cover
Contact Name
Nurlizawati
Contact Email
naradidik@ppj.unp.ac.id
Phone
+6285215445191
Journal Mail Official
naradidik@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Department of Sociology, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang (Integrated Classroom B UNP Air Tawar Padang) Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy
ISSN : 28279670     EISSN : 2827864X     DOI : https://doi.org/10.24036/nara.v1i1.2
Core Subject : Education, Social,
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (ISSN 2827-864X) is a scientific journal managed by the Department of Sociology Laboratories, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang. This journal facilitates publications for research related to the discussion of the structure and dynamics of educational institutions, curriculum development, learning models, classroom action research, school action research and the development of education in society. With an in-depth study, it is hoped that the articles in this journal will provide new ideas related to the development of existing concepts, models and theories in education science.
Articles 199 Documents
Pertimbangan Orangtua Menyekolahkan Anak Ke SD IT Mutiara Hati Kota Payakumbuh Adrian Fadhilla; Junaidi Junaidi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.358

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan pertimbangan orang tua menyekolahkan anaknya ke SDIT Mutiara Hati Kota Payakumbuh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya SD Negeri mata pelajaran agama hanya dipelajari satu kali pertemuan setiap minggunya, hal ini menimbulkan siswa lupa dan jauh terhadap agamanya yang merupakan sebagai penunjuk arah bagi mereka dalam berkembang, sehingga SDIT menjadi solusi yang bagus bagi orangtua bagi anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang seimbang antara pendidikan umum dan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pertimbangan orang tua menyekolahkan anaknya ke SDIT Mutiara Hati Kota Payakumbuh. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow, memperkenalkan teori kebutuhan berjenjang yang mengemukakan lima kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyaijan data, dan penarikan kesimpulan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatatif dengan tipe studi kasus. Penentuan informan dilakukan dengan memakai teknik purposive sampling dengan informan berjumlah 15 orang informan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertimbangan orang tua menyekolahkan anaknya ke SDIT Mutiara Hati Kota Payakumbuh yaitu: 1) Ingin Mengenal Islam kepada Anak Sejak Dini, 2) Melihat dari Fasilitas Sekolah, 3) Mempertimbangkan Program Pembelajaran, 4) Pelayanan Sekolah, 5) Akhlak atau Perilaku yang Baik.
Penerapan Powtoon Sebagai Inovasi Media Pembelajaran Sosiologi oleh Mahasiswa Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Universitas Negeri Padang Habi Fahriza; Relly Anjar Vinata Wisnu Saputra
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media Powtoon sebagai inovasi pembelajaran Sosiologi yang dilakukan oleh mahasiswa Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) Universitas Negeri Padang. Permasalahan penelitian berangkat dari penggunaan metode pembelajaran ceramah yang kurang mampu menarik perhatian peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang lebih menarik dan komunikatif. Salah satu alternatif media yang digunakan adalah Powtoon. Penelitian ini memfokuskan pada peran mahasiswa PLK sebagai calon guru dalam merancang, membuat, dan menerapkan media Powtoon, serta mengkaji perkembangan kreativitas dan kemampuan mengajar mereka melalui pengalaman praktik lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas enam mahasiswa PLK yang berasal dari lima sekolah mitra dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian didasarkan pada teori kognitif Jean Piaget, yang menunjukkan bahwa mahasiswa PLK mampu memanfaatkan Powtoon sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penggunaan media Powtoon tidak hanya mempermudah pemahaman materi Sosiologi, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan mengajar, kreativitas, serta pengalaman profesional mahasiswa sebagai calon guru.
Dukungan Sosial Orang Tua terhadap Minat Siswa untuk Melanjutkan Pendidikan di Perguruan Tinggi Nur Sakinah Rangkuti; Ika Sandra
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dukungan sosial orang tua terhadap minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di SMAN 1 Panyabungan Utara. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan kualitatif yang mendalam untuk mengungkap bentuk dukungan dalam konteks spesifik dimana latar belakang pendidikan dan ekonomi orang tua umumnya rendah. Permasalahan berawal dari data tiga tahun terakhir yang menunjukkan minat melanjutkan kuliah yang rendah, diduga akibat kurangnya dukungan sosial. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan informan siswa kelas XII, orang tua, guru kesiswaan, dan guru BK yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis mengikuti model Miles dan Huberman dengan teori modal sosial Pierre Bourdieu sebagai landasan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan mencangkup aspek emosional, finansial, dan informasional. Siswa yang memperoleh dukungan yang memadai dari orang tua cenderung berminat untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi. Sebaliknya, siswa yang kurang mendapatkan dukungan dari orang tua tampak tidak termotivasi dan kurang yakin untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Kendala dalam Pelaksanaan Sistem Pembelajaran Moving Class pada Siswa Kelas XI SMAN 7 Padang Riva Fitri Kurnia; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sistem pembelajaran moving class yang baru diterapkan di SMAN 7 Padang pada tahun ajaran 2023/2024. Terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan sistem pembelajaran moving class di sekolah. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanan sistem pembelajaran moving class di SMAN 7 Padang. Tujuan penelitian disini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem pembelajaran moving class di SMAN 7 Padang. Teori yang di gunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori struktural fungsional oleh Talcot Parsons dengan skema AGIL. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling, kriteria dalam penelitian ini sudah diketahui oleh peneliti dengan pertimbangan informan yaitu anggota masyarakat SMAN 7 Padang yang paling mengetahui tentang masalah yang akan diteliti oleh peneliti dengan jumlah informan 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara tatap muka dan studi dokumentasi. Keabsahan data yang dilakukan dengan menggunakan triangulasi data sumber dan teknik. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis interaktif oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dan observasi yang peneliti lakukan dengan pedoman yang telah dibuat serta ditujukan kepada wakil kurikulum, guru mata pelajaran moving class dan siswa siswi moving class terkait kendala dalam pelaksanaan sistem pembelajaran moving class di SMAN 7 Padang dapat disimpulkan bahwa masih terdapat kendala dalam pelaksanaan sistem pembelajaran moving class. Diantaranya ruang kelas belum sepenuhnya ditata sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu ruang kelas belum sepenuhnya ditata sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu, kelengkapan sarana dan prasarana yang masih belum terpenuhi secara menyeluruh, konsentrasi siswa terganggu, banyak siswa yang memilih untuk berlama-lama di luar kelas dibanding segera memasuki kelas tujuan.
Strategi Mewujudkan Gerakan Sekolah Sehat Jiwa di SMAN 1 Lareh Sago Halaban Annisa Nabila Sujarman; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.408

Abstract

Penelitian ini menjelaskan strategi mewujudkan sekolah sehat dengan fokus sehat jiwa di SMAN 1 Lareh Sago Halaban. Penelitian ini penting untuk diteliti karena sekolah ini merupakan satu-satunya Sekolah Menengah Atas di Kabupaten 50 Kota yang menjadi Sekolah Sehat, serta 20% anak di SMAN 1 Lareh Sago Halaban mengalami broken home yang berpengaruh kepada kesehatan jiwa mereka. Teori yang digunakan untuk menganalisis ialah teori struktural fungsional oleh Talcott Parson dengan skema AGIL. Metode penelitian yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan memakai teknik purposive sampling dengan jumlah informan 21 orang, dengan kriteria terlibat dalam program Gerakan Sekolah Sehat dengan fokus sehat jiwa. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan strategi Gerakan Sekolah Sehat Jiwa, terbagi menjadi dua bagian. Pertama, dalam proses pembelajaran, yaitu: 1) habituation dalam berdoa, 2) tinjauan perkembangan mental peserta didik, 3) pemetaan siswa sesuai kemampuan. Kedua, program inti sehat jiwa, yaitu: 1) pewajiban ekstrakurikuler, 2) pengoptimalisasi sosialisasi NAPZA, bullying, pemanfaatan internet, mental health, dan peran keluarga, 3) kerja sama dengan stakeholder, 4) pembentukan tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), 5) kampanye anti bullying, 6) mengaktifkan Pusat Konseling Kesehatan Remaja (PKKR). Strategi ini merupakan sebuah penyesuain yang selaras dengan tujuan program dengan melibatkan berbagai pihak, serta pemeliharaan pola agar program tetap berjalan dengan semestinya.
Implementasi Sekolah Aman Anti Kekerasan di SMAN 1 Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota Dinda Novita; Ika Sandra
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.410

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keteraturan sosial yang terbentuk melalui aturan-aturan yang bersifat mengikat guna memastikan nilai dan norma dapat berfungsi secara efektif dalam lingkungan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan informan jumlah 15 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kesiswaan, guru mata pelajaran, satpam, peserta didik, tata usaha, guru Bimbingan Konseling (BK), Tim TPPK, polisi keamanan sekolah (PKS). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons dengan skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, Latency). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sekolah aman anti kekerasan di SMAN 1 Suliki sudah berjalan walaupun belum optimal dan dalam menjalankan program sekolah aman anti kekerasan pihak sekolah melalukan pelaksanaan menjadi 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi program. Dalam pelaksanaan program sekolah mengalami kendala berupa kurangnya kolaborasi tim, kurang, komunikasi yang tidak efektif, minimnya dukungan orang tua serta kurangnya fasilitas pengawasan seperti CCTV yang menyebabkan pelaksanaan program masih belum optimal dilakukan.
Efektivitas Metode SQ3R dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skill pada Mata Pelajaran Sosiologi Laili Ummatul Khairo; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.411

Abstract

Permasalahan yang sering dialami peserta didik kesulitan menganalisis informasi pada bacaan secara mendalam, sehingga peserta didik tidak dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, and Review (SQ3R) dalam meningkatkan kemampuan Higher Order Thinking Skill (HOTS) peserta didik fase F pada mata pelajaran Sosiologi di SMAN 1 Padang Ganting. Metode SQ3R dipilih karena mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami materi secara dan sistematis, sehingga diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen tipe desain quasi eksperimen nonequivalent control group dengan populasi penelitian 65 peseta didik, terdiri atas kelas eksperimen F (32 peserta didik) dan kelas kontrol F4 (33 peserta didik). Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling yaitu seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa 25 soal HOTS yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil uji prasyarat dengan bantuan SPSS versi 16 menunjukkan seluruh data berdistribusi normal berdasarkan uji Kolmogrov Smirnov, dengan nilai signifikansi pre-test dan post-test kelas eksperimen sebesar 0,200 dan 0,200 dan kelas kontrol sebesar 0,200 dan 0,094 (Sig. > 0,05). Uji homogenitas varians menggunakan menggunakan Levene’s Statistic menunjukkan hasil homogen dengan nilai signifikansi sebesar 0,280 (Sig. > 0,05), setelah memenuhi uji prasyarat lalu dapat dilakukan analisis parametrik. Uji hipotesis menggunakan Independent t-Test menunjukkan nilai signifikan 0,000 (< 0,05), dengan rata-rata post-test kelas eksperimen 70,24 dan kontrol 49,94, menandakan adanya perbedaan signifikan. Hal ini dapat disimpulkan metode SQ3R efektif meningkatkan HOTS peseta didik dengan kemampuan peserta didik lebih baik dalam menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5). Metode ini direkomendasikan bagi guru guna menumbuhkan keterampilan analitis dan evaluatif, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan model pembelajaran berbasis literasi dalam Sosiologi.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Zep Quiz terhadap Hasil Belajar Sosiologi Regina Arnudia; Gusmira Wita
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan platform Zep Quiz terhadap hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimen, yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol di SMAN 2 Batang Anai. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, dengan nilai signifikansi pretest dan posttest kelas eksperimen masing-masing sebesar 0,613 dan 0,560, serta pada kelas kontrol sebesar 0,317 dan 0,109 (Sig. > 0,05). Uji homogenitas varians menggunakan Levene’s Test juga menunjukkan hasil homogen dengan nilai signifikansi sebesar 0,985 (Sig. > 0,05), sehingga data memenuhi asumsi untuk dilakukan analisis parametrik. Uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test dengan bantuan SPSS versi 30, menunjukkan nilai signifikansi < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan setelah diterapkan model STAD berbantuan Zep Quiz, dengan mayoritas peserta didik mencapai kategori nilai tinggi pada posttest. Sebaliknya, peningkatan hasil belajar pada kelas kontrol tidak sekuat kelas eksperimen. Penelitian ini melibatkan 27 peserta didik pada kelas eksperimen dan 27 peserta didik pada kelas kontrol. Temuan ini diperkuat oleh teori konstruktivisme, yang menekankan pentingnya interaksi sosial, kerja sama, dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Model STAD mendorong pembelajaran yang kolaboratif, sementara Zep Quiz menambahkan elemen digital yang interaktif dan kompetitif. Dengan demikian, pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Zep Quiz terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif di era digital.
Dampak Konflik Antarstaf terhadap Efektivitas Pengambilan Keputusan di SMP Negeri 7 Kota Padang Defril Syafrin; Irsyad Irsyad; Sufyarma Marsidin
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dampak konflik terhadap efektivitas pengambilan keputusan di SMP Negeri 7 Padang, dengan studi kasus pada efektivitas pengambilan keputusan dan pelaksanaan program kelas digital. Hal ini menarik untuk dikaji karena konflik merupakan bagian dari dinamika kehidupan sebuah organisasi, termasuk di lingkungan sekolah. Perbedaan pandangan, kepentingan, maupun nilai antar individu dan kelompok sering menjadi sumber munculnya konflik. Apabila tidak ditangani dengan tepat, konflik dapat berdampak negatif terhadap efektivitas pengambilan keputusan dan kinerja staf di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, tipe studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan 15 informan, dan pengumpulan data dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik yang terjadi antarstaf di sekolah, berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan di sekolah. Dampak tersebut bersifat dualistik antara destruktif (negatif) dan konstruktif (positif). Dampak destruktif terjadi pada tahap awal pelaksanaan program, yang diakibatkan oleh masih kurang nya pemahaman antar staf terhadap kebijakan program kelas digital, sehingga berdampak pada; 1) Menurunkan komunikasi dan koordinasi antar staf, 2) Memperlemah efektivitas organisasi dalam mengambil keputusan strategis, serta 3) menurunkan motivasi kerja staf sekolah. Namun ketika konflik dikelola dengan baik oleh pimpinan, melalui ruang diskusi partisipatif, konflik berdampak positif dan konstuktif, diantaranya; 1) Peningkatan inovasi dan kompetensi guru, 2) Peningkatan kualitas keputusan melalui pertukaran ide dan evaluasi kritis terhadap kebijakan sekolah, serta 3) Peningkatan kinerja staf dan sekolah. Dalam hal ini efektivitas pengambilan keputusan di sekolah salah satunya ditentukan oleh kemampuan manajemen dari pimpinan sekolah dalam mengelola konflik.