cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282120368642
Journal Mail Official
abdimasppm@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu no 1, Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant.v2i2.18571
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
MEMOTIVASI ANGGOTA PKK KELURAHAN PADASUKA UNTUK MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN Anum Dahlia; Tjang Kian Liong; Dede Ismail
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.083 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18659

Abstract

Banyaknya wirausaha di kalangan perempuan, terutama di masa pandemi, menunjukkan betapa pentingnya peran perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Perempuan yang bergabung dalam program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di salah satu kelurahan di Bandung kerap didorong untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dengan menjadi kreatif dan produktif. Melalui observasi dan angket sebagai instrumen pengambilan data, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi penggunaan bahasa Inggris sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan yang telah dimiliki oleh para peserta tersebut. Berdasarkan data, diketahui bahwa walaupun pembelajaran bahasa Inggris itu penting, para peserta PKK ini juga meyakini bahwa mereka kekurangan motivasi untuk meningkatkan bahasa Inggris. Sebagai ibu rumah tangga yang ikut serta dalam kegiatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, mereka menyadari bahwa dengan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris bisnis, mereka juga dapat meningkatkan kewirausahaan mereka untuk beberapa hal, yang oleh karenanya dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memberikan solusi yang menyeluruh dan ramah pengguna, khususnya ibu rumah tangga. Solusi yang dapat meningkatkan bahasa Inggris bisnis untuk kewirausahaan mereka, misalnya menggunakan aplikasi di ponsel untuk memastikan kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi mereka dalam menggunakan bahasa Inggris untuk industri rumahan.Kata kunci: Bahasa Inggris Bisnis, Kewirausahaan, Motivasi
WORKSHOP PEMBUATAN INFOGRAFIS BAGI PATRIOT DESA DI PROVINSI JAWA BARAT Hadi Purnama; Muhammad Al Assad Rohimakumullah; Aditya Ali
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.943 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17535

Abstract

Salah satu ujung tombak perubahan di desa adalah keberadaan para Patriot Desa, berfungsi sebagai integrator, inisiator, sekaligus komunikator. Sebagai komunikator, para Patriot Desa mengemban tugas menjadi “penyambung lidah” warga selain mengharuskannya memiliki kompetensi membangun narasi besar terkait berbagai program yang dilaksanakan di desa, begitu pun dengan berbagai potensi desa di bidang sosial ekonomi dan lingkungan. Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa), salah satu kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh para Patriot Desa adalah pengolahan data dan menarasikannya secara visual menjadi sebuah informasi berbasis grafis, atau yang dikenal sebagai infografis. Pemanfaatan infografis dapat menjadi alat bagi para Patriot Desa dalam melaksanakan tugasnya mendiseminasi informasi secara visual kepada masyarakat desa. Penggunaan infografis melalui perangkat teknologi digital, merupakan bagian dari pemanfaatan IPTEK bagi pengembangan daerah perdesaan. Setelah mengikuti kegiatan workshop pembuatan infografis yang diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Telkom University, diharapkan para Patriot Desa akan terbantu dalam tugas diseminasi informasi melalui pemanfaatan infografis sebagai sarana penyampaian informasi secara visual.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL BAGI SISWA SMK CENDIKIA SUMEDANG Maya Ariyanti; Muhamad Muslih; Elly Suryani; Siska P Yudowati
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.289 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18432

Abstract

TIPS DAN TRIK FOTOGRAFI DI ERA DIGITAL UNTUK SISWA/I SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 BANDUNG Adrio Kusmareza Adim; Rah Utami Nugrahani; Mohamad Syahriar Sugandi
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.168 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18618

Abstract

Perkembangan teknologi mendatangkan media baru yang memungkinkan hal-hal yang semula tidak dapat diakses oleh konsumen di luar industri media. Dengan ukuran yang semakin kompak dan harga yang lebih terjangkau, manusia dihadapkan dengan konsekuensi hasil dari teknologi yang berkembang. Konten media konvensional yang semula hanya bisa diproduksi oleh lembaga, kini masyarakat dapat memproduksi konten yang serupa yang disiarkan di media baru. Media konvensional bukan menjadi media utama dalam mencari berita dan hiburan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sampaikan kepada siswa dan siswi dari Sekolah Menengah Kejutan Negeri 2 Bandung untuk mengasah Kreativitas sebagai bagian dari Keterampilan Abad Ke-21. Materi yang disampaikan adalah (1) Pengenalan Fotografi, (2) Pengenalan Dasar Segitiga Eksposur, Metering, Fokus, dan White Balance, (3) Memahami Fotografi Ponsel, (4) Pengenalan Sumber Cahaya, dan (5) Memanipulasi Foto Menggunakan Perangkat Lunak. Materi yang disampaikan merupakan materi dasar yang dapat dijadikan fondasi untuk mengembangkan kreativitas yang kemudian menjadi sebuah nilai tambah bagi siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan 2 Bandung untuk berkompetisi di dunia kerja baik dengan sesama manusia atau dengan kecerdasan buatan.Kata Kunci: Produksi, Keterampilan Abad ke-21, Fotografi, Sekolah Menengah Kejuruan, short paper
PEMBERDAYAAN PETANI TANAMAN HIAS HOLTIKULTURA BINAAN YAYASAN HABIM MELALUI IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING Nofha Rina; Lucy Pujasari Supratman
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.515 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17492

Abstract

Teknologi digital di era diglobal saat ini telah merambah pada dunia pemasaran yang dikenal dengan digital marketing. Berbagai cara dapat dilakukan dalam kampanye pemasaran diera digital saat ini, seperti lewat website, blog, email marketing serta media sosial. Hal ini perlu ditindaklanjuti guna menganalisis dampak dari komunikasi pemasaran digital melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan suatu komunitas antara Telkom University dengan Yayasan HABIM melalui pemilihan peserta komunitas petani tanaman hias holtikultura yang saat ini membutuhkan peningkatan pengetahuan dan pratik terkait dengan pemasaran digital yang berjumlah 30 orang petani baik dari kaum laki-laki atau perempuan di wilayah Cicalengka, Kabupaten Bandung. Metode pengabdian menggunakan sosilisasi dan praktik aplikasi dinilai paling efektif pada implementasi digital marketing bagi kaum petani tanaman hias holtikultura tersebut yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bandung. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan lebih meningkatkan kualitas petani tanaman hias dalam memasarkan dengan efektif produk tanaman hias yang mereka kelola selama ini sehingga dapat menembus pasar lokal, nasioanl bahkan internasional dengan maksimal melalui berbagai jenis media digital yang ada saat ini. Adapun hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: 1). Peningkatan pemahaman pentingnya teknologi terhadap usaha yang dilakukan; 2) Peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan teknologi internet; 3) Peningkatan kemampuan komunikasi bagi mitra dalam mengelola website dan Social Media Marketing dalam mengkomunikasikan produk dan merk produk sehingga memiliki daftar pelanggan tetap pada website yang berpotensi melakukan pembelian produk secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN ALAT PEMOTONG SINGKONG OTOMATIS DAN SOSIALISASI K3 DI DESA SUKAPURA Dino Caesaron; Sheila Amalia Salma; Murman Dwi Prasetio; Luthfi Romiz Husaini
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.695 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18639

Abstract

Pekerja merupakan asset utama dalam suatu industri/usaha. Baik itu usaha kecil, menengah, maupun besar. Peran pekerja tidak bisa digantikan serta merta oleh mesin, sehingga Kesehatan dan Keselamatan Kerja mereka perlu dijaga agar tercipata suasana enak, nyaman, aman, sehat, efektif, efisien (ENASE) demi terwujudnya produktivitas yang erat kaitannya dengan output produksi. Desa Sukapura memiliki usaha kecil keripik singkong, yang digawangi oleh Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Industri kecil ini dimulai di tahun 2021 awal, dimana saat itu proses pemotongan singkong untuk menjadi keripik menggunakan pemotongan secara manual. Sebelumnya, awal tahun 2022, Fakultas Rekayasa Industri mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan output pengadaan mesin potong singkong otomatis. Dengan adanya mesin ini, kapasitas pemotongan meningkat menjadi kurang lebih 1kg/menit. Pada Pengabdian kepada Masyarakat kali ini, tim yang sama mengadakan pendampingan penggunaan alat, dengan fokus pada optimalisasi penggunaan mesin dan sosialisasi bentuk Kesehatan dan Keselamatan Kerja, diantaranya pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan, alat Pertolongan Pertama pada Kecelakaan, dan beberapa petunjuk teknis penggunaan alat. Dari kegiatan kali ini, diharapkan pengguna mesin dapat menyadari pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja khususnya saat menggunakan alat tersebut.Kata Kunci: kesehatan dan keselamatan kerja, mesin potong otomatis, alat pelindung diri, pengabdian masyarakat
PENINGKATAN KESEHATAN PEKERJA PERTANIAN DENGAN PROGRAM PELATIHAN PENANGGULANGAN MASALAH K-3 DI HUMBANG HASUNDUTAN SUMATERA UTARA Cholina Trisa Siregar; Ikhsanuddin Ahmad; Dr. Riswani Tanjung; Dudut Tanjung
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.9 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17526

Abstract

Pertanian merupakan kegiatan manusia yang menyangkut proses produksi, menghasilkan bahanbahan kebutuhan manusia baik yang berasal dari tumbuhan maupun hewan yang disertai dengan usaha untuk memperbaharui, mengembangkan, dan mempertimbangkan faktor ekonomi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu upaya untuk menciptakan suasana bekerja yang aman, nyaman, dan tujuan akhirnya adalah mencapai produktivitas setinggi-tingginya