Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 4 (2019): November"
:
21 Documents
clear
PENGEMBANGAN ââ¬ÅCONTENTââ¬Â GOOGLE CLASSROOM UNTUK GURU DAN MAHASISWA BAHASA INGGRIS KOTA MATARAM
I Made Sujana;
Untung Waluyo;
Arifuddin Arifuddin;
Henny Soepriyanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (743.155 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1477
Dalam era digitalisasi, setiap guru idealnya memiliki ââ¬Årumahââ¬Â bagi materi pembelajarannya masing-masing secara online. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakan (PKM) ini bertujuan untuk membekali guru dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dalam mengembangkan ââ¬Ëcontentââ¬Â pembelajaran Bahasa Inggris dalam akun Google Classroom. Khalayak sasaran strategis dari kegiatan ini adalah guru Bahasa Inggris SMP/SMA/SMK sederajat Kota Mataram dan mahasiswa PS Pendidikan Bahasa Inggris yang sedang mengembangkan penelitian Blended Learning dan mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Teaching Media. Kegiatan dilaksanakan dengan metode diskusi, praktik di kelas, dan pendampingan pengembangan yang dipandu oleh 4 orang dosen dari PS pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNRAM. Dari pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan antara lain (1) kegiatan PKM telah berjalan sesuai dengan perencanaan dengan melibatkan 20 orang guru dan mahasiwa dan difasilitasi oleh 4 orang tim pengabdian, (2) khalayak sasaran telah mampu mengisi konten GC mata kuliah masing-masing, dan (3) khalayak sasaran telah memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan Google Forms dalam menunjang pembelajaran dan survei.
PELATIHAN PEMANFAATAN METODE CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL UJIAN NASIONAL (UN) MATEMATIKA BAGI GURU-GURU SD DI LOMBOK BARAT
Laila Hayati;
Junaidi Junaidi;
Nani Kurniati;
Nurul Hikmah
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (56.748 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1480
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru-guru SD di Lombok Barat dalam menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional (UN) mata pelajaran matematika dengan metode Creative Problem Solving (CPS). Metode CPS adalah sebuah pendekatan masalah dengan cara yang tidak biasa untuk menghasilkan solusi melalui tindakan yang efektif. Peserta pengabdian adalah perwakilan guru-guru SD di kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kemampuan guru-guru SD di Gunung Sari, Lombok Barat tentang metode CPS dalam menyelesaikan soal-soal UN, khususnya mata pelajaran matematika.
ALIH PENGETAHUAN TENTANG OBAT DAN OBAT TRADISIONAL DALAM UPAYA SWAMEDIKASI DI DESA BATU LAYAR LOMBOK BARAT
Siti Rahmatul Aini;
Candra Eka Puspitasari;
G.A.P. Sri Erwinayanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.701 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1481
Pengobatan sendiri atau swamedikasi sering dilakukan oleh masyarakat baik menggunakan obat sintetik maupun obat tradisional dengan tujuan untuk peningkatan kesehatan, pengobatan sakit ringan, dan pengobatan rutin penyakit kronis setelah perawatan dengan dokter. Namun, dalam melakukan pengobatan sendiri diperlukan pengetahuan dasar bagi masyarakat agar terhindar dari bahaya pengobatan sendiri. Oleh sebab itu, pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dasar masyarakat Desa Batu Layar tentang penggunaan obat sintetik dan obat tradisional dalam upaya swamedikasi. Pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan terkait swamedikasi obat dan obat tradisional serta demonstrasi cara meramu tanaman obat tradisional untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan. Program pengabdian masyarakat ini telah meningkatkan antusiasme dan rasa ingin tahu warga masyarakat Desa Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
SOSIALISASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK KEPADA ORANG TUA DAN GURU SDN GUGUS IV KOTA MATARAM
Darmiany Darmiany;
Khairun Nisa;
Nurhasanah Nurhasanah;
Muhammad Tahir;
Asrin Asrin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (98.165 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1482
Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini untuk memberikan pemahaman, dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para orang tua dan guru sekolah dasar khususnya kelas satu dalam mengaplikasikan cara memberikan informasi yang tepat dan bijak terhadap anak tentang pendidikan seksualitas sejak dini. Setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para orangtua dan guru-guru SDN gugus IV Kota dapat mengantisipasi terjadinya kasus kekerasan seksual pada anak (pelecehan pada anak) yang dilakukan oleh orang-orang terdekat termasuk keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab serta peraktik langsung. Pelaksanaan sosialisasi ini terbagi menjadi dua sesi yang pertama penyampaian materi oleh para narasumber (tim pengabdian masyarakat) mengenai pentingnya pendidikan seksualitas diberikan sejak dini pada peserta didik, kemudian tanya jawab tentang hal-hal penting yang belum kelas. Sesi kedua meminta mereka untuk peraktik langsung secara berkelompok mengaplikasikan cara-cara pemberian pendidikan seksualitas seperti yang tersedia di modul. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar sesuai rencana. Orangtua siswa dan guru yang menjadi peserta antusias dan bersemangat mengikuti dengan banyak pertanyaan yang diajukan. Peserta khususnya orang tua siswa mengharapkan ada kegiatan lanjutan berupa pelatihan untuk keterampilan lainnya.
PELATIHAN PENYUSUNAN PETUNJUK PRAKTIKUM: PERSIAPAN UJIAN PRAKTIK BIOLOGI KELAS XII DI SMAN 1 LABUAPI
Siti Rabiatul Fajri;
Akhmad Sukri;
Any Fatmawati;
Masiah Masiah;
Sapnowandi Sapnowandi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.198 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1483
Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan menyusunan petunjuk praktikum dalam rangka persiapan ujian praktik kelas XII. Kegiatan tidak hanya diperuntukkan untuk guru yang mengampu matapelajaran biologi namun juga akan diikuti oleh guru yang mengampu matapelajaran yang akan melaksanakan ujian praktik menjelang Ujian Nasional serta siswa dan siswi kelas XII. Melalui kegiatan ini, diharapkan guru mampu merancang dan menyusun petunjuk praktikum yang dapat difahami dengan mudah oleh siswa. Sehingga kegiatan ujian praktik dapat berjalan lancar dan menghasilkan hasil evaluasi yang baik. Kegiatan dilaksanakan 2 hari (9 Agustus s/d 10 Agustus 2019) di Aula SMAN 1 Labuapi. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi koordinasi kegiatan, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan diawali pemberian materi oleh pemateri Dr. Akhmad Sukri, M.Pd mengenai cara pembuatan petunjuk praktikum yang baik dan dapat difahami oleh peserta didik, selanjutnya peserta diberikan tutorial/pelatihan atau simulasi praktikum berbasis digital, dengan tujuan peserta didik dapat melakukan praktikum setiap waktu dan dimana saja. Pada kegiatan pengabdian, peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan hingga kegiatan selesai. Berdasarkan hasil evaluasi sebanyak 88% peserta merasa puas terhadap kegiatan pelatihan dan 12% merasa tidak puas atas terselenggaranya pelatihan.
PENENTUAN DAN PERUMUSAN KOMPETENSI DASAR, TUJUAN PEMBELAJARAN DAN INDIKATOR KETERCAPAIAN KOMPETENSI DALAM K-13 VERSI REVISI
Arifuddin Arifuddin;
I Made Sujana;
Muhammad Amin;
Eni Djuhaeni;
Ahmad Zamzam
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.174 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1491
Kegiatan workshop ââ¬ÅPenentuan dan Perumusan Kompetensi Dasar, Tujuan Pembelajaran dan Indikator Ketercapaian Kompetensi dalam K-13 versi Revisiââ¬Â telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2019 di Pondok Pesantren Haramain Putra Narmada pukul 08:00 ââ¬â 16:00 WITA. Kegiatan tersebut diikuti oleh 31 orang guru. Kegiatan worshop ini dilaksanakan dengan menerapkan metode pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan berupa: a) Terlaksana dengan lancar dan sesuai rencana, bahkan peserta melampui target; b) Mendapat respon yang sangat tinggi dari masyarakat luas; c) Mereka memeroleh manfaat yang tidak ternilai dari kegiatan ini; d) Timbulnya semangat yang tinggi dari peserta untuk lebih dalam memahami dan lebih intensif menyusun perangkat pembelajaran, terutama RPP K-13 Versi Revisi; e) Mereka sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, bahkan mereka mengusulkan agar kegiatan berlanjut terus. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan sukses; f) Seluruh peserta secara aktif mengikuti kegiatan serius dan memperlihatkan hasil yang sangat baik. Keberhasilan ini berkat kerja sama semua pihak, termasuk dukungan dari FKIP Universitas Mataram dan program pascasarjana Universitas Mataram; g) Tampak ada keinginan yang kuat dari peserta untuk terus melanjutkan kegiatan serupa dalam waktu yang lebih lama lagi. Tidak ditemukan hambatan yang berarti karena pihak pondok sangat kooperatif dan menyediakan fasilitas yang cukup memadai. Untuk jangka pendek, perlu kegiatan pendampingan yang berlanjut dan lebih intensif, dan untuk jangka panjang diperlukan kerja sama yang lebih intensif antara FKIP dan khususnya PSMP Bahasa Inggris Universitas Mataram dengan stake holders dan sekolah dalam berbagai kegiatan.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU-GURU SD GUGUS II AMPENAN UTARA
Syahrul Azmi;
Sripatmi Sripatmi;
Sri Subarinah;
Amrullah Amrullah;
Muhammad Turmuzi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (137.403 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1495
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan pembuatan dan penggunaan alat peraga matematika sederhana bagi guru-guru SD Gugus II Ampenan Utara. Kegiatan ini perlu dilakukan mengingat banyak para guru yang kesulitan membuat dan menggunakan alat peraga yang sesuai dalam pembelajaran matematika. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah (a) memberikan pelatihan tentang cara pembuatan dan penggunaan alat peraga sederhana yang digunakan dalam proses pembelajaran matematika di SD, (b) memberikan tambahan pengetahuan bagi para peserta tentang cara pembuatan dan penggunaan alat peraga matematika, dan (c) untuk mengetahui respon para guru terhadap kegiatan pengabdian yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah berupa ceramah, demonstrasi, pemberian tes (pretest dan postest),ÃÂ dan pemberian angket. Dari hasil kegiatan, didapatkan data tentang nilai rata-rata hasil pretest dan posttest berturut-turut yaitu 38,67 dan 61,75. Terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil test sebesar 59,68%. Sedangkan data tentang respon peserta pengabdian adalah semua peserta pengabdian (100%) merasakan manfaat setelah mengikuti kegiatan pengabdian, para peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan tentang cara membuat dan menggunakan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Hasil yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan dan disebarluaskan pada teman-teman sejawatnya dalam rangka menunjang profesionalisme dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
PENINGKATAN PENGETAHUAN GURU IPA SMP/MTS TENTANG BIOLOGI CACING NYALE DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Imam Bachtiar;
Lalu Japa;
Didik Santoso;
Syamsul Bahri;
Syachruddin AR
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.745 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1496
Dalam tiga dasawarsa terakhir tradisi Bau Nyale telah menjadi atraksi pariwisata andalan di Kabupaten Lombok Tengah. Acara tradisional telah berkembang menjadi acara yang bertaraf nasional dan dihadiri oleh banyak wisatawan mancanegara. Pengajaran tentang cacing nyale di sekolah masih terbatas pada legenda dan budaya. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang aspek Biologi cacing nyale dikhawatirkan membawa dampak negatif terhadap kelestarian cacing nyale. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru IPA dan guru Biologi di SMP/MTs Kecamatan Pujut dan sekitarnya. Kegiatan pengabdiaan dihadiri oleh 20 guru dari SMP dan SMA di sekitar Kecamatan Pujut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode tanya-jawab, ceramah, diskusi serta demonstrasi. Kegiatan ini berlangsung selama sehari penuh. Hasil evaluasi dengan kuesioner menunjukkan bahwaÃÂ peserta menyatakan mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 3,5 sampai 8 skala (dari 10 skala) pada 10 topik dari Biologi cacing nyale. Sebelum kegiatan pengabdian median pengetahuan peserta hanya pada skala 2 dan 3. Setelah kegiatan pengabdian, para peserta menyatakan pengetahuannya meningkat, sehingga median pengetahuan menjadi skala 8. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian sudah berjalan dengan sangat baik dan membawa dampak yang besar pada peningkatan pengetahuan guru tentang Biologi cacing nyale.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS LESSON STUDY DI MTs DARUL QURââ¬â¢AN BENGKEL
Nurul Hikmah;
Sridana Sridana;
Sripatmi Sripatmi;
Syahrul Azmi;
Nani Kurniati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.586 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1501
Guru yang profesional merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan proses belajar mengajar di kelas. Kesiapan guru dalam mengajar, dapat terlihat dari kemampuan merancang perangkat pembelajaran yang berkualitas. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan Perangkat Pembelajaran melalui pendekatan lesson study. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pelaksanaan lesson study di sekolah. Hasil dari pelaksanaan kegiatan adalah: (1) terdapat peningkatan kemampuan guru- guru matematika di MTs Darul Qurââ¬â¢an Bengkel dalam hal mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berbasis lesson study. (2) Respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan sangat baik. (3) Pelaksanaan lesson study berjalan dengan sangat baik.
WORKSHOP PENILAIAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH DI YAYASAN AL-AZHAR NW KAYANGAN
Ika Nurani Dewi;
Septiana Dwi Utami;
Ismail Efendi;
Baiq Muli Harisanti;
Ita Chairun Nissa
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.393 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1502
Yayasan Al-Azhar NW Kayangan merupakan salah satu pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat yang telah menerapkan Kurikulum 2013 sejak tahun 2015. Pelaksanaan penilaian dalam Kurikulum 2013 secara eksplisit mengharuskan guru di sekolah melakukan penilaian menyeluruh di ranah kognitif, afektif, dan psikomotor, sehingga dipandang memiliki kerumitan yang lebih dibandingkan dengan instrumen penilaian pada kurikulum sebelumnya. Melalui program pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan workshop penilaian kurikulum 2013 diharapkan dapat meningkatkan wawasan guru dalam mengembangkan instrumen penilaian K13 yang dinilai masih kurang. Adapun metode yang digunakan adalah Lesson Study meliputiÃÂ tahapan, 1) perencanaan (plan), 2) pelaksanaan (do), 3) refleksi (see). Kegiatan workshop melibatkan seluruh guru SMP dan SMA Islam Al Azhar NW Kayangan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para peserta telah mampu memahami implementasi instrumen penilaian kurikulum 2013 dan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan workshop. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 82.85% dan jumlah peserta yang telah berhasil menyusun instrumen penilaian sebesar 86.20%. Peserta juga memberikan respon positif terhadap kegiatan workshop yang meliputi aspek perhatian, keterkaitan, kepercayaan, dan kepuasan masing-masing sebesar 90.32%, 72.11%, 82.22%, dan 87.67%. Dengan demikian, adanya kegiatan pengabdian berupa workshop penilaian kurikulum 2013 dapat meningkatkan keterampilan guru dalam pembelajaran K13, khususnya pada instrumen penilaian.