cover
Contact Name
Nurlizawati
Contact Email
naradidik@ppj.unp.ac.id
Phone
+6285215445191
Journal Mail Official
naradidik@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Department of Sociology, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang (Integrated Classroom B UNP Air Tawar Padang) Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy
ISSN : 28279670     EISSN : 2827864X     DOI : https://doi.org/10.24036/nara.v1i1.2
Core Subject : Education, Social,
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (ISSN 2827-864X) is a scientific journal managed by the Department of Sociology Laboratories, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang. This journal facilitates publications for research related to the discussion of the structure and dynamics of educational institutions, curriculum development, learning models, classroom action research, school action research and the development of education in society. With an in-depth study, it is hoped that the articles in this journal will provide new ideas related to the development of existing concepts, models and theories in education science.
Articles 199 Documents
Implementasi Penilaian Projek (P5) Tema Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sosiologi pada Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 5 Padang Voni Safitri; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal di SMA Negeri 5 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Subjek penelitian adalah guru sosiologi, peserta didik, wakil kurikulum dan kepala sekolah SMA Negeri 5 Padang. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara yang dilakukan secara tatap muka dan dokumentasi. Keabsahan data yang dilakukan dengan triangulasi data. Teknis analisis data yang dirujuk melalui pemikiran Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial menurut Max Weber yang menjelaskan bahwa suatu tindakan individu sepanjang tindakan itu mempunyai makna atau arti subjektif bagi dirinya dan diarahkan kepada tindakan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal dalam pembelajaran sosiologi pada pelaksanaan kurikulum merdeka di SMA Negeri 5 Padang sudah berjalan dengan baik, asesmen atau penilaian yang digunakan dalam projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal ini terdiri dari dua jenis yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Alat yang digunakan dalam penilaian projek (P5) tema kearifan lokal yaitu rubrik. Selama pelaksanaan penilaian projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tema kearifan lokal ini terdapat kendala-kendala yaitu guru yang mengajar projek (P5) tema kearifan lokal ini lebih dari satu orang, guru-guru tersebut harus merumuskan satu nilai, guru juga kesulitan mengklasifikasikan gaya belajar siswa yang sesuai dengan karakter siswa.
Pengembangan Soal Penalaran Peserta Didik pada Pembelajaran Sosiologi Fase F SMA N 1 Lengayang Nurul Hasana; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen soal penalaran peserta didik dalam pembelajaran sosiologi Fase F di SMA N 1 Lengayang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan penalaran peserta didik yang disebabkan oleh keterbatasan instrumen evaluasi yang mampu mengukur berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dikembangkan dalam bentuk soal pilihan ganda lima opsi dan empat opsi alasan logis. Validasi ahli dilakukan terhadap 20 butir soal berdasarkan aspek materi, bahasa, dan kontribusi. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 3,27 atau 88,45% yang termasuk kategori "sangat baik". Soal diuji coba pada 36 peserta didik Fase F dan dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test dan N-Gain melalui SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (Sig. 0,002 < 0,05) dengan nilai N-Gain sebesar 0,69 atau 69% (kategori “cukup efektif”). Selain itu, kepraktisan soal memperoleh skor rata-rata 3,56 (kategori “praktis”). Hasil ini menunjukkan bahwa soal penalaran yang dikembangkan valid, praktis, dan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Sosiologi guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peserta Didik dalam Memilih Sekolah di SMA Swasta HKBP 2 Tarutung Karmina Citra; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.283

Abstract

SMA Swasta HKBP 2 Tarutung memiliki program Pendidikan Agama Kristen (PAK), dan sekolah yang didirikan sebagai bagian dari upaya HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) dalam menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat Tarutung dan sekitarnya. Teori yang digunakan adalah teori pilihan rasional Coleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Jumlah informan dalam penelitian ini 13 orang. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor-faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam memilih sekolah di SMA Swasta HKBP 2 Tarutung adalah faktor internal: pribadi peserta didik. Tanpa paksaan melaikan timbul dari diri sendiri, lingkungan social pribadi siswa. Faktor eksternal: dorongan orang tua, karena karena sudah membuktikan menjadi budaya bagi orangtua anak-anaknya hanya sekolah di SMAS HKBP 2 Tarutung, sarana-prasaran atau fasilitas sekolah yang memadai, dan guru professional. Guru sudah memenuhi standar dan memiliki keahlian di bidang masing-masing dan menguasai materi, struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Sosiologi Miftahul Husni Aziza; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa. Hal ini disebabkan oleh masih dominannya penggunaan model pembelajaran ceramah dalam proses pembelajaran di SMAN 2 Lubuk Basung. Model pembelajaran tersebut menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang mengembangkan kemampuan berpikir kreatifnya dalam pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukannya model pembelajaran yang dapat mendorong kreativitas siswa, yaitu melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek dengan bantuan media mind mapping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X SMAN 2 Lubuk Basung. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme yang dikembangkan oleh Jean Piaget. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan tipe quasi-eksperimen. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari kelas XE1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XE2 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif pada penggunaan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media mind mapping terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X di SMA N 2 Lubuk Basung. Hasil nilai significance kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sebesar 0,00 dimana nilai tersebut < 0,05. Model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media mind mapping memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.
Efektivitas Model Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Ludo Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Sosiologi Ninda Ayu Sabina; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.304

Abstract

Penelitian ini didasari bahwa masih rendahnya hasil belajar peserta didik kelas X masih tergolong rendah dengan persentase rata – rata yang belum tuntas yaitu 63,89% pada kelas X E 3. Salah satu faktor penyebab rendahnya hasil belajar peserta didik itu disebabkan oleh model pembelajaran yang bervariasi dan kurangnya media yang di gunakan seperti potongan gambar. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif tipe quasi eksperimental. Teknik pengumpulan data melalui soal tes yang telah disesuaikan dengan kompetensi kognitif C2. Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori belajar konstruktivisme dari Vygotsky. Hasil Penelitian berdasarkan nilai posttest rata–rata tes kelas eksperimen adalah 80% dan nilai rata – rata kelas tes kelas kontrol adalah 67,71%. Setelah di uji hipotesis maka diperoleh dalam dua arah sig α sebesar < 001 sehingga mendapatkan kesimpulan bahwa (0,000 < 0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams games tournament (TGT) dengan bantuan media ludo terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran sosiologi di kelas X Fase E SMAN 4 Sumbar.
Penerapan Model Discovery Learning dalam Pembelajaran Sosiologi di Kelas 10 Fase E SMA Negeri 2 Padang Alvita Dewi Ardayah; Junaidi Junaidi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendasari guru menerapkan model discovery learning dan penerapan model discovery learning dalam pembelajaran sosiologi di kelas 10 Fase E SMA Negeri 2 Padang. Permasalahan pada penelitian ini adalah peserta didik kelas 10 yang masih belum mencapai KKTP yang telah ditetapkan. Teori yang digunakan adalah teori kognitvistik Jerome Bruner dan teori pemrosesan informasi Robert M Gagne. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian evaluasi model CIPP. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mendasari guru menerapkan model discovery learning yaitu materi yang diajarkan lebih banyak ke konsep-konsep, mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran, tuntutan kurikulum merdeka. Pada saat penerapannya terdapat sintak dari model discovery learning yang tidak terlihat penerapannya yaitu stimulus, pernyataan/identifikasi masalah dan pengolahan data.
Penerapan Model Role Playing Untuk Meningkatkan Kerjasama Siswa dalam Pembelajaran Sosiologi Kelas XI SMA Pertiwi 1 Padang Misbahul Jannah; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.307

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini yaitu kurangnya kemampuan siswa untuk bekerjasama dalam pembelajaran. Hal ini terjadi disebabkan karena guru cenderung menggunakan metode diskusi dalam pembelajaran sosiologi, namun proses pembelajaran dengan cara kerja kelompok pada metode diskusi tidak berjalan semestinya, dimana siswa harusnya memiliki sifat kerjasama dengan temannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model role playing untuk meningkatkan kerjasama siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan model dua siklus oleh Kemmis dan McTaggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori belajar humanistik oleh Carl R. Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan kerjasama siswa dengan penerapan model role playing yaitu pada siklus I pertemuan pertama persentase peningkatan kerjasama memperoleh 32,64 % pada pertemuan pertama, 42,11 % di pertemuan kedua. Pada siklus II memperoleh 65 % pada pertemuan pertama, 76,70 % pada pertemuan kedua. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa adanya penerapan model role playing dapat meningkatkan kerjasama siswa.
Implementasi PBL Berdasarkan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 4 Bukittinggi Kirana Kirana; Junaidi Junaidi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam Kurikulum Merdeka di SMAN 4 Bukittinggi. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dengan PBL sebagai salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Penggunaan PBL di sekolah ini telah dilaksanakan secara menyeluruh dalam proses pembelajaran dan diterapkan di dalam kelas dengan mengikuti modul ajar. Namun, kenyataannya pelaksanaan PBL belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan panduan yang tercantum dalam modul ajar. Terdapat kesenjangan antara pelaksanaan di lapangan dengan konsep ideal yang diharapkan, baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan terbatas, wawancara terbuka, dan dokumentasi modul ajar sosiologi fase F, serta RPP Sosiologi fase F. Informan dipilih secara purposive sampling, dengan kriteria guru sosiologi, guru yang menggunakan PBL dan siswa fase F yang mempelajari sosiologi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif model Miles dan Huberman yang meliputi tiga komponen utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL dalam kelas telah sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Namun, guru belum sepenuhnya menguasai modul ajar dalam praktik pembelajaran langsung. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan kompetensi guru dalam penggunaan modul ajar, yaitu dengan memahami dan merealisasikan isi modul ajar ke dalam pembelajaran di kelas agar pelaksanaan PBL lebih optimal.
Penerapan Model Experiential Learning dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas XI Fase F di SMA Pertiwi 1 Padang Fitri Yenni; Eka Asih Febriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.312

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dengan mata pelajaran Sosiologi. Untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, pelaksanaan pembelajaran menerapkan model pembelajaran Experiential Learning. Tujuan dari penelitian ini yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Experiential Learning dapat memperbaiki hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan penelitian oleh Lewin ada empat tahapan yang dilalui melalui PTK yaitu tahap perencanaan (planning), tahap pelaksanaan (acting), tahap pengamatan (implementing), dan refleksi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pembelajaran Eksperiensial oleh Kolb, dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI F 5 SMA Pertiwi 1 Padang. Alat penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar yang terdiri dari sepuluh soal pilihan ganda pada setiap pertemuan. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Experiential Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada siklus I dari 41,66% menjadi 52,77%, pada siklus II dari 63,88% menjadi 80,55%. Awalnya peserta didik belum sepenuhnya melibatkan diri dalam pengalaman baru yang di dapatkan dan peserta didik yang berperan sebagai penonton belum maksimal mengamati pengalaman dari berbagai segi. Memperbaiki siklus sebelumnya, dimana peserta didik sudah mampu melibatkan diri dari pengalaman baru, dari pengalaman baru yang didapatkan peserta didik sudah mampu menciptakan konsep yang mengintegrasikan untuk memecahkan masalah sehingga pada siklus II hasil belajar peserta didik pun meningkat. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh model Experiential Learning terhadap hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Potensi Lokal (Desa Wisata: Puncak Lawang) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI Sosiologi 1 di SMA Negeri 1 Matur Dhea Ananda Putri; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.322

Abstract

Penelitian ini menarik dilakukan untuk membuktikan apakah model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal berpengaruh kepada hasil belajar sosiologi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Matur. Model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal yang inovatif dan relevan dengan konteks desa wisata puncak lawang diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan kognitif, dan pada hasil belajar sosiologi peserta didik. Penelitian menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian adalah kuantitatif tipe eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa Kelas XI Sosiologi SMA Negeri 1 Matur. Pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling atau sampel bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, dan kelas yang dipilih sebagai eksperimen adalah kelas XI Sosiologi 1 dan kelas kontrol adalah kelas XI Sosiologi 3 berjumlah 64 didasarkan pada hasil tes sumatif memperoleh rata-rata nilai yang rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar peserta didik dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan Paired Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sosiologi peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal (desa wisata: Puncak Lawang). Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata tes hasil belajar sosiologi kelas eksperimen adalah 85 dan nilai rata-rata tes sosiologi kelas kontrol adalah 70. Setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh nilai sig α atau sig (2-tailed) sebesar = 0,000, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa (0,000˂0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal (desa wisata: Puncak Lawang) terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI Sosiologi 1 di SMA Negeri 1 Matur.