cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 603 Documents
Pengaruh Kompensasi dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Organisasi Filantropi Syariah: Peran Mediasi Kepuasan Kerja (Studi pada LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia) Andriatama, Pungky; Haryoto, Cecep Yoto
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2219

Abstract

Riset ini bertujuan menganalisis dampak kompensasi dan kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia. Kompensasi dan kompetensi kerja diposisikan sebagai variabel independen, kinerja karyawan sebagai variabel dependen, serta kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Riset mengaplikasikan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data dihimpuan memakai kuesioner terhadap 140 pekerja dan di teliti mengaplikasikan metode SEM SmartPLS. Hasil analisis memperlihatkan bahwasannya kompensasi dan kompetensi kerja berdampak positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, masing-masing dengan koefisien 0,521 dan 0,534. Selain itu, kompensasi dan kompetensi kerja juga berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien 0,201 dan 0,169. Kepuasan kerja terbukti punya dampak paling kuat terhadap kinerja karyawan dengan koefisien 0,626. Pengetestan efek tidak langsung mengonfirmasi bahwasannya kepuasan kerja memediasi koneksi antara kompensasi dan kinerja karyawan serta antara kompetensi kerja dan kinerja karyawan. Hasil ini memperlihatkan bahwasannya kompensasi yang adil dan peningkatan kompetensi kerja berperan krusial dalam menumbuhkan kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Kontribusi studi ini adalah memberikan wawasan bagi organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan dengan fokus pada kompensasi yang adil, pengembangan kompetensi kerja, dan peningkatan kepuasan kerja.
Green Procurement and Eco-Design Practices and Their Implications for Operational Performance in Indonesia’s Food Retail Sector Sari, Mulyana; Arifin, Iskandar; Amalia, Andi Nurul Suci
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2229

Abstract

This study examines the disclosure maturity of Green Procurement and Eco-Design practices in Indonesia’s food retail sector and their alignment with disclosed patterns of Operational Performance. A descriptive comparative content analysis was conducted using annual and sustainability reports of five leading retailers: Alfamart, Alfamidi, MPPA (Hypermart), MAP Boga Adiperkasa, and Supra Boga Lestari. Fifteen indicators were assessed across three constructs and rated using a five-point disclosure maturity scale capturing the depth and clarity of reported practices. The findings reveal heterogeneous disclosure maturity across firms. Alfamart and Hypermart/MPPA show the highest maturity in Green Procurement and Eco-Design, while MAP Boga Adiperkasa exhibits a more balanced profile across both constructs. Alfamidi reports relatively strong Eco-Design disclosure despite limited Green Procurement maturity, whereas Supra Boga Lestari reflects less structured disclosure across constructs. Operational Performance disclosures vary within a narrower range, indicating that energy- and waste-related themes are commonly reported across firms. Overall, higher maturity in green practice disclosures is associated with more structured operational performance narratives, although gaps remain in process innovation and monitoring-related disclosures. These findings provide insights for retail sustainability governance and reporting practices and offer directions for future research on disclosure-based sustainability assessment in emerging market supply chains.
Saving Behavior dalam Ekonomi Platform: Peran Digital Financial Literacy, Social Media Usage, dan Financial Self-Efficacy pada Kreator TikTok Live Generasi Z Ramadhaniza, Aisyahya Dhita; Chasanah, Amalia Nur; Zaretta, Bara; Kusuma, Pradana Jati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2265

Abstract

Perkembangan ekonomi digital dan intensifikasi penggunaan media sosial telah mengubah cara Generasi Z memperoleh, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran keuangan digital yang berpengaruh terhadap pembentukan keyakinan dan perilaku finansial individu. Penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi dan menguji kembali model empiris yang dikembangkan oleh (Anwar, 2025) dengan menganalisis hubungan antara digital financial literacy dan social media usage terhadap financial self-efficacy, serta implikasinya terhadap saving behaviour pada kreator TikTok Live Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 kreator TikTok Live Generasi Z, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan analisis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital financial literacy dan social media usage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial self-efficacy dan saving behavior, sedangkan financial self-efficacy terhadap saving behavior tidak signifikan. Temuan ini mengungkap bahwa dalam konteks ekonomi platform dengan pendapatan tidak stabil, financial self-efficacy tidak selalu diterjemahkan menjadi perilaku menabung, sehingga menantang asumsi linear dalam Social Cognitive Theory serta memperkaya integrasi Technology Acceptance Model, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology dalam menjelaskan perilaku keuangan digital. Secara teoretis, penelitian ini menunjukkan batas keberlakuan model Anwar (2025) ketika diterapkan pada kreator live streaming Generasi Z. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan edukasi keuangan digital dan strategi intervensi platform.
The Influence of Islamic Financial Literacy and Service Quality on Customers’ Decisions to Use Islamic Banking Products with Religiosity as a Mediating Variable Ariyanto, Annastasya Aprilia; Sholahuddin, Muhammad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2289

Abstract

This investigation explores the dynamics between Islamic financial literacy and the quality of banking services in shaping customers' decisions about Islamic banking products, with religiosity as a pivotal mediator. Using a quantitative lens, the research employs a causal-associative design and leverages path analysis via Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS 4.0. The study scrutinized a purposively chosen cohort of 200 active clients of Islamic banks. Results demonstrate that superior service quality exerts a robust, direct, and favorable influence on customers’ choices. In contrast, Islamic financial literacy, despite its positive orientation, does not have a statistically significant effect. Intriguingly, both literacy in Islamic finance and service excellence substantially cultivate religiosity, which, in turn, exerts a pronounced positive impact on banking decisions. Religiosity also emerges as a crucial mediating mechanism linking financial literacy and service quality to customers’ adoption behavior. The novelty of this work lies in its integrative framework that accounts for both rational determinants (knowledge and service) and spiritual drivers (religiosity) in Muslim consumer behavior toward Islamic banking offerings. In practice, these findings advocate a strategic synthesis of educational initiatives, exemplary service delivery, and spiritual alignment to reinforce customer commitment, satisfaction, and lasting loyalty.
Hubungan Nonlinier antara Working Capital Financing dan Profitabilitas Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Rambe, Juwita Amelia; Patrisia, Dina
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan nonlinier yang terbentuk akibat pengaruh positif dan negatif antara working capital financing (WCF) dan profitabilitas perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi, pada 61 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan teknik generalized method of moments (GMM) pada data panel.   Penelitian dilakukan di Indonesia dengan populasi seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2015–2024, yang berjumlah 129 perusahaan. Dengan umlah sampel 61 Perusahaan. Sampel disaring melalui tiga kriteria, yaitu perusahaan yang tidak menerbitkan laporan keuangan tahunan lengkap, tidak konsisten menggunakan mata uang rupiah, dan memiliki WCF lebih dari 1 dieliminasi. Hasil analisis menemukan bahwa terdapat hubungan nonlinier dengan pola inverted U-shaped antara WCF dan profitabilitas perusahaan. Hasil juga menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dapat memoderasi hubungan nonlinier yang terbentuk, di mana perusahaan berukuran kecil memiiki hubungan dengan pola inverted U-shaped, sedangkan perusahaan besar memiliki hubungan nonlinier dengan pola U-shaped antara WCF dan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini juga melaporkan titik belok dalam hubungan nonlinier, yang menunjukkan proporsi utang jangka pendek dalam pembiayaan modal kerja. Hasil menunjukkan bahwa titik belok perusahaan besar dan perusahaan kecil berbeda dibandingkan dengan titik belok pada keseluruhan sampel. Kondisi ini menunjukkan bagaimana titik belok pada hubungan nonlinier antara WCF dan profitabilitas bergeser sesuai dengan karakteristik perusahaan. Implikasi dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh manajer sebagai dasar pengambilan keputusan untuk memaksimalkan laba perusahaan.
Pengaruh Free Cash Flow dan ESG terhadap Kebijakan Dividen yang Dimoderasi oleh Leverage pada Perusahaan Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia Josivanka, Viesha; Patrisia, Dina
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran ketersediaan arus kas bebas dan praktik keberlanjutan perusahaan dalam menentukan kebijakan dividen, dengan mempertimbangkan leverage sebagai faktor yang berpotensi memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Kajian ini difokuskan pada 18 perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 108 observasi yang dianalisis. Kebijakan dividen direpresentasikan oleh Dividend Payout Ratio, sementara FCF diukur berdasarkan arus kas bebas dikurangi belanja modal perusahaan. Pengungkapan ESG dinilai melalui indeks berbasis content analysis, dan leverage diproksikan menggunakan Long Term Debt to Equity Ratio. Pengujian empiris dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa FCF berperan penting dalam menjelaskan kebijakan dividen, di mana perusahaan dengan arus kas bebas yang lebih besar cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membagikan dividen kepada pemegang saham. Sebaliknya, pengungkapan ESG belum menunjukkan keterkaitan yang signifikan dengan kebijakan dividen. Lebih lanjut, leverage terbukti memengaruhi hubungan antara FCF dan kebijakan dividen, namun tidak berperan dalam hubungan antara ESG dan kebijakan dividen. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembagian dividen pada perusahaan LQ45 masih lebih banyak ditentukan oleh kondisi keuangan internal dibandingkan aspek keberlanjutan perusahaan.
Pengaruh Sektor Industri Pengolahan Furniture Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Jepara Solafide, Ervina Dwi; Fafurida, Fafurida
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2301

Abstract

Sektor industri pengolahan furniture merupakan sektor unggulan Kabupaten Jepara yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, serta aktivitas ekspor. Variabel jumlah unit usaha industri furniture, jumlah tenaga kerja industri furniture, nilai ekspor furniture, dan investasi industri furniture diduga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah unit usaha industri furniture (X1), jumlah tenaga kerja industri furniture (X2), nilai ekspor furniture (X3), dan investasi industri furniture (X4) terhadap pertumbuhan ekonomi (Y) di Kabupaten Jepara selama periode 1993-2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) untuk melihat seberapa besar dan pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel sektor industri pengolahan furniture memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jepara.Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan industri furniture berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Secara teoritis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran sektor industri unggulan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pada penguatan dan keberlanjutan sektor industri pengolahan furniture.
Hedonic Shopping Value Analysis on Impulse Buying With Shopping Lifestyle As A Mediating Variable Putra, Edho Valdano; Karunia, Erick; Sugiati, Tinik; Banding, Mappa Panglima
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2308

Abstract

This study aims to analyze the effect of Hedonic Shopping Value on Impulse Buying with Shopping Lifestyle as a mediating variable among Shopee users in North Kalimantan Province. The research background is the growing prevalence of impulsive purchasing behavior in e-commerce, driven by hedonic shopping experiences, interactive digital platform features, and changes in consumer lifestyles. This study employs a quantitative approach, using a survey of 150 Shopee users across regencies and cities in North Kalimantan. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine both direct and indirect relationships among variables. The results show that Hedonic Shopping Value has no significant direct effect on Impulse Buying but does have a positive and significant effect on Shopping Lifestyle. Furthermore, Shopping Lifestyle has a significant positive effect on Impulse Buying and fully mediates the relationship between Hedonic Shopping Value and Impulse Buying. These findings indicate that momentary emotional stimuli do not merely drive impulsive buying behavior; they are also strongly influenced by consumers’ shopping lifestyles shaped within the e-commerce ecosystem. Theoretically, this study contributes to the development of digital consumer behavior literature. At the same time, it offers practical implications for e-commerce platforms in designing hedonic shopping experiences that foster sustainable shopping lifestyles.
Dinamika Defisit Perdagangan Indonesia di Era MEA: Sebuah Evaluasi Kritis Perpektif Ekonomi Islam Dinhi, Zoel Dirga; Utomo, Yuana Tri; Basyariah, Nuhbatul; Nurlaela, Nunung; Astuti, Meti; Bravely, Irvan; Hatta, Harmiati; Amin, Andi Nursyamsi
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2310

Abstract

Integrasi ekonomi melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bertujuan untuk menciptakan pasar tunggal yang dinamis; namun bagi Indonesia, integrasi ini juga menghadirkan tantangan signifikan terhadap neraca perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh MEA terhadap kinerja perdagangan luar negeri Indonesia serta mengevaluasinya dari perspektif ekonomi Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode studi literatur, penelitian ini mengkaji data perdagangan dan dokumen kebijakan yang relevan sejak implementasi MEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca-pemberlakuan MEA, Indonesia cenderung mengalami peningkatan ketergantungan pada impor dibandingkan dengan ekspansi ekspor di kawasan regional. Dari perspektif ekonomi Islam, fenomena ini mencerminkan bahwa prinsip kemandirian ekonomi (‘izzah al-iqtishad) dan pencapaian maslahah bagi produsen domestik belum sepenuhnya terwujud. Secara ideal, perdagangan internasional dalam Islam seharusnya memperkuat posisi tawar umat dan menghindarkan terjadinya eksploitasi pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan reorientasi kebijakan perdagangan yang berlandaskan pada penguatan industri domestik agar integrasi ekonomi regional tidak sekadar menempatkan Indonesia sebagai pasar, tetapi sebagai pelaku yang dominan dan mandiri secara ekonomi.
Determinasi Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja, Kompetensi, Dan Pengalaman Kerja Pada PT. Sapta Persada Yusra, Andi Nurfadilah; Rahmiati; Sahil, Ummu Hani; Labbase, Ilham; Suriyanti
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, kompetensi, dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Sapta Persada di bidang otomotif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan PT. Sapta Persada yang berjumlah 43 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (sensus). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan didahului oleh uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja, kompetensi, dan pengalaman kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa motivasi kerja, kompetensi, dan pengalaman kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan memerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi melalui peningkatan motivasi kerja, pengembangan kompetensi, serta pemanfaatan pengalaman kerja karyawan secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia serta kontribusi praktis bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan kebijakan peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.