cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29866316     EISSN : 29642949     DOI : https://doi.org/10.58812/jpws
Jurnal Pengabdian West Science adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Westscience Press. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian West Science Memuat berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Pentingnya Pelatihan Bahasa Asing Di SDN Naringgul Cisolok Desa Karang Papak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Heliani Heliani; Nabila Putri Pebiani; Auliya Nurhikmah Paridah; Rayhan Maulana Yusup; Rendi Gunawan; Faiz Muhammad Awaludin; Eka Ummi A.U; Muhamad Alfareza
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.684

Abstract

Pelatihan bahasa di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan keterampilan bahasa asing yang relevan di era globalisasi. Penelitian ini menyelidiki efektivitas pelatihan bahasa Arab dan Inggris di sekolah dasar, dengan fokus pada metode pengajaran dan dampaknya terhadap perkembangan bahasa siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan metode survei dan analisis data kualitatif. Partisipan penelitian terdiri dari siswa sekolah dasar yang mengikuti program pelatihan bahasa Arab dan Inggris, guru, dan fasilitator pelatihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi kelas, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan bahasa dengan pendekatan yang mencakup penyampaian materi kosakata dasar, percakapan, dan bernyanyi memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam berbahasa Arab dan Inggris. Metode ini juga meningkatkan minat belajar siswa dan membantu mereka merasa lebih percaya diri dalam berkomunikasi dalam bahasa asing.
SOSIALISASI BUKTI ELEKTRONIK DALAM TINDAK PIDANA PERBANKAN Yuni Priskila Ginting; Chory Marsanda Togala; Ekklesia Nauly; Elisabeth Ryanthie Maya Puteri; Elsa Finelia Kumagap; Jennifer Eve; Joanne Natasha Sugianto; Violen Ester Stefana
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.685

Abstract

Keabsahan bukti elektronik dalam proses pembuktian pidana tak jarang dipertanyakan, khususnya terkait bagaimana cara perolehannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bukti-bukti elektronik apa saja yang dapat digunakan sebagai pembuktian dalam tindak pidana perbankan seiring terjadinya perubahan substansi hukum di Indonesia. Fokus utama pada penelitian ini adalah tindak pidana perbankan dengan putusan Nomor 453/ Pid.Sus/2020/PN Dps. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang dilandasi Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Sumber bahan hukum primer lainnya untuk memberi landasan hukum tentang bukti elektronik diambil dari hukum positif Indonesia, yakni Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hasil yang didapatkan oleh penelitian adalah alat bukti elektronik termasuk informasi dan/atau dokumen elektronik yang ketentuannya diatur dengan UU ITE. Sebelumnya, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana hanya memberi klasifikasi atas 5 alat bukti, tetapi terjadi suatu perluasan definisi dengan berkembangnya masyarakat serta hukum yang mengatur. Keywords: Pembuktian, Pidana, Perbankan, Bukti, Elektronik
Sosialisasi Pembuktian Visum Et Repertum Tindak Pidana Pemerkosaan Yuni Priskila Ginting; Alesha Arundati; Angelica Caesar Budianto; Evelyn Demorin Simatupang; Fadhil Ramdani Nurandika; Lyviani Claudine Sam; Muhammad Rafif; Nathania Boe
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.687

Abstract

Pembuktian dalam suatu perkara digunakan untuk menguatkan argumen dari pihak-pihak yang bersangkutan. Sebuah alat bukti dapat memberatkan atau meringankan pidana yang akan dijatuhkan kepada salah satu pihak. Dalam hal pembuktian pidana pemerkosaan, maka alat bukti visum et repertum dapat dipakai untuk membuktikan bahwa sebuah pemerkosaan telah terjadi. Alat bukti ini akan menjelaskan apa yang telah  didapat dari bukti yang diajukan berdasarkan pengamatan dokter sebagai ahli dalam bentuk tertulis. Kedudukan alat bukti visum et repertum dapat menjadi penting dikarenakan sifat yang membuktikan elemen-elemen penting di sebuah tindak pidana pemerkosaan.
SOSIALISASI LAPORAN HASIL ANALISIS (LHA) DARI PPATK SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG Yuni Priskila Ginting; Erica Manuella Gunadi; Ester Natacha Londe; Hulia Laurellie Wijaya; Jennifer Laura; John Fisher Pandu Jawa Nio; Kharren Hadi; Novita Theodora Sanjaya
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.688

Abstract

Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) merupakan upaya untuk menyembunyikan atau menyamarkan uang atau dana yang dihasilkan dari suatu aksi kejahatan atau hasil tindak pidana sehingga seolah-olah tampak menjadi harta kekayaan yang sah. TPPU merupakan kejahatan yang memiliki karakteristik tindak pidana ganda (double criminality), kejahatan ini diawali dengan tindak pidana asal (predicate crime) dan dilanjutkan dengan tindak pidana lanjutan (follow up crime) yaitu TPPU. Eksistensi dari UU No. 8 Tahun 2010 (UU PPTPPU) digunakan sebagai  instrumen hukum untuk menyelesaikan kasus-kasus TPPU. UU ini juga mengatur tentang keberadaan lembaga independen yang dibentuk khusus untuk mencegah dan memberantas TPPU, yaitu PPATK. PPATK dalam melaksanakan tugasnya mengelola data dan informasi yang diperoleh, serta menganalisis hasil temuannya ke dalam Laporan Hasil Analisis (LHA). Namun dalam hal pembuktian TPPU, LHA tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti karena alasan satu dan lain hal.
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBUKTIAN TERBALIK TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA (ANALISIS PUTUSAN NOMOR 1013/PID.B/2009/PN SBY) Yuni Priskila Ginting; Aprillia Yovieta; Athena Chen Wendra; Claudia Ameilia Putri Oktyaning; Kesha Divandra Lusikooy; Nashsahaja Benaya Adhitya; Rangga Adithya Akbar; Valerie Trifena Eugine Samosir
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.690

Abstract

Sistem pembuktian terbalik di Indonesia adalah suatu mekanisme hukum yang memungkinkan pembuktian dalam suatu perkara pidana ditempatkan pada terdakwa atau pihak yang didakwa melakukan tindak pidana, bukan pada jaksa penuntut umum (JPU) atau pihak yang menuduh terdakwa. Penerapan pembuktian terbalik bertujuan untuk mempercepat penanganan perkara tindak pidana tertentu, terutama tindak pidana korupsi, dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum dengan memperkuat dasar hukum bagi pengadilan untuk menindak pelaku korupsi. Namun, hal ini juga menimbulkan beberapa isu hukum terkait dengan hak asasi manusia, terutama asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) dan perlindungan terhadap terdakwa. Oleh karena itu, sistem pembuktian terbalik harus diterapkan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa terdakwa tetap mendapatkan perlindungan hukum yang adil. Penerapan pembuktian terbalik di Indonesia terutama berlaku dalam kasus-kasus tindak pidana korupsi, dan mekanisme ini dapat berbeda tergantung pada peraturan yang berlaku dan perincian kasusnya.
EKSEKUSI JAMINAN NASABAH BANK ATAS PERJANJIAN KREDIT BERMASALAH DALAM KEGIATAN PINJAM MEMINJAM PERBANKAN Muhammad Dzaky Chairy Azhari; Muhammad Azra Mokoputra; Musdhalifah Mitha Maharani; Yuni Priskia Ginting
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.691

Abstract

Kredit macet adalah risiko dari kegiatan pinjam meminjam dalam perbankan yang disediakan layanannya oleh Bank. Bank dalam hal ini harus siap menerima setiap risiko atas kelalaian atau wanprestasi dari Debitor dalam melunasi utangnya dalam perjanjian kredit tersebut. Salah satu cara mengantisipasi permasalahan tersebut adalah dengan mengikutsertakan jaminan atas kredit yang diberikan dan diikat dalam perjanjian kredit. Hanya saja dalam proses eksekusinya melalui proses yang cukup Panjang dan juga melalui proses yang tidak dapat dilewati. Eksekusi terhadap jaminan kredit tersebut dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu parade eksekusi dimana pihak bank dalam hal ini dapat melakukan eksekusi sesudah melakukan tahapan atau langkah negosiasi atas kredit gagal ditaati oleh debitor. Eksekusi sebagai suatu upaya terakhir dari pihak bank yang berusaha menyelamatkan kredit macet melalui tahapan atau langkah-langkan penyelamatan kredit. Eksekusi dalam hal ini juga dapat dilakukan melalui fiat eksekusi melalui lembaga atau badan melalui penetapan pengadilan untuk menindak debitur yang tidak taat dalam melakukan kewajiban dalam perjanjian kredit hingga kredit macet.
Sosialisasi Pelaksanaan Lelang Eksekusi Melalui Media Sosial Untuk Mendukung Sistem Tranparansi Di Indonesia Yuni Priskila Ginting; Abiyyu Faruq Ikbar; Adzholla Hadzna Sungkar; Clarisa Permata Hasian
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.693

Abstract

Sosialisasi pelaksanaan lelang eksekusi melalui media sosial merupakan upaya untuk membuktikan sistem transparansi di Indonesia. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan transparansi dalam proses lelang eksekusi, yang merupakan bagian integral dari sistem hukum dan bisnis Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan untuk menjelaskan bagaimana media sosial dapat digunakan untuk sosialisasi lelang eksekusi, manfaatnya dalam konteks transparansi, dan mengatasi beberapa tantangan yang mungkin muncul. Hasil pengabdian masyarakat meliputi peningkatan akses informasi tentang lelang eksekusi, peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses lelang, serta peningkatan akuntabilitas penyelenggara lelang. Sosialisasi melalui media sosial memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat, berpartisipasi dalam diskusi, dan mengungkapkan pandangan mereka, yang semuanya berkontribusi pada meningkatnya transparansi dan integritas dalam pelaksanaan lelang eksekusi di Indonesia.
SOSIALISASI PEMBUKTIAN SAKSI MAHKOTA DAN JUSTICE COLLABORATOR DALAM PIDANA PEMBUNUHAN Yuni Priskila Ginting; Anwar Takeshi Oni; Catherine Catherine; Michelle Priscilla Kusuma; Paul Salim; Joice Clarissa; Wanda Ayu
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.698

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya istilah-istilah baru yang muncul dalam praktek peradilan pidana seiring berkembangnya zaman. khususnya pada alat-alat bukti yang dipergunakan untuk membuktikan suatu tindak pidana di persidangan. Adapun istilah baru yang muncul tersebut adalah saksi mahkota dan justice collaborator. Tulisan ini akan memberikan gambaran mengenai saksi mahkota, justice collaborator, perbedaan antara keduanya serta bagaimana penerapannya pada salah satu kasus pidana yaitu perkara Richard Eliezer. Hasil penelitian menyebutkan bahwa saksi mahkota dan justice collaborator pada prinsipnya memiliki persamaan yaitu untuk mengungkap suatu tindak pidana yang dilakukan oleh lebih dari 1 (satu) orang, di lain sisi saksi mahkota dan justice collaborator juga memiliki perbedaan yang dapat dilihat dari beberapa kriteria antara lain dari segi status saat memberikan keterangan, dari segi tindak pidana serta dari segi inisiatif untuk memberikan keterangan. Selain itu, pada kasus Richard Eliezer yang diterapkan bukanlah keterangan sebagai saksi mahkota melainkan sebagai seorang justice collaborator.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS TEKNOLOGI PADA PELAKU UMKM Suprihatin Atin; Makhda Intan Sanusi
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.727

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Kecamatan Slogohimo adalah masalah pemasaran dan keterampilan menggunakan teknologi. UMKM di Kecamatan Slogohimo memerlukan pengembangan usaha berbasis teknologi sehingga tidak kalah dengan pasar digital. Tujuan dari penulisan pengabdian ini adalah 1) Mengidentifikasi penggunaan media digital pada UMKM di Kecamatan Slogohimo 2) mengadakan pelatihan guna pengembangan usaha berbasis teknologi pada UMKM di Kecamatan Slogogimo melalui pelatihan digital marketing. Metode yang digunakan dalam identifikasi penggunaan media pemasaran adalah dengan observasi, wawancara, seminar. Metode yang digunakan dalam upaya pengembangan usaha berbasis teknologi adalah metode pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Meningkatkan wawasan dan pengetahuan kepada para pelaku usaha (UMKM) mengenai kewirausahaan, khususnya adalah mengenai bisnis online. 2) Menumbuhan/meningkatkan semangat dan inspirasi kepada para pelaku usaha (UMKM) dalam menjalankan bisnis online. 3) Memberikan/meningkatkan keterampilan kepada para pelaku usaha (UMKM) dalam penggunaan teknologi untuk memasarkan produk. Hasil evaluasi dari kegiatan pelatihan digital marketing menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif, dinilai dapat memberikan wawasan dan ilmu, dan memberikan inspirasi.
PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) SEBAGAI INOVASI BARU BAGI MASYARAKAT SEKITAR WADUK GAJAH MUNGKUR Sugiyanto Sugiyanto; Makhda Intan Sanusi; Muhammad Rosyid Ridho
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i10.728

Abstract

Masyarakat Desa Sendang merupakan masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar Waduk Gajah Mungkur. Waduk Gajah mungkur merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Wonogiri. Selain berfungsi sebagai irigasi yang mensuplai air di wilayah di Kabupaten Wonogiri, Waduk Gajah Mungkur juga menyimpan berbagai potensi baik wisata dan perekonomian. Salah satu potensi tersebut adalah terkait potensi perikanan utamanya budidaya ikan nila di sekitar Waduk. Akan tetapi, potensi tersebut belum mampu dikembangkan secara maksimal dikarenakan warga masyarakat yang kurang kreatif terkait ide pengolahan hasil perikanan tersebut. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Desa Sendang Kecamatan Wonogiri adalah peningkatan keterampilan untuk memproduksi produk yang bermutu dan bernialai jual tinggi. Peningkatan pengetahuan mengenai cara memproduksi yang baik dengan penerapan sanitasi dan higienis yang benar, dan terciptanya produk yang disukai oleh masyarakat dan terciptanya peluang pasar yang luas. Metode yang diguanakan dalam Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Hasil yang didapat dari pelatihan ini adalah masyarakat berhasil membuatan filet ikan yang kemudian dikemas dalam standar kualitas makanan, pembuatan kripik kulit ikan nila, dan pembuatan produk olahan makanan siap santap. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat termotivasi untuk menciptakan produk olahan hasil perikanan yang baru dengan rasa yang enak dan bergizi.

Page 11 of 65 | Total Record : 650


Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 11 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 05 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 04 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 12 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 11 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 10 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 09 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 08 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 09 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 08 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 06 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 04 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 03 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Westscience Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science More Issue