cover
Contact Name
Agus Riyanto
Contact Email
agusriyanto105@gmail.com
Phone
+6281227115446
Journal Mail Official
stikesbh03@gmail.com
Editorial Address
STIKES Bhakti Husada Bengkulu Jl. Kinibalu 8 RT. 012 RW. 002 Kebun Tebeng, Ratu Agung Bengkulu 38227 Telp./Fax. 0736-23422, Website : stikesbhaktihusada.ac.id Telp : email:stikesbh03@gmail.com
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
INJECTION: Nursing Journal
ISSN : -     EISSN : 29860377     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
INJECTION: Nursing Journal is published by STIKES BAKTI HUSADA and distributed twice a year. INJECTION: Nursing Journal is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. INJECTION: Nursing Journal scientific periodical publication on Medical Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the INJECTION: Nursing Journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are: The Journals mission is to promote excellence in nursing and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS SIMPANG PERIUK KOTA LUBUK LINGGAU Bambang Soewito; Feny Marlena
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.965 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Studi pendahuluan pada bulan november tahun 2020 yang dilakukan oleh peneliti terhadap 10 orang pasien Diabetes Mellitus, didapatkan data bahwa ada 7 orang diantaranya mengatakan saat berobat ke puskesmas kadar glukosa darahnya meningkat dengan nilai 250 mg/dl. Pasien mengatakan gula darah mereka sering meningkat karena mereka merasa stres terhadap penyakitnya dan mereka juga jarang berolah raga (senam). Sedangkan 3 diantaranya mengatakan kadar glukosa darahnya tetap stabil karena selalu menjaga pola makan dengan baik dan sering berolahraga (senam), saat dilakukan pengukuran glukosa darah, glukosa darahnya 110 mg/dl. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya kadar glukosa darah sewaktu yang tinggi pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau. Tujuan penelitian adalah untuk diketahui pengaruh senam prolamis terhadap perubahan kadar glukosa darah sewaktu pada lansia Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata glukosa darah sewaktu sebelum dan sesudah dilakukan senam prolanis adalah 268,70 mg/dl dan 214,90 mg/dl. Disimpulkan ada pengaruh senam prolanis terhadap perubahan kadar glukosa darah sewaktu pada lansia diabetes mellitus tipe ii (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan dari hasil penelitian ini petugas kesehatan di puskesmas dapat membuat standar operasional prosedur (sop) tentang senam prolanis, dapat dilanjutkan/dipertahankan menjadi latihan fisik untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diaetes mellitus, serta membuat juknis senam prolanis untuk dirumah. Kata Kunci : Senam Prolanis, Glukosa Darah, Diabetes Mellitus
PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF DI BIDAN PRAKTIK SWASTA (BPS) DARMAWATI KELURAHAN CEREME TABA LUBUK LINGGAU Yulianti Pronika Hijik; Rusiandi Rusiandi; Mazidawati Mazidawati
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.609 KB)

Abstract

Latar Belakang : Studi pendahuluan pada bulan november tahun 2020 yang dilakukan oleh peneliti melalui wawancara dengan 10 (0,1%) orang ibu bersalin didapatkan data bahwa terdapat 8 (0,08%) orang ibu mengatakan sering kali merasa cemas (seperti takut, gelisah) dan khawatir pada proses persalinan sehingga menyebabkan nyeri persalinan yang semakin bertambah terutama pada kala I. sedangkan 2 (0,02%) orang ibu mengatakan bahwa mereka tidak merasa cemas (terlihat dari wajah ibu yang terlihat santai sambil menarik nafas dalam saat nyeri terasa). Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya ibu bersalin merasa cemas terhadap proses persalinannya di Bidan Praktik Swasta (BPS) Darmawati Kelurahan Cereme Taba Lubuk Linggau Metode : Penelitian menggunakan metode pre eksperimental design yaitu dengan menggunakan pre dan post test design. Sampel yang digunakan oleh peneliti berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan endorphin massage adalah 23,7 dan 16. Disimpulkan ada pengaruh endorphin massage terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) endorphin massage yang dijadikan prosedur dalam asuhan keperawatan pada ibu bersalin kala I fase aktif untuk menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin. Kata Kunci : Endorphin Massage, Kecemasan
PENGARUH SWEDISH MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIMPANG PERIUK KOTA LUBUK LINGGAU Esning Haryadi; Nunu Harison; Feny Marlena
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.684 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Swedish massage dengan teknik effleurage, petrissage/kneding mempengaruhi sistem saraf parasimpatis yang dapat menimbulkan respon relaksasi. ketika tubuh relaksasi, menandakan penurunan hormon kortisol yang berperan terhadap stres serta berpengaruh terhadap sirkulasi darah. manfaat swedish massage dapat mengurangi tingkat metabolisme dan oksigen berlebihan, menurunkan tekanan darah pada hipertensi dan menurunkan irama jantung. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya lansia yang memiliki tekanan darah tinggi di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui pengaruh swedish massage terhadap tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah dilakukan swedish massage adalah 152,93 mmhg/ 98,20 mmhg dan 143,20 mmhg/91,20 mmhg. Disimpulkan ada pengaruh swedish massage terhadap tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan hasil penelitian ini dapat menyediakan panduan dan standar praktek swedish massage atau SOP sehingga tindakan swedish massage dapat dilakukan oleh siapapun khususnya oleh perawat. Kata Kunci : Swedish Massage, Tekanan Darah, Hipertensi
PENGARUH MASSAGE TEKNIK EFFELURAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIMPANG PERIUK Marifat Setiyowati; Dita Amita; Miki Kurnia Fitrizah
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.226 KB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang harus diwaspadai. Masalahh penelitiann adalahh masihh tingginyaa kasus hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh massage teknik effleurage terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode : Jenis penelitian yang digunakan pre-experimental. Populasi sebanyak 416 orang dan sampel sebanyak 25 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data univariat dan bivariat dengan metode statistik shapiro wilk dan uji t. Hasil penelitian nilai rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum diberikan massage teknik effleurage adalah 152,80 mmHg dan 95,56 mmHg. Nilai rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah diberikan massage teknik effleurage yaitu 147,76 mmHg dan 90,76 mmHg. Adanya pengaruh masage teknik effleurage terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk dengan hasil p value 0,000. Simpulan : Bagi tenaga kesehatan khususnya perawat di Puskesmas Simpang Periuk dapat memberikan penyuluhan dan sosialisasi terhadap massage teknik effleurage ini sebagai terapi alternative terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi Kata kunci : Massage teknik effleurage, tekanan darah, hipertenisi.
PENGARUH MOTOR RELEARNING PROGRAME (MRP) TERHADAP KEMAMPUAN ACTIVITY OF DAILY LIVING PADA PASIEN PASCA STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG REHABILITASI MEDIK RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU Fitri Fourwati; Fourni Ardiansyah
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.786 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Pasien pasca serangan stroke yang bertahan hidup memiliki keterbatasan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari secara mandiri. stroke memiliki dampak besar terhadap kemampuan pasien dalam melakukan ADL. Teknik Motor Relearning Programme (MRP) lebih dipilih karena dianggap lebih cepat dalam perbaikan motorik pasien paska stroke. Masalah dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke banyak yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan Activity Of Daily Living nya di ruang rehabilitasi medik RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui pengaruh Motor Relearning Programe (MRP) terhadap kemampuan activity of daily living pada pasien pasca stroke non hemoragik di ruang rehabilitasi medik RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata activity of daily living (adl) sebelum dan sesudah dilakukan motor relearning programe (mrp) pada pasien pasca stroke non hemoragik adalah 41 dan 70. Disimpulkan ada pengaruh motor relearning programe (mrp) terhadap kemampuan activity of daily living pada pasien pasca stroke non hemoragik (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan dari hasil penelitian ini bagi fisioterapis di Poli Rumah Sakit untuk memilih modalitas terapi latihan MRP sebagai salah satu modalitas terpilih untuk meningkatkan kemampuan ADL pada pasien post stroke. Disarankan kepada fisioterapis yang ada di Poli Rumah Sakit untuk memberikan edukasi kepada pasien mengenai penggunaan alat bantu (tripot). Kata Kunci : Motor Relearning Programe (MRP), Activity Of Daily Living, Stroke Non Hemoragik
PENGARUH BALANCE EXERCISE TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA LANJUT USIA (LANSIA) DI PUSKESMAS LINGKAR TIMUR KOTA BENGKULU Angkuh Hasibuan; Yenni Fusfitasari; Shinta Shinta
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.395 KB)

Abstract

Latar Belakang : Penurunan kekuatan otot pada lansia merupakan faktor utama yang membuat keseimbangan lansia menurun. Adanya penurunan keseimbangan ini akan menyebabkan terjadinya resiko jatuh pada lansia sangat besar yang akan mengakibatkan adanya cidera, penurunan mobilitas, mengurangi kemandirian, mengubah kepercayaan diri dan gaya hidup, dan bahkan menyebabkan kematian pada lansia. Tujuan penelitian diketahui pengaruh balance exercise terhadap kekuatan otot pada lansia di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pre dan post test. Penelitian dilakukan di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu dengan sampel sebanyak 10 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan membandingkan rata-rata kekuatan otot sebelum dan sesudah terapi dengan uji paired sampel t test . Hasil penelitian didapatkan rata-rata kekuatan otot lansia di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu sebelum diberikan terapi balance exercise adalah 3. Rata-rata kekuatan otot lansia di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu sesudah diberikan terapi balance exercise adalah 5,00. Terapi balance exercise berpengaruh terhadap kekuatn otot pada lansia di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu dengan nilai ttabel 11,192 > ttabel 1,182 dan nilai p = 0,000, berarti p < 0,05 Simpulan : Secara praktis hendaknya pihak puskesmas terus meakukan balance exercise kepada par alansia guna meningkatkan kekuatan lansia. Hendaknya puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu dapat dengan rutin melaksanakan olahraga untuk lansia dan membuat program balance exercise. Bagi peneliti lain (yang ingin menindak lanjuti penelitian ini) disarankan penelitiannya menggunakan materi yang berbeda. Kata Kunci : Balance Exercise, Kekuatan Otot, Lansia
HUBUNGAN PERILAKU KURANG GERAK (SEDENTARY BEHAVIOUR) DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK PRA SEKOLAH DI PAUD KELURAHAN BENTIRING KOTA BENGKULU Firdaus Firdaus; Yeni Eliyanti
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.368 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Pada anak yang lebih banyak mengalami sedentary behaiour, akan lebih banyak waktu digunakan untuk bermain sendiri, dan kurang bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan luar. hal ini tentunya juga akan berpengaruh terhadap perilaku anak baik secara individu maupun ke orang lain. anak akan cenderung kurang mandiri, lebih emosi, agresif, sulit berkomunikasi dan bergaul dengan teman lain, perilaku manja, perilaku merusak dan sulit berkonsentrasi. Masalah dalam penelitian ini adalah masih adanya anak pra sekolah yang mengalami gangguan perkembangan psikososial (kurang konsentrasi saat belajar, kurang mandiri, penakut, sering minta bantuan ke orang sekitar, dan mudah emosi) di paud kelurahan bentiring kota Bengkulu. Tujuan penelitian adalah untuk diketahui hubungan perilaku kurang gerak (sedentary behaviour) dengan perkembangan psikososial anak pra sekolah di PAUD Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu. Metode : Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. sampel berjumlah 66 orang yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Data digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis secara univariat dan bivariat, uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (56,1%) anak usia pra sekolah memiliki perilaku kurang gerak (sedentary behaviour) berat dan sebagian besar (57,6%) anak usia pra sekolah memiliki perkembangan psikososial kurang baik, dan hasil uji chi-square didapat nilai ρ value = 0,001. Disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku kurang gerak (sedentary behaviour) dengan perkembangan psikososial pada anak pra sekolah. Simpulan : Diharapkan dari hasil penelitian ini para orang tua dapat membuat manajemen terhadap kegiatan anak, melibatkan anak dalam aktivitas fisik yang sesuai dengan tumbuh kembangnya serta membatasi penggunaan/aktivitas yang berbasis layar seperti televisi, komputer maupun smartphone. Kata Kunci : Perilaku Kurang Gerak (Sedentary Behaviour), Perkembangan Psiksososial, Anak Usia Pra Sekolah
PERBEDAAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TEKNIK SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP SKALA NYERI PADA PENDERITA LOW BACK PAIN DI PUSKESMAS JAYA LOKA Saidi Saidi; Septi Andrianti
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.927 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Keluhan pada punggung atau keluhan muskuloskeletal merupakan keluhan pada otot skeletal yang dirasakan dengan intensitas nyeri yang berbeda-beda, dari nyeri yang ringan sampai nyeri yang sangat sakit. Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan terapi nonfarmakologi. Slow stroke back massage adalah stimulasi kulit yang dilakukan untuk menghilangkan nyeri. Penatalaksanaan terapi nonfarmakologis lainnya yaitu terapi relaksasi nafas dalam. Teknik relaksasi napas dalam adalah suatu bentuk tindakan keperawatan yang mana perawat mengajarkan kepada pasien bagaimana cara melakukan napas dalam untuk mengurangi nyeri. Tujuan penelitian diketahuinya perbedaan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik slow stroke back massage terhadap skala nyeri pada penderita low back pain di Puskesmas Jaya Loka. Metode : Desain penelitian menggunakan jenis pra eksperimen dengan rancangan sebelum dan sesudah dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariate dengan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum diberikan terapi relaksasi nafas dalam 4,80 dan setelah diberikan 4,00. Pada kelompok SSBM skala nyeri sebelum 5,40 dan setelah dilakukan SSB 2,80. Hasil uji statsistik p value 0,012 Simpulan : Simpulan ada perbedaan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik slow stroke back massage terhadap skala nyeri pada penderita low back pain di Puskesmas Jaya Loka. Saran peneliti hendaknya pihak puskesmas akif melakukan penyuluhan dan mengajarkan teknik slow stroke back massage sebagai salah satu cara untuk menguranggi nyeri yang dirasakan. Kata kunci : Low Back Pain, SSBM, Terapi Relaksasi Nafas Dalam, Skala Nyeri
PENGARUH RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA IBU POST SEKSIO SESARIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SITI AISYAH KOTA LUBUK LINGGAU Lesi Susanty; Ardiana Podesta
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.99 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Penatalaksanaan oleh perawat dalam mengatasi nyeri post operasi seksio sesaria dengan menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan farmakologis dan pendekatan non farmakologis. Tindakan non farmakologi yang diberikan salah satunya adalah relaksasi autogenik. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya pasien yang mengalami nyeri post seksio sesaria di Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Kota Lubuk Linggau. Tujuan penelitian adalah untuk diketahui pengaruh relaksasi autogenik terhadap perubahan skala nyeri pada ibu post seksio sesaria di Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Kota Lubuk Linggau. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata nyeri responden sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi autogenik adalah 5,3 (nyeri sedang) dan 3,5 (nyeri ringan). Disimpulkan ada pengaruh relaksasi autogenik terhadap perubahan skala nyeri pada ibu post seksio sesaria (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan dari hasil penelitian ini perawat dapat membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang relaksasi autogenik, untuk mengurangi rasa nyeri pada ibu post seksio sesaria. Selain itu dapat menyediakan leaflet tentang relaksasi autogenik agar bisa diberikan kepada pasien untuk menambah pengetahuan tentang penanganan nyeri dan dapat melakukan tindakan tersebut dirumah. Kata Kunci : Relaksasi Autogenik, Nyeri, Seksio Sesaria
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT HARAPAN DAN DOA KOTA BENGKULU supiyati supiyati; Maridin Sinaga
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.339 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit yang memiliki prevalensi cukup tinggi dan terus meningkat di Indonesia. Penyakit hipertensi yang tidak terkontrol merupakan kondisi hipertensi yang penanganannya tidak dilakukan secara maksimal dan biasanya tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Apabila penyakit hipertensi tidak ditangani secara maksimal akan mengakibatkan kembalinya gejala kekambuhan hipertensi. Sehingga dapat beresiko terjadinya stroke maupun infak miokard. Dukungan keluarga merupakan salah satu bagian dari tugas keluarga untuk merawat keluarga yang sakit. Kurangnya dukungan keluarga dalam merawat yang menderita hipertensi sering mengakibatkan kekambuhan atau timbul kembalinya gejala hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan pada penderita hipertensi di Poli Penyakit Dalam RS. Harapan dan Doa Kota Bengkulu Metode : Penelitian ini merupakan jenis penilitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 2.138 dengan jumlah sampel 96 orang menggunakan tekhnik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Mei – 25 Juli 2021. Analisis yang digunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji statistic chi – square. Hasil penelitian didapatkan 58,3% mengalami kekambuhan berulang dan 40,6% memiliki dukungan keluarga yang kurang. Uji statistic didaptak p 0,02 (p

Page 1 of 1 | Total Record : 10