cover
Contact Name
Dermawan Waruwu
Contact Email
dermawanwaruwu@undhirabali.ac.id
Phone
+6281338665028
Journal Mail Official
jakasakti@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padangluwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
ISSN : -     EISSN : 29630940     DOI : -
Journal on Health, Science, and Technology (JAKASAKTI) is an national journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Dhyana Pura, Bali. The Journal of Jakasakti is an open access and peer-reviewed journal, which is a dissemination medium for research result from scientists in the field of Health, Science and Technology. Jakasakti is issued three times a year on April, August, and December. The Jakasakti invites manuscripts in the various topics include functional areas of Biology, Biological and Bio System Engineering, Food and Agriculture Engineering, Community Based Health, Medical Record, Physical Therapy, Physiotherapy, Psychology, Computer Science and Engineering, Computers, Computer Information System, Internet, Multimedia in Engineering Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 352 Documents
Hubungan Lingkar Lengan Atas Dengan Kemampuan Push Up Pada Buruh Bangunan Di Banjar Susut Kaja, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali Suapridana, I Komang; Parwata, I Made Yoga; Vitalistyawati, Luh Putu Ayu
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2939

Abstract

Pekerjaan seperti mengangkut, membongkar, memasang, dan memotong material dalam suatu bangunan tentu memerlukan kekuatan otot lengan. Semakin besar kekuatan otot lengan seseorang mengakibatkan semakin besarnya massa otot dan lingkar otot lengan atas yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkar otot lengan atas terhadap kemampuan push up pada buruh bangunan. Lingkar otot lengan atas diukur melalui Push up Test. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Cross Sectional dengan jenis penelitian korelasi. Sampel penelitian berjumlah 12 orang yang didapat melalui kriteria inklusi dan eksklusi.. Hasil analisa statistik deskriptif dengan rata-rata nilai lingkar otot lengan atas 128,4167 dan nilai rata-rata kemampuan push up 1 menit 17,3333. Uji linieritas menggunakan Test for Linearity dengan nilai >0,05 yaitu 0,463, dan uji pearson product moment menunjukan nilai 0,546. Hasilnya terdapat hubungan yang linier antara lingkar otot lengan atas dengan kemampuan push up satu menit, dengan tingkat korelasi yang sangat kuat ke arah positif. Sehingga semakin besar lingkar otot lengan atas seseorang maka kemampuan push up juga akan meningkat.
PEMANFAATAN TEPUNG OKARA DAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR PADA COOKIES SEBAGAI PEMENUHAN SERAT ANAK Putri, Ni Wayan Sukma; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Kusumawati, I Gusti Ayu Wita
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2940

Abstract

Obesitas merupakan salah satu dari banyaknya permasalahan gizi pada anak. Penyebab obesitas adalah tidak seimbangnya pola konsumsi anak dalam mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat, lemak, protein dan rendahnya konsumsi serat. Okara yang dikenal dengan ampas tahu merupakan hasil samping dari olahan tahu yang memiliki kandungan serat. Pemanfaatan okara dalam pengembangan produk pangan “cookies” berpotensi untuk dilakukan. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana kandungan serat pada produk cookies subtitusi tepung okara dan penambahan daun kelor sebagai pemenuhan serat anak. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Metode analisa kandungan serat kasar menggunakan gravimetri. Data dianalisis dengan menggunakan alysis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan pada perlakuan O4K4 memiliki kandungan serat tertinggi sebesar 2,779 % dan dalam pemenuhan kebutuhan serat anak laki-laki dan perempuan usia 4-6 tahun membutuhkan 20g serat per hari, maka O4K4 mampu berkontribusi dalam pemenuhan serat sebanyak 2,78g/100g. Mengkonsumsi 10 keping cookies perlakuan O4K4 per hari dapat memenuhi kebutuhan serat anak. Penelitian terkait analisa kandungan protein, lemak dan karbohidrat pada cookeis subtitusi tepung okara dan penambahan daun kelor dapat dilakukan lebih lanjut.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENATALAKSANAAN DIET RENDAH GARAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KUTA UTARA KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG Damayanti, Ni Made Rai; Nursini, Ni Wayan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2941

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kelainan sistem sirkulasi darah yang dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah di atas nilai normal > 140/90 mmHg. Hipertensi seringkali tidak menimbulkan tanda dan gejala sehingga disebut dengan silent killer. Upaya yang dapat dilakukan untuk pencegahan komplikasi hipertensi tersebut adalah dengan adanya penatalaksanaan hipertensi yang baik dengan diet rendah garam. Kurangnya pengetahuan tentang diet rendah garam akan berdampak pada asupan natrium yang tinggi, sehingga dapat memicu peningkatan tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penatalaksanaan Diet Rendah Garam Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Rancangan penelitian cross sectional dan sampel berjumlah 41 orang orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode deskriptif observasional, berdasarkan data sekunder, analisis data statistik uji rank spearman dengan SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan dari 41 sampel terdapat berjenis kelamin perempuan sebanyak 28 orang (68,3%), berdasarkan rentang usia, responden berusia 50-60 tahun sebanyak 18 orang (43,9%), berdasarkan pendidikan terakhir, responden berpendidikan Sekolah Dasar (SD) yaitu sebanyak 23 orang (56,1%), berdasarkan pekerjaan yaitu 51,2% responden tidak bekerja. Jenis kelamin, rentang usia dan pekerjaan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan responden, sedangkan tingkat pendidikan berhubungan secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan responden mengenai penatalaksanaan diet rendah garam dengan p value yaitu 0,02
Evaluasi Implementasi Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat Lestari, KM. Herliena; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2942

Abstract

Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) merupakan program baru BNN dalam upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam layanan rehabilitasi NAPZA. Diketahui bahwa terbentuknya program IBM dikarenakan masih tingginya kasus penyalahgunaan NAPZA dan rendahnya rehabilitasi sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program IBM di Desa Pemecutan Kelod berdasarkan aspek input, process, dan output. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak tiga informan, meliputi ketua IBM, pemegang program IBM, dan mantan klien IBM. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program IBM dalam aspek input telah memadai meski adanya keterbatasan anggaran. Dalam aspek processs implementasi program IBM telah berpedoman pada Panduan Teknis Pembinaan Unit IBM bagi BNNP dan BNNK oleh PLRKM Tahun 2022, meskipun kegiatan pemantauan tidak dapat dilakukan secara maksimal. Serta dalam aspek output, diketahui bahwa program IBM di Desa Pemecutan Kelod terbilang belum efektif dikarenakan terkendala dalam menjangkau penyalahguna NAPZA dan rendahnya rehabilitasi sukarela. Kesimpulan dari penelitian ini, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, baik dari aspek input, process, dan output telah diupayakan secara maksimal dan dilakukan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan branding program IBM kepada masyarakat dan memaksimalkan koordinasi dengan jejaring desa.
Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Kader Posyandu Balita Di Desa Ubung Kaja Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Utara Andhini, Ni Wayan Padmi Putri; Martini, Ni Ketut; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2943

Abstract

Posyandu merupakan salah satu wujud dari pelaksanaan pembangunan kesehatan, yakni dapat mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Pada wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Utara tingkat strata pada Posyandu Madya, di Desa Ubung Kaja memiliki target capaian posyandu rendah yakni 63,49% dari 100%. Dengan tujuan penelitain yaitu mengetahui faktor yang mempengaruhi keaktifan kader posyandu di Desa Ubung Kaja Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Utara. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik melalui pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini yakni 90 kader posyandu. Dengan jumlah sampel yang dipilih menggunakan uji hipotesis beda 2 proporsi mendapatkan 55 orang kader. Dalam pemilihan kader di setiap posyandu dilakukan menggunakan penarikan sampel simple random sampling. Analisis data yang digunakan dengan univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian analisis bivariat menunjukkan variabel pekerjaan (p = 0,031), insentif (p = 0,004), sikap (p = 0,015), dan dukungan keluarga (p = 0,008) berpengaruh terhadap keaktifan kader posyandu balita, sedangkan umur (p = 0,287), pendidikan (p = 0,387), lama menjadi kader (p = 0,417), dan pengetahuan (p = 0,159) tidak berpengaruh terhadap keaktifan kader posyandu balita. Pada analisis multivariat variabel yang paling berpengaruh yakni insentif (p = 0,024) dan sikap (p = 0,049). Diharapkan Desa Ubung Kaja dapat mengkaji terkait peningkatan insentif kader posyandu.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kehadiran Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Di UPTD Puskesmas Tembuku II Parta, I Putu Wahyu Adnyani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2944

Abstract

Program pemerintah untuk mengendalikan penyakit kronis dilakukan melalui kegiatan Prolanis, namun belum berjalan maksimal karena beberapa faktor mempengaruhinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kehadiran peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di UPTD Puskesmas Tembuku II. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kehadiran penderita penyakit kronis ke program Prolanis di Puskesmas Tembuku II. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Analisa dengan chi square dan regresi ganda. Penelitian dilakukan kepada 75 peserta Prolanis di Tembuku II. Hasil penelitian responden yang pendidikan tinggi lebih banyak responden yang hadir yaitu 33 orang (78,6%) nilai p 0,003 (< 0,05) kehadiran penderita penyakit kronis ke Prolanis berhubungan dengan pengetahuan, pada lansia lebih banyak responden yang hadir yaitu 23 orang (79,3%) nilai p 0,004 ( < 0,05) ada hubungan antara usia dengan kehadiran penderita penyakit kronis ke prolanis. Pendidikan tinggi lebih banyak yang hadir yaitu 34 orang (82,9%) nilai p ,002 (<0,05) ada hubungan pendidikan dengan kehadiran penderita penyakit kronis ke Prolanis yang bekerja lebih banyak yang tidak hadir yaitu 23 orang (52,3%). Penderita penyakit kronis yang tidak didukung oleh keluarga lebih banyak yang tidak hadir, nilai p 0,003. Faktor yang berhubungan dengan kehadiran penderita penyakit kronis ke Prolanis yaitu pengetahuan, usia, pendidikan, pekerjaan, dukungan keluarga dan peran tenaga Kesehatan.
GAMBARAN PROGRAM DESA GETTING to ZERO DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MENGWI I KABUPATEN BADUNG Widianingsih, Ni Kadek Kartika Setio; Kurniati, Ni Made; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2945

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang dapat menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Pada Tahun 2021 kasus HIV/AIDS 1.767, dengan kasus HIV 247 kasus dan sebanyak 1.520 kasus AIDS. Kasus paling banyak dialami oleh laki-laki (74,7%). Pada Tahun 2022 kasus HIV/AIDS sebanyak 4.797, tetapi dari program Getting to Zero belum tercapai. Kabupaten Badung telah melaksanakan berbagai upaya untuk memberikan sebuah inovasi, salah satunya berupa program Desa Getting to Zero pada tanggal 19 Desember 2022. Getting to Zero merupakan target Global untuk mencapai Ending AIDS pada Tahun 2030 dalam penanggulangan HIV/AIDS berbasis di desa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Responden pada Penelitian ini berjumlah 5 orang. Variabel pada penelitian ini adalah input, processs, output dengan melakukan wawancara mandala. Analisis data dengan menggunakan pendekatan tematik dan Teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program Desa Getting to Zero belum terdapat pedoman yang ditetapkan serta anggaran yang belum sepesifik adapun saran untuk pihak Dinas Kesehatan dapat terus melakukan koordinasi yang maksimal baik secara internal maupun eksternal bersama lintas sector untuk membahas terkait pedoman atau petunjuk teknis program Desa Getting to Zero melalui workshop, dan membentuk tim kerja.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ULANG DI PELAYANAN RAWAT JALAN UPT PUSKESMAS SUSUT I Sukhawidanti, Ni K. A.; Putri, Kadek F. Aryani; Astuti, Ni Putu Widya
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kunjungan ulang di layanan rawat jalan UPT Puskesmas Susut I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Susut I, dengan jumlah responden sebanyak 89 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode consecutive sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dilanjutkan dengan analisis data univariat dan analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 65 responden (73%) memilih untuk berkunjung kembali ke Puskesmas. Terdapat hubungan antara faktor seperti kepemilikan JKN, tingkat pendapatan, dan ketersediaan tenaga kesehatan dengan kunjungan ulang di layanan rawat jalan UPT Puskesmas Susut I. Namun, aksesibilitas dan persepsi terhadap penyakit tidak menunjukkan hubungan dengan kunjungan ulang di layanan rawat jalan UPT Puskesmas Susut I.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (Kia) Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Mengwi III Pata, Yeremias Umbu Ray; Martini, Ni Ketut; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2947

Abstract

Banyaknya ibu hamil tidak memanfaatkan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan baik, fungsi buku KIA untuk mendeteksi secara dini adanya masalah kesehatan ibu, anak dan keluarga melalui pelayanan KIA. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di wilayah kerja Uptd Puskesmas Mengwi III, penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian crosssectional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, besar sampel penelitian 55 responden, analisa data yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian pada variable pengetahuan ibu hamil kategori pengetahuan baik sebanyak 45,5%, sikap ibu hamil kategori sikap positif sebanyak 63,6% dan hasil uji chi square didapatkan nilai pengetahuan ibu hamil nilai p = 0,005 dimana p < ɑ (0,005 < 0.05) dan nilai sikap ibu nilai p = 0,000 dimana p < α (0,000 < 0.05). Simpulan dari hasil penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di wilayah kerja Uptd Puskesmas Mengwi III
Evaluasi Program Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I Gayatri, Ni Made Sri; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I berdasarkan aspek input, process, dan output. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak lima informan, meliputi kepala puskesmas, Penanggung Jawab UKM Esensial dan Perkesmas, pemegang Program Posyandu Remaja, kader Posyandu Remaja, dan sekretaris Desa Sangeh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input Program Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Abiansemal I telah memadai. Dalam aspek process, Program Posyandu telah berpedoman pada Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja Kementerian Kesehatan 2018, namun ditemukan kendala pelaksanaan yaitu kurangnya partisipasi remaja dalam menghadiri kegiatan serta kurangnya dukungan dari desa untuk menyelenggarakan Posyandu Remaja di desa tersebut. Serta dalam aspek output, ketercapaian target yaitu 80%, dengan jumlah kegiatan sebanyak 12 pertahun dan pencatatan dan pelaporan dilakukan setiap sebulan sekali. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan inovasi terhadap pemberian materi dengan media penyuluhan seperti pemutaran film dan musik, dan diisi dengan game/ice breaking serta melakukan pendekatan dan advokasi pada pihak desa untuk mendapatkan dukungan penyelenggaraan Posyandu Remaja.