cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA 9 MELALUI MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTU MEDIA AUDIOVISUAL PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 1 MARGOYOSO Bayu Setya Abrori; Aryo Andri Nugroho; Tri Sugiyono
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 1: June 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.991 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i1.26234

Abstract

Abstract: During the pandemic, the learning outcomes of students in class V at SDN 1 Margoyoso were quite low. This can be seen from the average value of the class which is 61.5. While the number of students who passed the KKM was 5 people. This study aims to describe efforts to improve learning outcomes for theme 9 through the flipped classroom learning model assisted by audiovisual media in class V at SDN 1 Margoyoso. The flipped classroom learning model assisted by audiovisual media is a learning model that uses two syntaxes, namely synchronous and asynchronous, and is assisted by the use of audiovisual media in the form of video learning materials. Learning themes through the flipped classroom model is effective in improving student learning outcomes. Learning outcomes in learning through the flipped classroom model, in the first cycle the average class learning outcomes of students reached 43.45 with the number of students passing the KKM 20% of all students to an average class learning outcome of 78.6 with the number of students passing the KKM 85% . The conclusion of the learning outcomes shows that learning themes through the flipped classroom learning model assisted by audiovisual media can improve student learning outcomes. Keywords: Learning Outcomes, flipped classroom, audiovisual.Abstrak: Pada masa pandemi, hasil belajar peserta didik di kelas V SDN 1 Margoyoso cukup rendah. Hal ini nampak dari nilai rata-rata kelas yakni 61,5. Sedangkan jumlah peserta didik yang lolos KKM adalah 5 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan hasil belajar tema 9 melalui Model pembelajaran flipped classroom berbantu media audiovisual di kelas V di SDN 1 Margoyoso. Model pembelajaran flipped classroom berbantu media audiovisual ialah model pembelajaran yang menggunakan dua sintaks yakni synchronous dan asynchronous, serta dibantu dengan penggunaan media audiovisual berupa video materi pembelajaran. Pembelajaran tema melalui model flipped classroom efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil belajar dalam pembelajaran melalui model flipped classroom, pada siklus pertama rata-rata hasil belajar kelas peserta didik mencapai 43.45 dengan jumlah peserta didik lolos KKM 20% dari keseluruhan peserta didik menjadi rata-rata hasil belajar kelas 78.6 dengan jumlah peserta didik lolos KKM 85%. Simpulan hasil pembelajaran menunjukan bahwa pembelajaran tema melalui model pembelajaran flipped classroom berbantu media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.  Kata kunci: Hasil Belajar, flipped classroom, audiovisual.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE INKUIRI PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI NO 060857 KEC. MEDAN TEMBUNG Wesly Silalahi
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 5, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.978 KB) | DOI: 10.24114/jh.v5i2.6507

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan menggunakan metode inkuiri di kelas IV SD. Subjek penelitian ini berjumlah 33 siswa. Alat pengumpulan data adalah lembar observasi  guru dan siswa, dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisa data yang digunakan adalah pedoman observasi dan evaluasi/tes hasil belajar, tes yang diberikan sebanyak 10 soal berbentuk tes pilihan berganda. Pada pre tes diperoleh nilai rata-rata adalah 45,15. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 66,96 dengan perincian dari 33 siswa bahwa 18 siswa (54,54%) sudah tuntas dan 15 siswa (45,46%) belum tuntas belajar. Siklus II diperoleh nilai rata-rata 88,18 bahwa 31 siswa ( 93,93%) sudah tuntas belajar dan 2 siswa (6,07%) belum tuntas belajar. Kata Kunci : Hasil Belajar, Inkuiri
METODE PENUGASAN DALAM MENINGKATKAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK BUDAYA MEDAN T.P 2013/2014 ARNITA .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.351 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i2.2040

Abstract

Pada anak usia dini ada beberapa aspek perkembangan yang harus di stimulus, salah satunya adalah perkembangan kognitif. Kognitif adalah suatu proses berpikir. Proses kognitif berhubungan dengan tingkat kecerdasan (inteligensi) seseorang. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak yaitu melalui metode penugasan. Melalui metode penugasan anak semakin terampil mengerjakan, semakin lancar, semakin terarah ke pencapaian tujuan pembelajaran.Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan anak dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan guru.Sebagian besar anak masih belum dapat mengenal angka, huruf dan warna dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan  kognitif anak usia 5-6 tahun melalui metode penugasan di TK Budaya Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelas B yang berjumlah 15 orang anak. Proses penelitian dilakukan melalui 2 siklus. Pengumpulan data  menggunakan lembar observasi.Hasil observasi dan refleksi pada siklus I setelah melaksanakan metode penugasan dalam proses pembelajaran maka diketahui bahwa peningkatan kognitif anak yaitu: dari 15 anak, yang memiliki kemampuan kognitif kurang baik ada 3 orang anak (20%), kemampuan kognitif cukup baik ada 5 orang anak (33%) dan yang memiliki kemampuan kognitif baik ada 7 orang anak (47%). Dari hasil observasi tersebut dapat diketahui bahwa perlu dilakukan pembelajaran melalui metode penugasan yang lebih baik pada siklus II. Pada siklus II setelah dilakukan perbaikan cara penyampaian pembelajaran dalam metode penugasan,  maka diketahui bahwa peningkatan kognitif anak meningkat yaitu anak yang memiliki kemampuan kognitif baik sekali ada 4 orang anak (27%), anak yang memiliki kemampuan kognitif baik ada 9 orang anak (60%), dan anak yang memiliki kemampuan kognitif cukup baik ada 2 orang anak (13%).   Kata Kunci : Metode Penugasan, Kognitif
PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM PADA PEMBELAJARAN ARITMATIKA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRAN BELAJAR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH DI KOTA MEDAN Muhammad Badzlan Darari; Suci Frisnoiry
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.137 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i2.34176

Abstract

Abstract: The benefit of this research is to find out the increase in learning independence of Madrasah Tsanawiyah students in Medan City through the use of the Learning Management System on social arithmetic material. Independent learning is a learning that is needed by students in the brave process. Student learning independence can be interpreted as a condition where students are fully responsible for the learning process they experience without depending on others. Learning independence is a condition where students are able to take the initiative in diagnosing their own learning needs, formulate learning for themselves, identify various supporting sources and materials for learning, select and implement appropriate learning strategies for themselves, determine learning resources and materials. The design of this study was a quasi-experimental with Non-equivalent control group design. Samples were taken from two private Madrasah Tsanawiyah in Medan City which were divided into experimental groups and control groups. The research instrument used in this study was a learning independence questionnaire that was learned from Muray Fisher and consisted of 40 questions. After being declared valid and reliable, a questionnaire was given to the research sample students at the beginning of the study and at the end of the study (pretest and posttest). The average N-gain score was obtained for each experimental group and control group. The average difference test was performed using the t-test after the N-gain data was declared to be normally distributed and have homogeneous variance. The results of the Independent Sample T Test through SPSS show that there are differences in the learning independence of Madrasah Tsanawiyah students in social arithmetic material between students who are taught using online LMS and students who are taught using LKS in an attractive way. Keywords: Learning Management System, Independent Learning, Social Arithmetic Abstrak: Manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa Madrasah Tsanawiyah di Kota Medan melalui penggunaan Learning Management System pada materi aritmatika sosial. Kemandirian belajar merupakan sebuah kecakapan yang sangat dibutuhkan oleh siswa dalam proses pembelajaran daring. Kemandirian belajar siswa dapat diartikan sebuah kondisi dimana siswa bertanggung jawab secara penuh terhadap proses pembelajaran yang dialaminya tanpa bergantung pada orang lain. Kemandirian belajar merupakan kondisi dimana siswa mampu mengambil inisiatif dalam mendiagnosis kebutuhan belajar mereka, merumuskan tujuan pembelajaran bagi mereka sendiri, mengidentifikasi berbagai sumber pendukung dan materi untuk belajar, memilih dan menerapkan strategi belajar yang sesuai untuk dirinya, menentukan sumber dan bahan belajar. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan Non-equivalent control group design. Sampel diambil dari dua Madrasah Tsanawiyah Swasta di Kota Medan di bagi menjadi kelompok ekseprimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah angket kemandirian belajar yang dimodifikasi dari Muray Fisher dan terdiri dari 40 butir pertanyaan. Setelah dinyatakan valid dan reliabel, angket diberikan kepada siswa sampel penelitian di awal peneltian dan diakhir penelitian (pretest dan posttest). Diperoleh rata-rata skor N-gain untuk masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dilakukan uji beda rata-rata menggunakan uji-t setelah data N-gain dinyatakan berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil uji Independent Sample T Test melaui SPSS menjunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemandirian belajar siswa Madrasah Tsanawiyah pada materi aritmatika sosial antara siswa yang diajarkan menggunakan LMS secara daring dan siswa yang diajarkan menggunakan LKS secara luring. Kata kunci : Learning Management System, Kemandirian Belajar, Aritmatika Sosial
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI DENGAN PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING SISWA KELAS IV SDN. 323 SINUNUKAN II Elis Sobariah
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.217 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i2.6530

Abstract

Abstract: Efforts to improve kemampuann Reading Poetry, with Implementation Implementation cooperative learning (Coorporatif Learning) fourth grade students of SD Negeri 323 Sinunukan II" The purpose of this study was to determine the ability to read poetry students by using Application of cooperative learning (Coorporatif Learning) Type of Student Team Achievement Division ( STAT) class IV elementary School No. 323 Sinunukan II.Subjek study were all students of Class I as many as 27 people. Type of research is classroom action research with descriptive method of how or techniques that reveal the obvious fact about the symptoms that exist on an object of research. The results showed the students' ability to read poetry by using cooperative learning Implementation of learning (Learning Coorporatif) Type of Student Team Achievement Division (STAD) in the fourth grade Elementary School No. 323 Sinunukan increased to 83.33% of the students are in the Mastery Learning Standards. Keywords : Model Coorporative Learning, Learning Activities, Interests Reading  Results Abstrak : Upaya meningkatkan kemampuann Membaca Puisi, dengan Penerapan Penerapan Pembelajaran Koorperatif (Coorporatif Learning) siswa kelas IV SD Negeri 323 Sinunukan II” Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan membaca puisi siswa dengan menggunakan Penerapan Pembelajaran Koorperatif (Coorporatif Learning) Tipe Student Team Achievment Division (STAT) kelas IV SD Negeri No. 323 Sinunukan II.Subjek penelitian adalah seluruh siswa Kelas I sebanyak 27 orang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif yaitu cara atau teknik yang mengungkapkan fakta yang jelas tentang gejala-gejala yang ada pada suatu objek penelitian. Hasil penelitian menunjukan kemampuan siswa membaca puisi dengan menggunakan pembelajaran Penerapan Pembelajaran Koorperatif (Coorporatif Learning) Tipe Student Team Achievment Division (STAD) pada kelas IV SD Negeri No. 323 Sinunukan mengalami peningkatan menjadi 83,33% siswa berada pada Standar Ketuntasan Belajar. Kata kunci : Model Coorporative Learning, Aktivitas Belajar, Hasil Minat Membaca
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU BAHASA INGGRIS DALAM MERANCANG RPP KURIKULUM 2013 MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BERKELANJUTAN Sinur Hutagaol
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 2: December 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.928 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i2.12023

Abstract

Abstract : Improving the Ability of English Language Teachers in DesigningRPP 2013 Curriculum Through Continuous Guidance Activities. This studyaims to improve the ability of teachers in Tebingtinggi City 5 Middle School inpreparing learning implementation plans (RPP) using the 2013 curriculum throughmentoring activities. The subject of this study is an English teacher who teaches inthe State Middle School 5 in Tebingtinggi in the 2016/2017 learning year, whichamounts to 5 teachers. This study uses qualitative descriptive analysis techniques.Data analysis in this study was collected through performance activities, observationsheets, interviews and documentation. Continuous guidance activities carried out onEnglish language teachers in the 2016/2017 learning year conducted at Tebingtinggi5 Public Middle School through continuous guidance activities can improve theability of teachers to prepare lesson plans using the 2013 curriculum. This can beseen from the results of assessments and observations made by researchers if beforethe assistance is carried out the number of teachers who are able to make lessonplans using the 2013 curriculum can be said to be nonexistent then after the secondcycle, all 5 English teachers have been able to prepare lesson plans using the 2013curriculum.Keywords : RPP, 2013 Curriculum, Sustainable GuidanceAbstrak : Peningkatan Kemampuan Guru Bahasa Inggris Dalam MerancangRPP Kurikulum 2013 Melalui Kegiatan Bimbingan Berkelanjutan. Penelitianini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru SMP Negeri 5 kotaTebingtinggi dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP )menggunakan kurikulum 2013 melalui kegiatan pendampingan. Yang menjadisubjek pada penelitian ini adalah guru bahasa Inggris yang mengajar di SMP Negeri5 kota Tebingtinggi tahun pembelajaran 2016/2017 yang berjumlah 5 guru.Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Analisis data padapenelitian ini dikumpulkan melalui kegiatan unjuk kerja, lembar observasi,wawancara serta dokumentasi. Kegiatan bimbingan berkelanjutan yang dilakukanterhadap guru bahasa Inggris tahun pembelajaran 2016/2017 yang dilakukan di SMPNegeri 5 kota Tebingtinggi melalui kegiatan bimbingan berkelanjutan dapatmeningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP menggunakan kurikulum2013. Hal ini dapat terlihat dari hasil penilaian dan observasi yang dilakukan olehpeneliti jika sebelum pendampingan dilakukan jumlah guru yang mampu membuatRPP dengan menggunakan kurikulum 2013 bisa dikatakan tidak ada sama sekalimaka setelah siklus II dilaksanakan seluruh guru bahasa Inggris sebanyak 5 gurutelah mampu menyusun RPP dengan menggunakan kurikulum 2013.Kata Kunci : RPP, Kurikulum 2013, Bimbingan Berkelanjutan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMASANG INSTALASI TENAGA LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA SISWA KELAS XI TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SMK NEGERI 2 TEBING TINGGI Eri Susanto
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 3, No 1 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.365 KB) | DOI: 10.24114/jh.v3i1.2178

Abstract

Penekanan pembelajaran problem solving menjadikan siswa lebih bertanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri. Model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-2SMK Negeri 2Tebing Tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa terlihat pada hasil tes awal, bahwa berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata hasil tes awal siswa sebesar 60,83  dimana nilai maksimum siswa sebesar 80 dan nilai minimum siswa sebesar 25 dan jumlah siswa yang belum mencapai KKM yang  ditentukan oleh sekolah yaitu ≥ 60 atau nilainya < 60 berjumlah 28 orang serta jumlah siswa yang telah mencapai KKM atau nilainya ≥ 60 berjumlah 14 orang atau sebesar 33,33 %. Secara umum, ketuntasan skenario pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan mencapai 89,29 %.   Kata kunci: Problem Solving, Hasil Belajar, Instalasi Listrik
PENGEMBANGAN MEDIA KOSABANG UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD Nila Septri Setiawati; Maharani Oktavia; Kiki Aryaningrum
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 2: December 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.824 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i2.41269

Abstract

Abstract: Interest in learning is an impulse that arises from within oneself to learn something from those who do not know. Therefore, the difficulty that arises is the low interest of students in learning, especially in social studies subjects. Based on this, the problem in this research is the learning media in the form of comics to increase students' interest in learning in social science subjects for class IV in elementary school. The purpose of this research is to develop comic media to increase students' interest in learning in social science subjects for grade IV in elementary school. This study uses the Research and Development method using the ADDIE model. The results of the research from the validation of experts get a percentage value of 89% with the criteria of "very feasible", from the one-to-one trial it gets a percentage value of 96% in the "very feasible" category and the results from the small group trial get a percentage value of 92.6% with the category of "very high improvement" it can be said that comics media are feasible to use and can increase students' interest in learning in social science subjects for grade IV elementary school.Keywords: Media, Interest in Learning, Social Studies, Comics, Research and Development, and ADDIEAbstrak: Minat belajar merupakan dorongan yang muncul dari dalam diri sendiri untuk mempelajari sesuatu dari yang tidak tahu menjadi tahu. Oleh karena itu, kesulitan yang muncul adalah rendahnya minat belajar siswa dalam belajar terkhusus pada mata pelajaran IPS. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian ini adalah Bagaiman kelayakan media pembelajaran berupa komik untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD. Tujuan penlitian ini mengembangkan media komik untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV di SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian dari keseluruhan validasi para ahli mendapatkan presentase nilai 89% dengan kriteria “sangat layak”, dari uji coba one to one mendapatkan presentase nilai 96% dengan kategori “sangat layak” dan hasil dari uji coba small group mendapatkan presentase nilai 92,6% dengan kategori “peningkatan sangat tinggi” maka dapat disimpulkan media komik layak untuk digunakan dan dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD.Kata Kunci: Media, Minat Belajar, IPS, Komik, Penelitian dan Pengambangan, dan ADDIE
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROJECT BASED LEARNING Erni Ivianti; Slameto .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 2 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.695 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i2.7239

Abstract

Abstract : Improving Student Learning Outcomes Using Project Based Learning Method. Based on the problems experienced by the students, it appears that the thought to emphasize the learning that can produce learners who have enough knowledge, so as to reveal ideas or ideas in solving the problem of IPA through the model of PJBL (Project Based Learning). The research procedure applied is Classroom Action Research (PTK) which means improvements made in certain classes that will be studied and given action directly. This activity through four stages: planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques conducted by the author using data collection tools such as: 1). Observation or observation is the activity of recording phenomena done systematically. 2). Researchers use quantitative descriptive analysis techniques. Through Project Based Learning method can improve science learning outcomes of fourth grade students B SDN Plumbon 01 District Suruh regency Semarang 2016/2017 academic year. Keywords : Learning outcomes, Project Based Learning Abstrak : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Project Based Learning. Berdasarkan permasalahan yang dialami siswa maka munculah pemikiran untuk menekankan pembelajaran yang dapat menghasilkan peserta didik yang cukup memiliki bekal pengetahuan, sehingga mampu mengungkapkan gagasan atau ide-idenya dalam memecahkan permasalahan IPA melalui model PJBL (Project Based Learning). Prosedur penelitian yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berarti perbaikan yang dilakukan di kelas tertentu yang akan diteliti dan diberi tindakan secara langsung. Kegiatan ini melalui empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis dengan menggunakan alat pengumpulan data seperti: 1). Observasi atau pengamatan merupakan aktivitas pencatatan fenomena yang dilakukan secara sistematis. 2). Peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Melalui metode pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV B SDN Plumbon 01 Kecamatan Suruh kabupaten Semarang tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Hasil belajar, Project Based Learning
COMPERATIVE OF PRIM’S, KRUSKAL’S AND BORUVKA’S ALGORITMA TO SOLVE MINIMUM SPANNING TREE PROBLEMS Faridawaty Marpaung; Arnita Arnita; Wirdatull Jannah Idris
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 2: December 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.903 KB) | DOI: 10.24114/jh.v10i2.16053

Abstract

Abstract. Optimization is important in an algorithm. It can save the operational costs of an activity. In the Minimum Spanning Tree, the goal is to achieve how all vertices are connected with the smallest weights. Several algorithms can calculate the use of weights in this. The purpose of this study is to find out the Primary electricity distribution network graph model and  correct algorithm to determine the minimum spanning tree. By comparing three algorithms, Prim’s, Boruvka’s and Kruskal’s algorithm, it will get an efficient algorithm to solve the minimum spanning tree problem. To get the output it takes several steps: Data collection: Designing Model: calculating the minimum spanning tree of Prim’s, the Boruvka’s and Kruskal’s algorithm: Comparing the efficiency of each algorithms. The analysis shows that the Prim’s and Bruvka’s and Kruskal’s algorithm have different steps even though the final result in the form of weights obtained in achieving the minimum spanning tree is the same. But in the case of electric network optimization, the Prim’s algorithm is more efficient in installing of primary electricity distribution in Gand Asia City at Labuhan Ruku by PT.PLN branch Tanjung Tiram, Batubara district. Keywords: Minimum spanning tree, Prim’s Algorithm, Boruvka’s Algorithm,Kruskal’s Algorithm Abstrak. Optimasi adalah hal penting dalam suatu algoritma. Ini dapat menghemat biaya operasional suatu kegiatan. di Minimum Spanning Tree, yang ingin dicapai adalah bagaimana semua vertex terhubung dengan bobot terkecil. Beberapa algoritma dapat menghitung penggunaan bobot dalam graf ini. Tujuan penelitian ini mengetahui Model graf jaringan distribusi listrik primer serta algoritma yang tepat untuk menentukan minimum spanning tree. Dengan membandingkan tiga buah algoritma yaitu algoritma Prim, algoritma Boruvaka dan algoritma Kruskal  akan diperoleh algoritma yang efisien menyelesaikan masalah nimimum spanning tree. Untuk mendapatkan outputnya diperlukan beberapa tahap:  Pengumpulan data : Merancang Model : Mencari minimum spanning tree dari algoritma Prim, algoritma Boruvka dan algoritma Kruskal : Membandingkan keefisienan masing masing algoritma. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma Prim dan  algoritma Boruvka dan algoritma Kruskal memiliki langkah yang berbeda – beda meskipun hasil akhir berupa bobot yang diperoleh dalam mencapai penyelesaian minimum spanning tree  adalah sama . Namun dalam kasus optimasi jaringan listrik algoritma Prim yang lebih efisien. untuk pemasangan distribusi listrik primer di Perumahan Grand Asia City di Labuhan Ruku oleh  PT.PLN cabang Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Kata Kunci : Minimum spanning tree, Algoritm Prim, Algoritma Boruvka , Algoritma Kruskal

Page 11 of 53 | Total Record : 522