cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282120368642
Journal Mail Official
abdimasppm@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu no 1, Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant.v2i2.18571
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
PENERAPAN SISTEM SIRKULASI TERTUTUP DAN MONITORING KUALITAS AIR PADA PEMBENIHAN MANDIRI DALAM USAHA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR UNTUK MASYARAKAT DESA CITEUREUP KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG Abrar Ismardi; Dudi Darmawan; Nurwulan Fitriyanti; Elsi Purbowati; Nima Adlini; De Putri Permata Rahmadani; Qualita Imani Pradharona
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.493 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18426

Abstract

PERANCANGAN ALAT BANTU BACA DAN BERHITUNG DENGAN METODE DESAIN SPRINT DI PUSAT KEGIATAN GURU KECAMATAN ARCAMANIK Ika Arum Puspita; Devi Pratami; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.579 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18449

Abstract

PENCEGAHAN JERATAN RENTENIR ONLINE MELALUI LITERASI KEUANGAN SYARIAH KELUARGA DI DESA CIBITUNG KULON KECAMATAN PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR Rully Trihantana; Tubagus Rifqy Thantawi; Susi Melinasari
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.958 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18668

Abstract

Era digital seperti sekarang ini merupakan suatu keniscayaan dan hampir tidak ada daerah yang tidak tersentuh oleh aktivitas digital, tidak terkecuali masyarakat yang tinggal di pedesaan. Perangkat komunikasi seluler seperti smartphone android, i-Phone dan sejenisnya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sebagian besar masyarakat. Masyarakat dengan bebas dapat melakukan aktivitasnya termasuk aktifitas ekonomi dan keuangan melalui perangkat digital. Permasalahan muncul ketika masyarakat pengguna perangkat digital disuguhkan berbagai kemudahan terutama dalam memperoleh pinjaman online atau kredit online yang ditawarkan, di sisi lain masyarakat pedesaan pada umumnya belum teredukasi secara komprehensif perihal literasi keuangan, sehingga muncul berbagai permasalahan keuangan yang sangat meresahkan, seperti jeratan pinjaman online dan sejenisnya. Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat perlu diberikan edukasi komprehensif mengenai literasi keuangan keluarga sebagai bagian dari upaya pencegahan jeratan rentenir di era digital sekarang ini. Edukasi tentang literasi keuangan keluarga berbasis syariah ini difokuskan di Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga baik perorangan, atau ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK, majelis taklim maupun kelompok wanita tani, bapak-bapak selaku kepala keluarga dari berbagai profesi, serta pemuda pemudi yang tergabung dalam organisasi kepemudaan serta perangkat desa di Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Adapun metode yang dilakukan adalah dengan 1) Penyuluhan; 2) Simulasi keuangan keluarga; 3) Penyusunan laporan keuangan ; dan 4) Story telling. Secara umum metode 1 sampai dengan 4 diatas, merupakan modifikasi dari metodologi model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam lingkup research and development. Hasil dari kegiatan ini masyarakat dibekali dengan softskill berupa pengetahuan tentang serba serbi pinjaman online, pengunaan teknologi digital yang bijak dan bertanggungjawab serta berbagai aspek hukum yang menyertainya dan yang terakhir adalah terjadinya peningkatan literasi keuangan syariah keluarga serta semangat kebersamaan untuk pendirian lembaga keuangan mikro berbasis syariah. Kata Kunci : keuangan keluarga, literasi keuangan syariah, rentenir online
KAJIAN MODEL DESA WISATA KAMPUNG SEPATU Imanuddin Hasbi; Putu Nina Madiawati; Nuslih Jamiat; Arif Kuswanto; Brady Rikumahu; Dicky Hidayat; Ahmad Nur Sheha Gunawan
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.705 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17509

Abstract

Kawasan sentra industri kecil sepatu Cibaduyut dirintis sejak tahun 1918 melalui transfer knowledge dari beberapa warga Cibaduyut pada orang Jakarta yang bernama Bang Aden dan Bang Gelang pada waktu itu muncullah tokoh yang bernama Bah Umri dan Bah Omon, mereka adalah penduduk dari blok sepatu Cibaduyut. Luas area sentra industry sepatu 14 km2 yang meliputi wilayah kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung dan Kecamatan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung. Wilayah Bojong Loa Kidul sendiri meliputi Cibaduyut, Cibaduyut Wetan, Kebon Lega, Mekarwangi, Cibaduyut Kidul, sedangkan wilayah Kecamatan Dayeuh Kolot meliputi: Desa Cangkuang Kulon, Desa Cangkuang Wetan dan Desa Sukamenak. Cibaduyut menjelma menjadi tempat belanja terkenal yang dikunjungi banyak wislok, wisnu dan wisman, sejak pandemic Covid 19 pengunjung mengalami penurunan drastis yang berdampak anjloknya penjualan sepatu. Usaha Perajin Sepatu mengurangi dan bahkan beberapa tidak produksi. Strategi berkelanjutan usaha perajin sepatu pasca covid 19 dengan melakukan pengelolaan bisnis dengan jiwa kewirausahaan.
PEMBUATAN DAN PELATIHAN MESIN PELUMER SAMPAH PLASTIK BEKAS BOTOL DAN CUP AIR MINERAL GUNA MENDUKUNG PROGRAM PEMANFAATAN SAMPAH DI DESA SUKAPURA Isnaeni Yuli Arini; Wawan Tripiawan; M. Almaududi Pulungan; Sinta Aryani
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.173 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18417

Abstract

Masyarakat pegiat lingkungan di kawasan Desa Sukapura berkeinginan untuk dapat mengurangi dan mengelola sampah di wilayah mereka, khususnya sampah plastik yang berasal dari botol dan gelas air minuman kemasan. Oleh karena itu, pada kegiatan PkM oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Telkom kali ini bertujuan untuk dapat membangun sistem pengelolaan sampah plastik pada Desa Sukapura. Sistem pengelolaan sampah plastik tersebut, secara sederhana adalah dengan mencacah plastik, kemudian melumerkan cacahan plastik sehingga menjadi bentuk yang dapat dicetak menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual kembali. Dengan memperhatikan kebutuhan mesin yang ada, maka dibuat mesin pelumer hasil cacahan plastik sehingga hasil lumeran plastik dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang jadi. Mesin pelumer plastik yang kami buat telah diserahkan kepada masyarakat Desa Sukapura pada tanggal 3 Januari 2022 dan sekaligus juga dilakukan pelatihan mesin tersebut sehingga masyarakat Desa Sukapura dapat menggunakan mesin secara mandiri.Kata Kunci: Sampah plastik, Desa Sukapura, Mesin pelumer plastik
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN BERBASIS DIGITAL BAGI GURU SMK YPPS PARIWISATA SUMEDANG Putri Fariska; Ajeng Luthfiyatul Farida; Dwi Fitrizal Salim
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.156 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i1.18440

Abstract

PELATIHAN DIGITAL MARKETING PEMBUATAN WEBSITE UNTUK RUMAH MAKAN DAN PRODUK LOKAL DI DESA KERTAWANGI SEBAGAI DESA WISATA Willy Sri Yuliandhari; Puspita Wulansari; Ardan Gani Asalam
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.922 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18696

Abstract

Masyarakat Desa Kertawangi secara umum bekerja sebagai petani, namun sejak munculnya pengusaha di bidang kuliner yang diinisiasi dengan adanya tempat wisata di Desa Kertawangi, maka Sebagian besar penduduk Desa kertawangi menambah mata pencaharian mereka dengan bergerak di bidang kuliner. Namun usaha kuliner mereka ini masih terbatas pada pemjualan di tempat-tempat wisata dan dekat rumah mereka, belum memperluas pemasaran mereka dengan menggunakan e-commerce atau secara online. Oleh karena itu, pada kegiatan PKM oleh Tim Dosen dan mahasiswa Universitas Telkom kali ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan website kepada para pelaku rumah makan dan produk lokal warga sehingga mereka bisa memasarkan dan menjual produk kulinernya tidak hanya untuk diwilayah rumah mereka tetapi bisa keluar desa dan lebih luar lagi. Pelatihan ini dimulai dengan melakukan observasi terhadap kebutuhan mereka dalam usaha mereka, dan selanjutnya diberikan pelatihan menggunakan gadget yang mereka miliki. Pelatihan dilakukan pada Hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022. Berdasarkan feedback yang dari peserta 98% peserta puas dan merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan, dan berharap dilanjutkan dengan pelatihan lain sehingga mereka dapat meningkatkan pasar mereka.
IMPLEMENTASI ALAT UKUR SUHU TUBUH JARAK JAUH BERBASISKAN SENSOR INFRARED UNTUK DIGUNAKAN DI SMP IT ULUL AZMI CIMAHI Sussi Sussi; Nyoman Bogi Aditya Karna; Sofia Naning Hertiana
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.863 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17500

Abstract

Pengukuran suhu merupakan suatu indikator dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Tubuh yang memiliki suhu diatas standar sehat (suhu diatas 36oC) menandakan kondisi tidak baik dari tubuh bahkan menjadi identifikasi awal untuk menganalisa adanya virus corona dalam tubuh. Kebutuhan akan alat ukur tubuh jarak jauh disaat pandemic Covid-19 menjadi sebuah keharusan bagi suatu instansi terutama instansi pendidikan dimana masih ada tenaga pendidik dan management yang datang ke sekolah untuk mengatur pembelajaran jarak jauh secara bergilir. Untuk menjaga kesehatan pada pahlawan pendidikan maka pada kegiatan PkM Reguler Tahun 2021 Periode 1, Tim Dosen FTE mendesain dan mengimplementasikan alat ukur suhu tubuh jarak jauh berbasiskan sensor infrared. Alat ukur suhu tubuh akan digunakan oleh SMP IT Ulul Azmi. SMP IT Ulul Azmi adalah mitra yang sudah dua tahun menyambut program PkM Tel-U dengan positif dan terlibat aktif dalam kegiatan PkM.
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA/SISWI DALAM LITERASI DIGITAL, BAHASA DAN KEUANGAN DI SMK NEGERI 1 SIBORONGBORONG Grace Lamudur Arta Sihombing; Tetti Manullang; Enda Dwi Karina
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.057 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18654

Abstract

Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi (skill) untuk menerima, memahami dan mengelola informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Memilliki literasi yang baik artinya memiliki kemampuan untuk mengalisis, mengevaluasi data dan informasi yang diterima dengan baik. Memiliki pengetahuan dalam membaca berbagai informasi bermanfaat, mengambil kesimpulan dari informasi yang dibaca, memberikan penilaian kritis terhadap informasi tersebut. Pada era industri 4.0 mau atau tidak mau, waktu mengharuskan setiap individu untuk belajar dan mengasah kemampuan literasi agar mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi. Namun faktanya Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2019 meliris informasi berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA), Indonesia merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah dengan menempati peringkat ke 62 dari 70 negara. Tidak terkecuali pada pelajar yang berada di daerah Kabupaten Tapanuli Utara. Data menunjukan bahwa minat baca pelajar di daerah ini masih sangat rendah. Dalam PKM ini tim memfokuskan pada tiga tingkatan literasi yaitu digital, bahasa dan keuangan. Dimana ketiga hal ini sangat dibutuhkan apalagi untuk tingkatan pelajar yang ada di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) yang diharapkan setelah tamat sekolah bisa langsung terjun ke dunia pekerjaan. Sehingga berdasarkan data tersebut, tim melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi di SMK Negeri 1 Siborongborong di kelas XII-1 kelas TKJ dengan jumlah 40 orang. Pelatihan dilaksanakan di laboratorium komputer dengan jumlah PC dan Laptop sebanyak 40 Unit memenuhi jumlah siswa. Dalam literasi bahasa inggris peserta didik dilatih untuk membuat lamaran, curriculum vitae dan bagaimana memperkenakan diri dalam bahasa inggris yang benar. Dalam literasi keuangan peserta didik dilatih untuk mengelola keuangan dengan menggunakan metode TATAP dan membuat perencanaan keuangan yang sederhana. Dalam literasi digital siswa dilatih untuk membuat personal website (blog) untuk wadah bagi peserta didik dalam mengepresikan diri dalam berbagai karya, tugas sekolah atau hobby lainnya sehingga mereka mampu menggunakan teknologi untuk hal yang lebih bermanfaat. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang literasi digital, bahasa dan keuangan. Hal itu terlihat bahwa siswa sudah mampu membuat lamaran pekerjaan, mimiliki perencanaan keuangan sederhana dan sudah memiliki akun blog dengan beberapa konten tulisan mereka sendiri.Kata Kunci: literasi bahasa, literasi digital, literasi keuangan
PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS SIAGA BENCANA DI DESA NAMO SIALANG KECAMATAN BATANG SERANGAN KABUPATEN LANGKAT Buchari Buchari; Suri Mutia Siregar; Rosdanelli Hasibuan
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.569 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17534

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat di Kawasan Ekowisata Tangkahan Kabupaten Langkat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap pada Tim SAR Kawasan Ekowisata Tangkahan guna terwujudnya penyelenggaraan operasi SAR yang efektif dan efesien melalui latihan Penyelamatan Korban di Air, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Siaga Bencana, Latihan Operasi SAR, Penyusunan Kebijakan Teknis, Pengarahan Potensi, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Operasi SAR Kawasan Ekowisata Tangkahan Desa Namo Sialang Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat. Tim SAR Kawasan Ekowisata Tangkahan ini belum pernah mendapat pelatihan kesiapsiagaan terhadap bencana seperti Latihan Penyelamatan Korban di Air dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada korban tenggelam dan hanyut di sungai. Peralatan berstandar yang digunakan untuk penyelamatan korban juga belum tersedia. Peringatan kepada pengunjung akan terjadinya banjir pun juga masih dilakukan dengan teriakan oleh Tim SAR (secara manual). Melalui kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini kepada SAR Ekowisata Tangkahan Kabupaten Langkat, telah diberikan pelatihan yang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat tentang Penyelamatan Korban di Air dan Bantuan Dasar Hidup (BHD) pada korban tenggelam dan hanyut di sungai. Disediakan 6 titik jalur evakuasi dari tempat wisata (rawan bencana) menuju ke tempat yang lebih tinggi dan 1 titik kumpul yang aman dari banjir bandang (bencana). Hal ini penting bagi kawasan ekowisata mempunyai jalur evakuasi yang dibuat berdasarkan pertimbangan-pertimbangan keselamatan (safety) agar pengunjung yang sedang berwisata merasa aman dari bahaya.

Page 11 of 15 | Total Record : 147