cover
Contact Name
Dermawan Waruwu
Contact Email
dermawanwaruwu@undhirabali.ac.id
Phone
+6281338665028
Journal Mail Official
jakadara@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padangluwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 29630924     DOI : -
Jurnal Ekonomika, Bisnis, dan Humaniora (JAKADARA) adalah jurnal nasional yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dhyana Pura, Bali. Jakadara merupakan jurnal yang terbuka untuk umum dan ditinjau oleh pihak terkait yang merupakan media diseminasi hasil penelitian para ilmuwan di bidang Ekonomi, Bisnis dan Humaniora. Jakadara diterbitkan tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Jakadara menerima manuskrip dalam berbagai topik meliputi: manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, manajemen pengetahuan, akuntansi manajemen, sistem kontrol manajemen, sistem informasi manajemen, akuntansi, bisnis internasional , ekonomi bisnis, etika bisnis, pariwisata, pariwisata berkelanjutan, sosial budaya, kewirausahaan, pengembangan anak, pendidikan kurikulum, teknologi pendidikan, filosofi pendidikan, pendekatan pendidikan, bahasa Inggris, linguistic, dan sastra. Journal on Economic, Business and Humanities (JAKADARA) is an national journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Dhyana Pura, Bali. Jakadara is an open access and peer-reviewed journal, which is a dissemination medium for research result from scientists in the field of Economic, Business and Humanities. Jakadara is issued three times a year on April, August, and December. The Jakadara invites manuscripts in the various topics include functional areas of marketing management, finance management, strategic management, operation management, human resource management, e-business, knowledge management, management accounting, management control system, management information system, accountancy, international business, business economics, business ethics, tourism, sustainable tourism, social and cultural, entrepreneurship, child development, curriculum education, education technology, philosophies of education, education approach, teaching and learning of english, linguistics, and literature.
Articles 362 Documents
Green Business Readiness in Rural Bali: Community Perceptions and Sustainability Potentials in Tourism-Energy Nexus : Kesiapan Bisnis Hijau di Pedesaan Bali: Persepsi Masyarakat dan Potensi Keberlanjutan dalam Kesalingbergantungan Energi - Pariwisata Nugroho, Jatmiko Wahyu; King, Wong, Colin Koh; Abu, Mansor, Shazali; Mutalip, Abdullah, Abd
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.5279

Abstract

Studi ini menyelidiki kesiapan empat desa pedesaan Bali — Banjarasem, Blimbingsari, Bongan, dan Bantas — untuk mengadopsi praktik bisnis hijau, khususnya di sektor pariwisata dan energi. Tujuan utamanya adalah untuk menilai persepsi lokal, struktur ekonomi, permintaan energi, dan hambatan yang ada untuk pembangunan berkelanjutan. Memanfaatkan data survei di tingkat masyarakat, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengumpulkan wawasan tentang keadaan desa saat ini dan potensi masa depan. Hasilnya mengungkapkan minat masyarakat yang signifikan pada energi terbarukan, khususnya panel surya (PV), di samping meningkatnya kesadaran akan peluang pariwisata hijau.Hambatan kritis yang diidentifikasi termasuk kendala keuangan dan kurangnya pengetahuan yang komprehensif mengenai model bisnis hijau. Sebagai kesimpulan, meskipun ada beberapa kepentingan dasar, mengatasi hambatan ekonomi dan pendidikan ini sangat penting untuk keberhasilan integrasi bisnis hijau. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan penilaian terperinci tentang lanskap bisnis hijau pedesaan Bali, menawarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi pembuat kebijakan untuk mengembangkan intervensi yang ditargetkan, insentif keuangan, dan program pendidikan yang selaras dengan kondisi sosial-ekonomi lokal dan tujuan lingkungan, sehingga mendorong pembangunan berkelanjutan.
SIKAP RELIGIUS DALAM NOVEL THE SCARLET LETTER KARYA HAWTHRONE: KAJIAN MAKNA EKSISTENSIAL Sukarsih, Ni Nyoman Tri; Dewi, Ni Luh Desy Suari
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.5338

Abstract

Pemahaman terhadap karya sastra dapat dilakukan bila terdapat 'kongenialitas' yakni kesamaan sikap emotif antara sang seniman yang menuangkan keindahan dalam karya-karyanya dengan si pengamat yang mencoba menikmati keindahan tersebut. Sampai batas-batas tertentu karya sastra mengungkapkan nilai-nilai realitas hidup. Novel the Scarlet Letter sangat kental mencerminkan nilai-nilai religius. Data diambil dari novel the Scarlet Letter karangan Nathaniel Hawthorne berupa pengamatan atau observasi dan studi kepustakaan terhadap percakapan ketiga tokoh utama, sedangkan teori yang digunakan adalah teori sastra dan religiositas gagasan Mangunwijaya (1982). Dalam analisis terungkap bahwa sikap religius pada diri seseorang tidak hanya dapat dilihat dari satu sudut pandang saja, tetapi bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Sikap religius tercermin dalam novel the Scarlet Letter mencakup tiga konsep pikiran yakni: 1) Sikap religius sebagai bagian dari Eksistensialisme terdapat pada tokoh Hester Prynne, Roger Chillingworth dan Arthur Dimmesdale; 2) Sikap religius sebagai hasil dari kualitas berpikir religius terdapat pada tokoh Arthur Dimmesdale dan Hester Prynne; dan 3) Sikap religius sebagai jawaban terhadap masalah terdalam manusia pada tokoh Arthur Dimmesdale. Untuk mengungkapkan sikap religius di dalam novel yang dikaji terkait dengan agama Puritan karena agama tersebut sangat berpengaruh dalam alur cerita dan latar novel ini. Demikian pula terungkap pada prilaku tokoh-tokoh utamanya yakni Dinmesdale, Hester dan Chillingworth pada masalah yang dihadapi dan pemenuhan kebutuhan eksistensialnya, kepahitan pada pasangan hidup dan hubungan terlarang yang terjadi diantara dua tokoh muda dalam novel ini, tetapi ada pengakuan terbuka yang mengakibatkan salah satu tokoh menerima hukuman sesuai tradisi Puritan