cover
Contact Name
Suria Alamsyah Putra
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
publikasi@itscience.org
Editorial Address
JL. Waru Lk. VII, Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara - Kota Binjai | Sumatera Utara | Indonesia G-Mail : itsjumansi@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan
ISSN : 26567016     EISSN : 27976238     DOI : https://doi.org/10.47709
Core Subject : Science, Education,
JUMANSI: Jurnal Manajemen dan Akuntasi adalah jurnal yang memuat hasil penelitian atau kajian ilmu di bidang Manajemen dan Akuntansi. JUMANSI terbit setiap dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. JUMANSI mempublikasikan karya ilmiah terbaik berdasarkan proses seleksi di bidang Manajemen dan AKuntasi yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli, memiliki nilai kebaruan atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan diulas oleh mitra bestari. Artikel yang dikirim ke jurnal JUMANSI tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh JUMANSI dan harus ditinjau dan disunting. JUMANSI diterbitkan oleh Information Technology and Science (ITScience), sebuah Lembaga Penelitian di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 270 Documents
The Influence Of Entrepreneurship Spirit And Entrepreneurship Value On Business Success In Tembung Bersatu Percut Sei Tuan Dahrul Siregar; Retnawati Siregar; Fitriani Tobing; Linda Lores
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7660

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the influence of entrepreneurial spirit and entrepreneurial values ??on business success in UKM Tembung Bersatu, Percut Sei Tuan District. The research method used is exploratory research, where variables are measured using a Likert scale. Methods of data collection is done by interview (interview), with a list of statements (Questioner) and study documentation. The population in this study were all Tembung Bersatu UKM. totaling 40 SMEs. Sampling using saturated sampling method or better known as a census. In this study, the population was relatively small, namely 40 people. Processing data using SPSS software version 23, with descriptive analysis and hypothesis testing multiple regression analysis. The results showed that partially or simultaneously the variables of entrepreneurial spirit and entrepreneurial value had a positive and significant effect on business success in Tembung Bersatu SMEs, Percut Sei Tuan sub-district
Tantangan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Penggunaan Aplikasi SISKEUDES untuk Meningkatkan Transparansi Keuangan Desa di Desa Sembung, Kabupaten Tulungagung Nurfitria, Anis; Hurian Kamela
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7719

Abstract

Latar belakang: Penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Namun, keberhasilan implementasi aplikasi ini sangat bergantung pada kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa sebagai pengguna utama sistem. Di Desa Sembung, Kabupaten Tulungagung, masih ditemukan berbagai kendala dalam pemanfaatan SISKEUDES, terutama yang berkaitan dengan kompetensi teknis, pemahaman sistem, dan adaptasi terhadap digitalisasi administrasi keuangan desa. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan kualitatif. Percakapan dengan para pejabat desa memunculkan berbagai pertanyaan serta setiap pertanyaan dijawab dengan penuh pertimbangan. Aplikasi ini diintegrasikan ke dalam program desa sehingga menghidupkan sistem di dalam komunitas. Selain itu para pejabat desa berbagi informasi bahwa terdapat beberapa area yang perlu ditingkatkan. Selain wawancara observasi lapangan juga dilakukan untuk memperkuat temuan serta memenuhi tujuan penelitian ini. Dengan memahami tujuan SISKEUDES para pejabat desa menerima fitur fitur yang tersedia sehingga mengarah pada hasil yang lebih efisien. Terdapat pula beberapa tantangan di luar aplikasi itu sendiri seperti sinyal internet yang tidak stabil sehingga menghambat kinerja aplikasi. Hasil penelitian: Evaluasi mengungkapkan bahwa keberhasilan SISKEUDES sangat bergantung pada keterampilan personelnya, keberadaan infrastruktur yang memadai, dan dedikasi para pejabat desa. Efektivitas sistem bergantung pada tiga aspek penting ini. Ketika semua elemen ini bekerja secara harmonis, SISKEUDES dapat meningkatkan proses pengendalian internal dan memberikan dukungan berharga untuk audit eksternal. Selain itu, sistem ini menumbuhkan kepercayaan publik dengan membuat informasi keuangan lebih mudah diakses dan memastikan bahwa penggunaan dana desa transparan dan akuntabel. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas SDM aparatur desa memiliki peran krusial dalam mendukung efektivitas penggunaan SISKEUDES untuk meningkatkan transparansi keuangan desa sehingga pemanfaatan SISKEUDES dapat berjalan optimal dan berkontribusi terhadap tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel.
E-Purchasing dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah- Studi Etnometodologi di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Suryadi, Arief; Lovita, Erna; Sunarsih, Uun
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7728

Abstract

Latar belakang: Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki tingkat risiko penyimpangan yang tinggi seiring dengan besarnya anggaran dan kompleksitas proses yang dijalankan. Penerapan e-Purchasing melalui katalog elektronik dikembangkan sebagai bagian dari reformasi pengadaan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, serta menekan peluang terjadinya fraud. Namun demikian, efektivitas e-Purchasing tidak hanya ditentukan oleh sistem digital, melainkan juga oleh praktik, interpretasi, dan perilaku para pelaku pengadaan dalam konteks kerja sehari-hari di instansi pemerintah, termasuk di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnometodologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi terbatas, serta telaah dokumen pengadaan di lingkungan LPSK. Informan dipilih secara purposive yang melibatkan pejabat pengadaan, user pengadaan, penyedia barang/jasa (UMKM), auditor internal, dan pihak regulator. Analisis data dilakukan secara induktif melalui pengelompokan tema-tema yang berkaitan dengan praktik e-Purchasing, transparansi, akuntabilitas, serta dinamika perilaku pelaku pengadaan dalam perspektif Fraud Triangle. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Purchasing di LPSK secara administratif mampu meningkatkan transparansi dan memperkuat pengendalian pengadaan melalui keterlacakan transaksi dan standarisasi harga. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan e-Purchasing masih diwarnai oleh tekanan organisasi, keterbatasan operasional, serta rasionalisasi tindakan pelaku pengadaan. E-Purchasing efektif menekan unsur opportunity dalam Fraud Triangle, tetapi unsur pressure dan rationalization tetap muncul dalam pengambilan keputusan pengadaan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas e-Purchasing tidak semata-mata ditentukan oleh sistem digital, melainkan sangat bergantung pada kapasitas sumber daya manusia, integritas aktor, dan konsistensi pengawasan internal. E-Purchasing perlu dipahami sebagai praktik sosial yang dijalankan dalam konteks organisasi tertentu. Oleh karena itu, penguatan tata kelola pengadaan memerlukan integrasi antara teknologi, peningkatan kompetensi pelaku pengadaan, serta penguatan budaya integritas untuk mendukung pencegahan fraud secara berkelanjutan
PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PAGAWAI PT.PEGADAIAN KOTA MEDAN Simbolon , Yuli Natalia; Saputra, Hendra
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7770

Abstract

Latar belakang : Masalah yang sering dihadapi adalah perlunya sistem sistem pengendalian interndalam meningkatkan pemberian kredit. Setiap cabang pegadaian juga harus mampu memenuhi target pemberian kreditnya. Dengan meningkatnya pemberian kredit maka akan meningkatkan pendapatan usaha perusahaan khususnya PT.Pegadaian. Sistem pengendalian internbisa dilakukan dengan diberlakukannya SOP yang harus diikuti oleh seluruh pegawai. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara dan observasiHasil penelitian: Penelitian ini dilakukan melalui wawancara dengan pegawai bagian kredit, observasi langsung terhadap proses pemberian dan pengawasan kredit, serta telaah dokumen terkait seperti SOP pemberian kredit, laporan tunggakan, dan hasil audit internal. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal kredit pada PT. Pegadaian (Persero) telah diterapkan sesuai dengan komponen dasar pengendalian internal, yaitu: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan.
ANALISIS MANAJEMEN RESIKO FINANSIAL BERBASIS MANAJEMEN RESIKO ISO 31000 PADA KANTOR JASA PENILAIAN PUBLIK DAS’AT YUDISTIRA DAN REKAN CABANG MEDAN Amel, Andi; Saputra, Hendra
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7771

Abstract

Latar belakang masalah : fenomena yang muncul saat ini adalah belum optimalnya implementasi sistem manajemen risiko keuangan yang sistematis dan terdokumentasi. Hal ini terlihat dari beberapa kondisi di lapangan: Terjadinya keterlambatan pembayaran dari klien, terutama pada proyek-proyek bernilai besar, yang berdampak pada terganggunya likuiditas kantor.Metode Penelitian : Pendekatan penelitian dapat diartikan sebagai keseluruhan cara, metode, ataupun kegiatan dalam suatu penelitian yang dimulai dari perumusan masalahan sampai dengan kesimpulan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatifHasil : Hasil evaluasi ini memberikan dasar dalam menentukan strategi mitigasi yang tepat. Strategi penanganan risiko finansial yang direkomendasikan memperketat kebijakan pembayaran (down payment, termin), membuat cadangan kas, serta memperluas kerja sama dengan bank untuk fasilitas kredit jangka pendek.Analisis kelayakan klien sebelum memberikan jasa, menggunakan kontrak tertulis dengan klausul pembayaran yang jelas.Kesimpulan :Penerapan manajemen risiko finansial di KJPP Das’at Yudistira dan Rekan Cabang Medan telah dilakukan, namun belum sepenuhnya terdokumentasi secara sistematis sesuai standar ISO 31000.Berdasarkan identifikasi risiko, permasalahan utama yang dihadapi adalah risiko likuiditas akibat keterlambatan pembayaran klien serta risiko reputasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
DETERMINASI PROFITABILITAS PERUSAHAAN RETAIL: PERAN MANAJEMEN MODAL KERJA, LIKUIDITAS, DAN LEVERAGE Rivandi, Muhammad; Pernandes, Dodi; Martha, Lidya; Hidayat, Teguh
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7780

Abstract

Profitability is a key indicator of financial performance that reflects a company’s ability to generate profits through the efficient utilization of its assets. This study aims to analyze the effect of working capital management, liquidity, and Leverage on the profitability of retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. This research employs a quantitative approach with a causal associative method. The research sample consists of 16 retail companies, selected using a purposive sampling technique. The data used in this study are secondary data obtained from the companies’ annual financial statements. Data analysis was conducted using panel data regression after fulfilling the required classical assumption tests and selecting the appropriate regression model. The results indicate that working capital management has a positive effect on profitability, while liquidity has a negative effect on profitability. Meanwhile, Leverage does not have a significant effect on the profitability of retail companies. Simultaneously, working capital management, liquidity, and Leverage significantly affect profitability. The implications of this study suggest that retail companies should improve the efficiency of working capital management and maintain optimal liquidity levels to enhance financial performance, while managing debt usage prudently to avoid excessive financial risk.
Tinjauan Sistematis Literatur: Strategi Bersaing Berbasis Inovasi untuk Meningkatkan Market Performance Akbar, Muhammad Iqbal; Asmara, Rina Yuliastuty
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7816

Abstract

Latar belakang: Persaingan bisnis makin cepat dan sulit diprediksi. Digitalisasi menekan cara kerja lama, konsumsi pasca pandemi bergeser ke kanal online, dan tuntutan keberlanjutan menguat lewat regulasi, standar rantai pasok, serta preferensi konsumen. Strategi lama yang fokus efisiensi biaya dan distribusi mapan makin kurang efektif. Organisasi perlu strategi lincah, responsif, dan relevan. Inovasi harus jadi inti keputusan harian, bukan proyek sesekali Metode penelitian: Studi ini memakai Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA 2020 untuk menata proses identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur secara transparan. Penelusuran dilakukan pada basis data ilmiah utama dan sumber relevan dengan rentang publikasi 2020–2025. Kajian menilai hubungan strategi inovasi, transformasi digital, agenda ESG, dan market performance. Sintesis dilakukan secara tematik untuk menemukan pola, mekanisme pengaruh, serta faktor penguat yang berulang. Hasil penelitian: Literatur menunjukkan strategi bersaing berbasis inovasi meningkatkan market performance, terutama saat inovasi produk dan proses tepat menjawab kebutuhan pelanggan dan cepat dikomersialisasi. Transformasi digital memendekkan siklus inovasi melalui data pelanggan, otomasi, dan integrasi platform, sehingga uji ide, perbaikan layanan, dan respons pasar lebih cepat. Dampaknya makin kuat bila organisasi punya orientasi pasar, kompetensi digital, dan pemasaran digital. Umumnya inovasi bekerja lewat keunggulan bersaing: diferensiasi, efisiensi, dan pengalaman pelanggan yang konsisten. Kesimpulan: Inovasi dapat mendorong market performance jika organisasi menyiapkan mesin eksekusi yang rapi, memadukan inovasi dengan transformasi digital, serta menempatkan agenda ESG sebagai bagian dari penciptaan nilai sesuai konteks industri. Pendekatan portofolio inovasi yang seimbang antara perbaikan bertahap dan terobosan juga lebih realistis agar organisasi tetap stabil sekaligus siap menangkap peluang pasar baru.
Sustainability Performance and Financial Performance Relationship: The Moderating Effect of CEO Tenure Anita, Anita; Khelly, Khelly
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7838

Abstract

This study investigates whether CEO tenure moderates the relationship between sustainability performance and financial performance among companies listed on the Indonesian Stock Exchange. Sustainability performance is measured using disclosure indicators aligned with the Global Reporting Initiative Standards, while financial performance is proxied by return on assets and return on equity. Using panel regression analysis with firm level observations, the results show that sustainability performance has a significant positive effect on financial performance in both measurements. This indicates that firms with stronger sustainability performance tend to achieve higher profitability and better returns for shareholders, potentially due to improved transparency, stakeholder trust, and reputational benefits. However, CEO tenure does not moderate the relationship between sustainability performance and financial performance when financial performance is measured using return on assets and return on equity. This suggests that the positive association between sustainability performance and financial outcomes is relatively consistent across firms led by CEOs with shorter or longer tenures. The findings contribute to the ongoing debate on the financial relevance of sustainability initiatives and highlight that sustainability performance can be value relevant in the Indonesian context. Practically, the results imply that companies may enhance financial outcomes by strengthening sustainability performance, while changes in CEO tenure alone may not alter the sustainability performance to financial performance linkage.
Executive Incentives on Tax Avoidance and Their Impact on Firm Value Nugroho, Wawan Cahyo
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7863

Abstract

Latar belakang: This study focuses on examining the effect of executive incentives on tax avoidance and firm value, the effect of tax avoidance on firm value, and the effect of executive incentives on firm value mediated by tax avoidance. Metode penelitian: The population in this study were pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2024. Sampling using purposive sampling obtained 10 samples. Hasil penelitian: The results of this study indicate that executive incentives affect tax avoidance because executives as operational leaders of the company will be willing to implement tax avoidance policies only if they also benefit from such actions, while executive incentives do not affect firm value due to the compensation structure is not well designed to encourage optimal performance. Tax avoidance does not significantly affect firm value because investors generally prefer to invest their investments in companies with stable or high profits. Tax avoidance does not mediate the relationship between executive incentives and firm value. Kesimpulan: Providing incentives only encourages executives to engage in opportunistic tax avoidance, but this action is not responded to positively by the market and is unable to increase the company's value.
Transformasi Peran Sistem Akuntansi UMKM Berbasis FinTech dan Pembayaran Digital Dalam Meningkatkan Kinerja Manajerial NURAINI; Rifayani, Desiyanti; Triwahyuni, Nadia
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7874

Abstract

Latar belakang: Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemanfaatan Financial Technology (FinTech) dan sistem pembayaran digital tidak hanya mempermudah proses transaksi, tetapi juga mengubah peran sistem akuntansi dari sekedar alat pencatatan menjadi sumber informasi yang mendukung pengambilan keputusan manajerial. Perubahan ini menjadi penting mengingat sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan kualitas informasi akuntansi. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Literatur dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mensintesis temuan penelitian yang berkaitan dengan FinTech, pembayaran digital, sistem akuntansi UMKM, dan kinerja manajerial. Hasil penelitian: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan FinTech dan sistem pembayaran digital mampu meningkatkan kualitas informasi akuntansi UMKM, terutama dari aspek akurasi, ketepatan waktu, dan kemudahan akses. Informasi keuangan yang lebih andal mendukung pemilik UMKM dalam melakukan perencanaan usaha, pengendalian biaya, serta evaluasi kinerja secara lebih objektif. Namun demikian, implementasi sistem akuntansi digital masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi akuntansi dan digital serta kesiapan sumber daya manusia. Kesimpulan: Transformasi sistem akuntansi UMKM berbasis FinTech dan pembayaran digital berperan penting dalam meningkatkan kinerja manajerial. Sistem akuntansi digital tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga sebagai instrumen manajerial yang mendukung pengelolaan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.