cover
Contact Name
Devi Armita
Contact Email
devi.armita@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285398401602
Journal Mail Official
filogeni@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/filogeni/
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi
ISSN : -     EISSN : 27765784     DOI : https://doi.org/10.24252/filogeni
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi adalah jurnal peer-review dan akses terbuka yang mempublikasikan karya ilmiah orisinil berkaitan dengan kemajuan biologi. Jurnal ini mengundang artikel penelitian, komunikasi singkat, tinjauan ilmiah yang kritis dan komprehensif mengenai Biologi, khususnya dalam bidang-bidang berikut: Biologi yang terintegrasi dengan Islam Keanekaragaman hayati tropis dan konservasi Biosistematika spesies tropis Biokimia dan fisiologi spesies tropis Studi ekologi dan perilaku spesies tropis Genetika tropis, bioteknologi, dan bioinformatika
Articles 120 Documents
DNA barcoding pada Familia Bovidae berdasarkan gen Co1 (Cytochrome C Oxydase Sub Unit 1) Ristiana, Rina; Rustam, Aswar; Zein, Moch. Syamsul Arifin; Zulkarnain, Zulkarnain
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.475 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i2.23802

Abstract

DNA barcoding merupakan suatu teknik identifikasi spesies berbasis molekuler dengan menggunakan gen Cytochrome C Oxydase Subunit 1 (CO1). DNA barcoding terhadap famili Bovidae berguna dalam rangka identifikasi spesies, monitoring perdagangan daging ternak, penegakkan hukum, serta klarifikasi spesies dalam suatu produk pangan yang berasal dari hewan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gen CO1 sebagai DNA barcode dengan melihat  jarak genetik antar-spesies dan inter-spesies Bovidae dengan spesies outgrup serta kekerabatan spesies dalam konstruksi filogenetik. Analisis sekuen CO1 dilakukan terhadap tujuh spesies Bovidae dan dua spesies out grup. Data sekuen CO1 diperoleh dari NCBI (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/) lalu dilakukan analisis jarak genetik dan filogenetik menggunakan metode neighbor-joining (NJ) pada software Moleculer Evolutionary Genetics Analysis (MEGA) versi 6. Hasil penelitian menunjukkan jarak genetik intra-spesies Bovidae berkisar antara 0,044-0,69% dengan jarak terendah terlihat pada spesies Bos taurus (0,044%) dan tertinggi pada spesies Bos javanicus (4,69%). Sedangkan jarak genetik inter-spesies berkisar antara 2,2-24,6% dengan jarak tertinggi ditunjukkan oleh Bos javanicus dan spesies outgrup yakni sebesar 24,6% (rata-rata ±2,2-0,05%). Sekuen gen CO1 pada spesies famili Bovidae menunjukkan adanya variasi yang tinggi antar-spesies namun rendah dalam spesies (intra-spesies). Oleh karena itu, gen CO1 efektif digunakan sebagai DNA barcode pada famili Bovidae.
Uji kualitas dan kuantitas tanaman jewawut (setaria italic) di Balai Penelitian Tanaman Serealia Kabupaten Maros Turrahmi, Mawadda; Nurhidayani, Nurhidayani; Hasyimuddin, Hasyimuddin; Pabendon, Marcia Bunga
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 2 (2021): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.885 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i2.23803

Abstract

Jewawut adalah tanaman ekonomi minor namun memiliki nilai kandungan gizi yang mirip dengan tanaman pangan lainnya seperti padi, jagung, dan tanaman biji-bijian yang lain karena tanaman jewawut sendiri tergolong ke dalam jenis tanaman serealia. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Molekular Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros yang dimulai pada bulan Februari sampai Maret 2019. Bahan tanaman yang digunakan adalah daun jewawut usia 15 hari. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi dan isolasi DNA, uji kualitas dan kuantitas DNA. Hasil Penelitian menunjukkan Fragmen DNA pada sampel 22a, 24a, 24b, 26a, 26b dan 28a memiliki warna yang paling terang sesuai dengan λ 300. Sedangkan pada sampel 22b, 23a, 25a dan 29b memiliki tingkat keceraha yang sama dengan λ 200. Pada sampel 23b, 25b, 28b dan 29a memiliki tingkat kecerahan sama dengan λ100, selebihnya adalah sempel dengan nomor 21a dan 21 b memiliki tingkat kecerahan yang sama dengan λ 50. Nilai kemurnian yang paling tinggi terdapat pada sampel 25b dengan konsentrasi 214 dan nilai kemurniannya sebesar 1.562. Sedangkan nilai kemurnian yang paling rendah terdapat pada sampel 21a dengan konsentrasi 209 dan titik kemurniannya 1.096.
Keanekaragaman jenis fitoplankton di perairan tambak udang putih di Kelurahan Bonto Kamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba Mildasari, Mildasari; Nur, Fatmawati; Hasyimuddin, Hasyimuddin; Dirhamzah, Dirhamzah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.179 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i3.25606

Abstract

Fitoplankton merupakan mikroorganisme perairan yang memiliki peran sebagai bioindikator tercemarnya air dan organisme pengahasil makanan pertaman dalam rantai makanan di perairan. Penelitian ini dilakukan di tambak udang putih di Kelurahan Bonto Kamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba. Analisis data yang digunakan adalah indeks keanekaragaman jenis dengan tujuan mengetahui kualitas air berdasarkan indeks keanekaragaman fitoplankton pada pertambakan udang putih. Pengambilan sampel air dilakukan di tiga stasiun pada waktu siang dan malam hari dan mengukur parameter fisika kimia perairan. Hasil identifikasi didapatkan berjumlah 21 spesies terdiri lima kelas yaitu kelas Bacillariophyceae, Chlorophycea, Cyanophyceae, Euglenaphyceae, Dinophyceae. Kelimpahan fitoplankton pada stasiun 1 siang hari yaitu 222 ind/l sedangkan pada malam hari 139.3 ind/l yang didominasi oleh Euglena dan Oscilatoria sp. Stasiun 2 siang hari yaitu 196.3 ind/l dan malam hari yaitu 184.6 ind/l yang didominasi oleh Mikrocystis aeruginosa. Sedangkan stasiun 3 siang hari yaitu 151 ind/l dan malam hari yaitu 136 ind/l yang didominasi oleh Euglena sp. Indeks keanekaragaman jenis di seluruh stasiun tergolong tinggi (H’>3,0) dan tergolong sedang (H’<3,0-1,0) serta kualitas air di perairan tambak termasuk perairan yang sangat cocok untuk kegiatan budidaya.
Identifikasi masalah nutrisi berbagai jenis tanaman di Desa Palajau Kabupaten Jeneponto Inaya, Nur; Armita, Devi; Hafsan, Hafsan
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.229 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i3.26114

Abstract

Nutrisi tanaman adalah unsur kimia penting yang dibutuhkan oleh tanaman dan secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam metabolisme serta aktivitas fisiologis dalam tubuh tanaman. Berdasarkan tingkat kebutuhan tanaman, nutrisi dibedakan menjadi 3 yaitu nutrisi dasar, nutrisi makro yaitu Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg) dan Belerang (S) serta nutrisi mikro yaitu Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo), Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi gejala defisiensi dan toksisitas nutrisi yang dialami oleh tanaman di Desa Palajau Kabupaten Jeneponto. Identifikasi gejala dilakukan secara visual (pengamatan langsung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis tanaman yang mengalami masalah nutrisi yaitu tanaman kacang hijau menunjukkan gejala defisiensi unsur Fe dan toksisitas unsur Zn, jagung menunjukkan gejala defisiensi unsur K, kelapa menunjukkan gejala defisiensi unsur Mg dan K, jeruk menunjukkan gejala defisiensi unsur N, S, dan Ca, mangga menunjukkan gejala defisiensi unsur K dan gangguan unsur B, serta tanaman srikaya yang menunjukkan gejala defisiensi unsur K. Pengamatan visual merupakan langkah awal untuk mengetahui masalah nutrisi pada tanaman, sehingga perlu dilakukan analisis laboratorium berupa analisis tanah (soil testing) dan analisis jaringan tanaman untuk mendukung data yang diperoleh di lapangan.Kata Kunci: idefisiensi, identifikasi visual, nutrisi tanaman, toksisitas
Uji ELISA BVD (Bovine Viral Diarrhea) pada sapi untuk antigen dan antibodi pada Balai Besar Veteriner Maros Nurhikmah, Nurhikmah; Zulkarnain, Zulkarnain; Putra, Hamdu Hamjaya; Hajrah, Hajrah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.834 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i3.26233

Abstract

Penyakit Bovine Viral Diarrhea (BVD) merupakan salah satu penyakit menular pada sapi yang diakibatkan oleh transimis virul yang telah menyebar hampir ke seluruh permukaan dunia. Di Indonesia BVD telah bersifat endemik dengan tingkatan pervalensi reaktor yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal dari sapi yang ada di Balai Veteriner Maros melalui screening awal dengan metode uji ELISA. hasil pengujian serologis terhadap antibodi BVD didapat total rata-rata persentase positif mencapai 63% sedangkan total rata-rata negatif 37%.Kesimpulan penelitian berdasarkan uji screening awal mengggunakan ELISA antibodi BVD terhadap 100 sampel serum darah sapi, ditemukan 63 positif terhadap antibodi BVD. Hal ini mengindikasikan adanya infeksi BVD yang perlu diwaspadai oleh feedlot di Indonesia karena sifat penyebaran BVD ini sangat mudah menular antara hewan satu dengan yang lain di dalam populasi ternak.
Analisis vegetasi pohon di Ekoregion Kalimantan Kawasan Ecology Park Kebun Raya Bogor Ahsan, Andi Widya Aulia; Sukmawaty, Eka; Pratama, Bayu Arief
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 1 No 3 (2021): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.755 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v1i3.26236

Abstract

Analisis vegetasi merupakan salah satu cara yang digunakan besarnya sebaran dari berbagai macam spesies yang ada di dalam suatu area kegiatan ini dilakukan dengan pengamatan langsung dan dilakukan dengan membuat petak ukur serta mengamati morfologi dan identifikasi vegetasi yang ada. Jutuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa besar sebaran jenis, kenekaragaman jenis, kemerataan jenis, kekayaan jenis, pola sebaran dan factor lingkungan yang mempengaruhi komunitas organisme. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga maret pada Ekoregion Kalimantan Kawasan Ecology Park Kebun Raya Bogor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 jenis spesies dengan, Indeks morisita menunjukkan Ip > 0. Hal ini mengindikasi bahwa sifat yang ada pada lahan tersebut bersifat mengelompok. Dengan batas kepercayaan 95% pada -0.5 dan 0.5.   Nilai H’ sedang, indeks kemerataan jenis yang tinggi serta kekayaan jenis yang rendah Selain itu, sebaran pada petak pengamatan umumnya memiliki nilai INP 300 dengan Suku terpenting adalah Araceae (NP 66,7619).
Identifikasi morfologi penyakit tanaman cabai (Capsicum sp.) yang disebabkan oleh patogen dan serangan hama lingkup kampus UIN Alauddin Makassar Inaya, Nur; Meriem, Selis; Masriany, Masriany
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.899 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.27092

Abstract

Cabai merupakan salah satu tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena mempunyai nilai pemasaran yang tinggi dari segi konsumsi dan ekonomi. Di Indonesia, cabai menjadi salah satu komoditi sayuran yang banyak dibutuhkan masyarakat, dan setiap hari kebutuhan masyarakat akan cabai terus mengalami peningkatan. Akan tetapi, produksi cabai di Indonesia masih belum dapat memenuhi kebutuhan cabai nasional. Salah satu penyebab menurunnya produksi cabai di Indonesia adalah adanya gangguan penyakit dan serangan hama yang menyerang tanaman saat penyemaian sampai panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakter morfologi penyakit pada tanaman cabai (Capsicum sp.) lingkup kampus UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2021 – 06 Januari 2022 dengan menggunakan metode deskriptif (descriptive research) yaitu mengamati secara langsung bentuk morfologi penyakit pada tanaman cabai yang disebabkan oleh patogen dan serangan hama. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan studi hasil penelitian. Adapun jenis penyakit yang diduga menyerang tanaman cabai yaitu bercak daun Cercospora, busuk buah antraknosa dan serangan hama Thrips.
Pemeriksaan golongan darah sistem absorpsi-elusi pada sampel darah kering Mayangsari, Tirta; Nurfaizah, Nurfaizah; Aziz, Isna Rasdianah; Masse, Irmawati
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.467 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.27414

Abstract

Penggolongan darah sistem ABO lazim digunakan untuk melacak berbagai kasus bencana, kecelakaan, kejahatan atau paternitas dengan barang bukti darah. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa sampel darah kering bukti kasus dan penggolongan darah metode absorpsi-elusi dengan optimalisasi waktu suhu inkubasi. Darah kering ditetesi dengan antisera A, B dan larutan lektin O, diinkubasi pada suhu 0°C selama 15 menit kemudian dicuci dengan NaCl Fis-0,9 %, dan sentrifugasi 200 rpm selama 10 menit. Larutan eritrosit ABO 2% diteteskan pada tabung reaksi, kemudian pengamatan aglutinasi divisualisasikan dengan mikroskop compound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aglutinasi positif ditemukan pada golongan darah O, yaitu berupa gumpalan yang banyak, halus dan cairan agak keruh. Pengamatan mikroskop menunjukkan terjadinya penumpukan sel darah merah pada sampel A. Hal ini menunjukkan bahwa adanya keterkaitan antara sampel A dengan sampel B.
Pemberian ekstrak lada hitam (Piper nigrum L.) untuk menekan laju pertumbuhan kontaminan pada kultur in vitro tanaman kentang (Solanum tuberosum) Hasrawati, Hasrawati; Masriany, Masriany; Hafsan, Hafsan; Nur, Fatmawaty
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.417 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.28630

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum) yaitu tanaman pangan yang penting di dunia selain padi dan gandum. Salah satu kendala dalam peningkatan produksi kentang adalah ketersediaan benih yang bermutu yang jumlahnya terbatas dan belum memenuhi kebutuhan petani. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan benih kentang unggul bebas virus yang dihasilkan dari teknik kultur in vitro dalam bentuk planlet. Lada hitam (Piper ningrum L.)memiliki kandungan senyawa kimia berupa flavonoid yang memiliki kemampuan sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak lada hitam sebagai antibiotik alami dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur pada kultur jaringan tanaman kentang. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan 5 perlakuan yaitu K0: Kontrol negatif (Media MS), K1: Media MS dan Novachlor (kontrol posistif), K2: Media MS dan ekstrak lada hitam 5 ml/l, K3: Media MS dan ekstrak lada hitam 10 ml/l dan K4: Media MS dan ekstrak lada hitam 15 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak lada hitam yang memberikan pengaruh terbaik adalah ekstrak lada hitam 5 ml/l, yaitu mampu menekan pertumbuhan kontaminan jamur dan bakteri pada kultur in vitro tanaman kentang. Studi ini dapat menjadi informasi awal untuk menjadikan ekstrak lada hitam sebagai kandidat antibiotik untuk menekan kontaminan pada kultur tanaman secara in vitro.
Gambaran hasil pemeriksaan mikroskopik basil tahan asam pada penderita tuberkulosis paru di BBKPM Makassar Febriani, Ayu; Sijid, St Aisyah; Hidayat, Kusnadi S; Muthiadin, Cut; Zulkarnain, Zulkarnain
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.855 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.28631

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksius yang diakibatkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis yakni bakteri yang berasal dari golongan Basil Tahan Asam (BTA) yang pada kebanyakan kasus ditemukan menyerang organ paru-paru. Penegakan diagnosis tuberkulosis salah satunya dilakukan dengan uji mikroskopik BTA. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sampel dahak dari 119 pasien Balai Besar Kesehatan Paru Makassar dengan metode pewarnaan mikroskopik Zheil neelsen, selanjutnya data yang diperoleh dikelompokkan berdasarkan hasil uji, usia serta gender dari sampel. Berdasarkan riset yang telah dilaksanakan diketahui bahwa pemeriksaan BTA dengan hasil positif pada pasien terdiagnosis menderita TB paru yang dikelompokkan berdasarkan usia berasal dari remaja 11-19 (17%) dan dewasa 20-60 Tahun (83%). Selain itu, pengelompokan berdasarkan gender menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan positif paling banyak ditemukan pada laki-laki (61%) sedangakan pada perempuan hanya sekitar 39%.

Page 2 of 12 | Total Record : 120