cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2020)" : 15 Documents clear
Implementasi Program Penguatan Literasi Masyarakat di Wilayah Eks-Lokalisasi Dolly Kelurahan Putat Jaya Surabaya Kartika Nuswantara; Ismaini Zain; Nasori; Nisfu Asrul Sani; Nugrahardi Ramadhani; Gita Widi Bhawika
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.243 KB)

Abstract

Penguatan literasi bagi masyarakat dengan cara pengembangan lingkungan literat. Sehingga sejalan dengan makna literasi sebagai instrument untuk menyelesaikan segala bentuk persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Silkus Deming yang dikenal dengan konsep PLAN-DO-CHECK-ACTION menjadi kerangka dalam melaksanakan kegiatan abmas yang dilatar belakangi oleh penguatan literasi bagi masyarakat. FGD dan observasi langsung menjadi pendekatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada dalam masyarakat sehingga selanjutnya dapat disusun sebuah rencana (PLAN). Dengan melibatkan 45 anak dari Kampung Kupang Gunung Timur RT 03 RW06 penelitian ini mengemplimentasikan PLAN kedalam tiga unsur pada tahap DO. Ketiga unsur tersebut meliputi dukungan, pendampingan dan keberlanjutan. Dengan menggunakan kuesioner, CHECK menjadi aktivitas untuk mengkur tingkat keberhasilan program. Akhirnya ACTION menyiapkan umpan balik untuk dimanfaatkan pada penelitian selanjutnya. Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi dari sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan mendeskripsikan kegiatan yang telah dilakukan diharapkan penelitian ini menjadi alat untuk mengefaluasi program yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber data untuk melanjutkan kegiatan pengabdian tersebut menjadi sebuah program berkelanjutan.
Penggunaan Internet dan Teknologi IoT untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Ary Mazharuddin Shiddiqi; Royyana Muslim Ijtihadie; Tohari Ahmad; Waskitho Wibisono; Radityo Anggoro; Bagus Jati Santos
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.183 KB)

Abstract

Saat ini, jumlah pengguna Internet di Indonesia adalah sekitar 200 juta, setara ± 65 % jumlah total penduduk. Jumlah ini mungkin akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Konsekuensinya, aktivitas kehidupan sangat bergantung kepada Internet, salah satunya adalah dalam menjalankan proses pendidikan. Mengingat besarnya potensi perkembangan tekonologi Internet of Things (IoT), maka sangat diperlukan pengetahuan tentang teknologi tersebut serta bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. SMPN 53 Surabaya memiliki potensi pengembangan dalam memanfaatkan teknologi IoT, namun membutuhkan pelatihan penggunaannya dalam pendidikan. Untuk itu, Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan di Teknik Informatika ITS berinisiatif untuk memberikan pelatihan tentang teknologi IoT kepada guru-guru di SMPN 53 Surabaya. Materi terkait dengan IoT diberikan secara bertahap dari pengenalan sampai dengan bagaimana penggunaan IoT secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa para guru mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menggunakaan IoT dalam pendidikan.
Potensi Penggunaan Kotoran Sapi Sebagai Sumber Biogas Rumah Tangga di Kabupaten Kediri Semin; Aguk Zuhdi Muchamad Fathallah; Nurhadi Siswantoro; Adhi Iswantoro; Sukriyah Kustanti Moerad
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.861 KB)

Abstract

Penggunaan sumber energi yang tidak terbarukan secara terus-menerus dapat memicu masalah krisis energi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pengabdian terkait energi terbarukan terus dilakukan. Biogas adalah salah satu sumber bahan bakar yang terbarui karena bahan bakar ini dapat diproduksi dari bahan organik yang berasal dari makhluk hidup yang difermentasi. Biogas sangat berpotensi untuk di produksi terutama di kawasan peternakan. Menurut data dari Badan Pusat Statistika Kediri, di tahun 2018, populasi sapi di Kediri tercatat sejumlah 230.020 ekor sedangkan di tahun 2019 tercatat sejumlah 233.310 ekor. Tujuan dari pelaksaan pengabdian ini adalah untuk mengetahui potensi penggunaan biogas yang dihasilkan dari limbah ternak sapi untuk penggunaan di kabupaten Kediri, khususnya di Desa Ngampel. Pengumpulan data pada pengabdian ini dilakukan dengan cara mencari referensi yang tersedia secara online pada internet. Badan Pusat Statistika Kabupaten Kediri menjadi sumber utama terkait dengan populasi sapi pada masing masing kecamatan di Kediri. Didapatkan hasil bahwa total gas yang bisa dihasilkan dari digester adalah 2.070 kg LPG/bulan untuk kasus Desa Ngampel, Kabupaten Kediri. Dari perhitungan didapatkan bahwa kebutuhan gas LPG masyarakat Desa Ngampel adalah sebanyak 9.372 kg LPG/bulan. Maka dapat disimpulkan bahwa dari adanya digester biogas ini maka masyarakat di desa ini bisa menghemat pengeluaran untuk membeli gas LPG sebanyak 690 tabung LPG atau setara Rp. 13.110.000 per bulannya.
Pelatihan Tentang Modifikasi, Pengoperasian dan Perawatan Mesin Dual Fuel untuk Nelayan di Daerah Kenjeran Surabaya Adhi Iswantoro; I Made Ariana; Semin; Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah; Beny Cahyono
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.49 KB)

Abstract

Saat ini kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) meningkat, tetapi tidak dibarengi ketersediaan BBM melimpah. Sehingga beberapa daerah di Indonesia mengalami kelangkaan BBM. Salah satu masyarakat yang merasakan dampaknya nelayan. Nelayan tidak bisa mencari ikan karena kelangkaan BBM. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah adanya bahan bakar alternatif, diantaranya adalah bahan bakar gas (BBG). Beberapa nelayan telah menggunakan kombinasi antara LPG dan BBM. Akan tetapi perlu adanya sosialisasi lebih lanjut kepada nelayan agar penggunaannya lebih aman dan modifikasi mesin dilakukan dengan benar. Atas permasalahan tersebut, maka perlu adanya pelatihan kepada nelayan tentang modifikasi mesin konvensional menjadi mesin dual fuel. Dalam kegiatan ini kami melakukan pelatihan kepada nelayan di daerah Kenjeran Surabaya tentang cara memodifikasi, pengoperasian dan perawatan mesin. Dari hasil analisis yang dilakukan berdasarkan keterangan nelayan, dengan jarak tempuh yang sama, jika menggunakan BBM, sekali melaut pergi-pulang membutuhkan 8 liter BBM, jika dirupiahkan sekitar Rp 80.000,-. Tetapi jika menggunakan mesin dual fuel, untuk mesin bensin membutuhkan 1 tabung LPG 3 kg harganya Rp 17.000,-. Sementara untuk mesin diesel butuh 1 tabung LPG 3 kg harganya Rp 17.000,- dan BBM 3 liter harga sekitar Rp 30.000,- sehingga jika ditotal Rp 47.000,-. Sehingga ini bisa sebagai bahan bakar alternatif dan lebih hemat.
Inovasi Model Bisnis dan Branding dalam Pengembangan Kampung Wisata Sejarah Penelah Surabaya Berto Mulia Wibawa; Geodita Woro Bramanti; Gita Widi Bhawika; Anandita Ade Putra; Dendy Ramadhan
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.79 KB)

Abstract

Memiliki objek-objek peninggalan bersejarah kuno yang berlokasi di jantung Kota Surabaya, Kampung Peneleh dinilai perlu dikembangkan secara lebih serius agar dapat lebih berdampak positif, terutama bagi perekonomian, pariwisata, dan masyarakat sekitarnya. Dalam pengembangan kedepannya, diperlukan suatu model bisnis yang dapat dijadikan sebagai acuan pengembangan kawasan oleh para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan model bisnis yang ideal untuk pengembangan Kampung Wisata Sejarah Peneleh yang unggul serta memiliki daya saing dengan tempat-tempat bersejarah lainnya. Model bisnis yang dirumuskan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC), dimana pengembangan model bisnis dilakukan berdasarkan analisis kondisi saat ini, yang kemudian diidentifikasi elemen mana saja yang dinilai perlu diperbaiki/dikembangkan. Hasil penelitian merekomendasikan usulan model bisnis baru, dengan fokus utama berdasarkan proposisi nilai kampung wisata sejarah yang terintegrasi, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan inklusif. Melalui implementasi model bisnis yang baru, diharapkan Kampung Peneleh akan lebih berkembang pesat, serta dapat memberikan dampak positif, baik terhadap peningkatan kontribusi pada sektor perekonomian, pariwisata, dan juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Page 2 of 2 | Total Record : 15