cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN KECAKAPAN SOSIAL SD-1 AL-AZHAR MEDAN Fahrur Rozi
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 4, No 1 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.832 KB) | DOI: 10.24114/jh.v4i1.2863

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dan kecakapan sosial siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus yang masing-masing terdiri dari tiga pertemuan.  Subjek penelitian sebanyak 29 orang siswa kelas IV B. Pada siklus I, rata-rata 71,72%. Pada siklus II rata-rata 81,03%. Pada siklus III rata-rata mencapai 86,03%.  Pembelajaran aktif, kreatif, efektif  dan menyenangkan (PAKEM) dari segi guru pada siklus I dengan nilai rata-rata dari adalah 79,16%, siklus II 87,50%, dan siklus III 95,83%. PAKEM dari segi siswa nilai rata-rata pada siklus I adalah 77,24%, siklus II 87,58%, dan siklus III 91,21%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan kecakapan sosial siswa.Kata Kunci : Pembelajararan Kooperatif, Tipe Jigsaw, PAKEM
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK- TALK-WRITE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA DI KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 12 MEDAN HERNITA PURBA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.086 KB) | DOI: 10.24114/jh.v1i2.1262

Abstract

ABSTRACT The research aims to look the students’ learning interest which disembogue on students’ learning activities while doing in grouping of class on subject of Indonesian language and increasing of students’ outcomes by applicated the learning model of Think-Talk-Write. This research subject was taken in class of XI IPA 3 SMA Negeri 12 Medan with number of 41 students. The initial teaching – learning process was done the learning outcomes test (Pretest), by the average of data is 33,4, that indicated the average of students seldom read the books before learning in school. Then, continued the teaching – learning process, the end of teaching – learning process II and IV is done the learning outcomes test for formative II and formative IV, which the result is indicated the average mark in formatif I is 65,4 and formatif II is 90,7. The data is seen that there is the changing, and the changing is affected teacher action during teaching – learning process in cycle I and II. The end of cycle II, is done the student learning interest assessment, the result is shown that comfortable attitude through Indonesian language lesson is 85,0, the student curiosity attitude through Indonesian language lesson is 82,0, and the attitude to help who have difficult in Indonesian language learning is 84,5. The student activites data accord the observer  observation on cycle I among others writing / reading  (36%), doing worksheet (31%), asking to friend (16%), asking to teacher (12%) and which not relevan (6%). Student activities data accord the observation on cycle II among others  writing / reading ( 25%), doing worksheet (38%), asking to friend ((20%), asking to teacher ( 17%), and not relevent with teaching – learning process (1%). The application of learning model of Think-Talk-Write during teaching – learning process make the student is happy, and enthusiastic.   Keywords: Cooperative learning model type Think-Talk-Write, learning interest, learning activities, learning outcomes
PENGEMBANGAN BASIC TRAINING FUTSAL PADA GURU PENDIDIKAN JASMANI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS Dicky Hendrawan; Ratna Dewi
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.248 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i2.22100

Abstract

Abstract : Development of Futsal Basic Training for High School Level Physical Education Teachers. The purpose of this study was to obtain the basic concept of futsal training for physical education teachers in improving the competence of the futsal sport, so that it could have an impact on school development by obtaining school performance in sports. The development of the Futsal Basic Training is an effort to increase the role of teachers to contribute to developing schools with achievements. The achievement is done by the physical education teacher's ability to give confidence to the school in their abilities. The research stages for the development of basic futsal training are to use a research and development design through Intructional design with the ADDIE approach (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The results showed that the development of basic training in futsal at the high school level has basic basic elements, namely physical aspects and skills aspects. Physical aspects include cardiovascular endurance, speed, and agility. The skill aspect includes passing and dribbling. The concept developed as a basic component of futsal training shows that the category is very good. The performance aspect was 96.7%, the assessment aspect was 92%, and the effectiveness aspect was 96%. The overall assessment shows that basic futsal training products greatly contribute to developing training programs and determining students who have basic futsal talents that can be developed. Basic training products can be implemented in futsal extracurricular activities in the high school education unit.Keywords : Basic_Training; Futsal; Physical educationAbstrak : Pengembangan Basic Training Futsal Pada Guru Pendidikan Jasmani Tingkat Sekolah Menengah Atas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konsep basic training futsal pada guru pendidikan jasmani dalam meningkatkan kompetensi cabang olahraga futsal, sehingga dapat berdampak pada pengembangan sekolah dengan perolehan prestasi sekolah bidang olahraga. Pengembangan Basic Training Futsal merupakan upaya peningkatan peran guru untuk berkontribusi mengembangkan sekolah dengan prestasi. Perolehan prestasi dilakukan kemampuan guru penjas dalam memberikan kepercayaan kepada sekolah terhadap kemampuan yang dimiliki. Tahapan penelitian pengembangan basic training futsal adalah dengan menggunakan desain penelitian pengembangan atau research and development (RnD) melalui Intructional design (desain pembelajaran) dengan pendekatan ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan basic training cabang olahraga futsal tingkat sekolah menengah atas (SMA) memiliki unsur basic baku yaitu aspek fisik dan aspek keterampilan. Aspek fisik meliputi daya tahan kardiovaskular, kecepatan, dan kelincahan. Aspek keterampilan meliputi passing dan dribbling. Konsep yang dikembangkan sebagai komponen basic training futsal menunjukkan kategori sangat baik. Aspek penampilan dengan persentase 96,7%, aspek penilaian 92%, dan pada aspek penilaian efektifitas 96%. Keseluruhan penilaian menunjukkan bahwa produk basic training futsal sangat berkontribusi dalam mengembangkan program latihan dan penentuan siswa yang memiliki talenta (basic) futsal yang dapat dikembangkan. Produk basic training dapat diimplementasikan pada ekstrakurikuelr futsal pada satuan pendidikan Sekolah Menegah Atas (SMA).Kata Kunci : Basic_Training; Futsal; Pendidikan_Jasmani
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI MATEMATIKA MATERI POKOK SEGITIGA SEBANGUN DI KELAS IX-1 SMP NEGERI 7 MEDAN Nurbadriah .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 5, No 1 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.961 KB) | DOI: 10.24114/jh.v5i1.6356

Abstract

Penelitian dilaksanakan dalam PTK selama dua siklus dengan subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan; 1) Pada siklus I 24 siswa mendapat ketuntasan belajar, atau persentasi kelulusan sebesar  68,6 % dan pada siklus II 32 siswa mendapat nilai tuntas, dan 3 orang siswa tidak mendapat nilai tuntas atau ketuntasan sebesar  91,4%  ; 2) Data aktivitas menulis membaca 46,5%, mengerjakan LKS 27%, bertanya sesama teman 5,5%, bertanya kepada guru 7,5%, dan yang tidak relevan 13,5%. Data aktivitas menulis membaca 25%, mengerjakan LKS 49%, bertanya sesama teman 10,5%, bertanya kepada guru 6,5%, dan yang tidak relevan 9%. Kata Kunci :  Learning Cycle,Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
KEEFEKTIFAN METODE GLOBAL BERBANTU MEDIA KALBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MMP (MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN) SISWA KELAS 1 SDN WIROTO Nur Aini Wulandari
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i1.10514

Abstract

Abstract: The Effectiveness of Global Methods Helped by Media of West Kalimantan to Improve the Ability of MMP (Reading and Writing Beginnings) of Grade 1 Students of SDN Wiroto. The purpose of this research is to know the effectiveness of global method assisted by media of kalbar to improve the ability of MMP (Reading and Writing Beginnings) of grade 1 student of SDN Wiroto. This type of research is quantitative research in the form of Pre-Experiment Design with One-Group Pretest-Posttest. The study population was all students of SDN Wiroto in the academic year 2017/2018. The samples taken in this study are 14 students class I. Data in this study obtained through observation, interviews, tests, and documentation. Based on the final analysis that has been done by using t test shows that thitung> ttable is 3.49876> 2.16037 then Ho is rejected and Ha accepted. So the conclusion shows that the global method of helping the media is effective to improve the ability of MMP (Reading and Writing Beginnings) grade 1 students SDN Wiroto.Keywords : Global Method assisted by Kalbar Media, MMP AbilityAbstrak : Keefektifan Metode Global Berbantu Media Kalbar untuk Meningkatkan Kemampuan MMP (Membaca dan Menulis Permulaan) Siswa Kelas 1 SDN Wiroto. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan metode global berbantu media kalbar untuk meningkatkan kemampuan MMP (Membaca dan Menulis Permulaan) siswa kelas 1 SDN Wiroto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimen Design dengan One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN Wiroto tahun pelajaran 2017/2018. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 14 siswa kelas I. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, Wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis akhir yang telah dilakukan dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa thitung > ttabel yaitu 3,49876 > 2,16037 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi kesimpulannya menunjukkan bahwa metode global berbantu media kalbar efektif untuk meningkatkan kemampuan MMP (Membaca dan Menulis Permulaan) siswa kelas 1 SDN Wiroto.Kata Kunci : Metode Global berbantu media Kalbar, Kemampuan MMP
PENINGKATAN HASIL SISWA PADA MATERI POKOK KONSTITUSI DENGAN MENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DI KELAS VIII-4 SMP NEGERI 3 BERASTAGI NATALKITA BR GINTING BR GINTING
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.403 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i2.2035

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe goup investigation sebagai upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn siswa. Penerapan model dilaksanakan dalam penelitian tindakan selama dua siklus dengan dua kali pertemuan (KBM) setiap siklusnnya. Sehingga data dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa, dan pengelolaan pembelajaran guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI. Dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII-4  SMP Negeri 3 Brastagi, semester ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 39 siswa. Data aktivitas diperoleh dari pengamatan siswa tiap siklus, data hasil belajar diperoleh dari tes setiap akhir siklus, dan data respon siswa diperoleh melalui angket diakhir siklus II. Hasil penelitian menunjukkan;(a) Data aktivitas siswa menurut pengamatan pengamat pada Siklus I antara lain  menulis dan membaca (45%), bekerja (23%), bertanya sesama teman (11%),   bertanya kepada guru (8%), dan yang tidak relevan dengan KBM  (14%). (b) Data aktivitas siswa menurut pengamatan  pada Siklus II antara lain  menulis dan membaca (25%), bekerja (47%), bertanya sesama teman (15%), bertanya kepada guru (9%), dan yang tidak relevan dengan KBM  (4%). Sehingga pembelajaran berhasil memperbaiki aktivitas belajar siswa dalam dua siklus. (b)Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan ketuntasan pembelajaran siswa, terbukti dari hasil tes siswa ketuntasan pembelajaran siswa. Pada Siklus I rata-rata nilai tes 85 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 51,2% dan pada Siklus II rata-rata nilai tes 97 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 89,7%, sehingga berhasil memberikan ketuntasan hasil belajar secara klasikal.   Kata Kunci ; Model GI, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI 105268 TELAGA SARI Effendi Manalu
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.488 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i2.6518

Abstract

Abstract: The Relationship Of Education And Parent's Revenue To The Motivation Of Learning Of Elementary School Students Of State Elementary School 105268 Telaga Sari. This study aims to: (1) Know the relationship between parent education with student learning motivation. (2) to know the relation between parent income with student learning motivation. (3) to know the relation between education and parent income to student learning motivation. The research used quantitative descriptive method. The sample of the study amounted to 33 people. Technical analysis of data using correlation statistics and multiple regression. The results showed that: (1) There was no positive correlation and significance between education and learning motivation of elementary school students 105368 Telaga Sari. Shown by coefficient korelasir_x1y = 0,114 and obtained t_hitung equal to 0,64 with regression equation Y '= 77,143 + 2,003 X_1 (2) There is a positive and significant correlation between parent income to motivation learn student of Elementary School 105268 Telaga Sari. Shown by correlation coefficient r_x2y = 0,472 and obtained t_hitung equal to 2,97 with regression equation Y '= 69,426 + 2,004 X_2 (3) There is a positive relationship and significance between education and income of parent to student learning motivation SD Negeri 105268 Telaga Sari. Indicated by double correlation coefficient r_x1x2y = 0.482 and obtained F_count of 4,546 with multiple regression equation Y '= 64,625 + 1,753 X_1 + 1,992 X_2. The result of determination coefficient analysis (R ^ 2) between education and parent income on student learning motivation equal to 0,233 or 23,3%. Keywords: Education, Parents Income, Student Motivation Abstrak: Hubungan Pendidikan Dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa SD Negeri 105268 Telaga Sari. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui hubungan antara pendidikan orang tua dengan motivasi belajar siswa. (2) Mengetahui hubungan antara pendapatan orang tua dengan motivasi belajar siswa. (3) Mengetahui hubungan antara pendidikan dan pendapatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 33 orang. Teknis analisis data menggunakan statistik kolerasi dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikansi antara pendidikan terhdap motivasi belajar siswa SD Negeri 105368 Telaga Sari. Ditunjukkan oleh koefisien korelasi = 0,114 dan diperoleh   sebesar 0,64 dengan persamaan regresi Y’= 77,143 + 2,003  (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pendapatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa SD Negeri 105268 Telaga Sari. Ditunjukkan oleh koefisien korelasi  = 0,472 dan diperoleh  sebesar 2,97 dengan persamaan regresi Y’ = 69,426 + 2,004  (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikansi antara pendidikan dan pendapatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa SD Negeri 105268 Telaga Sari. Ditunjukkan oleh koefisien kolerasi ganda  = 0,482 dan diperoleh  sebesar 4,546 dengan persamaan regresi ganda Y’ = 64,625 + 1,753  + 1,992 . Hasil analisis koefisien determinasi ()  antara pendidikan dan pendapatan orang tua terhadap motivasi belajar siswa sebesar 0,233 atau 23,3%. Kata Kunci : Pendidikan, Pendapatan Orang Tua, Motivasi Belajar Siswa
STUDI KELAYAKAN MEDIA PEMBELAJARAN SYAIR AGAMA “PERAHU” KARYA HAMZAH FANSURI DALAM PENANAMAN PENDIDIKAN MORAL Silvia Sandi Wisuda Lubis
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.159 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i2.11064

Abstract

Abstract: Feasibility Study of Religious Poetry Learning Media "Boat" by Hamzah Fansuri in Planting Moral Education. The development of science and technology increasingly encourages renewal efforts in the use of technological results in the teaching and learning process or referred to as the media. If the media carries messages or information that aims to be instructional or contain teaching purposes, then the media is called learning media. The poem is essentially an old literature that can also be written down and must be preserved. Poetry is very tangent to religious and moral teachings. The data analysis technique uses interview data collection and documentation. The results of interview data collection by Indonesian lecturers were conducted to determine the feasibility of the "Boat" poetry learning media. The results of processing the processed data indicate that the poem "Boat" is suitable to be used as a learning medium in instilling moral education, namely with the eligibility criteria ≤ 51% (worth it).Keywords : Learning Media, Poetry, Moral Education Abstrak : Studi Kelayakan Media Pembelajaran Syair Agama “Perahu” Karya Hamzah Fansuri Dalam Penanaman Pendidikan Moral. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar mengajar atau disebut dengan media.  Apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran. Syair hakikatnya merupakan salah satu sastra lama yang juga bisa  dilisankan dan harus dilestarikan. Syair sangat bersinggungan dengan ajaran agama dan moral. Teknik analisis datanya menggunakan pengumpulan data wawancara serta dokumentasi. Hasil pengumpulan data wawancara oleh dosen bahasa Indonesia dilakukan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran syair “Perahu”. Hasil pengolahan data yang diolah menunjukkan bahwa syair “Perahu” layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam menanamkan pendidikan moral, yaitu dengan kriteria kelayakan ≤ 51% (layak).Kata Kunci : Media Pembelajaran, Syair, Pendidikan Moral
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERTUKAR PASANGAN PADA SISWA KELAS IX-2 SMP NEGERI 8 KOTA TEBING TINGGI Wasten Simamora
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 3, No 1 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.104 KB) | DOI: 10.24114/jh.v3i1.2159

Abstract

Tujuan dari perbaikan pembelajaran ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran dengan medel bertukar pasangan dan menganalisa dampak yang ditimbulkan terhadap hasil belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-2 yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini menggunakan instrument observasi dan hasil tes.Hasilnya dapat meningkatkan hasil belajar, meningkatkan aktifitas belajar dalam diskusi, serta guru dapat terlatih dan bertambahnya wawasan. Penerapan model bertukar pasangan berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa Adapun hasil belajar rata-rata siswa pada siklus I sebesar 63,2 meningkat menjadi 71,6 pada siklus II. Persentase sebesar 52% pada siklus I meningkat 24% menjadi 76% pada siklus II.   Kunci : Bertukar pasangan, Hasil belajar, Diskusi
PENGEMBANGAN MODUL MATERI SUMBER ENERGI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN KELAS IV SD Rattriana Rattriana; Kiki Aryaningrum; Ali Fakhrudin
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 1: June 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.454 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i1.36010

Abstract

Abstrak Berdasarkan observasi awal di SD 38 Palembang yang dilakukan oleh peneliti ditemukannya masalah, yaitu didalam menjelaskan materi guru hanya terpaku dalam buku paket atau buku siswa sehinga pemahaman siswa itu kurang terhadap pembelajaran materi IPA hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya nilai siswa. Pembelajaran IPA ini sangat dibutuhkan oleh pemateri yang luas sehingga pemahaman siswa kurang terhadap pembelajaran materi IPA, hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya nilai siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode research and development dengan batas penelitian penilaian ahli dan praktikalitas. Penilaian ahli dilakukan pada ahli media, bahasa, dan materi, sedangkan praktikalitas dengan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil dari dari tahapan pengembangan adalah menghasilkan produk modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi sumber energi kelas IV SD. Hasil penilaian para ahli menunjukkan bahwa modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan persentase sebesar 88,58%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi sumber energi kelas IV SD termasuk dalam kategori sangat valid. Dari hasil praktisi yaitu guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 97,39%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepraktisan modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran kelas IV Sekolah Dasar termasuk dalam kategori sangat layak.Kata Kunci: modul, sumber energi berbasis, contextual teaching and learning (CTL)AbstractBased on initial observations at SD 38 Palembang conducted by researchers, a problem was found, namely in explaining the material the teacher was only glued to the textbook or student book so that students' understanding of learning science material was lacking, it could be seen from the low grades of students. Science learning is really needed by a broad range of speakers so that students' understanding of learning science material is lacking, it can be seen from the low grades of students. This research method uses research and development methods with the limits of expert judgment and practicality. Expert assessment is carried out on media, language, and material experts, while practicality is carried out with teachers and students. Data collection techniques use documentation and questionnaires, while data analysis techniques use percentages. The result of the development stage is to produce a science module product for energy source materials based on Contextual Teaching and Learning (CTL) on energy source materials for class IV SD. The results of the expert's assessment showed that the science module for energy source materials was based on Contextual Teaching and Learning (CTL) with a percentage of 88.58%. Thus, it can be concluded that the development of a science module on energy source materials based on Contextual Teaching and Learning (CTL) on energy source materials for class IV SD is included in the very valid category. From the results of practitioners, namely teachers and students, a percentage of 97.39% was obtained. Thus, it can be concluded that the practicality of the science module on energy source material based on Contextual Teaching and Learning (CTL) in grade IV elementary school learning is included in the very feasible category.Keywords: module, energy source based, contextual teaching and learning (CTL)