cover
Contact Name
Heri hermawan
Contact Email
herihermawan@unismuh.ac.id
Phone
+6285274902693
Journal Mail Official
gps@fkip.unismuhmakassar.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fkip.unismuh.ac.id/index.php/gurupencerahsemesta/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
ISSN : 29858712     EISSN : 29859239     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Pencerah Semesta atau disingkat JGPS merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola dalam lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Unit Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K). Jurnal ilmiah ini mempublikasikan artikel melalui proses peer review dan terbit 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juli, Nopember. Jurnal pengabdian ini memuat artikel terkait dengan penelitian dan pengabdian masyarakat pada ranah pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan atas serta pendidikan non-formal di lingkungan masyarakat.
Articles 141 Documents
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Dengan Metode Problem Solving Kelas IV SDN 28 TUMAMPUA II Hairul Syarifuddin; Ahmady Farmansyah; A muafiah Nur
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 28 Tumampua II melalui penerapan Metode Problem Solving. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan 2 siklus dengan subjek penelitian adalah kelas IV SDN 28 Tumampua II pada tahun ajaran 2022/2023. Data dikumpulkan dengan dua tes pada akhir siklus. Data dianalisis secara deskriptif untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah penerapan metode Problem Solving. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode problem solving yang diterapkan pada pembelajaran tematik siswa SDN 28 Tumampua II dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini di tunjukkan dengan presentase siswa tuntas dari siklus I sebesar 70,83% pada siklus II menjadi 83,33%. Berdasarkan penelitian ketuntasan belajar siswa kelas V adalah peningkatan nilai tertinggi pada siklus I ke siklus II yakni dari 95 menjadi 97. Terdapat dari penerapan metode diskusi selama proses pembelajaran yaitu meningkatkan keaktifan siswa dalam keikutsertaan mereka untuk. berpartisipasi dalam pelajaran matematika, sehingga penerapan metode problem solving telah berhasil meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 28 Tumampua II.
Penerapan Model Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN 109 Inpres Lekoala Kabupaten Maros Sherly Sherly; Sulfasyah; Agesti
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.851

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) pada siswa kelas IV di SDN 109 Inpres Lekoala Kabupaten Maros. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung sebanyak dua siklus yang mana disetiap siklusnya dilaksanakan 4 kali pertemuan. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas IV SDN 109 Inpres Lekoala Kabupaten Maros yang berjumlah 16 orang, terdiri dari 9 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan tes hasil belajar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) terbukti bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata tes hasi belajar matematika siswa kelas IV SDN 109 Inpres Lekoala mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus berikutnya. Pada siklus I memperoleh 49,6 menjadi 83,4 pada siklus II dan juga presentase ketuntasan hasil belajar matematika siswa klas IV di sekolah tersebut setiap siklusnya masing- masing 37,5% sebanayak 6 siswa dan 87,5% yaitu sebanyak 14 siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Diskusi pada Pembelajaran Tematik Kelas V SDN 28 Tumampua II Eti Putri Pratama Sanjaya; Fitri Maharani Hamsah; Andi Muafiah Nur
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas V SDN 28 Tumampua II melalui penerapan Metode Diskusi. Penelitian Ini Adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus dengan subjek penelitian adalah kelas V SDN 28 Tumampua II pada tahun pelajaran 2022/2023. Data dikumpulkan dengan tes yang diadakan pada setiap akhir siklus. Data dianalisis secara deskriptif untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah penerapan metode diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi yang diterapkan pada pembelajaran tematik siswa SDN 28 Tumampua II dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini di tunjukkan dengan presentase siswa tuntas dari siklus I sebesar 68,18% pada siklus II menjadi 86,36%. Berdasarkan penelitian ketuntasan belajar siswa kelas V adalah peningkatan nilai tertinggi pada siklus I ke siklus II yakni dari 91 menjadi 97. Terdapat dari penerapan metode diskusi selama proses pembelajaran yaitu meningkatkan keaktifan siswa dalam keikutsertaan mereka untukberpartisipasi dalam pelajaran tematik, sehingga penerapan metode diskusi telah berhasil meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas V SDN 28 Tumampua II.
Kelengkapan Administrasi Dalam Menunjang Pelaksanaan Pembelajaran Di TK Aisyiyah Mattoangin Fina Uyun fadillah; Reski Aulia
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.879

Abstract

TK AISYIYAH MATTOANGING merupakan sebuah lembaga pendidikan swasta tingkat dini yang beralamatkan di JL.Keadilan, Kel.Mappasaile, Kota Pangkep, Kec.Pangkajene, Kode Pos : 90617. Sarana dan prasarana di sekolah tersebut sudah cukup memadai, terdapat beberapa ruang kelas, kantor, taman bermain, kamar kecil, dan parkiran, namun belum tersedianya komputer khusus untuk pengelolaan administrasi sekolah. Biasanya pengelolaan administrasi pada lembaga pendidikan anak usia dini dilakukan secara manual dengan cara menuliskannya di buku administrasi yang tersedia.Untuk meningkatkan kualitas pelayaan penyelenggaraan program pembelajaran paud yang lebih baik, semua kelengkapan administrasi harus memenuhi standar yang sudah ditetapkan pemerintah. Pengelolaan administrasi di sini meliputi 3 hal yang harus diperhatikan dan dilakukan secara optimal yaitu kelengkapan, pengaturan dan juga pelaksanaan. jika kualitas dan kinerja tenaga administrasi sekolah yang rendah akan berdampak pada kelancaran penyelenggaraan pendidikan” Berdasarkan obsevasi awal yang dilakukan oleh mahasiswa PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Makassar 2 bulan di TK Aisyiyah Mattoanging pada bulan agustus dan September yang merupakan kegiatan Pemantapan Perofesi Keguruan (P2K) Pembelajaran, diperoleh temuan yaitu ada guru yang tidak melengkapi salah satu administrasi yaitu administrasi kesiswaan. Administrasi berasal dari Bahasa Latin Administrare yang memiliki arti membantu atau melayani. Dalam bahasa Inggris perkataan administrasi berasal dari kata administration, yang artinya melayani, mengendalikan, atau mengelola suatu organisasi dalam mencapai tujuannya secara intensif. Pe pelaksanaan pembelajaran merupakan kegiatan proses belajar-mengajar sebagai unsur inti dari aktivitas pembelajaran yang dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan rambu-rambu yang telah di susun dalam perencanaan sebelumnya.
Teras Belajar Sebagai Alternatif Pembelajaran Dalam Peningkatan Pembelajaran Bahasa Inggris di SMAN 8 Pangkep Nurul Azizah; Siti nun ainun kelsaba; Sri Khafifah syariani; Rafzhanjani khany rum
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.881

Abstract

Bahasa merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan sesama manusia. Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan untuk berkomunikasi antar negara dan bahasa inggris digunakan serta berkomunikasi disetiap Negara. Kemampuan berbahasa Inggris sangat diperlukan karena sekarang adalah era globalisasi yang segala sesuatuh dipermudah dengan menggunakan bahasa inggris. Sehingga diperlukan suatu alternatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, yaitu melalui program Teras Belajar. Teras Belajar adalah program bimbingan belajar bahasa Inggris untuk siswa. Yang tujuannya untuk menjadikan wadah baru bagi siswa agar tidak menoton pada ruang kelas dalam belajar bahasa inggris dan ini juga dapat membantu siswa/siswi yang berkekurangan dari segi finansial untuk belajar bahasa inggris maka teras belajar hadir sebagai solusi yang efesien untuk bagaimana prose pembelajaran ini bisa dinikmati oleh seluru kalangan siswa/siswa di SMA Ngerei 8 Pangkep khususnya yang tinggal di desa Bantimurung dengan memanfaatkan Teras poskoh tempat mahasiswa P2K untuk belajar bahasa inggris secara gratis.
Penggunaan Model Discovery Learning Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X KIMIA UPT SMK Negeri 7 Pangkep Nurhayati; Nurazmi; Sri Muthmainnah; Yuniarti
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.906

Abstract

Siswa terbilang masih kurang aktif dan efektif dalam pembelajaran di kelas mereka cenderung diam dan tidak merespon guru ketika ditanya dan kurang memperhatikan seputar pembelajaran. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memotivasi siswa untuk belajar lebih aktif sehingga pembelajaran akan berlangsung lebih efektif penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas PTK dengan subjek penelitian adalah kelas X Kimia UPT SMK Negeri 7 Pangkep. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery li learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 10 kimia smk negeri 7 pangkep dengan prosentase hasil belajar tikus 1 yaitu 47 % sedangkan siklus dua mengalami peningkatan sebesar 85 % penerapan model discovery learning memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa sehingga mengalami peningkatan serta Penggunaan model pembelajaran Discovery Learning memberikan pengalaman nyata, berfikir tingkat tinggi, berpusat pada peserta didik, kritis dan kreatif, pengetahuan bermakna dalam kehidupan, dekat dengan kehidupan nyata, adanya perubahan prilaku, pengetahuan. Selain itu hasil belajar peserta didik dapat meningkat.
Analisis Peningkatan Hasil Belajar Siswa Terhadap Teks Biografi Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Pada Siswa Kelas XII SMKN 1 Pangkep Karnila sari; Muhammad Agus; Rasnawati Mustamin
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.599

Abstract

Genre tulisan yang dikenal dengan “teks biografi” merupakan karya nonfiksi yang berfokus pada kehidupan pengarangnya. Hasil dari pembelajaran siswa masih terbilang sangat rendah, dan untuk mengatasi hal tersebut peneliti menggunakan metode discovery Learning . metode discovery learning adalah proses pembelajaran di mana peserta didik tidak disajikan dalam bentuk final, tetapi diharapkan mengorganisasikan secara mandiri. Discovery learning lebih fokus kepada menemukan konsep yang belum diketahui sebelumnya. Melalui strategy discovery learning kesulitan siswa dalam menulis teks biografi akan teratasi karena siswa akan mencari informasi sendiri, menyelidiki dan menemukan fakta atau kebenaran baru. objektif dari penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan strategy discovery learning pada kelas XII DKV SMKN 1 Pangkep tahun ajaran 2021/2022. Metodologi penelitian yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan rancangan dua siklus, Setiap siklus terdiri dari tiga jenis tahapan yang berbeda: tahap perencanaan, tahap pelaksaan dan observasi, dan tahap refleksi.  dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrument test yaitu tes siklus 1 dan tes siklus 2. Setelah test, peneliti menganalisis hasil data secara manual . Dari  analisis data, diperoleh hasil efektivitas proses pembelajaran, siklus I kurang dari 100%. Namun, persentase siswa yang menyelesaikan semester kedua tahun kedua studinya telah melampaui 100%. Ketuntasan meningkat 80% pada siklus I dan 92,86% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas XII DKV SMKN 1 Pangkep dalam mempelajari teks biografi.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Dalan Meningkatkan Hasul Belajar Matematika Siswa Kelas X AGROBISNIS UPT SMK Negeri 7 Pangkep Sendi Safitri; Annisa Julianti Wahab; Nurazmi; Rini
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada penerapan model pembelajaran Discovery Learning mata pelajaran matematika pada siswa kelas X Agrobisnis UPT SMK Negeri 7 Pangkep tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah kelas X Agrobisnis UPT SMK Negeri 7 Pangkep Tahun Pelajaran 2022/2023 sebanyak 14 orang. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas X Agrobisnis UPT SMK Negeri 7 Pangkep Tahun Pelajaran 2022/2023. Hal ini ditunjukkan oleh persentase hasil belajar pada siklus I yaitu 43% sedangkan pada siklus II persentase hasil belajarnya yaitu 86% sehingga dalam siklus I dan siklus II mengalami peningkatan terhadap hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Materi Bagian- Bagian Tumbuhan Bagi Siswa Kelas IV SD NEGERI 30 Sumpang Bita Nurazizah Rahayu; Nita Saputri; Reza Arminsyah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.624

Abstract

This study aims to determine the increase in science learning outcomes (IPA) in the material of plant parts using a contextual approach (CTL) in class IV students at SD Negeri 30 Sumpang Bita. The research subjects were all 10 grade IV students consisting of 6 male students and 4 female students. This research is a classroom action research by applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach as an effort to improve science learning outcomes for fourth semester students of SDN 30 Sumpang Bita, Balocci District, Pangkep Regency. Research activities planned as much as 2 cycles. Each cycle of procedures or steps to be carried out consists of 4 main activity components, namely planning, action, observation, and reflection. As for the results of this study, there was an increase in learning outcomes and student activity. It can be seen that there was an increase in learning outcomes for material parts of plants, from an average grade of 60 in the initial conditions, up to 78 in Cycle I, then in Cycle II, it rose to 80 (performance indicator of 80 has been reached). So it can be concluded that learning using the CTL approach can improve learning outcomes and activity in students IV IV SD Negeri 30 Sumpang Bita
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI UPT SMAN 3 Pangkep Lulu Putri; Muhammad Ryas Wijaya
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.626

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan desain model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Pangkep. Kendala yang dihadapi guru dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah saat menulis teks eksplanasi untuk pembelajaran XI SMA Negeri 3 Pangkep Penelitian ini dilakukan dengan guru dan siswa di kelas XI SMA Negeri 3 Pangkep. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. information yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif, hasil penelitian ini adalah Guru merencanakan model pembelajaran berbasis masalah berupa RPP berdasarkan isi mata kuliah 2013;Guru menerapkan model pembelajaran berbasis masalah yang sesuai dengan sintaks masalah di dalam Pembelajaran Berbasis Masalah. Hambatan yang ditemui atau ditemui guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah untuk belajar menulis teks eksplanasi berasal dari pengalaman guru dalam mengidentifikasi topik yang menarik dan kemampuan guru dalam mengatur waktu yang dibutuhkan untuk pembelajaran, karena model pembelajaran ini membutuhkan waktu yang lebih lama dari sisi siswa yang memang membutuhkan perhatian lebih untuk menggambarkan perbedaan kemampuan siswa. Kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa menjadi kendala yang sangat sulit bagi guru karena version pembelajaran berbasis masalah menuntut siswa untuk dapat berpikir kritis.

Page 5 of 15 | Total Record : 141