cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 603 Documents
PERAN MEDIASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN, PENGARUH KOMPETENSI AUDITOR DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN: Studi Empiris pada Kantor Bapenda Timika Nur Aziza; Syamsu Alam; Nurwahyuni
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi auditor dan kualitas audit terhadap sistem pengendalian internal, serta dampaknya terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, penelitian ini juga menguji peran mediasi sistem pengendalian internal dalam hubungan antara kompetensi auditor, kualitas audit, dan kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Timika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi auditor dan kualitas audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap sistem pengendalian internal. Selain itu, kompetensi auditor, kualitas audit, dan sistem pengendalian internal masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil uji Sobel juga menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal secara signifikan memediasi hubungan antara kompetensi auditor dan kualitas laporan keuangan, serta antara kualitas audit dan kualitas laporan keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi auditor dan kualitas audit dalam memperkuat efektivitas sistem pengendalian internal, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas laporan keuangan. Penelitian ini juga menekankan peran strategis sistem pengendalian internal sebagai mekanisme mediasi dalam pengelolaan keuangan sektor publik.
Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia, Motivasi Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah Ummu Hani Sahil; Masdar Mas'ud; Bahar Sinring
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi birokrasi menempatkan sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor strategis dalam meningkatkan kinerja organisasi sektor publik, khususnya pada sektor kesehatan yang berhadapan langsung dengan kualitas pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan sumber daya manusia, motivasi, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh pegawai yang berjumlah 95 orang menggunakan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Pengujian dilakukan melalui uji asumsi klasik, uji F, uji t, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengembangan SDM, motivasi, dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, ketiga variabel juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan kompetensi sebagai variabel yang paling dominan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,397 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 39,7% variasi kinerja pegawai, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak cukup hanya melalui program pengembangan formal, tetapi harus diarahkan pada penguatan kompetensi yang relevan dengan pekerjaan serta didukung oleh peningkatan motivasi kerja secara berkelanjutan.
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Digital Pada Pondok Pesantren Modern Darul Mahfudz Lekopadis Polewali Mandar Andi Nurfadilah Yusra; Mansyur Ramly; St. Sukmawati Samad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis digital di Pondok Pesantren Modern Darul Mahfudz Lekopadis Polewali Mandar dalam menghadapi tuntutan era Society 5.0. Fokus penelitian meliputi strategi pengembangan kemampuan digital SDM, peran digital leadership pimpinan pesantren, serta faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan ditentukan secara purposive yang terdiri dari pimpinan pesantren, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM berbasis digital masih berada pada tahap transisi dan belum dilakukan secara sistematis. Pengembangan kompetensi digital lebih banyak bersifat informal melalui pembelajaran mandiri, sehingga menimbulkan kesenjangan kemampuan antar individu. Peran digital leadership pimpinan terbukti mampu mendorong adaptasi teknologi melalui sikap terbuka dan keteladanan, namun belum berfungsi sebagai penggerak strategis dalam membangun sistem pengembangan SDM digital yang terintegrasi. Selain itu, ketersediaan infrastruktur dan dukungan pimpinan menjadi faktor pendukung utama, sedangkan keterbatasan literasi digital, resistensi terhadap perubahan, dan belum adanya pelatihan terstruktur menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi digital SDM di pesantren tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan SDM, kepemimpinan, dan integrasi sistem organisasi secara menyeluruh.