cover
Contact Name
Heri hermawan
Contact Email
herihermawan@unismuh.ac.id
Phone
+6285274902693
Journal Mail Official
gps@fkip.unismuhmakassar.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fkip.unismuh.ac.id/index.php/gurupencerahsemesta/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
ISSN : 29858712     EISSN : 29859239     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Pencerah Semesta atau disingkat JGPS merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola dalam lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Unit Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K). Jurnal ilmiah ini mempublikasikan artikel melalui proses peer review dan terbit 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juli, Nopember. Jurnal pengabdian ini memuat artikel terkait dengan penelitian dan pengabdian masyarakat pada ranah pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan atas serta pendidikan non-formal di lingkungan masyarakat.
Articles 141 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS X IPS 1 UPT SMA NEGERI 9 PANGKEP Wardatul Jannah; Latifah Inayah Malik; Syarifuddin Syarifuddin; Hamrin Arham
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.341 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.605

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Peserta Didik Kelas X IPS 1 UPT SMA Negeri 9 Pangkep. Data hasil penelitian diambil dari data kuantitatif berupa hasil tes belajar pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan dengan model pembelajaran Discovery Learning diperoleh ketuntasan belajar mencapai 40% atau ada 6 siswa dari 15 siswa sudah tuntas belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 hanya sebesar 40% lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 10%. belajar mencapai 73% atau ada 11 siswa dari 15 siswa sudah tuntas belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa pada siklus II ini ketuntasan belajar secara klasikal telah mengalami peningkatan lebih baik dari siklus I. Adanya peningkatan hasil belajar siswa ini karena setelah guru menginformasikan bahwa setiap akhir pelajaran akan selalu diadakan tes sehingga pada pertemuan berikutnya siswa lebih termotivasi untuk belajar. Selain itu siswa juga sudah mulai mengerti apa yang dimaksudkan dan diinginkan guru dengan menerapkan dengan model pembelajaran Discovery Learning.  
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK SEKOLAH KHUSUSNYA SMA/SMK DI ZAMAN SERBA DIGITAL Indah Lestari; Nurul Handayani
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.163 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.606

Abstract

Pendidikan karakter adalah sebuah usaha untuk menerapkan nilai-nilai agama, moral, etika pada peserta didik melalui ilmu pengetahuan, dibantu oleh orang tua, guru, serta masyarakat yang sangat penting dalam pembentukan dan perkembangan karakter peserta didik. Setiap anak memiliki potensi yang baik sejak lahir, namun potensi tersebut harus terus diasah dan disosialisasikan dengan baik agar karakter setiap anak terbentuk dan berkembang secara maksimal. Di zaman serba digital ini Terutama Pada Anak Sekolah SMA/SMK dengan mudahnya menggunakan media digital.Zaman digital yang bukan hanya memiliki dampak positif, namun juga dampak negative pun menjadi tugas sendiri bagi pendidik, orang tua dan masyrakat dewasa dalam membimbing dan memantau apa yang anak lakukan dengan media digitalnya tersebut, sehingga anak mampu memanfaatkan media digitalnya sebaik mungkin dan mendapatkan manfaat yang baik untuk dirinya dan hidupnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMKS MUHAMMADIYAH BUNGORO Nurfadillah Nurfadillah; Nurul Muhlisa; Akram Akram; Samania Samania
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.689 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.608

Abstract

Pentingnya belajar matematika tidak terlepas dari kaitannya dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa akan mampu menerapkan matematika dalam konteks yang berguna bagi siswa, baik dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam dunia kerja kelak. Penguasaan materi matematika menjadi suatu keharusan bagi siswa mangingat urgensi dan keterlibatan matematika pada ilmu pengetahuan dan menjadi dasar dari ilmu lainnya. . Namun kenyatannya, mayoritas siswa di kelas menganggap bahwa pelajaran matematika itu sulit dan membosankan. Hal ini sesuai dengan hasil pengamatan di kelas yang menunjukkan bahwa kebanyakan siswa kurang berminat pada matematika, hal ini dipengaruhi oleh persepsi siswa tentang matematika yang sulit serta adanya kecenderungan bahwa yang ditampilkan oleh guru kepada siswa adalah deretan rumus-rumus abstrak dan membosankan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan sampel penelitian kelas X Las 2 SMKS Muhammadiyah Bungoro. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh selama 2 siklus dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle lebih baik efektif . Dibuktikan dengan rata-rata hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan disiklus I sebesar 58,54, aspek keterampilan 47,5 dan aspek sikap 59,58. Pada siklus ke II rata-rata hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan sebesar 76,48, aspek keterampilan 71,25 dan aspek sikap sebesar 63,5.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS X IPS 1 UPT SMA NEGERI 9 PANGKEP RISDAYANTI; Ulul Azmi; Ardiyanto; Ummi Khaerati Syam
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.821 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.613

Abstract

Penggunaan media pembelajaran sangat penting dalam proses belajar mengajar, karena dapat mempengaruhi motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai bagaimana pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Power Point terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 2 Pangkep. Penggunaan media Power Point memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest yaitu eksperimen diberikan pretest sebelum diberikannya perlakuan, kemudian posttes diberikan sesudah peroses pembelajaran atau setelah diberikan perlakuan. Perlakuan diberikan melalui pembelajaran Biologi untuk mengetahui dampak penggunaan media Power Point terhadap hasil belajar siswa. Dari hasil pengujian eksplorasi informasi, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Power Point berdampak pada hasil belajar siswa kelas X IPA John Dalton SMA Negeri 2 Pangkep. Dari hasil belajar yang berkategorikan tuntas dengan menunjukkan nilai posttest siswa setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Power Point pada mata pelajaran Biologi bahwa terdapat 1 siswa atau dengan presentase 3% dengan kategori tidak tuntas dan terdapat presentase 97% atau 33 siswa dengan kategori tuntas.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKS MUHAMMADIYAH BUNGORO Resti Resti; Rezky Apriana Hartono; Wahyuni; Abdillah Nursakiah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.919 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.614

Abstract

Artikel ini memuat hasil penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas X SMKS Muhammadiyah Bungoro pada semester Ganjil 2022/2023. Prosedur pelaksnaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Sampel penelitian adalah siswa kelas X TBSM SMKS Muhammadiyah Bungoro yang berjumlah 15 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dengan menghitung peningkatan nilai hasil belajar siswa melalui siklus penelitian. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan delapan kali pertemuan pada masing- masing siklusnya dilakukan empat kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar Matematika siswa pada setiap siklus penelitian. Pada siklus I hasil belajar siswa mencapai 33,33% sementara itu, pada siklus II hasil belajar mencapai 53,33% dengan peningkatan sebsar 20%. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar matematika.
PENGGUNAAN METODE TALKING STICK : CARA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA Ahmad Yaftah Mubarak; Mahfud Ilham; Andi Dinasti Indra Pratama; Ilmiah Ilmiah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.243 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.616

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas secara keseluruhan adalah untuk membantu siswa X TPL 3 SMKN 2 Pangkep Semester Ganjil 2022-2023 mengembangkan kemampuan berbicara untuk topik “Berbicara Tentang Diri Sendiri”. Secara khusus, tujuannya adalah untuk: (1) menjelaskan proses pembelajaran dan (2) mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif talking stick pada siswa X TPL 3 SMKN 2 Pangkep. Proses penelitian dibagi menjadi dua siklus yang masing-masing siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus 1 dan Siklus 2 masing-masing memiliki dua kali pertemuan. Data aktivitas siswa dikumpulkan menggunakan lembar kegiatan siswa, data pengelolaan pembelajaran instruktur dikumpulkan menggunakan lembar pengelolaan pembelajaran, dan hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan ujian pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian: (1) Aktivitas siswa pada kelas X TPL 3 tahun pelajaran 2022/2023, membicarakan materi diri pada penelitian tindakan siklus 1 dan siklus 2 termasuk dalam kategori BAIK.  
MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE CAR (Classroom Action Research) KELAS XI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA MUHAMMADIYAH BUNGORO: Akram Akram; Nur Arikah; Resky Aiman Ananda Pratiwi; St. Nur Halisa Hasbi
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.545 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.617

Abstract

Menumbuhkan motivasi belajar siswa merupakan salah satu teknik dalam mengembangkan kemampuan dan kemauan belajar. Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan seseorang yang dapat menimbulkan tingkat kemauan dalam melaksanakan suatu kegiatan. Kemauan baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). Proses pembelajaran akan berhasil manakala siswa mempunyai motivasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar bahasa Inggris pada siswa SMK Muhammadiyah Bungoro. Dengan demikian dapat dilihat pada  siklus  I presentase skor untuk observasi guru 84%, observasi siswa 70% sedangkan pada siklus II prosentase skor untuk observasi guru 90% dan observasi siswa 84%. Dari hasil evaluasi mandiri pada siklus I nilai rata-rata 67,13 dan prosentase ketuntasan 62 , 50% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 77,88 dan prosentase ketuntasan 8 7,50%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris diperoleh dari luar diri mereka sendiri yaitu seperti dari lingkungan dan teman. Sehingga guru perlu memberikan motivasi yang lebih agar keinginan siswa dalam belajar bahasa Inggris muncul dari dalam diri mereka sendiri sehingga mereka akan lebih bersemangat dan giat untuk mencapai keberhasilan dalam belajar bahasa Inggris.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS XII AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN (APHP) I SMK NEGERI 1 PANGKEP Devita Hajaratul Aswad; Andi Siti Ashila Putri Ananta; Muhammad Agus; Rasnawati Mustamin
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.318 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.618

Abstract

Proses belajar adalah proses dimana terdapat interaksi antara seorang pendidik dan peserta didik. Kesulitan dalam belajar merupakan proses yang sering terjadi di dalam kelas. Berdasarkan faktanya, salah satu hal yang menyebabkan proses belajar kurang efektif dikarenakan perserta didik kurang aktif di dalam kelas. Agar peserta didik lebih aktif di dalam kelas, pendidik harus memberikan kegiatan dimana peserta didik mencari serta menemukan sendiri, dan pendidik hanya sebagai fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Discovery Learning sebagai model pembelajaran untuk meningkatkan hasil pembelajaran bahasa inggris siswa. Peneliti menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam melakukan penelitian ini. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa XII Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) I SMK Negeri Pangkep. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar bahasa inggris pada siklus I adalah 5% dengan skor ideal 100. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning menghasilkan kentuntasan siswa belajar siswa yang mencapai 99% atau hanya ada 18 siswa dari 20 siswa sudah tuntas nilai belajarnya. Dampak dari penggunaan Discovery Learning ini sangatlah positif, dikarenakan pada siklus II telah mengalami peningkatan lebih baik dari hasil ketuntasan belajar peserta didik dari siklus I. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa inggris dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar bahasa inggris siswa kelas XII APHP I SMK Negeri 1 Pangkep.    
PENYELENGGARAAN WORKSHOP CANVA UNTUK MEMOTIVASI GURU DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN DI UPT SMK NEGERI 7 PANGKEP Annisa Amelia Putri; A. Putri Elisa; Syarifah Nahdiyah; Nur Devi
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.893 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i1.680

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui kemampuan tenaga pendidik dalam bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) seperti dalam hal memanfaatkan dan mengimplementasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Tidak bisa dipungkiri bahwa tanpa adanya keahlian dalam pemanfaatan dan pengimplementasian teknologi sangat berpengaruh besar dalam dunia pendidikan khususnya kualitas seorang pendidik. Metode penelitian yang kami terapkan untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan penguasaan guru dalam bidang teknologi masih sangat rendah . Hal ini dibuktikan dengan sarana yang digunakan oleh guru yaitu masih setia menggunakan buku paket untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Masih banyak guru yang belum menggunakan sarana pembelajaran lainnya seperti presentasi dalam bentuk powerpoint, video, google class. Zoom meeting, google meeting, dll. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan bagaimana memanfaatkan teknologi pendidikan dengan baik melalui Workshop Canva kepada tenaga pendidik di UPT SMK Negeri 7 Pangkep agar proses pembelajaran lebih menyenangkan dan menarik minat belajar peserta didik.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPRESI BEBAS DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS XII DI SMAN 4 PANGKEP Anbiyah Anbiyah; Muhammad Iqbal; Muhammad Arqam; Sulvahrul Sulvahrul
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 2 (2023): JGPS: Tindakan Kelas
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.299 KB) | DOI: 10.56983/gps.v1i2.733

Abstract

Pada era ini keterampilan dan profesionalisme seorang guru sangat di uji, oleh karena itu seorang guru harus menggunakan alat atau metode pengajaran yang bagus dan tepat agar materi pembelajaran dapat disajikan sesuai apa yang diharapkan sehingga output pembelajaran dapat tercapai sesuai yang diinginkan. Rumusan masalah yang dihadapi saat ini ialah apakah dengan menggunakan metode ekspresi bebas terjadi peningkatan kretivitas siswa dalam mempelajari Seni Budaya, mata pelajaraan tersebut apresiasi  karya seni rupa dua dimensi kelas XII SMAN 4 PANGKEP Tahun akdemik 2021/2022. Oleh sebab itu seorang guru seni budaya saat ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kreatvitas siswa. Tidak hanya itu seorang guru juga harus mampu mengetahui dan menemukan strategi atau metode pembelelajaran yang tepat,  sehingga metode tersebut dianggap sangat penting dan  juga dapat meningkatkan kreativitas siswa. Salah satu metode yang dapat digunakanan untuk pembelajaran ini ialah metode eskpresi bebas, metode ekspresi bebas ini dipercaya dapat mengasah kreativitas siswa. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAN 4 PANGKEP.  Dengan menggunakan metode ekspresi bebas ada hasil yang diperoleh  dengan meningkatnya kreativitas siswa dan siswa babas berkarya. Untuk melihat perkembangan proses belajar mengajar siswa di kelas XII dapat dilihat dari presentase peningkatan hasil belajar siswa malalui siklus I dan siklus II.  

Page 2 of 15 | Total Record : 141