cover
Contact Name
Heri hermawan
Contact Email
herihermawan@unismuh.ac.id
Phone
+6285274902693
Journal Mail Official
gps@fkip.unismuhmakassar.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fkip.unismuh.ac.id/index.php/gurupencerahsemesta/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
ISSN : 29858712     EISSN : 29859239     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Pencerah Semesta atau disingkat JGPS merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola dalam lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Unit Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K). Jurnal ilmiah ini mempublikasikan artikel melalui proses peer review dan terbit 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juli, Nopember. Jurnal pengabdian ini memuat artikel terkait dengan penelitian dan pengabdian masyarakat pada ranah pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan atas serta pendidikan non-formal di lingkungan masyarakat.
Articles 141 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Samriani; Muhammad Agus; Nasrah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.630

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna meningkatkan hasil studi Bahasa Inggris anak didik lewat aplikasi acuan pembelajaran discovery learning kelas XII AKL 2 SMK Negeri 1 Pangkep tahun ajaran 2021/2022. Pengkajian ini dilakukan pada semester I (ganjil). Waktu aktualisasi pengkajian ini yakni dimulai bulan Agustus hingga Oktober tahun 2022 dari perancangan, aktualisasi pengkajian dan pengerjaan laporan. Subjek pengkajian ini yaitu murid kelas XII AKL 1 SMK Negeri 1 Pangkep sebanyak 32 murid. Mekanisme penelitian ini mengaplikasikan skema pengkajian aktivitas kelas yang dilangsungkan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam pengkajian ini yaitu mengaplikasikan observasi aktivitas pengajar dalam melakukan pembelajaran, observasi aktivitas anak didik dalam pembelajaran dan tes hasil studi murid.  Hasil pengkajian membuktikan pada siklus I persentase ketuntasan klasikal hasil studi murid sebesar 81,25%, sedangkan pada siklus II sebesar 93,75%, mengalami kenaikan sebesar 12,5%.  Sehingga bisa disimpulkan bahwa implementasi acuan pembelajaran discovery learning mampu menaikkan hasil studi bahasa inggris murid kelas XII AKL 2 SMK Negeri 1 Pangkep.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) Melalu Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Siswa Kelas X MIPA 1 SMAN 8 Pangkep Siti Hajar; Setiawati; Ismail Sangkala; Fitriani
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.631

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi dan mendeskripsikan implementasi discovery learning dalam meningkatkan menulis teks Laporan Hasil Observasi siswa kelas X MIPA 1 SMAN 8 Pangkep. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 SMAN 8 Pangkep yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan model analisis kuantitatif. Hasil penelelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus nilai rata-rata keterampilan menulis deskripsi siswa sebesar 68,6. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 71,6. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 74,5. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menggunakan Discovery Learning  dapat meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X MIPA 1 SMAN 8 Pangkep.   Kata Kunci: Discovery Learning, Keterampilan Menulis, Teks Laporan Hasil Observasi
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran PPKN Pada Siswa Kelas Ips 1 SMAN 20 Pangkep Umar Syam; Ansyar; Sri Wahyuni Ramadhani; Muhajir
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.632

Abstract

Berdasarkan data di lapangan, motivasi dan hasil belajar PPKn peserta didik SMA Negeri 20 Pangkep Kelas X  IPS 2 masih tergolong rendah/ada data, hal ini dapat terlihat dari konsentrasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PPKn kurang semangat, peserta didik mudah sekali melupakan konsep yang baru diterima, banyak peserta didik yang tidak memperhatikan penjelasan guru dikarenakan metode guru selama ini konvensional, strategi pembelajaran yang dilakukan berpusat pada guru sehingga peserta didik cenderung pasif dan merasa bosan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPS 2 SMA Negeri 20 Pangkep dengan Implementasi Discovery Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan 4 pertemuan dan setelah siklus 1 selesai dilaksanakan tes hasil belajar dan refleksi yang digunakan untuk tindak lanjut pada siklus 2 dan setelah dilaksanakan siklus 2 hasil penelitian dilakukan análisis data. Hasil penelitian bahwa Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan hasil belajar PPKn peserta didik kelas X IPS 1 tahun pelajaran 2022/2023. Hasil observasi pada siklus 1 menunjukkan persentase aktivitas mahasiswa mencapai 75%, persentase aktivitas peserta didik mencapai 51.6%, dan perolehan hasil belajar peserta didik adalah 57,14% peserta didik    yang tuntas. Pada siklus 2, perolehan persentase keterlaksanaan aktivitas guru mencapai 85%, aktivitas peserta didik sebesar 82,7%, dan perolehan hasil belajar peserta didik adalah 85,71% peserta didik yang tuntas. Pada siklus 1 masih terdapat 15 peserta didik yang hasil belajarnya di bawah KKM (tidak tuntas), sedangkan pada siklus 2 terdapat 5 peserta didik yang tidak tuntas.    Keaktifan peserta didik dalam bertanya dan berdiskusi juga mengalami peningkatan. Saran hasil penelitian adalah diharapkan kepada para guru untuk menerapkan Discovery Learning dalam proses pembelajaran. Dalam Implementasi Discovery Learning , perlu diperhatikan tentang kemampuan guru dalam memotivasi peserta didik dan memberikan stimulus sehingga peserta didik terpancing untuk mengajukan pertanyaan dalam pembelajaran.  
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Peserta Didik Kelas X IPS 1 di UPT SMAN 9 Pangkep Muh. Haris; Nur Madhinatul Ilmi; Syarifuddin; Nur Hikmah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.633

Abstract

Pembelajaran Sosiologi di kelas X IPS 1 UPT SMAN 9 Pangkep tidak efektif sebab model pembelajaran yang diterapkan oleh guru sosiologi masih pada model pembelajaran langsung atau direct learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap hasil belajar sosiologi peserta didik di kelas X IPS 1 UPT SMAN 9 Pangkep. Pada Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) ini terdiri dari dua siklus selama kurang lebih dua bulan. Siklus pertama sebanyak empat kali pertemuan dan siklus kedua sebanyak tiga kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning atau pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi Peserta didik kelas X IPS 1 UPT SMAN 9 Pangkep yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan dari setiap siklus, dengan hasil 32% pada siklus I meningkat menjadi 92% pada siklus II. Selain itu, peningkatan hasil belajar juga ditandai dengan peningkatan keaktifan peserta didik yang meliputi persentase kehadiran, kegiatan menyimak, bertanya, mengemukakan pendapat, mempresentasikan laporan, memberikan respon balik, dan mengingat kembali materi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka penerapan model problem based learning efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas X IPS 1 UPT SMAN 9 Pangkep.
Penerapan Permainan Kartu Kata Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas II UPTS SD Negeri 28 Tumampua II Nurul Muthia Rany; Nudiawati; Ade Irma Suriani
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.635

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca siswa. Adapun rumusan masalahnya bagaimanakah penerapan permainan kartu kata untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa kelas II UPTS SD Negeri 28 Tumampua II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permainan kartu kata untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa kelas II UPTS SD Negeri 28 Tumampua II. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian adalah penerapan permainan kartu kata dan kemampuan membaca nyaring. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas II UPTS SD Negeri 28 Tumampua II yang berjumlah 27 orang pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang dicapai pada siklus I yaitu berada pada kategori cukup dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa kelas II UPTS SD Negeri 28 Tumampua II.
Implementasi Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Komunikasi Masyarakat Di Desa Kassiloe Agus Salim; Sindi Anastasya; Muhammad Zulfikri Aslan; Eka Prabawati Rum
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.636

Abstract

Sebagian besar masyarakat yang ada dan tinggal di desa Kassiloe merupakan suku Bugis. Akibatnya, masyarakat yang berusia diatas dari 50 tahun terlihat kesulitan dalam berbahasa Indonesia. Hal ini dapat dilihat secara jelas ketika sholat jumat sedang berlangsung. Pada saat berkhutbah, sebagian besar khatib menggunakan bahasa bugis dalam menyampaikan khutbahnya. Ini bertujuan agar para jamaah yang hadir memahami secara jelas apa yang sedang disampaikan. Dengan kondisi yang demikian kehadiran kami selaku peserta Program Pemantapan Profesi Keguruan menyebabkan terjadinya fenomena alih kode dan campur kode. Berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian studi kasus terkait fenomena ini. Hasilnya sebagian besar penggunaan alih kode dan campur kode terjadi saat komunikasi dengan mahasiswa dan orang berasal dari luar daerah sedang berlangsung. Hal ini merupakan perkara yang perlu diperhatikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan penjelasan secara gamblang tentang bagaiamana seharusnya berkomunikasi didesa Kassiloe.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Melalui Media Pembelajaran Quizizz Kuis Di Kelas X IPS 1 SMA Negeri 9 Pangkep Lisda; Justika Sukri; Herlina Daddi; Misrawati
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.641

Abstract

Media pembelajaran dalam kelas sangat berpengaruh bagi siswa dalam keberhasilan penguasaan materi pelajaran. Maka dari itu, sangat diharapkan kepada guru untuk menggunakan media yang menarik dalam pembelajaran, khususnya peningkatan penguasaan kosakata. Karena ini menjadi salah satu masalah yang seharusnya diatasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan apakah Quizizz mampu meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa atau tidak. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah kelas X IPS 1 SMAN 9 Pangkep, tahun ajaran 2022 / 2023 yang berjumlah 13 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang masing - masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sedangkan teknis analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan ada dua yaitu lembar observasi dan tes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan dari pra siklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Hal ini bisa dilihat dari nilai rata - rata tes diagnostik adalah 52,6, siklus I adalah 68,4, dan siklus II adalah 77,6. Selain itu, perhatian dan motivasi siswa terbantu dengan menggunakan Quizizz karena kuis yang diberikan melalui aplikasi Quizizz berbasis game. Namun, keterbatasan fasilitas dan Wi-Fi di sekolah menjadi penghambat dalam penggunaannya.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Powtoon Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas X SMA NEGERI 11 Pangkep Fitriyani; Rahma; Munirah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.671

Abstract

Keberadaan media pembelajaran dalam suatu proses pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektifitas proses komunikasi dan mempermudah proses penyampaian ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh guru kepada siswa. Powtoon yang menjadi variabel pada penelitian, dikarenakan Software ini masih tergolong jarang digunakan oleh guru dibandingkan dengan media berbasis powerpoint. Padahal powtoon ini dipandang sangat bisa diterapkan dalam bidang studi Infromatika di SMA Negeri 11 Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa dengan memanfaatkan media pembelajaran Powtoon pada mata pelajaran informatika kelas X Habibie di SMA Negeri 11 Pangkep. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu One Group Pretest-Posttest, dimana penelitian dilakukan dengan membandingkan keadaan sebelum dan sesudah pembelajaran. Dalam desain penelitian ini kelas eskperimen diberi tes awal (pretest) pada awal pertemuan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa sebelum diberikan pembelajaran Informatika dengan menggunakan media pembelajaran Powtoon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran powtoon berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Terlihat dari hasil belajar yang berkategori tuntas dengan menunjukkan nilai posttest siswa setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan Powtoon pada mata pelajaran Informatika bahwa hanya 1 siswa atau dengan presentase 2.85% dengan dengan kategori tidak tuntas dan terdapat presentase 97,15% atau 34 siswa dengan kategori tuntas.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menganyam Pada Kelompok B TK Negeri Pembina Bungoro Lidia; Fitriani M; Siti Sahwin; Muhamad Yusril
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.706

Abstract

Abstract The development of fine motor skills in Group B children aged 5-6 years at Pembina Bungoro Kindergarten for the 2022/2023 school year shows that the fine motor development of children is still underdeveloped. It can be seen in the activities of cutting, coloring, writing and so on, there are still those who need the help of the teacher in completing assignments given by the teacher, for example when coloring children are still stiff in holding the coloring and coloring pictures given by the teacher, the development of children's fine motor skills is not yet well developed class action research methods using demonstration models, efforts to overcome the slow development of fine motor skills in early childhood group B at Pembina Bungoro State Kindergarten the researchers carried out weaving activities with origami paper. In cycle 1 the weaving activity uses origami paper and develops in each cycle where each cycle consists of two meetings, the child's fine motor development is not yet developed (BB) 6 children or 33.3%, starting to develop (MB) 7 children or 38.8 %, and developing as expected (BSH) 5 children or 27.7% in cycle I first meeting and increased in cycle I second meeting Then in cycle II children's fine motor skills increased as can be seen in the first meeting of cycle II at the first meeting of the child category undeveloped (BB) to 3 children or 16.6%, in the category starting to develop (MB) 4 children or 22.2%, then developing according to expectations (BSH) 6 children or 33.3%, and in the very well developed category (BSB) there are 5 children or 27.7%. And in cycle II the second meeting it can be seen that the children have made rapid progress where (BB) and (MB) are no longer there and in (BSH) there are 11 children or 61.1% and (BSB) 7 children or 38.9 %.
Pemanfaatan Lingkungan Alam Sebagai Sumber Pembelajaran Nur Indah Sari; Herlina; Karmila; Sulkifli
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i4.723

Abstract

The environment in the area can be used as a tourist object as a source of learning. One of the impacts of the existence of tourist objects is in the form of knowledge exchange. By utilizing the environment in the form of tourist objects as a source of learning can cause students to help preserve nature and culture, increase students' love and care for the environment, students are able to open new insights about the outside world, and students can experience learning that is interesting, creative and not boring. There are lots of tourist objects that can be used as a place to learn directly in their environment by observing, finding out, describing, and comparing various things in the surrounding environment. This can develop the skills and abilities of SMK NEGERI 9 PANGKEP students. The natural environment in the Pangkep area has beautiful mountains, charming hills, and there are also waterfalls that store cool springs. In the Pangkep Region there are so many unique and distinctive tourist objects that are so interesting to be used as learning resources. Tourism students' English learning activities are directed to visit tourist objects in their area, so that students can get to know tourist objects in their area better and can introduce their tourist objects not only to the local community, but with the ability to learn English in introducing tourist objects in their area. , it is hoped that students can introduce tourist objects in their area to the outside community.

Page 6 of 15 | Total Record : 141