p-Index From 2021 - 2026
6.864
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Jurnal InterAct Komunikator Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Pendidikan Agama Islam Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Cakrawala : Jurnal Humaniora Bina Sarana Informatika Nyimak: Journal of Communication Jurnal ASPIKOM Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media PRoMEDIA Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI Jurnal Manajemen Komunikasi As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Jurnal Darma Agung Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Devotion: Journal of Research and Community Service Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Indonesian Journal of Social Science Research INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal InterAct Eduvest - Journal of Universal Studies eProceedings of Management Indonesian Journal of Digital Public Relations Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Pengabdian Sosial Proceeding of Community Service and Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

LITERASI MEDIA DIGITAL: EFEKTIVITAS AKUN INSTAGRAM @INFOBANDUNGRAYA TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI FOLLOWERS Nofha Rina, Siti Nurbaiti Fauziyyah,
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3 No 1 (2020): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v3i1.479

Abstract

Instagram yang awalnya hanya digunakan untuk membagikan foto dan video, saat ini Instagram bisa dijadikan para pengguna sebagai media untuk membagikan berita. Dengan Instagram, masyarakat tidak perlu membuka portal berita melalui website karena semua berita yang diingkan bisa didapatkan melalui satu platform yaitu Instagram. Instagram memudahkan para pengguna untuk membagikan informasi kepada pengguna lainnya. Salah satu akun yang memanfaatkan media sosial Instagram untuk menyebarkan informasi yaitu akun Instagram @infobandungraya. Akun Instagram @infobandungraya menyebarkan informasi seputar Kota Bandung. Dalam penelitian ini peneliti mengambil populasinya adalah followers akun Instagram @infobandungraya. Sampel yang diambil yaitu sebanyak 100 orang dengan menggunakan teknik non probability sampling.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari efektivitas akun Instagram @infobandungraya terhadap pemenuhan kebutuhan informasi followers. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yaitu suatu penelitian yang menentukan beberapa hipotesis yang akan diuji. Metode survey yang dilakukan yaitu dengan menyebarkan link kuesioner kepada para followers akun Instagram @infobandungraya melalui fitur direct messages. Penelitian ini menyimpulkan adanya pengaruh dari efektivitas akun Instagram @infobandungraya sebesar 55,95% terhadap pemenuhan kebutuhan informasi followers yang didukung oleh faktor-faktor seperti keakuratan berita, kejelasan berita, dan memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan followers-nya. Kata Kunci: Efektivitas, Kebutuhan Informasi, Instagram
PENGARUH KETERBUKAAN DIRI TERHADAP HUBUNGAN RELASIONAL ANTAR MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS TELKOM Justicia Chantika Dhea Arda; Nofha Rina
Medium: Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Vol 10 No 1 (2022): Medium: Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/medium.2022.vol10(1).9222

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial, dalam menjalankan kehidupannya akan selalu berinteraksi dengan manusia lainya. Ketika melakukan komunikasi kita akan di hadapkan dengan berbagai tipe orang yang memiliki keterbukaan diri yang berbeda. Peneltian ini di lakukan untuk mengetahui adakah pengaruh antara keterbukaan diri terhadap hubungan relasional pada mahasiswa serta mengetahui seberapa besar pengaruh keterbukaan diri terhadap hubungan relasional pada mahasiswa. Metode penelitian yang di gunakam merupakan penelitian kuantitatif, dengan teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik lalu populasi penelitian ini adalah mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Telkom angkataan 2018, 2019, 2020. Sampel yang di ambil sebanyak 70, sampel tersebut diambil menggunakan rumus dari John Curry mengenani presentase jumlah sampel dengan melihat jumlah populasi. Pada penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya pengaruh dari keterbukaan diri terhadap hubungan relasional di antara mahasiswa. Keterbukaan diri memberikan pengaruh sebesar 51,1% terhadap hubungan relasional antar mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Telkom.
Motif Penggunaan Media Sosial Twitter (Studi Deskriptif Kuantitatif Pada Pengikut Akun Twitter @EXOind) Dhea Nursyafitri Liani; Nofha Rina
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 20, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jc.v20i1.7747

Abstract

The number of active internet users in Indonesia is increasing every year. This proves that Indonesian people more often access media that are connected to the internet, one of which is social media. Easy to use and allows for interaction without any distance and time limit makes people use social media including fandom. Twitter is a social media that is used by fandom as a means to carry out fangirling activities. The purpose of this study is to ascertain the motives of followers from Twitter account @EXOind in using social media Twitter. This study uses a motive category reference from Papacharissi and Rubin (2000). This study uses survey methods with descriptive analysis and quantitative approaches. The questionnaires were distributed to 100 respondents using a Likert scale. The result shows that the Information Seeking Motive and Entertainment Motive are in the very high category. While the Convenience Motive, Interpersonal Utility Motive, and Pass Time Motive are in the high category.Motive, Social Media, Twitter, K-Pop, Fandom
PANTOMIM SEBAGAI EKSPRESI DIRI SISWA TUNARUNGU Meilania Kusuma Dewi; Adi Bayu Mahadian; Nofha Rina
Manajemen Komunikasi Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Komunikasi Vol.2 No.1 Oktober 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.619 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v2i1.12077

Abstract

Keunikan cara berkomunikasi kaum tunarungu berbeda dengan orang normal lainnya. Dalam berkomunikasi mereka menggunakan bahasa isyarat untuk menjembatani proses komunikasi tersebut. Namun, tidak semua orang dapat mengerti pesan yang ingin disampaikan oleh mereka sehingga mereka sulit untuk mengekspresikan dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pantomim menurut siswa tunarungu serta mengetahui cara dan makna ekspresi diri dengan menggunakan informan kunci siswa tunarungu di SLB Negeri Cicendo Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jenis data yang digunakan yaitu data primer melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil yang didapatkan melalui penelitian ini menunjukkan bahwa makna pantomim menurut siswa tunarungu dilihat dari kelima informan merupakan hal yang penting dalam hidupnya. Pantomim merupakan hal yang menghibur karena lucu dan membuat tertawa bagi siswa tunarungu. Pantomim merupakan hal yang menjadi kesukaan dan hobi bagi siswa tunarungu. Sehingga pantomim menjadikan siswa tunarungu menjadi berani, memiliki banyak teman, dan menghasilkan prestasi serta membuat orang tua menjadi senang dan bangga. Melalui pantomim mereka dapat mengekspresikan diri dengan maksimal menggunakan ekspresi wajah yang dapat menghibur mereka.
PERAN INTERAKSIONAL GURU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA TARKIZ DI SEKOLAH DASAR ALQURAN KOTA BANDUNG Nofha Rina
Jurnal InterAct Vol 8, No 1 (2019): Jurnal InterAct
Publisher : Atma Jaya Indonesia Catholic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.834 KB) | DOI: 10.36388/ia.v8i1.1411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa Tarkiz di Sekolah Dasar Alquran Bandung. Konsep penelitian ini mengarah pada teori proses interaksional. Tipe penelitian ini bersifat deskriftif deskriptif kualitatif yaitu membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat. Penelitian ini dilaksanakan pada orang-orang yang mengalami dan mengetahui secara langsung. Subjek atau informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam serta menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tiga komponen peran interaksional guru dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa Tarkiz antara lain adalah, Pertama input menunjukan bahwa guru melakukan metode diskusi. Kedua proses dalam hal ini yaitu guru memberikan metode sesi tanya jawab. Ketiga output pada komponen ini yaitu guru memberikan sebuah materi yang sesuai dengan pengetahuan siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TEHADAP POLA KOMUNIKASI INTERPESONAL SISWA SMP NEGERI 50 BANDUNG Pitthauly Haomasan; Nofharina Nofharina
Jurnal Komunikasi Vol 12, No 1 (2018): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.234 KB) | DOI: 10.21107/ilkom.v12i1.3710

Abstract

ABSTRACTNowadays smartphones can be consumed from young to old age. Motives teenagers in using the smartphone quite diverse, namely, the sophistication of features, fast internet access, ease of access to social media, entertainment facilities and help in doing homework. In early January 2017, SMP Negeri 50 Bandung set a ban on bringing smartphones to school, due to the recent years the influence of smartphone making problems in school. This study was conducted to find out how much the influence of using smartphones to interpersonal communication patterns of students of SMP Negeri 50 Bandung. This research is associated with Uses and Gratification theory and the method is quantitative with the type of descriptive research. This study involved one independent variable and one dependent variable. Using probability sampling method with Slovin approach with the number of respondents 82 people. Data analysis techniques used are descriptive and multiple linear regression analysis. Based on the results of simultaneous hypothesis testing, a significant influence on the use of smartphones against interpesonal communication patterns. This is evidenced by the value of F-count(41.644) lebih dari F-table (2.722) with a significance level of 5%. The result of coefficient of determination showed that Frequency of Use, the Variety of Content and Activity give influence of 61,6% to Interpersonal Communication Pattern of students of SMP Negeri 50 Bandung. While the action of 38.4% is the contribution of other variables that are not examined in this study. Can be concluded that SMP Negeri 50 Bandung prohibits bringing smartphones to school so obtained despite the prohibition of bringing the smartphone in effect to make high interpersonal communication patterns of students of SMP Negeri 50 Bandung. 
Patterns of Interpersonal Communication Students through the Class Tarkiz Quran Memorizers Nofha Rina; Jenny Ratna Suminar; Ninis Agustini Damayani; Hanny Hafiar
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 13, No 1 (2019): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Accreditated of Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v13i1.5192

Abstract

This research came from the uniqueness of the Alquran Elementary School (SDQu) in Indonesia which was interesting to be studied. This study highlighted the instructional communication orientation of students through an analysis of interpersonal communication in learning activities in the Tarkiz classroom. Using the case study method, we employed the theoretical lens of social construction, symbolic interaction, and social cognitive as a way to capture the truth and explore this phenomenon more to make model of interpersonal communication in the field of instructional communication. Findings are discussed effective instructional communication between students and teachers Tarkiz created conducive learning for students to developed an interpersonal communication model on the openness of student and teacher, the interaction of the environment, and equality of student and teacher. This study makes contributions to interpersonal communication in practice. Penelitian ini membahas keunikan Sekolah Dasar Alquran (SDQu) di Indonesia yang menarik untuk dipelajari. Penelitian ini menyoroti orientasi komunikasi instruksional siswa melalui analisis komunikasi interpersonal dalam kegiatan pembelajaran di kelas Tarkiz. Menggunakan metode studi kasus, kami menggunakan lensa teoritis konstruksi sosial, interaksi simbolik, dan kognitif sosial sebagai cara untuk menangkap kebenaran dan mengeksplorasi fenomena ini lebih untuk membuat model komunikasi interpersonal di bidang komunikasi instruksional. Temuan dibahas komunikasi instruksional yang efektif antara siswa dan guru Tarkiz menciptakan pembelajaran yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan model komunikasi interpersonal pada keterbukaan siswa dan guru, interaksi lingkungan, dan kesetaraan siswa dan guru. Penelitian ini memberikan kontribusi pada komunikasi interpersonal dalam praktik.
PANTOMIM SEBAGAI EKSPRESI DIRI SISWA TUNARUNGU Nofha - Rina
Widya Komunika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi dan Pendidikan - WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.393 KB) | DOI: 10.20884/1.wk.2019.9.2.1925

Abstract

The uniqueness of communication ways for the Deaf is different from other people. On communicating they use sign language to bridge communication process. However, not everyone can understand their message so that is difficult to express theirselves. The purpose of this research was to determine the meaning of pantomim by Deaf students and knowing how to self-expressing and meaning by using key informants helped deaf students at SLB Negeri Cicendo Bandung. This research use qualitative method with phenomenological approach. Types of data used are primary data through observation and interview. The results obtained through this research show that the meaning of pantomim by deaf students from five informants are important in his life. Pantomim is entertaining for deaf student, because it is funny and can make them laugh. Pantomim is a hobby that become their favorite thing. So pantomim makes deaf student to be brave, having many friends, and the achievments and make their parents be happy and proud. Through pantomim they can express themselves maximumly with facial expressions, so they can entertain themselves.niqueness of communication ways for the Deaf is different from other people. On communicating they use sign language to bridge communication process. However, not everyone can understand their message so that is difficult to express theirselves. The purpose of this research was to determine the meaning of pantomim by Deaf students and knowing how to self-expressing and meaning by using key informants helped deaf students at SLB Negeri Cicendo Bandung. This research use qualitative method with phenomenological approach. Types of data used are primary data through observation and interview. The results obtained through this research show that the meaning of pantomim by deaf students from five informants are important in his life. Pantomim is entertaining for deaf student, because it is funny and can make them laugh. Pantomim is a hobby that become their favorite thing. So pantomim makes deaf student to be brave, having many friends, and the achievments and make their parents be happy and proud. Through pantomim they can express themselves maximumly with facial expressions, so they can entertain themselves.
PEMBENTUKAN KONSEP DIRI ANAK MELALUI KOMUNIKASI DAKWAH Nofha Rina
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v2i1.51

Abstract

Orangtua memiliki peran utama dalam membentuk konsep diri anak yang memiliki hubungan dengan agama dan masyarakat. Agama sebagai pondasi awal dalam memaknai kehidupan agar dapat menyelamatkan diri di dunia. Jalinan komunikasi yang terjadi antara orangtua dan anak adalah untuk membangun hubungan antarpersonal yang baik. Pembentukan konsep diri anak bermula dari penilaian orangtua terhadap anak dimana orangtua sebagai komunikator dakwah untuk mengajarkan nilai keagamaan.Pola komunikasi dakwah menjadi hal yang diperhatikan dalam menyampaikan dakwah diantaranya yaitu: berbicara langsung apa yang dipikirkan (imprompiu remark), membaca naskah (reading from manuscript), menghafal (memorizing the speech), dan memaparkan dengan menggunakan catatan garis besarnya (delivering extemporaneously).Metode yang digunakan dalam  tulisan ini adalah fenomenologis dimana mencoba mencari arti dari pengalaman dalam kehidupan. Dimana tujuannya dalah menemukan makna dari hal yang esensial dari pengalaman seseorang melalui wawancara mendalam terhadap partisipan. Sehingga hasil yang diperoleh adanya pemaknaan terhadap persepsi dan sikap partisipan terhadap pengalaman hidup sehari-hari.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE BROWNIES AMANDA SEBAGAI KUE OLEH-OLEH BANDUNG Nofha Rina; Ruri Wahyu Yuriadi
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 5 No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v5i1.1820

Abstract

Brownies Amanda merupakan suatu bisnis industri makanan rumahan yang pada awalnya hanya menjual bolu kukus coklat dan berkembang menjadi industri besar hingga saat ini. Penyebaran informasi kepada pelanggan menggunakan strategi word of mouth dan sejak tahun 2000 sudah memiliki peminat yang besar dan memberikan nama merek produk mereka dengan sebutan Amanda. Strategi market yang dilakukan oleh Brownies Amanda termasuk dalam marcomm mix (promotion) yang dimana ada dalam bagian bauran pemasaran. Menurut Kotler dan Keller komponen bauran pemasaran dibagi menjadi 4, yaitu product, place, price, dan promotion. Promotion merupakan salah satu upaya Brownies Amanda dalam membangun brand image. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan dasar pemikiran post positivisme dimana peneliti harus melihat secara langsung terhadap fenomena dan objek yang diteliti dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan mengalanisa secara terstruktur strategi pemasaran Brownies Amanda dengan konsep 4P. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep 4P cocok digunakan dalam strategi pemasaran Brownies Amanda karena tetap menjaga rebranding produk mereka sebagai kue khas nusantara yang tersebar disemua wilayah Indonesia. Selain itu reseller dalam pemasaran pun sudah banyak sehingga semua kalangan mampu menjangkau produk yang dijual oleh Brownies Amanda.