cover
Contact Name
Devi Armita
Contact Email
devi.armita@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285398401602
Journal Mail Official
filogeni@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/filogeni/
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi
ISSN : -     EISSN : 27765784     DOI : https://doi.org/10.24252/filogeni
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi adalah jurnal peer-review dan akses terbuka yang mempublikasikan karya ilmiah orisinil berkaitan dengan kemajuan biologi. Jurnal ini mengundang artikel penelitian, komunikasi singkat, tinjauan ilmiah yang kritis dan komprehensif mengenai Biologi, khususnya dalam bidang-bidang berikut: Biologi yang terintegrasi dengan Islam Keanekaragaman hayati tropis dan konservasi Biosistematika spesies tropis Biokimia dan fisiologi spesies tropis Studi ekologi dan perilaku spesies tropis Genetika tropis, bioteknologi, dan bioinformatika
Articles 120 Documents
Analisis proksimat pakan ikan di Balai Budidaya Air Payau Takalar Janna, Miftahul; Sijid, St. Aisyah; Pasau, Naomi Sumbung
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.44 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i3.29547

Abstract

Pakan ikan merupakan gabungan dari bahan nabati serta hewani yang dikonsumsi oleh ikan, sehingga dapat menghasilkan energi. Analisa proksimat umumnya digunakan mengetahui kandungan gizi pada pakan yang meliputimeliputi uji karbohidrat, protein, lemak, serat, kadar air dan kadar abu. Tujuan dari analisa proksimat adalah untuk mengetahui kandungan gizi pada pakan ikan. Metode yang digunakan dalam praktik kerja lapangan ini yaitu metode kjeldhal, metode pengabuan kering, metode oven serta metode soxhlet. Adapun hasil penelitian menunjukkan pakan kadar tertinggi pada kepala udang dan nilai terendah terdapat pada pakan apung. Untuk uji protein didapatkan hasil protein tertinggi terdapat pada jenis kepala udang dengan persentase 33.01% dan terendah terdapat pada jenis pakan apung dengan persentase 12.92%, kadar lemak tertinggi terdapat pada jenis pakan kepala udang dengan persentase 5.27% terendah terdapat pada jenis pakan apung dengan persentase 0.47%. Kadar air tertinggi terdapat pada jenis pakan pellet dengan persentase 10.62% dan terendah dengan persentase 8.42% dan kadar abu tertinggi terdapat pada jenis kepala udang dengan persentase 21.49% dan terendah dengan persentase 7.96%.
Perbandingan efektivitas perangkap lalat buah (Bactrocera sp.) melalui indikator warna di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Fathoni, Andi Afif; Armita, Devi; Iqbal, Andi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.106 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29551

Abstract

Lalat buah (Bactrocera sp.) merupakan hama yang sangat merusak tanaman jenis holtikultura khususnya buah-buahan dan sayuran. Hama ini menimbulkan kerugian baik secara kualitas maupun kuantitas. Kondisi ini menyebabkan komoditas buah-buahan lokal kurang dapat bersaing di kancah internasional, karena kualitas tidak sejalan dengan tingginya permintaan akibat gangguan hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas perangkap lalat buah yang merupakan salah satu hama buah dengan menggunakan indikator warna di BBPP Batangkaluku Gowa. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4-6 Februari 2022 di lahan buah pada Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, Gowa. Metode yang digunakan ialah pengamatan uji coba (eksperimen) dengan mengamati secara langsung jumlah lalat buah (Bactrocera sp.) yang ditemukan pada perangkap lalat. Hasil pengamatan menunjukkan sebanyak 7 individu Bactrocera sp. selama 3 hari ditemukan pada perangkap. Warna perangkap kuning merupakan warna yang efektif dan mempengaruhi banyaknya jumah individu yang ditemukan, dibandingkan warna merah, biru, dan netral.
Hasil diagnostik Mycobacterium tuberculosis dari sputum penderita batuk ≥ 2 minggu dengan pewarnaan Ziehl-Neelsen di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar Lestari, Lestari; Sijid, St. Aisyah; Hidayat, Kusnadi Supriadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.02 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29558

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyakit ini sering ditemukan menyerang organ paru-paru. Salah satu ciri yang dari penyakit ini adalah batuk yang berlangsung ≥ 2 minggu. Pewarnaan Ziehl Neelsen menjadi metode diagnostik pertama untuk melakukan skrining pada pasien yang menjadi suspek TB. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil diagnostik M. tuberculosis dari sputum penderita batuk ≥ 2 minggu dengan pewarnaan Ziehl Neelsen di BBKPM Makassar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode total sampling yangmana terdapat 109 sampel untuk diuji mikroskopik dengan pewarnaan Ziehl Neelsen. Hasil menunjukkan, berdasarkan karakteristik jenis kelamin sampel terdiri dari 69 (63%) laki-laki dan 40 (37%) perempuan, berdasarkan umur kelompok sampel terbagi menjadi tiga yakni 15-34 tahun (30 sampel), 35-59 tahun (58 sampel) dan ≥60 tahun (21 sampel), hasil pemeriksaan diperoleh 18 sampel positif (16,5%) dan 91 sampel negatif (83,5%).
Pemanfaatan tes cepat molekuler (TCM) GeneXpert sebagai alat diagnostik TB paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BBKPM) Rahman, Syafira Mei Diva; Sijid, St. Aisyah; Hidayat, Kusnadi Supriadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.733 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29561

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang umum dialami masyarakat adalah tuberkulosis (TB), diperkirakan sekitar 22 negara yang penduduknya menderita penyakit TB dengan jumlah kematian mencapai 61.000 hingga 3 juta setiap tahunnya. World Health Organization (WHO) merekomendasikan beberapa tes untuk diagnosa penyakit TB secara praktis dan cepat, salah satunya adalah metode Tes Cepat Molekuler (TCM) GeneXPert. Penggunaan GeneXpert di Indonesia sudah ada sejak tahun 2014 termasuk di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BBKPM) yang sudah mulai menggunakan metode TCM GeneXpert untuk deteksi adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis pada tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan metode TCM GeneXpert dalam diagnosis penyakit TB. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sampel sputum (dahak) dari pasien yang melakukan pemeriksaan di BBKPM dalam kurun waktu Agustus-September 2021. Sampel sputum selanjutnya diperiksa dengan menggunakan metode TCM GeneXpert. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari total 119 sampel pasien yang diperiksa dengan metode TCM GeneXpert diperoleh hasil yaitu sebanyak 84% pasien terdeteksi MTB (Mycobacterium tuberculosis) negatif, 2% MTB terdeteksi Rifampisin Sensitif, 14% MTB terdeteksi Rifampisin Resisten (TB MDR) dan 0,0% MTB terdeteksi Rifampisin Intermediet.
Deteksi keberadaan virus pada sampel bawang merah (Allium ascalonicum) dan bawang putih (Allium sativum) di Laboratorium Balai Besar karantina Pertanian Makassar Amrullah, Syarif Hidayat; Zulkarnain, Zulkarnain; Juhari, Damraeni; Ar, Riski Amaliah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.917 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29807

Abstract

Tanaman dan bagian-bagiannya merupakan media pembawa organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada proses karantina tanaman dalam kegiatan pengiriman ekspor maupun impor ataupun pengiriman dari suatu wilayah ke wilayah lain di dalam negeri. OPT adalah semua organisme yang dapat menyebabkan dan menimbulkan kerusakan fisik, gangguan fisiologi dan biokimia, atau kompetisi hara terhadap tanaman budidaya. Salah satu jenis OPT pada tanaman yaitu virus dengan mekanisme penularan secara mekanis melalui organ vegetatif maupun melalui perantara vektor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi virus pada media pembawa (tanamana) yaitu bawang merah (Allium ascalonicum) dan bawang putih (A. sativum) yang merupakan komoditi pertanian penting. Metode yang digunakan yaitu uji serologi dengan metode DAS ELISA untuk mendeteksi keberadaan salah satu jenis virus dengan tingkat infeksi yang cukup tinggi pada tanaman bawang yaitu Onion yellow dwarf virus (OYDV). Hasil yang diperoleh dari kedua sampel bawang yaitu bahwa kedua jeni bawang, baik itu bawang merah maupun bawang putih negatif terinfeksi OYDV berdasarkan metode ELISA yang ditunjukkan dengan nilai absorbansi sampel tidak mencapai tiga kali lipat dari nilai absorbansi kontrol negatif serta tidak terjadi perubahan warna pada sumur sampel di microplate.
Budidaya tanaman selada (Lactuca sativa L.) secara hidroponik dengan sistem DFT di BBPP Batangkaluku Zahra, Najmatul; Muthiadin, Cut; Ferial, Ferial
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.648 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29922

Abstract

Hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan media tanpa tanah (Soilless culture), seperti air, kerikil, pasir, material lain, salah satu metode hidroponik yaitu sistem DFT. Sistem DFT (Deep Flow Technique) memiliki prinsip yaitu aliran air masuk ke dalam pipa melalui pompa secara terus menerus. Salah satu jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara hidroponik ialah tanaman selada (Lactuca sativa L.). Selada merupakan tanaman yang dapat tumbuh di daerah dingin maupun tropis serta memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik membudidayakan tanaman selada secara hidroponik dengan sistem DFT bertingkat dengan penambahan nutrisi AB mix di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku. Metode penelitian yaitu dengan penanaman selada secara hidroponik dengan sistem DFT dan dilakukan pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, serta panjang akar dari hari ke-4 hingga hari ke-16 setelah pengaplikasian AB mix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian nutrisi AB mix berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman selada yang dibudidayakan secara hidroponik dengan sistem DFT.
Identifikasi tumbuhan lumut (Bryophyta) di Kawasan Hutan Topidi Kabupaten Gowa Irawati, Irawati; Rustam, Aswar; Nurindah, Nurindah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.704 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29979

Abstract

Indonesia is located between mainland Asia and Australia which is an archipelago spread out in the world with no less than 17,500 islands with an area of ​​4500 km2. It has a tropical climate that causes Indonesia to have a high level of biodiversity, such as the islands located along the equator. Of the 40% thousand types of flora that grow in the world, 30 thousand of them grow in Indonesia. About 26% have been cultivated and the remaining 74% are still wild in the forest. The purpose of this study was to determine the types of mosses that exist in the Topidi forest area. The types of mosses were identified using the PlanNet application. The research was conducted using an exploratory survey method, which was carried out by observing directly the moss plants in the field. The results showed that in the topidi forest area, five types of mosses were found, including Fissidens atrovidis moss, Philonotis hastata moss, Hyophila apiculata moss, Rhynchostegiella manadensis moss and Barbula indica moss.
Ragam jenis jamur makroskopis di Kawasan Hutan Topidi dan Hutan Garassi Malino Lestari, Pratiwi Udyah; Hasyimuddin, Hasyimuddin; Nurindah, Nurindah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.845 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.30257

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas. Salah satu jenis yang melimpah di Indonesia adalah jenis jamur yang diperkirakan sejumlah 200.000 jenis dari 1,5 juta jenis. Hutan Topidi dan hutan Garassi merupakan hutan yang berada di Malino Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang memiliki potensi untuk mendukung pertumbuhan jamur karena keadaan lingkungannya yang banyak menghasilkan serasah yang merupakan substrat bagi pertumbuhan jamur. Maka dari itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui jenis-jenis jamur yang tumbuh pada kawasan hutan Topidi dan hutan Garassi. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan metode jelajah. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan 7 ordo jamur makroskopis yang terdiri dari 14 familia dan 27 jenis. Jenis jamur makroskopis yang ditemukan yaitu Galerina marginate, Collybia sp., Collybia acervata , Marasmius candius , Marasmius sp., Hygrocybe conica, Schizophyllum commune, Amanita sp., Lycoperdon pyriforme, Coprinus sp, Auricularia auricula, Trametes versicolor, Trametes hirsute, Trametes elegans, Trametes gibbose, Gastroboletus sp., Dacryopinax spathularia, Coltricia cinnamomea, Pycnoporus sanguineus, Ganoderma sp., Ganoderma lucidum, Ganoderma applanatum, Microporus affinis, Microporus xanthopus, Lentinus triginus, dan Lentinus sp.
Pengaruh pemberian pestisida nabati terhadap larva Tenebrio molitor (ulat hongkong) pada tanaman sawi (Brassica juncea) di BBPP Batangkaluku Provinsi Sulawesi Selatan Irmawati, Irmawati; Masriany, Masriany; Iqbal, Andi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.099 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.30314

Abstract

Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tumbuh-tumbuhan dan berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Pestisida nabati memiliki kelebihan yaitu mengandung senyawa fenol, alkaloid, saponin, quinon, xanthone yang mudah terurai di alam sehingga tidak mengandung residu berbahaya bagi tanaman maupun pada lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pestisida nabati terhadap larva ulat hongkong (Tenebrio molitor) pada tanaman sawi (Brassica juncea). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain penelitian yaitu terdiri atas 3 jenis esktrak yaitu ekstrak daun pepaya, daun mimba, dan daun sirsak, serta kontrol (tanpa esktrak) dengan 3 ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan pestisida nabati dari ketiga ekstrak tanaman berpengaruh terhadap mortalitas larva ulat hongkong pada tanaman sawi. Semua perlakuan memiliki persentase efikasi di atas 50 % dalam kurun waktu 24 jam setelah pengaplikasian (JSA), dengan ekstrak daun pepaya sebagai ekstrak terbaik dibandingkan ekstrak lainnya.
Analisis vegetasi tumbuhan bawah di Kawasan Hutan Konservasi Topidi Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Sulfayanti, Rara; Dirhamzah, Dirhamzah; Nurindah, Nurindah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.543 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.30813

Abstract

Tumbuhan bawah merupakan kelompok tumbuhan yang berperan dalam menahan aliran permukaan, sehingga dapat menurunkan laju erosi. Tumbuhan bawah terlibat dalam interaksi antar spesies seperti kompetisi interspesifik, alelopati dan simbiosis. Analisis vegetatif adalah suatu metode yang digunakan dalam mempelajari komposisi maupun struktur pada suatu jenis vegetasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi serta untuk mengetahui sebaran tumbuhan bawah yang ada pada kawasan hutan konservasi topidi Kecamatan Tinggimoncong. Penelitian dilakukan dengan metode irisan kuadrat dengan menentukan tempat penelitian secara purposive sampling yang dibagi menjadi 5 titik berukuran 2x2 m. Jenis tumbuhan bawah diidentifikasi dengan menggunakan aplikasi PlanNet. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis vegetasi yang meliputi kerapatan (K), Kerapatan Relatif (Kr), Frekuensi (F), Frekuensi Relatif (Fr), dan Indeks Keanekaragaman (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kawasan Hutan Konservasi Topidi Kecamatan Tinggimoncong ditemukan 22 spesies tumbuhan bawah. Vegetasi tumbuhan bawah yang ditemukan pada Kawasan Hutan Konservasi Topidi Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa adalah berjumlah 22 spesies. Spesies yang mendominasi adalah Digitaria sanguinalis dengan indeks nilai pentingnya yaitu 20,766. Nilai Indeks keanekaragaman vegetasinya adalah 4,881 dan tergolong memiliki keanekaragaman yang tinggi.

Page 4 of 12 | Total Record : 120