, tanaman hias, dan bibit tanaman obat keluarga (sirih merah, jahe merah, lidah buaya, dan pecut kuda). Untuk mendukung gerakan menabung, 40 siswa menerima celengan dan stimulus tabungan awal sebesar Rp20.000. Seluruh peserta mendapatkan sesi edukasi mengenai komposting, pemanfaatan TOGA, penataan lingkungan sekolah, serta literasi finansial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa dan guru. Nilai post-test siswa mencapai rata-rata 97/100, mencerminkan peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan sampah organik dan pentingnya menabung. Guru-guru mampu mengoperasikan komposter secara mandiri serta memanfaatkan fasilitas UKS untuk pemeriksaan kesehatan dasar siswa. Monitoring satu minggu pascakegiatan mengonfirmasi bahwa komposter telah ditempatkan dan dioperasikan dengan benar, fasilitas UKS berfungsi optimal, dan tanaman hias serta TOGA mulai ditanam di area sekolah. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola kesehatan lingkungan, memperkuat fasilitas UKS, serta menumbuhkan budaya menabung sejak dini. Program ini diharapkan dapat berlanjut secara mandiri dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan, kedisiplinan, dan kesejahteraan siswa.
Peningkatan Kompetensi Pramuwisata untuk Menunjang Keberlanjutan Pariwisata Lokal Berbasis Budaya di Desa Tenganan Dauh Tukad, Karangasem I Made Minggu Widyantara; Nyoman Putu Budiartha; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Ni Made Puspasutari Ujianti
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.86-89

Abstract

Pariwisata di Desa Tenganan Dauh Tukad, Karangasem, sebagai desa tua bercirikan Bali Aga, memiliki potensi budaya dan tradisi yang unik, menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Kelompok Pemandu Wisata setempat berperan penting sebagai jembatan komunikasi dan penyedia pengalaman mendalam tentang budaya lokal bagi wisatawan. Namun, sebagian besar pramuwisata masih menghadapi keterbatasan, seperti penguasaan bahasa asing (Inggris dan Mandarin) yang terbatas, minimnya pelatihan interpretasi budaya, dan belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) berbasis awig-awig desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggota Kelompok Pemandu Wisata melalui sosialisasi dan pelatihan dasar. Metode yang digunakan meliputi pendampingan penyusunan SOP, memfasilitasi sosialisasi dari Dinas Pariwisata, dan melaksanakan pelatihan dasar. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra adalah peningkatan kompetensi SDM, penguatan kelembagaan, standarisasi pelayanan (termasuk SOP), dan pemanfaatan teknologi digital. Luaran dari kegiatan ini adalah tersusunnya SOP Pemandu Wisata Tenganan Dauh Tukad sebagai buku saku, artikel jurnal pengabdian terakreditasi, dan publikasi pada media massa. Peningkatan profesionalisme ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang profesional dan edukatif, meningkatkan pendapatan pramuwisata, serta mendukung pelestarian budaya dan keberlanjutan pariwisata desa adat.
Pencegahan Infeksi Arbovirus dengan Tanaman Pengusir Nyamuk dan Raket Pembunuh Nyamuk Anak Agung Dewi Megawati; Ni Wayan Widhidewi; Ayu Savitri Siskayani; Erly Sintya; I Gusti Made Arjana
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.106-114

Abstract

Mosquito-borne diseases (arboviruses) such as dengue, chikungunya, and Japanese encephalitis remain major public health challenges in Bali, where incidence rates continue to rise. The Community Partnership Program (PKM) conducted by the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University, aims to strengthen community capacity in preventing arboviral infections through an environmentally based and community empowerment approach. The program focuses on PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) women at Bangli Regency as key agents of change through education, training in cultivating mosquito-repellent plants, and the provision of vector control tools such as electric mosquito rackets. The implementation methods include pre-tests, educational sessions, hands-on training, and post-activity monitoring. The results showed an increase in participants’ knowledge by approximately 39%, along with positive behavioral changes in applying 3M Plus–based prevention practices. This approach aligns with the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 3 (Good Health and Well-being) through the prevention of infectious diseases, SDG 5 (Gender Equality) by empowering women as community health agents, and SDG 13 (Climate Action) through sustainable, environmentally based vector control strategies. By integrating community education, environmental interventions, and scientific innovation, this program has the potential to serve as a sustainable translational model for controlling mosquito-borne diseases in Indonesia.
Growing Together, Empowering Together: Building Food Security from the Village Putu Indah Budi Apsari; I Nyoman Sastradiadnya Suwitra; Ni Kadek Sri Mirah Pradnya Dewi; Ida Bagus Yoga Manuaba; I Kadek Kevin Aditya Pratama; Putu Agus Eka Mahottama; I Nyoman Anggara padma
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.90-94

Abstract

Food issues are quite complex and complicated in society. People spend 70% of their income to meet food needs. Through the KKN-PMM Warmadewa University in Sibang Gede Village, we raised this issue to be targeted in the village food security system strengthening program. Our purpose hoped that this food security program will produce healthy food sources for the community. The activities carried out include planting long bean seedlings and raising catfish. The results of this community service have produced long bean plants 10 cm tall and 48 catfish. The sustainability of this program will be monitored by the village team. The long beans will be raised by the local community and the catfish will be given to the underprivileged.
Pengembangan Ekowisata Berbasis Hutan Desa & Sumberdaya Air di Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli I Wayan Sudana; I Made Mardika; Ni Made Puspasutari Ujianti; I Gusti Ayu Intan Saputra Rini; Ni Wayan Intan Pradnyawati; Ni Gusti Ayu Made Marlin Rintha Putri
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.101-105

Abstract

The Pengejaran Village Forest in Kintamani District holds significant ecological, social, and cultural potential, yet it has not been optimally developed for community-based ecotourism. This Community Service Program (PKM) aims to strengthen planning, institutional capacity, and local regulations necessary for sustainable ecotourism development. The methods applied include participatory mapping, masterplan formulation, documentation of local history, BUMDes management training, and the drafting of local customary regulations (perarem). The results indicate the successful development of an ecotourism masterplan, a village history booklet, improved BUMDes managerial capacity, and a perarem draft serving as the basis for ecotourism governance. The program enhances community awareness of conservation, strengthens local governance, and creates new forest-based economic opportunities. The participatory and culture-based approach proved effective in supporting program sustainability.

Page 13 of 13 | Total Record : 126