cover
Contact Name
Devi Armita
Contact Email
devi.armita@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285398401602
Journal Mail Official
filogeni@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/filogeni/
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi
ISSN : -     EISSN : 27765784     DOI : https://doi.org/10.24252/filogeni
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi adalah jurnal peer-review dan akses terbuka yang mempublikasikan karya ilmiah orisinil berkaitan dengan kemajuan biologi. Jurnal ini mengundang artikel penelitian, komunikasi singkat, tinjauan ilmiah yang kritis dan komprehensif mengenai Biologi, khususnya dalam bidang-bidang berikut: Biologi yang terintegrasi dengan Islam Keanekaragaman hayati tropis dan konservasi Biosistematika spesies tropis Biokimia dan fisiologi spesies tropis Studi ekologi dan perilaku spesies tropis Genetika tropis, bioteknologi, dan bioinformatika
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2023): September-Desember" : 10 Documents clear
Deteksi keberadaan bakteri pengkontaminasi pangan Salmonella sp. pada telur Risdayanti, Risdayanti; Latif, Ulfa Triyani A; Wirawan, Hadi Purnama
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.29811

Abstract

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang dapat terkontaminasi oleh mikroorganisme patogen seperti Salmonella sp. yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan bakteri Salmonella sp. pada telur ayam. Penelitian ini dilakukan degan menggunakan sampel telur ayam yang kemudian diuji di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Balai Besar Veteriner Maros dengan menggunakan 3 media selektif untuk pertumbuhan koloni yaitu media Xylose Lysine Deoxychoalate agar (XLD), Hektoen Enteric agar (HE) dan Bismuth Salt Agar (BSA). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 3 media uji yang digunakan menunjukkan hasil yang negatif atau tidak ada pertumbuhan bakteri Salmonella sp., sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel telur yang diuji pada penelitian ini tidak terkontaminasi dengan bakteri patogen Salmonella sp..
Identifikasi telur cacing nematoda pada sampel feses babi (Sus barbatus) pada Balai Besar Veteriner Maros Riakurnaini, Riakurnaini; Rukmana, Rusmadi; Wirawan, Hadi Purnama
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.29814

Abstract

Parasit adalah salah satu jenis organisme yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan ternak dan makhluk hidup lainnya. Kerugian tersebut terjadi dikarenakan adanya kerusakan pada organ dan sistem organ sehingga berakibat fatal bahkan kematian dan kerugian bagi peternak. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi jenis telur nematoda yang terindikasi sebagai telur parasit pada tubuh hewan ternak yaitu hewan ternak babi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode apung dengan menggunakan sampel feses babi. Penelitian dilakukan di Balai Besar Veteriner Maros. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada sampel feses babi yang diteliti terdapat telur Ascaris lumricoides dan Eimeria sp. Hal ini membuktikan bahwa hewan ternak babi telah terinfeksi parasit nematoda yang kemungkinan berasal dari lingkungan peternakan atau berasal dari pakan yang dikonsumsi.
Tingkat infeksi endomikoriza pada perakaran tanaman murbei (Morus alba L.) Melinda, Nurul; Hafsan, Hafsan; Prayudyaningsih, Retno
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.29980

Abstract

Murbei (Morus alba L.) dikelompokkan ke dalam suku Moraceae dan umumnya digunakan secara meluas pada ragam manfaat. Keberadaan endomikoriza atau jamur yang berasosiasi dengan akar dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman, termasuk murbei. Tujuan dari mini riset ini yaitu untuk mengisolasi mikoriza dan mengetahui kekayaan mikoriza perakaran serta tingkat infeksi mikoriza pada tanaman murbei. Keberadaan mikoriza dideteksi dan diidentifikasi melalui proses isolasi dari tanah perakaran dengan metode wet sieving serta pewarnaan akar murbei untuk melihat visualisasi mikoriza yang berada di dalam akar, termasuk keberadaan hifa, arbuskular, spora dan vesikel. Hasil isolasi menunjukkan bahwa pada sampel tanah perakaran murbei terdapat kekayaan spora endomikoriza jenis Glomus dan infeksi endomikoriza pada akar murbei mencapai kisaran 83,3-100%. Tanaman dengan tingkat infeksi endomikoriza yang tinggi mengindikasikan adanya hubungan simbiotik yang kuat antara tanaman dan mikoriza. Hal ini memberikan manfaat bagi tanaman, seperti penyerapan nutrisi yang lebih baik, perlindungan terhadap patogen, toleransi terhadap kondisi lingkungan yang buruk, dan pertumbuhan yang lebih baik.
Identifikasi jenis capung (Odonata) pada daerah persawahan dan rawa di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Irmawati, Irmawati; Amrullah, Syarif Hidayat; Zulkarnain, Zulkarnain
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.30448

Abstract

Capung (Odonata) adalah salah satu ordo dari kelompok Arthropoda yang dapat digunakan sebagai parameter kualitas air dan pencemaran lingkungan. Hal ini dikarenakan capung termasuk serangga air yang sangat sensitif terhadap perubahan kandungan zat di dalam air. Capung memiliki peran sebagai predator hama, baik dalam bentuk nimfa (larva) maupun dewasa. Beberapa famili nimfa capung dikelompokkan dalam kategori serangga air yang sensitif terhadap pencemaran dan perubahan kandungan zat di dalam air. Sehingga perubahan jumlah nimfa capung dapat dijadikan sebagai indikator baik buruknya perairan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis capung (Odonata) yang terdapat di daerah persawahan dan rawa di Jalan Veteran Bakung Somba Opu Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan cara survei dan pengamatan langsung (tangkap lepas). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada daerah persawahan ditemukan 3 jenis capung dari famili Libellulidae dan di kawasan rawa ditemukan 2 jenis capung dari famili Libellulidae dan Coenagrionidae.
Teknik pendederan benih kakap putih (Lates calcarifer) di BPBAP Takalar, Sulawesi Selatan Sifatullah, Nur; Furqan, Andi Al; Rustam, Aswar; Hamka, Hamka
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.31422

Abstract

Ikan kakap putih (Lates calcarifer) merupakan spesies budidaya penting yang berasal dari wilayah Indo-Pasifik Barat yang dapat dibudidayakan baik di kolam serta di keramba dan merupakan ikan dengan nilai ekonomis tinggi, baik dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi di dalam negeri maupun untuk tujuan ekspor. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk mengkaji aspek-aspek teknis dalam budidaya perikanan khususnya teknik pendederan benih kakap putih. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2022 yang berlokasi di Divisi Ikan Laut, Unit Pendederan Benih Ikan Laut, Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendederan benih kakap putih (L. calcarifer) terdiri atas beberapa tahap yaitu persiapan bak, manajemen kualitas air, pemberian pakan, grading dan seleksi, pemanenan, pengepakan, serta transportasi benih.
Analisis kadar nitrit pada air sumur menggunakan spektrofotometer UV-Vis di Laboratorium Lingkungan Hidup Makassar Aguslianti, Yunita; Nur, Fatmawati; Rosmah, Rosmah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.34749

Abstract

Air merupakan salah satu senyawa yang memiliki peranan penting bagi kehidupan. Manusia banyak memanfaatkan air untuk kehidupan sehari-hari. Salah satu sumber air yang banyak dikonsumsi oleh manusia adalah air yang berasal dari sumur gali. Air sumur memiliki banyak kelemahan karena dapat terkontaminasi oleh zat-zat mineral berbahaya salah satunya ialah air memiliki banyak kandungan nitrit. Nitrit dapat menyebabkan methemoglobinemia yang berbahaya bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar nitrit pada air sumur menggunakan spektrofotometer dan mengetahui batas deteksi berdasarkan SNI. Metode penelitian ini berupa penelitian deskriptif berbasis laboratorium dan berdasarkan pengujian SNI. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu kadar nitrit yang diperoleh dari sampel air sumur berkisar antara -0,015 - 0,016 mg/L, dan dapat dikatakan masih memenuhi standar mutu Permenkes Nomor 32 Tahun 2017 yaitu kurang dari 1 mg/L sehinga air sumur tersebut dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas larva black soldier fly (Hermetia illucens L.) dalam pengomposan sampah organik Yulianingsih, Ika; Yani, Indri
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.35501

Abstract

Aktivitas penduduk seperti aktivitas industri, pertanian maupun rumah tangga berdampak pada jumlah timbunan sampah di masyarakat, terlebih sampah organik. Pengelolaan sampah organik perlu dilakukan agar permasalahan tersebut tidak semakin memburuk seperti terjadinya peningkatan pencemaran. Selain dengan cara mengurangi timbulan sampah, sampah organik juga perlu diolah kembali agar memiliki nilai, yaitu dengan menjadikan sebagai pakan larva Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens L.). Larva BSF memiliki kemampuan mengubah nutrien dalam sampah organik menjadi nutrien lain yang berguna. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji mengenai efektivitas larva BSF dalam pengomposan sampah organik. Desain penelitian yang digunakan berupa literature review. Tulisan ilmiah ini dibuat untuk mengidentifikasi, menilai, serta melakukan interpretasi baik dari buku teks maupun hasil penelitian terkini yang berkaitan dengan BSF, terkhusus mengenai pengomposan sampah organik oleh larva BSF. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan kajian ilmiah yang dilakukan yaitu pengomposan sampah organik dapat dilakukan oleh larva BSF dengan waktu yang lebih singkat, tidak berbau, serta menghasilkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan. Waktu efektif larva dalam pengomposan sampah organik sekitar 7-28 hari yang dipengaruhi oleh faktor suhu, ukuran substrat dan konsentrasi kandungan Zn.
Pengujian berbagai pupuk dan ZPT terhadap pertumbuhan tanaman kopi robusta (Coffea canephora) Rinanto, Yudi; Amelia Uswatun , Amelia Uswatun; Sutrisna, Aulia Nugrahani; Ningrum, Fahdilah Cahya; Maghfira, Hasna Azkia
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.39134

Abstract

Strategi perbaikan budidaya kopi robusta (Coffea canephora) perlu ditinjau dari berbagai aspek, mulai penanaman hingga perawatan untuk menunjang pertumbuhan dan produktivitas. Salah satu strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan pengaplikasian pupuk ataupun zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pupuk maupun ZPT pada berbagai dosis (konsentrasi) pengaplikasian dalam menunjang pertumbuhan dan produktivitas tanaman kopi robusta. Penelitian dilaksanakan di Desa Kemuning Kabupaten Karangajar Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap. Jenis pupuk yang digunakan yaitu Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), NPK Mutiara 16-16-16, dan Gandasil-D sedangkan jenis ZPT yang digunakan yaitu Atonik yang masing-masing diujikan pada berbagai konsentrasi dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk (ZPT) dengan parameter pertumbuhan yang tertinggi (tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah tunas) berturut-turut yaitu Gandasil-D, ZPT Atonik, PGPR dan terakhir yaitu NPK Mutiara 16-16-16. Pengaplikasian Gandasil D menunjukkan bahwa dengan semakin meningkatnya konsentrasi yang diaplikasikan menyebabkan parameter pertumbuhan semakin meningkat. Sedangkan untuk jenis pupuk dan ZPT yang lain menunjukkan konsentrasi optimum yang berbeda-beda untuk setiap parameter.
Potensi ampas sagu sebagai media tumbuh ulat sagu Yeheskiel, Wini; Hammado, Nururrahmah; Hala, Yusminah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.39215

Abstract

Sagu merupakan salah satu sumber bahan makanan bagi masyarakat di Tana Luwu. Pengolahan pati sagu menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Ampas sagu dan pucuk batang sagu adalah limbah padat yang dihasilkan dari pengolahan pati sagu yang masih mengandung selulosa cukup tinggi. Kandungan selulosa yang tinggi merupakan potensi yang besar untuk dapat diolah dan dimanfaatkan kembali sehingga dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi ampas sagu sebagai media pertumbuhan ulat sagu berdasarkan berat dan panjang ulat sagu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan ampas sagu sebanyak 25 gram (P1), 30 gram (P2), 35 gram (P3), dan 40 gram (P4) dengan pengamatan selama 20 hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Regresi Linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas sagu berpengaruh signifikan terhadap perkembangan berat ulat sagu (Sig. 0,007 < 0,05) dan panjang ulat sagu (Sig. 0,009 < 0,05).
Pengaruh perbedaan jenis pupuk terhadap pertumbuhan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) varietas lokal Tuban Mujtahidah, Hidayatul; Bahri, Syaiful
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.39263

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu tanaman polong-polongan terpenting kedua setelah kedelai. Kacang tanah mempunyai prospek pasar dalam negeri yang cukup besar dan mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jenis pupuk yang efektif untuk pertumbuhan kacang tanah varietas lokal Tuban. Penelitian dilaksanakan di petak lahan Ketua Kelompok Tani Desa Leran Wetan Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan melakukan pengukuran pada dua petak lahan dengan penggunaan pupuk yang berbeda. Petak pertama menggunakan pupuk kandang dan kimia (Phonska dan Urea) sedangkan petak kedua hanya menggunakan pupuk kimia dengan jumlah tanaman yang diukur masing-masing 16 untuk parameter tinggi tanaman dan jumlah cabang sedangkan jumlah polong/rumpun dan bobot polong mencakup seluruh hasil panen. Data hasil observasi dianalisis menggunakan SPSS for Windows 16.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman kacang panjang varietas lokal Tuban lebih tinggi dengan pemberian pupuk kimia dan berbeda signifikan dengan pemberian pupuk kandang dan kimia, sedangkan parameter jumlah cabang tidak berbeda signifikan. Namun untuk parameter jumlah polong/ rumpun dan berat polong/ ha menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang dan kimia memiliki hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian pupuk kimia. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada fase generatif diperlukan kombinasi pupuk untuk hasil panen yang lebih maksimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10