Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,096 Documents
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Untuk Siswa Kelas IV Di SDN Lidah Wetan 2
Talitha Rahmi;
Asri Susetyo Rukmi;
Sulistyowati Sulistyowati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.560
Problem based learning adalah metode belajar yang berupaya mengintegrasikan peserta didik kedalam kelompok. Didasarkan pada hasil pengamatan yang ada, didapatkan temuan hasil pengamatan di kelas IV C nilai rata- rata sumatif di bawah KTTP, selain itu juga guru masih menggunakan metode ceramah dan sekaligus menggambarkan ternyata ditemukan beberapa peserta didik berperan aktif dalam berargumen serta antusias bertanya kepada guru. Penelitian ini bermaksud untuk menemukan hasil pembelajaran disaat pendidik mempraktekkan metode belajar melalui PBL. Peneliti langsung melakukan suatu tindakan kelas (PTK). Secara terperinci metode pembelajaran dengan memakai cara PBL yang disusun berdasarkan 5 fase dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV C di SDN Lidah Wetan 2 tahun ajaran 2022/2023 dengan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik siklus I 57,81, siklus II 69,37 dan 85,93 di siklus III.
Integrasi Computational Thinking dan STEM dalam Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas V-B SD Kanisius Kadirojo
Carolina Sinta Dea Kristiandari;
Mohammad Ali Akbar;
Kintan Limiansih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.595
Computational thinking saat ini sudah menjadi literasi dan menjadi bagian Kurikulum Merdeka. STEM merupakan pendekatan pembelajaran yang mengkolaborasikan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan matematika untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya intergrasi computational thinking dan STEM dalam kegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar, aktivitas siswa selama pembelajaran, serta respon siswa setelah pembelajaran. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one-shot case study dengan subyek penelitian adalah 23 siswa kelas V-B SD Kanisius Kadirojo pada tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian ini, sebagai berikut: (a) persentase ketuntasan siswa 91,1%, (b) persentase seluruh aktivitas siswa 97,7, (c) kemampuan guru memperoleh skor rata-rata 3,8/kriteria baik, dan (d) respon siswa adalah positif sebesar 91%. Dengan demikian integrasikan computational thinking dan STEM mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam berpikir komputasional berdasar fondasi computational thinking berbasis pendekatan STEM
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Website Pada Materi Sistem Pernapasan Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI
Hudson Sidabutar;
Dandi Sembiring
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.605
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat alat bantu Multimedia Interaktif untuk topik sistem pernapasan. Opsi yang paling layak dapat ditentukan dengan menganalisis hasil validasi ahli media, ahli materi, evaluasi pendidik, dan umpan balik siswa. Model ADDIE digunakan sebagai kerangka kerja pengembangan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner kelayakan materi, kuesioner kelayakan media, penilaian guru, respon siswa, dan pertanyaan pretest dan posttest. Penelitian ini menghasilkan data kelayakan materi dengan rata-rata 85,8% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Demikian pula dengan kelayakan media yang mendapatkan nilai rata-rata 89,37% dan dianggap sangat layak. Penilaian guru menghasilkan skor rata-rata 93%, juga dikategorikan sangat layak. Tanggapan siswa menghasilkan nilai rata-rata 92,5%, juga dikategorikan layak. Selain itu, hasil pretest dan posttest siswa menunjukkan adanya peningkatan, dengan nilai n-gain sebesar 0,6 yang menunjukkan tingkat peningkatan yang sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif berbasis situs web untuk materi sistem pernapasan merupakan pendekatan yang sangat layak dan produktif untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas 11.
Perancangan Alat Monitoring Kualitas Air Kolam Ikan Lele Berbasis Internet Of Things
Difan Agra Susilo;
Joni Maulindar;
Margaretha Evi Yuliana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.628
Kualitas air adalah salah satu aspek penting yang harus dijaga pada budidaya ikan. (Sri , Kamlasi, 2022) Pada budidaya ikan lele, suhu dan pH air sangatlah berpengaruh untuk menghidupkan kembali hidup ikan lele. (Widodo, Santoso, Ihsak, Rumeon, 2023) Budidaya ikan lele di Indonesia masih banyak masyarakat yang tidak memiliki parameter alat untuk mengecek pH air dan suhu air secara akurat. Dengan IoT maka dapat membantu dalam proses budidaya lele dengan cara mengirimkan data pembacaan sensor pH dan suhu air secara terus menerus dalam rentang waktu tertentu secara otomatis ke website. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki pengawasan dan pengendalian kualitas air pada kolam ikan lele secara efektif. Hasil data yang dikumpulkan dapat diolah atau dianalisis menggunakan algoritma untuk menghasilkan informasi yang dapat membantu petani ikan dalam mengambil keputusan terkait kualitas air kolam. Dengan adanya alat monitoring kualitas air kolam ikan lele berbasis IoT ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas dan produktivitas ikan lele secara berkelanjutan.
Pintu Pagar Geser Otomatis Berbasis Android Menggunakan Mikrokontroller Esp32
Fathur Iqbal Hilmi Ulhadi;
Joni Maulindar;
Rudi Susanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.647
Pintu pagar geser berbasis android adalah sebuah inovasi teknologi yang memungkinkan pengguna mengontrol secara otomatis dengan perangkat berbasis android menggunakan smartphone dan mikrokontroller. Pintu ini dilengkapi dengan sistem mekanik dan elektronik yang memungkinkan pengguna membuka dan menutup pintu gerbang dengan mudah menggunakan aplikasi yang terpasang di perangkat Android. Penelitian ini berupa analisis, perancangan dan implementasi kebutuhan alat. Menggunakan mikrokontroler ESP32, yang merupakan otak dari keseluruhan sistem operasi alat, smartphone Android digunakan untuk menampilkan antarmuka kontrol dan menghasilkan output motor servo yang berputar dan menggerakkan pagar. Pagar digerakkan oleh motor servo yang dihubungkan ke servo dan pagar oleh kabel penghubung. Sehingga ketika perintah aplikasi membuka gerbang, motor servo berputar dan pintu terbuka. Dari sini dapat disimpulkan bahwa alat ini bekerja sesuai dengan perintah yang diberikan oleh pengguna.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Contextual And Learning (CTL) Siswa Kelas IV SDN Sidokerto
Ria Rizky Putri Lilihari;
Putri Rachmadyanti;
Eny Dwi Sanita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.650
Suatu belajar adalah proses perubahan yang relatif permanen dalam potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respons. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Perubahan perilaku tersebut diperoleh setelah siswa menyelesaikan program pembelajarannya melalui interaksi dengan berbagai sumber belajar dan lingkungan belajar. Hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Setiap guru tentu mempunyai tujuan akhir yang harus dicapai. Salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah hasil belajar siswa lebih baik dari sebelumnya.
Eksplorasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Proses Berfikir Asimilasi dan Akomodasi Materi Perbandingan pada Siswa Kelas VII MTS Nurul Ikhlas Ambon
Rasid Ode;
Kasriana Kasriana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.707
Kemampuan pemecahan masalah sangat penting bagi siswa, para ahli sepedapat bahwa kemampuan pemecahan masalah dapat dibentuk melalui disiplin ilmu yang diajarkan, Proses berpikir adalah urutan kegiatan atau aktivitas mental dan jiwa yang terjadi secara terencana dan sistematis untuk menghubungkan gagasan-gagasan yang diarahkan untuk mencapai beberapa tujuan yang diharapkan dengan akal budinya. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses eksplorasi kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan proses berfikir asimilasi dan akomodasi pada materi perbandingan kelas VII Mts Nurul Ikhlas Ambon.Tipe penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, instrument yang digunakan adalah tes uraian dan wawancara. Diambil 2 orang siswa sebagai subjek penelitian, subjek NI (S1) merupakan perwakilan subjek yang menjawab benar dan memenuhi indicator asimilasi sedangkan AR (S2) merupakan perwakilan subjek yang menjawab salah dan memenuhi proses berfikir asimilasi dan akomodasi. Berdasarkan hasil penelitian kedua subjek di atas dapat disimpulkan bahwa subjek NI (S1) melakukan proses berpikir yaitu, langsung dapat menentukan hal yang diketahui dan hal yang ditanyakan, NI langsung menentukan rencana penyelesaian masalah sebagai pedoman dalam menyelesaikan masalah, NI langsung dapat menggunakan strategi penyelesaian masalah yang telah dibuat pada langkah sebelumnya dan langsung dapat menarik kesimpulan. Sedangkan subjek AR (S2) melakukan proses berpikir yaitu langsung dapat mengidentifikasi hal yang diketahui dan hal yang ditanyakan pada masalah, selanjutnya AR mengalami kebingungan dalam menentukan rencana penyelesaian masalah sehingga proses berpikirnya terjadi disequilibrasi yang kemudian AR mengkonstruksi skema yang dimiliki dengan informasi yang ada pada masalah untuk menentukan strategi penyelesaian masalah yang tepat, kemudian AR langsung menyelesaikan masalah sesuai perencanaan yang telah dibuat pada langkah sebelumnya dan langsung dapat menarik kesimpulan yang tepat.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Tematik Terpadu Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Make A Match Di Kelas IV SDN 08 Tarung-Tarung Selatan Pasaman
Iman Hakin;
Zuryanty Zuryanty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.739
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan: guru belum menggunakan model pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model Cooperative Learning tipe Make A Match. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilaksanakan dalam dua siklus. Di setiap siklus memiliki empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan, pelaksanaan dan hasil belajar mengalami peningkatan. RPP siklus I yaitu 82.95% meningkat menjadi 93,.18% pada siklus II. Pelaksanaan aktivitas guru siklus I 79.16% meningkat pada siklus II 95,83%. Aktivitas peserta didik siklus I 79.00% meningkat pada siklus II 95.83%. Hasil belajar siklus 80.19 dan meningkat pada siklus II 92.87. Disimpulkan bahwa model Cooperative Learning Tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Kenanga Terhadap Intensitas Disminorea Di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember
Samnah Khoiriah;
Susilawati Susilawati;
Riza Umami
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.758
Disminorea merupakan masalah menstruasi yang sering timbul pada remaja putri karena terjadi peningkatan hormone yang mengakibatkan uterus hipertonus dan vasokontriksi. Beberapa remaja mengalami gangguan aktifitas fisik dan nyeri membatasi kegiatan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi intensitas disminorea adalah dengan menggunakan terapi non farmakologi yaitu berupa pemberian aromaterapi kenanga. Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Sebelum diberikan aromaterapi sebanyak 88,2 % responden mengalami nyeri ringan, setelah pemberian aromaterapi 100% responden mengalami nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0.000. Terdapat perbedaan rata-rata pada intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi kenanga. Aromaterapi kenanga mempengaruhi intensitas disminorea, terjadi penurunan intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi. Hal ini disebabkan karena aromaterapi kenanga dapat meningkatkan pengeluaran hormon serotonin dan endorphine. Aromaterapi kenanga dapat dihirup dengan frekuensi 3-5 hari setelah menstruasi atau timbulnya disminorea sebelum menstruasi. Disminorea merupakan masalah menstruasi yang sering timbul pada remaja putri karena terjadi peningkatan hormone yang mengakibatkan uterus hipertonus dan vasokontriksi. Beberapa remaja mengalami gangguan aktifitas fisik dan nyeri membatasi kegiatan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi intensitas disminorea adalah dengan menggunakan terapi non farmakologi yaitu berupa pemberian aromaterapi kenanga. Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Sebelum diberikan aromaterapi sebanyak 88,2 % responden mengalami nyeri ringan, setelah pemberian aromaterapi 100% responden mengalami nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0.000. Terdapat perbedaan rata-rata pada intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi kenanga. Aromaterapi kenanga mempengaruhi intensitas disminorea, terjadi penurunan intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi. Hal ini disebabkan karena aromaterapi kenanga dapat meningkatkan pengeluaran hormon serotonin dan endorphine. Aromaterapi kenanga dapat dihirup dengan frekuensi 3-5 hari setelah menstruasi atau timbulnya disminorea sebelum menstruasi.
Environmental Risk Analysis In Handling Medical Waste At Puskesmas Lubuk Begalung Kota Padang Using Environmental Risk Assessment (Era)
Ahmad Hadian Pratama Hamzah;
Aubrey Ridha Hadyana;
Nurhasanah Nurhasanah;
Subekti Nurmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.772
Puskesmas is one of the health service facilities that are useful for improving the degree of public health. Health service activities are carried out by providing health protection to the general public, patient safety, a good health facility environment, and human resources experts at these health facilities. In order not to interfere with the operational activities of health facilities in serving health, an environmental risk management is needed in order to avoid environmental pollution that can come from infectious diseases that are easily found in these health facilities. One source of environmental pollution that can be found from health facilities is waste, especially medical waste, which is included in the class of waste that can harm the environment (biohazard) so that the waste also requires special handling for its management. The variables used in the study were the actions of officers in medical waste management, infrastructure facilities in processing medical waste, the level of knowledge of officers in managing medical waste, the duration of time used in medical waste management, and the volume of medical waste produced in a certain duration of time.