cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
APPLICATION OF TUTOR METHODS IN THE FULLEST TESTING OF TEACHER PERFORMANCE MEASUREMENT Halimatussakdiah Halimatussakdiah
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 8, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.561 KB) | DOI: 10.24114/jh.v8i1.10564

Abstract

Abstract: Implementation of Peer Tutor Method In Fulfilling Performance Assessment of Teacher. Initial analysis in 2017 to 36 teachers at SDN Kecamatan Deli Tua found the problem that teachers have not fulfill the teacher performance requirement as required by MENPAN and RB No.16 Year 2009 which are: pedagogic competence, personality competence, social competence, and competence professional. Fulfillment of PKG by applying peer tutor method strategy that can improve teacher competence (pedagogik, personality, social and professional). This research method is descriptive qualitative. Locations in SDN. 101801 and SDN 108075 Deli Tua District Deli Serdang District. The study was conducted from June to November 2017 at SDN. 101801 and SDN. 108075 Deli Tua Sub-district Deli Serdang Regency. Based on the results of research, found that of 36 teachers there are 7 people (19.44%) in good category, 12 people (33.33%) in enough category, 9 people (25%) on medium category, 8 people (22,22%) in less category. Furthermore, the average teacher competence of 65.23 is in the enough category, thus the application of peer tutor method can improve the Performance Assessment of Elementary Teacher Performance. Keywords: Method, Peer Tutor, Fulfillment, PKG, SD Abstrak: Penerapan Metode Tutor Sebaya Dalam Pemenuhan Penilaian Kinerja Guru SD. Analisis awal pada 2017 terhadap 36 orang guru di SDN Kecamatan Deli Tua  ditemukan permasalahan bahwa guru belum memenuhi butir-butir kinerja guru yang disyaratkan sesuai dengan Peraturan MENPAN dan RB No.16 Tahun 2009.  yaitu: Kompetensi pedagogik, Kompetensi kepribadian, Kompetensi sosial, dan Kompetensi professional. Pemenuhan PKG dengan menerapkan metode tutor sebayamerupakan strategi yang dapat meningkatkan kompetensi guru (pedagogik, kepribadian, sosial dan professional). Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Lokasi di SDN. 101801  dan SDN 108075 Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan dari Juni s.d November 2017 di SDN. 101801 dan SDN. 108075 Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dari 36 orang guru terdapat 7 orang (19,44%) pada kategori baik,  12 orang (33,33%) cukup, 9 orang (25%) sedang, 8 orang (22,22%) pada kurang. Selanjutnya rata-rata kompetensi guru yaitu 65,23 yaitu kategori Cukup, dengan demikian Penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan Pemenuhan Penilaian Kinerja Guru SD.  Kata Kunci: Metode, Tutor Sebaya, Pemenuhan, PKG, SD
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DI KELAS VIII-10 SMP NEGERI 4 MEDAN T.P 2013/2014 BERTHA LUBIS
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.95 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i2.2045

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading  And Composition (CIRC) sebagai upaya meningkatkan aktivitas yang juga akan mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penerapan model dilaksanakan dalam penelitian tindakan kelas selama dua siklus dengan dua kali pertemuan (KBM) setiap siklusnya. Sehingga data dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading  And Composition (CIRC), dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII-10 SMP N 4 Medan semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 34 siswa. Data aktivitas diperoleh dari pengamatan siswa tiap siklus, data hasil belajar diperoleh dari tes setiap akhir siklus.Hasil penelitian menunjukkan; 1) Aktivitas belajar siswa  pada mata Bahasa Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading  And Composition (CIRC) pada siklus I aktivitas membaca dan menulis sebesar 42%, mengerjakan LKS 30%, bertanya pada teman 15%, bertanya pada guru 4%, yang tidak relevan sebanyak 9%. Sedangkan pada siklus II aktivitas membaca dan menulis sebesar 22%, mengerjakan LKS 49%, bertanya pada teman 21%, bertanya pada guru 6%, yang tidak relevan sebanyak 2%; 2)Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading  And Composition (CIRC) pada siklus I mencapai rata-rata 71 dengan ketuntasan klasikal 58,8% dan siklus II mencapai 86,6 dengan ketuntasan klasikal 91%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaranBahasa Indonesia penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading  And Composition (CIRC) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia  siswa kelas VIII-10 SMP Negeri 4 Medan sesuai dengan alokasi waktu yang ditetapkan dalam kurikulum.   Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading  And Composition (CIRC)
PENDIDIKAN KONSERVASI MANGROVE PADA SISWA SEKOLAH DASAR SEKOTONG TENGAH Kornelia Webliana B
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.592 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i2.34213

Abstract

Abstract: Conservation education is an essential process that should be trained to young generation from an early age to create a young generation who loves nature and is environmentally friendly. Mangrove Ecosystem is one of the conservation education learning facilities that need to be established in coastal areas. This extension activity aims to (1) design models and learning methods for conservation education for elementary school students in the Central Sekotong area(2) develop a guide to introducing mangrove ecosystems as a learning medium for conservation education. The extension program took place in Sekotong Village, West Lombok, and focuses on joint activities with the Central Sekotong Village Government, Central Sekotong State Elementary School No 1, and the manager of the Tanjung Batu Mangrove area, Central Sekotong Village. The location was selected using the purposive sampling method. The method of extension activities includes Focus group discussion (FGD), dialogues, and socialization. The results of the extension program show that the village government, educators of the Central Sekotong State Elementary School No 1, and the manager of the Tanjung Batu Mangrove area support the application of the outdoor study method to elementary school students. The learning method is expected to increase students' knowledge regarding environmental issues. Students could also understand the importance of maintaining the ecological function of coastal and marine biodiversity in the Central Sekotong region. Compilation of a learning guidebook done, by the extension team, to support the application of the learning model. It contains information on the mangrove ecosystem for elementary school students, entitled 'Guidance for Introduction to Mangroves for Elementary School Students. Keywords : Education, Conservation, Mangrove, Tanjung BatuAbstrak: Pendidikan konservasi merupakan salah satu proses penting yang harus ditanamkan sejak dini untuk menciptakan generasi muda yang cinta alam dan berwawasan lingkungan. Salah satu media pembelajaran pendidikan konservasi yang dapat dikembangkan di kawasan pesisir adalah Ekosistem Mangrove. Pengabdian ini bertujuan untuk (1)mendesain model dan metode pembelajaran pendidikan konservasi bagi siswa sekolah dasar di kawasan Sekotong Tengah (2)menyusun panduan pengenalan ekosistem mangrove sebagai media pembelajaran pendidikan konservasi. Pengabdian dilaksanakan di Desa Sekotong, Lombok Barat, dengan fokus kegiatan bersama Pemerintah Desa Sekotong Tengah, Sekolah Dasar Negeri 1 Sekotong Tengah, dan pengelola kawasan Mangrove Tanjung Batu, Desa Sekotong Tengah. Metode pemilihan lokasi menggunkan purposive sampling, dan metode kegiatan pengabdian yaitu Focus group discusion (FGD), diskusi dan sosialisasi. Hasil pengabdian menunjukan pemerintah desa, para guru Sekolah Dasar Negeri 1 Sekotong Tengah, dan pengelola kawasan Mangrove Tanjung Batu mendukung penerapan metode oudoor study pada siswa Sekolah Dasar. Metode pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait persoalan lingkungan, serta memahami pentingnya menjaga eksistensi fungsi ekologi dari keanekaragaman hayati wilayah pesisir dan laut di wilayah Sekotong Tengah. Dalam rangka mendukung penerapan model pembelajaran telah tersusun buku panduan pembelajaran yang berisikan informasi dasar ekosistem mangrove bagi siswa sekolah dasar yang diberi judul ‘Panduan Pengenalan Mangrove pada Siswa Sekolah Dasar’. Kata Kunci : Pendidikan, Konservasi, Mangrove, Tanjung Batu
KEBIJAKAN NASIONAL KEBAHASAAN DAN PELINDUNGAN BAHASA DAERAH Khaerudin Kurniawan
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.542 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i1.6569

Abstract

Abstract : National Linguistic and Regional Language Protection Policy. This study aims to discuss government policy in protecting regional languages and literature, including what has been done and what has been outlined in legislation. The subject of language policy in Indonesia includes: national language policy, foreign language policy, and local language policy. As a language of unity, the Indonesian language serves as: (1) the symbol of national pride, (2) the symbol of national identity, (3) a tool that allows the unification of various ethnic groups with their socio-cultural background and language into the national unity of Indonesia, and (4) interconnection and intercultural means of communication. As the language of the country, the Indonesian language functions as: (1) the official language of the state, (2) the language of instruction in education, (3) the means of communication at the national level for the purposes of planning and implementation of national development as well as the interests of government; Culture, science, and technology. Keywords: National Policy, Language Abstrak : Kebijakan Nasional Kebahasaan dan Pelindungan Bahasa Daerah. Bertujuan  untuk membahas kebijakan pemerintah dalam melindungi bahasa dan sastra daerah, termasuk apa yang sudah dilakukan dan apa yang telah digariskan dalam peraturan perundang-undangan. Ihwal kebijakan kebahasaan di Indonesia meliputi: kebijakan bahasa nasional, kebijakan bahasa asing, dan kebijakan bahasa daerah. Sebagai bahasa persatuan, bahasa Indonesia berfungsi sebagai: (1) lambang kebanggaan nasional, (2) lambang identitas nasional, (3) alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia, dan (4) alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya.  Sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai: (1) bahasa resmi kenegaraan, (2) bahasa pengantar di dalam pendidikan, (3) alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional serta kepentingan pemerintahan, dan (4) alat pembangunan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Kata Kunci: Kebijakan Nasional, Kebahasaan
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIS MAHASISWA Sri Lestari Manurung; Elfitra Elfitra; Suci Frisnoiry
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 2: December 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.581 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i2.12052

Abstract

Abstract: The Effect of Using Learning Materials Based on Creative Problem Solving (CPS) Learning Model on Student Mathematical Understanding. The purpose of this study was to examine the improvement of students 'mathematical understanding skills through learning by using teaching materials based on the Creative Problem Solving (CPS) model compared to the students' mathematical understanding ability through learning without using teaching materials based on CPS models. This research is experimental research. The selection of samples used as the experimental group and the control group was made randomly (random cluster sampling). The sample of this study is the 2018 DIK-C class students at Dikmat FMIPA Unimed Study Program, which amounted to 35 people as the experimental class and the DIK-E 2018 class, Dikmat FMIPA Unimed Study Program, which totaled 37 people as the control class. The data in this study were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential analysis. The inferential analysis used is the analysis with the t-test, by analyzing the mathematical understanding ability of students in both groups. The results showed that students' mathematical understanding ability in the experimental class was better than the mathematical understanding of students in the control class, and students were more active when learning using CPS model-based teaching materials.Keywords: CPS models, mathematical understanding.Abstrak: Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Model Pembelajaran Creative Problem Solving (Cps) Terhadap Pemahaman Matematis Mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah peningkatan kemampuan pemahaman matematis mahasiswa melalui pembelajaran dengan menggunaan bahan ajar berbasis model Creative Problem Solving (CPS) dibandingkan dengan kemampuan pemahaman matematis mahasiswa melalui pembelajaran tanpa menggunakan bahan ajar berbasis model CPS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Pemilihan sampel yang dijadikan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan secara random (random cluster sampling). Adapun sampel penelitian ini adalah mahasiswa kelas DIK-C 2018 Prodi Dikmat FMIPA Unimed yang berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas DIK-E 2018 Prodi Dikmat FMIPA Unimed yang berjumlah 37 orang sebagai kelas kontrol. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. menganalisa kemampuan pemahaman matematis mahasiswa pada kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis mahasiswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan pemahaman matematis mahasiswa pada kelas kontrol, serta mahasiswa lebih beraktivitas saat pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar berbasis model CPS.Kata kunci: Model CPS, Pemahaman matematis.
PENDEKATAN TEORI DRAMATURGI DALAM KOMUNIKASI GURU BIMBINGAN KONSELING DI SMPN 1 BATANGKUIS Hari Indrawan Siregar
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 4, No 1 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.225 KB) | DOI: 10.24114/jh.v4i1.2835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi guru Bimbingan Konseling  yang terjadi pada wilayah depan, dan wilayah belakang yang didasarkan pada Teori Dramaturgi karya Erving Goffman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisi data dilakukan dengan mengklasifikasikan, membuat kategorisasi/temaisasi dan mendeskripsikan kategori atau tema temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada wilayah depan para guru BK membuat kesan sebagai sosok yang memberikan arahan, panduan, dorongan dan pertimbangan, agar siswa mampu mengelola, dan mewujudkan harapan-harapannya secara mandiri dan berkembang secara optimal, sedangkan pada wilayah belakang guru BK berupaya berperan sebagai sosok teman, sahabat, dan mitra profesi yang baik.   Kata Kunci : Komunikasi, Guru Bimbingan Konseling, Fenomenologi, dan Dramaturgi
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Raffiani Mudiyanti; Fahrurrozi Fahrurrozi; Endang Wahyudiana
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 2: December 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.29 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i2.36492

Abstract

Abstrak : Pengembangan Media Papan Permainan dalam Pembelajaran Menulis Siswa Kelas III Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan Papan PETRALIS (Permainan Terampil Tulis) sebagai media pembelajaran menulis untuk siswa kelas III Sekolah Dasar. Responden yang terlibat yaitu ahli media, ahli bahasa, ahli materi, dan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu RnD (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan kuesioner. Melalui uji ahli diperoleh skor 85,88% dari ahli media, 95% dari ahli bahasa, dan 97,14% dari ahli materi. Untuk one to one evaluation diperoleh skor 99,58% dan small group evaluation diperoleh skor 97,81%. Hal ini menunjukkan Papan PETRALIS mencapai kriteria sangat baik dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, Papan Permainan, Pembelajaran Menulis
IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED INSTRUCTION LEARNING MODEL USING MEDIA KOTAK DAN KARTU MISTERI TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Pujianto .; Janelle L. Juneau
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 2 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.109 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i2.7245

Abstract

Abstract : Implementation Of Problem-Based Instruction Learning Model Using Media Kotak Dan Kartu Misteri To Improve Student Learning Outcomes. The purpose of this research is to improve the quality of natural science learning through Problem-Based Instruction learning model using Kotak dan Kartu Misteri (KOKAMI) media in fourth students of SD Negeri Dukuh 01 Salatiga. The subjects of this research are 37 fourth grade students of SD Negeri Dukuh 01 Salatiga. The collecting data techniques used were test and non-test. Data analysis techniques used were quantitative and qualitative analysis. The result of the research in the first cycle was the natural science learning outcomes of 27 students or 73% have reached the score limit and the natural science learning outcomes of 10 students or 27% have not reached the score limit yet. In the second cyle, the learning outcomes of 37 students or 100% have reached the score limit and none of the student got score below the limit. Keywords : Problem-Based Instruction, Kotak dan Kartu Misteri,                    Learning Outcomes and Natural Science
DEVELOPING MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING SKILLS WITH INTERACTIVE PROBLEM BASED LEARNING AND DISCOVERY LEARNING Waminton Rajagukguk
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.938 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18657

Abstract

Abstract: The study is a quasi-experimental research which was carried out to develop mathematical problem solving skills with interactive problem based learning and discovery learning based on exe-learning and to find out respectively. The ANCOVA test results showed that Fcount = 7.255 is larger than Ftable = 3.15. As a result, H_o was rejected and H_a accepted and it meant that the two learning models have a significant effect on students' mathematical problem solving skills. The effect of the interactive problem based learning model and discovery learning models toward problem solving skills were 42.5% and 37.7% respectively. It is concluded that the two interactive learning models are effective in developing student problem solving skills.Keywords: Discovery learning, Exe-learning, Interactive PBL, Mathematical Problem solving Skills.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi problem based learning dengan siswa yang diberi discovery learning dan untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis ANOVA. Diperoleh persamaan regresi kelas eksperimen I adalah Ý = 0,165X + 78,545 dan persamaan regresi kelas eksperimen II adalah Ý = 0,141X + 76,062. Hasil uji ANCOVA menunjukkan Fhitung yaitu 7,255 dan Ftabel adalah 3,15. Karena Fhitung Ftabel sehingga H0ditolak dan Ha diterima sehingga diperoleh kesimpulan bahwa kedua model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Besar pengaruh model problem based learning adalah 42,5% dan model discovery learning adalah 37,7% terhadap kemampuan pemecahan masalah. Ini dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi problem based learning dengan siswa yang diberi discovery learning.Kata kunci:, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Problem Based Learning, Discovery Learning.
MENINGKATKAN KOMPETENSI MENYUSUN RPP TEMATIK MELALUI SUPERVISI KELOMPOK PENDEKATAN KOLABORATIF BAGI GURU KELAS RENDAH Susilawati .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 1 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.564 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i1.4879

Abstract

Abstract : Improving Competence RPP Tematik Setting Group Supervision Through Collaborative Approach For Low Class Teacher. The purpose of research is to improve the competence of teachers in the preparation of the Thematic RPP. Which is expected to have implications for the improvement of the quality of thematic learning in class I, II, and III at SDN 1 Jumo. School action research methods (action research). These discussions can be concluded that the Supervision Supervisors can improve the competence of lower grade teacher at SDN 1 Jumo in preparing the Thematic RPP. Furthermore, the researchers recommend: (1) Supervision carried out by the school superintendent to low-grade teachers in preparing the Thematic RPP. (2) In lessons teachers need to be directed to prepare a good learning tool. (3) difficulty in preparing teachers learning devices need to be supported by the school in terms of funding and financing.   Keywords : Supervision Collaborative Group, Increasing Competence Teacher   Abstrak : Meningkatkan Kompetensi Menyusun RPP Tematik Melalui Supervisi Kelompok  Pendekatan Kolaboratif Bagi Guru Kelas Rendah. Tujuan  penelitian adalah meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan RPP Tematik, yang diharapkan berimplikasi pada terjadinya peningkatan kualitas pembelajaran tematik di kelas I , II , dan III di SDN 1 Jumo. Metode penelitian tindakan sekolah (action research). Pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa  Supervisi Pengawas Sekolah dapat meningkatkan kompetensi guru kelas rendah SDN 1 Jumo dalam menyusun RPP Tematik. Selanjutnya peneliti merekomendasikan : (1) Supervisi  dilaksanakan oleh Pengawas sekolah  terhadap guru kelas rendah dalam menyusun RPP Tematik. (2) Dalam pembelajaran guru perlu diarahkan untuk mempersiapkan perangkat pembelajaran dengan baik. (3) Kesulitan  guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran perlu didukung oleh sekolah dalam hal pendanaan dan pembiayaannya.   Kata Kunci : Supervisi Kelompok Kolaboratif, Meningkatkan Kompetensi Guru