cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PROSA DENGAN MENERAPKAN TEKNIK PARAFPRASE SISWA KELAS VI SDN 016 BANGKINANG KOTA Iis Aprinawati
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.58 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i1.6583

Abstract

Abstract: Improving Skill Writing Prosa With Applying Engine Parafprase Engineering Grade Vi Sdn 016 Bangkinang Kota. The purpose of this research is to improve the skill of writing prose by applying parafprase technique of class V students. This research method uses Classroom Action Research using Paraphrase Technique in class V SDN 016 Bangkinang City with 25 students. After applying paraphrase technique in cycle I UH I, obtained the average ability of writing free poetry student is 67,03 with mastery 52,5%. The percentage increase that occurred between the average value of initial data and Cycle I UH I that is 31.87%. Cycle II UH II increased to 79.58 with 87.5% completeness, so the percentage increase between preliminary data and cycle II UH II to 56.56%. The conclusion of this research is by using paraphrase technique to improve the ability of writing prose of grade 6 students of SDN 016 Bangkinang City. Keyword : Paraphrase Technique, Prose Writing, Skill Abstrak: Peningkatan  Keterampilan Menulis Prosa Dengan Menerapkan Teknik Parafprase Siswa Kelas VI SDN 016 Bangkinang Kota. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan Keterampilan menulis prosa dengan menerapkan teknik parafprase siswa kelas VI. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan Teknik Parafrase di kelas V SDN 016 Bangkinang Kota dengan jumlah siswa 25 orang. Setelah diterapkan teknik parafrase pada siklus I UH I, diperoleh rata-rata kemampuan menulis prosa siswa adalah 67,03 dengan ketuntasan 52,5%. Persentase peningkatan yang terjadi antara nilai rata-rata data awal dan Siklus I UH I yaitu 31,87%. Siklus II UH II meningkat menjadi 79,58 dengan ketuntasan 87,5%, sehingga persentase peningkatan antara data awal dan siklus II UH II menjadi 56,56%. Pembahasan Penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik parafrase dapat meningkatkan keterampilan menulis prosa siswa kelas VI SDN 016 Bangkinang Kota. Kata Kunci : Teknik Parafrase, Keterampilan, Menulis Prosa
IMPLEMENTATION DETERMINATION OF EMPLOYEES TO INCREASE THE BEST POSITION IN. YES COMMUNICATION USING WEB-BASED PRODUCT WEIGHTED Muhardi Saputra; Roberto Viali Hutabarat; Galih Agung Prayogo; Mawarni Munte; Yunika Putri Limbong
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 1: June 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.439 KB) | DOI: 10.24114/jh.v10i1.14145

Abstract

Abstract: Employees are one of the most important asset for a company. Therefore, the company should be able to continue to control and motivate the employees to remain willing to work in his company. One way that can be done by the company to support the performance of employees is to select the best employees each year. There are many methods that can be used to determine the best employees. One of these methods Weighted Product. Weighted Product is a method that uses an alternative multiplication on the existing rating criteria and memangkatkannya in accordance with the weighting of the criteria that have been provided by the company. In this way this calculation the company can determine the best employees accurately and quickly. Keywords : Best Employee, Position, Weighted Product (WP), Web. Abstrak: Karyawan merupakan salah satu aset terpenting bagi sebuah perusahaan. Oleh karena itu, pihak perusahaan harus dapat terus mengontrol dan memotivasi pihak karyawannya agar tetap bersedia bekerja sama di perusahaannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pihak perusahaan untuk mendukung kinerja karyawannya adalah dengan memilih karyawan terbaik setiap tahunnya. Ada banyak metode yang dapat digunakan untuk penentuan karyawan terbaik. Salah satunya metode Weighted Product. Weighted Product merupakan metode yang menggunakan perkalian pada alternatif rating yang ada di kriteria lalu memangkatkannya sesuai dengan bobot dari kriteria yang telah disediakan oleh perusahaan. Dengan cara ini perhitungan ini pihak perusahaan dapat menentukan karyawan terbaik dengan tepat dan cepat. 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTORIK BIOLOGI SISWA DI KELAS X MIA-1 SMAN 1 PERCUT SEI TUAN T.A.2014/2015 Riama Sirait
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 4, No 2 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.519 KB) | DOI: 10.24114/jh.v4i2.2853

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatan hasil belajar belajar siswa. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas X MIA-1 yang berjumlah 39 siswa. 1) Peningkatan hasil belajar psikomotorik siswa dari siklus I ke siklus II yaitu mengidentifikasi maksud pembicaraan 33% menjadi 70%, menggunakan tata bahasa yang tepat 30% menjadi 74%, berbicara secara jelas dan mudah dimengerti dari 34% menjadi 66%, menggunakan pilihan kosakata yang tepat dari 35% menjadi 73%, intonasi suara sesuai dengan yang disampaikan dari 35% menjadi 75%. 2) Ketuntasan hasil belajar kognitif siswa, yaitu pada Siklus I rata-rata nilai tes 73 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 69,2% dan pada Siklus II rata-rata nilai tes 81 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 89,6%. 3)Peningkatan hasil belajar afektif pada siklus I ke siklus II adalah kejujuran 35% menjadi 64%, disiplin 33% menjadi 71%, tanggung jawab 32% menjadi 75%, ketelitian 32% menjadi 64%, kerjasama 34% menjadi 69%.Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together, Hasil Belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN SAINS DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DI KELAS V SD RIZKI RIZA HARNUM
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 1 (2013): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.534 KB) | DOI: 10.24114/jh.v1i1.1252

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran Sains materi Gaya Magnet dengan menggunakan metode Eksperimen di kelas V SD. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 32 siswa, objeknya metode Eksperimen, dan data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Berdasarkan pre tes nilai rata-rata siawa 40,62. Pada siklus I rata-rata nilai siswa 69,68. Pada siklus II  nilai rata-rata 88,12. Berdasarkan hasil penelitiaan mulai dari pre tes, pos tes siklus I dan pos tes siklus II secara empiris telah terbukti adanya peningkatan yang signifikan. Dengan demikian penerapan metode Eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Sains materi Gaya Magnet SDN 112313 Brussel T.A 2011/2012. Kata kunci: Hasil belajar siswa, pelajaran Sains, metode Eksperimen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 5 TEBING TINGGI TAHUN 2019 Sucipto Sucipto
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.597 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i2.21952

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) determine whether there is an increase in science learning outcomes and science process skills of Class VIII SMP students using the PjBL learning model 2) to determine the magnitude of the increase in science learning outcomes for Class VIII SMP students with the PjBL learning model 3) to determine the magnitude of the increase Science process skills of students of Class VIII SMP 4) know the steps of learning using the PjBL learning model so that it can improve science learning outcomes and science process skills. The research instrument was validated by experts and teaching colleagues. The initial feasibility test was tested in Class VIII-2 and then tested in Class VIII-4 at SMP Negeri 5 Tebing Tinggi to collect the research data. Data were analyzed using qualitative and quantitative methods. The results of the study were 1) the application of the PjBL learning model on the subject matter of effort and energy to improve science learning outcomes and science process skills of Class VIII students of SMP Negeri 5 Tebing Tinggi 2) the great increase in science learning outcomes before action was 54.3; In cycle I, the gain-test value obtained is 0.33 in the moderate category. In the second cycle, the gain-test value obtained is 0.65 in the moderate category. This shows that there is an increase in learning outcomes from cycle I to cycle II 3) cycle I the average value of science process skills is 85.6 with good categories and cycle II the average value of science process skills is 88.7 with very good categories . This shows that there is an increase in science process skills from cycle I to cycle II 4) the steps of the PjBL learning model consisting of: essential questions, planning, scheduling, monitoring, assessment, and evaluation. Keywords: Project Based Learning (PjBL) learning model, science learning outcomes, science process skills. Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains peserta didik Kelas VIII SMP dengan menggunakan model pembelajaran PjBL 2) mengetahui besar peningkatan hasil belajar IPA peserta didik Kelas VIII SMP dengan model pembelajaran PjBL 3) mengetahui besar peningkatan keterampilan proses sains peserta didik KELAS VIII SMP 4) mengetahui langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PjBL sehingga dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains. Instrumen penelitian divalidasi oleh ahli dan rekan mengajar. Soal diujicoba kelayakan awal ke Kelas VIII-2 kemudian diujikan ke Kelas VIII-4 di SMP Negeri 5 Tebing Tinggi untuk diambil data penelitiannya. Data dianalisis dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah 1) penerapan model pembelajaran PjBL pada materi pokok usaha dan energi dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan keterampilan proses sains siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Tebing Tinggi 2) besar peningkatan hasil belajar IPA rata-rata sebelum tidakan sebesar 54,3; Siklus I nilai gain-test yang didapatkan sebesar 0,33 dengan kategori sedang Pada siklus II nilai gain-test yang didapatkan sebesar 0,65 dengan kategori sedang. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II 3) siklus I nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 85,6 dengan kategori baik dan siklus II nilai rata-rata keterampilan proses sains sebesar 88,7 dengan kategori sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan proses sains dari siklus I ke siklus II 4) langkah-langkah model pembelajaran PjBL yang terdiri dari: pertanyaan essensial, perencanaan, menyusun jadwal, pengawasan, penilaian, dan evaluasi.Kata Kunci : model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), hasil belajar IPA, keterampilan proses sains.
MENGOPERASIKAN SISTEM PENGENDALI ELEKTROMAGNETIK PADA SISWA KELAS XII TITL1 SMKN 3 PANYABUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA TRAINER Amran Suryanto
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 1 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.374 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i1.5046

Abstract

Abstract: Electromagnetic Control System Operate In Class XII TITL1 SMK 3 Panyabungan Using Media Trainer. The purpose of this study include to improve learning outcomes operate the electromagnetic control system in class XII SMK 3 Panyabungan TITL1 by using instructional media trainer learning year 2014/2015. The results of students in the learning cycle I known 21 of the 40 students scored completeness or classical completeness achieved by 52.5% with an average value of 76. This value is under the classical completeness criteria by 85% .In the second cycle of classical mastery 87.5%. This completeness is above 85% so that it can be said KBM second cycle has succeeded in giving mastery learning in students with a grade average grade is 81 and has met the KKM. Keywords: Media Education, Learning Outcomes, Control Systems Electromagnetic   Abstrak : Mengoperasikan Sistem Pengendali Elektromagnetik Pada Siswa Kelas XII TITL1  SMKN 3 Panyabungan Dengan Menggunakan Media Trainer. Tujuan penelitian ini diantaranya untuk meningkatkan hasil belajar mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik  pada siswa kelas XII TITL1 SMKN 3 Panyabungan dengan mengunakan media pembelajaran trainer tahun pembelajaran 2014/2015. Hasil belajar siswa pada pembelajaran siklus I diketahui 21 dari 40 orang siswa mendapat nilai ketuntasan atau ketuntasan klasikal tercapai sebesar 52,5% dengan nilai rata-rata 76. Nilai ini berada di bawah kriteria ketuntasan klasikal sebesar 85%.Pada siklus II Ketuntasan klasikal sebesar 87,5%. Ketuntasan  ini berada di atas 85% sehingga dapat dikatakan KBM siklus II telah berhasil memberi ketuntasan belajar pada siswa dengan  rata-rata nilai kelas adalah  81 dan telah memenuhi KKM.   Kata Kunci : Media Pembelajaran, Hasil Belajar, Sistem Pengendali Elektromagnetik
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) DI SLB NEGERI PEMBINA YOGYAKARTA DALAM MENYIAPKAN ANAK TUNAGRAHITA MEMASUKI DUNIA KERJA REJOKIRONO .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.255 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1732

Abstract

ABSTRAK Anak tunagrahita adalah anak yang mengalami hambatan intelektual secara signifikan di bawah rata-rata normal. Kemampuan intelektual atau Intellegensi Quontient (IQ) berada pasa gradasi 0-69. Dengan hambatan intelektualnya anak tunagrahita memiliki kecenderungan tergantung kepada orang lain dan memiliki kesulitan dalam beradaptasi. Kondisi ini menuntut adanya bimbingan dan bantuan dari orang-orang yang ada di sekitarnya agar mereka bisa mandiri. Sekolah Luar Biasa sebagian besar tidak memiliki guru Bimbingan dan Konseling (BK), padahal sebagai pengelola pendidikan bagi anak tunagrahita sangat membutuhkan peran guru BK, untuk membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi anak tunagrahita dan keluarganya. SLB Negeri Pembina Yogyakarta menerapkan model pembelajaran dengan sistem guru kelas mulai dari jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB, sehingga untuk menyikapi tidak adanya guru BK, sekolah memberikan peran ganda bagi guru yaitu sebagai guru kelas sekaligus sebagai guru BK di kelasnya. Peran ini sangat strategis, namun tidak mudah untuk dilaksanakan. Salah satu penyebab kesulitan tersebut karena guru-guru kelas tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang BK. Langkah yang diambil adalah memberikan bekal kepada seluruh guru kelas tentang BK, dan mengangkat 1 (satu) guru sebagai koordinator. Koordinator menggerakkan seluruh guru kelas yang sekaligus menjadi guru BK untuk aktif membimbing anak mengatasi kesulitannyadalam hal mandiri dan beradaptasi. Karena mandiri dan adaptasi ada kaitannya dengan pihk keluarga dan masyarakat atau para pengusaha, maka koordinator BK menjadi menggerak terjalinnya kerjasama antara sekolah dengan orangtua/keluarga anak tunagrahita dan para pengusaha. Kata Kunci : Peran Guru BK strategis, Membangun jejaring kerja.
ANALISIS STILITISIKA NOVEL "DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN" KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA SWASTA SUTAN OLOAN MEDAN Nova Triana Tarigan
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.568 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i2.34197

Abstract

Abstract : Stylistic Analysis of The Novel "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" Tere Liye's Work and Its Relevance as Indonesian Language Teaching Material at Sutan Oloan Senior High School Medan. The purpose of the study was to describe and select data containing the use of figurative language, choice of diction and imagery of Tere liye's novel "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" and to find out the relevance of the results of his study as Indonesian language teaching materials at Sutan Oloan Senior High School Medan. The subjects of the research were the XII grade students of SMA Sutan Oloan Medan. Data collection techniques were carried out using content analysis and interviews. The discussion in the study shows that. First, the use of diction (word choice) includes connotative words, greeting words or self names, loan words, regional language vocabulary. Second, the use of language style (majas) includes personification, allegory, hyperbole, repetition, cynicism, metonymy, pleonasm. Third, the use of imagery includes visual imagery, motion imagery, olfactory imagery, tactile imagery, and auditory imagery. Fourth, the relevance of the novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin can be used as teaching material for Indonesian Language in SMA in class XII of Senior High School of Sutan Oloan Medan which applies the 2013 curriculum, namely Basic competencies understands the structure and rules of the novel text. The contents of the novel “Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin” can support students' motivation in learning, because the content of the novel has a character who is intelligent, tough, and has strong life principles in achieving the goals.Keywords : Stylistics, Novel “Daun yang Jatuh Tak Kan Pernah Membenci Angin, Teaching MaterialAbstrak : Analisis Stilitisika Novel "Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" Karya Tere liye dan Relevansinya Sebagai Materi Ajar Bahasa Indonesia di SMA Swasta Sutan Oloan Medan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan memilih data yang mengandung penggunaan majas, pilihan diksi dan citraan novel “Daun yang Jatuh Tak Kan Pernah Membenci Angin” karya Tere liye dan mengetahui relavansi hasil kajiannya sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA Swasta Sutan Oloan Medan. Subjek penelitian adalah siswa SMA kelas XII Sutan Oloan Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan analisis isi dan wawancara. Pembahasan dalam penelitian menunjukkan bahwa. Pertama, penggunaan diksi (pilihan kata) meliputi kata konotatif, kata sapaan atau nama diri, kata serapan, kosakata bahasa daerah. Kedua, penggunaan gaya bahasa (majas) meliputi gaya personifikasi, alegori, hiperbola, repetisi, sinisme, metonimia, pleonasme. Ketiga, penggunaan citraan meliputi citraan penglihatan, citraan gerak, citraan penciuman, citraan peraba, dan citraan pendengaran. Keempat, relevansi novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin dapat digunakan sebagai materi ajar Bahasa Indoneisa di SMA pada kelas XII SMA Sutan Oloan Medan yang menerapkan kurikulum 2013, yaitu pada Komptensi Dasar memahami struktur dan kaidah-kaidah teks novel. Isi novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin dapat menunjang motivasi siswa dalam belajar, karena isi novel tersebut memiliki sosok tokoh yang cerdas, tangguh, dan dan memiliki prinsip hidup yang kuat dalam menggapai cita-citanya.Kata Kunci : Stilistika, Novel “Daun yang Jatuh Tak Kan Pernah Membenci Angin, Materi Ajar
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS II SD Akden Simanihuruk; Sartika Dewi
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 8, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.912 KB) | DOI: 10.24114/jh.v8i1.10569

Abstract

Abstract: Efforts To Improve Learning Motivation By Using Picture And Image Models In Mathematics Lessons In Class II Elementary School. The aim of the study is to improve student learning speed in the lesson. Mapping material with Picture and Picture models in class II. This type of research is Class Design (CAR) which is done using 2 cycles. Data information techniques are dani questionnaires. Merging data, in Cycle I, the first meeting resulted in individuals of 3 students (10%), 9 students (30%), and 18 (60%) in Cycle I II meeting as many as 8 students (27%), 10 students (33% ), and 12 students (40%). In Cycle II, there were 6 students (20%), 17 students (57%), 6 students (20%), and 1 student (3%). In Cycle II, there were 18 students (60%), 11 students (37%), and 1 student (3%). Keywords: Learning Motivation, Picture And Picture, Mathematics Abstrak: Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Dengan Menggunakan Model Picture And Picture Pada Pelajaran Matematika Di Kelas II SD. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran Matematika materi pengelompokkan bangun datar dengan model Picture and Picture di kelas II. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan menggunakan 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi. Berdasarkan analisis data, Pada Siklus I pertemuan I diperoleh hasil observasi Individu 3 siswa (10%), 9 siswa (30%), dan 18 (60%) Pada Siklus I pertemuan II sebanyak 8 siswa (27%), 10 siswa (33%), dan 12 siswa (40%). Pada Siklus II pertemuan I, sebanyak 6 siswa (20%), sebanyak 17 siswa (57%), 6 siswa (20%), dan 1 siswa (3%). Pada Siklus II pertemuan II terdapat 18 siswa (60%), sebanyak 11 siswa (37%), dan 1 siswa (3%). Kata Kunci: Motivasi Belajar, Model Picture And Picture, Matematika
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI 101776 SAMPALI Wesly Silahi; Dwi Putri
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 3, No 2 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.638 KB) | DOI: 10.24114/jh.v3i2.2147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS melalui Pendekatan Kooperatif Model Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dimulai dari freetes siswa yang tuntas sebanyak 6 orang dengan persentase ketuntasannya 24,47% dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 34 orang dengan persentase tidak tuntasnya 75,53% (2) nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertama adalah 62,5, siswa yang tuntas sebanyak 15 orang dengan persentase ketuntasannya 46,52% dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 25 orang dengan persentase tidak tuntasnya 53,48% (3) nilai rata-rata pada siklus I pada pertemuan kedua adalah 76, siswa yang tuntas sebanyak 31 orang dengan persentase ketuntasannya 82,89% dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 orang dengan persentase tidak tuntasnya 17,11% (4) nilai rata-rata pada siklus II adalah 88,12, siswa yang tuntas sebanyak 37 orang dengan persentase ketuntasannya 95,42 dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 3 orang dengan persentase tidak tuntasnya 4,58%. Kata Kunci :   Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, Memahami Koperasi