cover
Contact Name
Driska Arnanto
Contact Email
driska.arnanto@ustjogja.ac.id
Phone
+6282137779833
Journal Mail Official
agroustjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batikan No.6 Tuntungan, Umbulharjo, Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agroust
ISSN : 25499386     EISSN : 29866685     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The scope of scientific writing in the Jurnal Ilmiah Agroust includes the following scientific fields: agronomy, pest management, agriculture technology, soil management, plant breeding, and biotechnology.
Articles 227 Documents
WAKTU PEMBERIAN PUPUK BOKASHI DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP TANAMAN PADI BERAS HITAM (Oryza sativa L. indica) VARIETAS JELITENG Dayriza, Dany Irfani; Pamungkas, Djoko Heru; Maryani, Yekti
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara perlakuan waktu tebar pupuk bokashi dan dosis pupuk NPK terhadap tanaman padi beras hitam (Oriza sativa L. indica) varietas Jeliteng. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “Lestari Makmur” bertempat di Jalan Wates, km 12, Dusun Kepuhan, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Ketinggian tempat ± 88 mdpl, suhu 26-32oC, dengan curah hujan 1.654 mm/tahun, kelembaban udara 65-95 %, jenis tanah regosol, dan pH tanah 5,5-7. Dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2020. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 3 x 3, yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama dalam penelitian ini adalah perlakuan waktu tebar pupuk bokashi yang terdiri dari waktu tebar 5, 10, dan 15 HST. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 300 kg.ha-1, 400 kg.ha-1, dan 500 kg.ha-1. Variabel pertumbuhan tanaman meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot segar brangkasan, dan bobot kering brangkasan, sedangkan variabel hasil meliputi, panjang malai, jumlah malai, persentase gabah isi per rumpun, bobot 1000 butir gabah, dan produktivitas gabah per hektar. Analisis variabel pengamatan menggunakan sidik ragam pada taraf 5%, dilanjutkan dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara pemberian pupuk organik bokashi dan macam dosis NPK terhadap variabel pertumbuhan maupun hasil tanaman padi beras hitam varietas Jeliteng kecuali pada variabel bobot segar brangkasan. Perlakuan perbedaan waktu tebar pupuk organik menunjukkan tidak ada beda nyata terhadap seluruh variabel pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman. Perlakuan dosis pupuk NPK menunjukkan tidak ada beda nyata terhadap variabel pertumbuhan dan variabel hasil tanaman.
PENGARUH TINGGI PANGKAS DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS ROJOLELE DENGAN SISTEM TANAM SALIBU Romadhoni, Maulana Abni; Pamungkas, Djoko Heru; Maryani, Yekti
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi pangkas dan dosis pupuk NPK yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) varietas Rojolele dengan sistem tanam salibu. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “Lestari Makmur” bertempat di Jalan Wates km 12 Dusun Kepuhan, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Ketinggian tempat ± 88 m dpl, suhu 26-32oC, dengan curah hujan 1.654 mm/tahun, kelembaban udara 65-95 %, jenis tanah Regosol, dan pH tanah 5,5-7. Dilaksanakan pada bulan bulan Agustus - Desember 2020. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 3 x 3, yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama dalam penelitian ini adalah sisa pangkas sistem tanam Salibu (T) yang terdiri dari 3 aras yaitu: 3 cm (T1), 6 cm (T2), dan 9 cm (T3). Faktor kedua adalah pemberian dosis pupuk NPK (P) yang terdiri dari 3 level yaitu 400 kg.ha-1 (P1), 500 kg.ha-1 (P2) dan 600 kg.ha- 1 (P3). Sehingga ada 9 kombinasi Perlakuan berupa petak (2x3 m) terdiri 110 tanaman. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, persentase gabah isi, bobot 1000 butir gabah, hasil per hektar. Analisis variabel pengamatan menggunakan sidik ragam pada taraf 5%, dilanjutkan dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi perlakuan sisa tinggi pangkas dan dosis NPK pada variabel berat segar brangkasan, berat kering brangkasan, bobot 1000 bulir gabah dan hasil per hektar, sedangkan tidak ada interaksi terhadap pertumbuhan meliputi variabel tinggi tanaman, jumlah anakan dan persentase gabah isi. Kombinasi perlakuan tinggi pangkas 9 cm dan dosis pupuk 600 kg per hektar memberi pertumbuhan dan hasil (gabah kering giling kadar air 12,10%) tertinggi.
PENGARUH WAKTU PEMBERIAN DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI MERAH (Oryza Nivara L.) VARIETAS INPARI 24 GABUSAN Triono, Sugeng; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian dan dosis pupuk NPK phonska terhadap pertumbuhan dan hasil padi beras merah varietas inpari 24 gabusan. Penelitian ini dilakukan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (PAS) “Lestari Makmur”, Jalan Wates Km. 12 Dusun Semampir, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul Yogyakarta selama kurang lebih 90 hari. Dengan ketinggian tempat 88 mdpl, jenis tanah regosol, dengan pH tanah 5,5-7, suhu rata-rata yaitu 26-32oC, dan curah hujan yaitu 1.654 mm/tahun. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 3 x 3 dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) meliputi 2 faktor yaitu waktu pemberian pupuk yang terdiri dari 3 level yaitu: 14 dan 35 HST (Z1), 14 dan 50 HST (Z2), 14, 35 dan 50 HST (Z3). Faktor kedua adalah dosis pupuk yang terdiri dari 3 level meliputi: 300 kg per ha (S1), 400 kg per ha(S2), 500 kg per ha (S3). Analisis data dengan menggunakan sidik ragam dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) Duncan Multiple Range Test pada taraf α = 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Perlakuan waktu pemberian dan dosis pupuk NPK menunjukkan tidak ada interaksi terhadap semua variabel pertumbuhan dan hasil padi merah inpari 24, Perlakuan waktu pemberian pupuk NPK menunjukkan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman, Perlakuan dengan dosis pupuk NPK menunjukkan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.
PENGARUH WAKTU APLIKASI DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI (Oryza sativa L) BERAS HITAM VARIETAS JELITENG DENGAN SISTEM SALIBU Yusuf, Ahmad; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu aplikasian dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil salibu padi hitam varietas jeliteng. Penelitian ini dilakukan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “Lestari Makmur”, jalan Wates Km. 12 Dusun Semampir, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta selama kurrang lebih 90 hari. Dengan ketinggain tempat 88 mdpl, jenis tanah regosol, dengan pH tanah 5,5 – 7, suhu rata – rata yaitu 26 - 32°C, dan curah hujan yaitu 1.654 mm/tahun. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 3 x 3 dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RKAL) meliputi 2 faktor yaitu waktu aplikasian yang terdiri atas 3 level yaitu : waktu aplikasian 30 HSP (A1), 30 dan 35 HSP (A2), 30, 35, dan 40 HSP (A3). Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK yang terdiri atas 3 level meliputi : dosis pupuk NPK 300 kg/ha (Y1), 400 kg/ha (Y2), 500 kg/ha (Y3). Analisis data dengan menggunakan sidik ragam dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) Duncan Multiple Range Test pada taraf α = 5%. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi waktu aplikasi dan dosis pupuk majemuk NPK menunjukkan adanya interaksi pada variabel bobot kering brangkasan, persentase gabah isi, dan bobot 1000 butir gabah, sedangkan pada variabel tinggi tanaman, jumlah anakan, berat segar brangkasan, panjang malai, jumlah anakan produktif, dan persentase gabah isi menunjukkan tidak adanya interaksi. Kemudian pada perlakuan waktu aplikasi pupuk majemuk NPK menunjukkan tidak berpengaruh terhadap hasil salibu padi hitam varietas Jeliteng, dan juga pada perlakuan dosis pupuk majemuk NPK menunjukkan tidak berpengaruh terhadap hasil gabah per hektar salibu padi hitam varietas Jeliteng.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN PEMULSAAN TERHADAP HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L). Wijayantoko, Wahyu; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascolanicum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang banyak di konsumsi manusia sebagai campuran bumbu masak setelah cabai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang ayam dan pemulsaan terhadap hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kepuhan, Kelurahan Agrorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, dengan ketinggian tempat 273 mdpl, suhu minimum 220C dan suhu maksimum 300C, jenis tanah regosol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-April 2020. Bahan yang digunakan antara lain, benih bawang merah varietas thailand, pupuk kandang ayam serta mulsa plastik dan mulsa dari jerami. Alat yang digunakan yaitu: alat tulis, penggaris, kalkulator, gunting, kamera, meteran, cangkul, sabit, cethok, ember dan timbangan. Rancangan peneltian menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktorial 3×3, yaitu:Faktor I : Pupuk kandang ayam (K)K0 : 0 ( tanpa pupuk)K1: 10 ton.ha-1 K2 :: 20 ton.ha-1 Faktor II : Pemulsaan (M) M0: Tanpa mulsa M1 : Mulsa jeramiM2 : Mulsa plastik hitam perak. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, sehingga didapat 27 petak perlakuan. Masing masing petak terdiri dari 20 tanaman dengan 5 tanaman sempel. Total tanaman sebanyak 540 tanaman dan total tanaman sempel adalah 135 tanaman. Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam pada taraf 5%, dan dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf α = 5%. Variabel yang diamati panjang tanaman, jumlahdaun per rumpun, jumlah anakan, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun dan hasil umbi per hektar. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara perlakuan dosis pupuk kandang ayam dan pemulsaan terhadap semua variabel, kecuali pada variabel bobot segar tajuk per rumpun. Perlakuan pupuk kandang ayam dengan dosis 10 ton ha-1, 20 ton ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil lebih tinggi daripada dosis 0 ton ha-1. Perlakuan mulsa jerami dan plastik menunjukkan berbeda nyata terhadap memberikan pertumbuhan lebih tinggi daripada tanpa mulsa. Perlakuan macam mulsa menunjukkan tidak berbeda nyata terhadap hasil.
GENETIC VARIATION AND HERITABILITY OF ELEVEN TEA CLONES ON CHARACTERISTIC OF RESISTANCE AGAINST EMPOASCA SPP. Arnanto, Driska
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genetic variation and heritability of resistance to Empoasca spp. was studied in ten clones PGL series and TRI 2025. The research conducted in tea research station in Pagilaran, Batang, Central Java and in the laboratory of Food Chemistry and Nutrition Faculty of Agricultural Technology, LPPT UGM and Genetic Laboratory Faculty of Agricultural, Gadjah Mada University. This research used randomly complete block design of ten clones PGL and TRI 2025 with four blocks as replications. The damage intensity and morphological anatomy data each clone PGL series and TRI 2025 were observed. Analysis of biochemical (tannins content and peroxidase enzyme acitivity) using the spectrophotometric method. Data were analyzed using ANOVA and heritability. The result shows that has high estimated heritability value in damage intensity, hair leaf density, enzym peroxide activity, tannin content, stomata density, and epidermis thickness (abaxial and adaxial). Cluster analysis based on morphological anatomy divide into four group and resistant clone against Empoasca spp. consisted of four category, based on principal component analysis.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Sp.) Terhadap Komposisi Media Tanam Dan Penyiraman Air Kolam Bioflok Lele Dalam Polibag Aziz, Abdul; Sunaryo, Yacobus; Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 9 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jiagt.v9i1.14330

Abstract

The purpose of the study was to determine the effect of the composition of the growing media and the effect of providing a biofloc pond on the growth and yield of mustard plants. The research was carried out under the auspices of a plastic house on a yard in Krikilan Hamlet, Tegalterto Village, Berbah District, Sleman Regency,Special Region of Yogyakarta, at an altitude of ± 194 masl. The average rainfall is 2500 - 3000 mm per year and has a temperature between 38°C to 39°C in the shade. The study was carried out from December 2021 to January 2022. This study used an experiment with a 2 x 2 x 2 factorial completely randomized design (CRD). The first factor was the type of mustard greens consisting of 2 levels: caisim (S1) and pakcoy (S2). The second factor was the composition of the growing media which consisted of 2 levels: soil + husk charcoal (M1) and soil + husk charcoal + bokasi (M2). The third factor is watering the catfish biofloc pond water which consists of two levels I1 (without watering the biofloc pond water with NPK fertilization) and I2 (watering the biofloc catfish pond every 2 days).data used analysis of variance to determine the effect of treatment on the variables, followed by DMRT (Duncan Multiple Range Test). The results showed that there was no interaction between the type of mustard greens, the composition of the planting medium, and watering of the catfish biofloc pond, but there was an interaction between the type of mustard and the media on the stem diameter and dry weight of the plant, and there was an interaction between the type of mustard and the watering of the biofloc water on the plant height, width and width. leaf length, leaf length, and root length. Caisim (S1) treatment which was grown on soil + husk charcoal (M1) growing media composition and without watering the catfish biofloc pond water with NPK (I1) fertilization could increase the growth and yield of mustard plants better than other combination treatments
Pengaruh Takaran Kompos dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) Duta Waskita, Faishal; Maria Theresia, Darini; Widata, Sri
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 6 No 2 (2022): October
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of compost and liquid organic fertilizer concentration on the growth and yield of cayenne pepper (Capsicum frutescens L.). The research was conducted in Mandungan 1 Hamlet, Margoluwih Village, Kec. Seyegan, Kab. Sleman, Special Region of Yogyakarta. The research method used a factorial Completely Randomized Block Design (RAKL), with three replications, 10 combinations so that 30 plant plots were obtained from all combinations and replications. The first factor tested was compost S1 = compost 5 tons per ha, S2 = compost 10 tons per ha, S3 = compost 15 tons per ha. The second factor tested was liquid organic fertilizer C1 = 0.1 percent concentration, C2 = 0.2 percent concentration, C3 = 0.3 percent concentration and control = Urea 30 g, KCl 30 g, TSP 40 g. The observed growth and yield variables included plant height, number of branches, leaf area, leaf weight, plant fresh weight, plant dry weight, age of flowering, number of fruit planted, weight of fruit planted and weight of fruit in plots. The treatment of various types of compost and POC doses showed that there was a significant difference in the growth and yield of cayenne pepper plants. The treatment of compost dose and liquid organic fertilizer concentration showed that there was a significant difference in the number of branches and the yield of cayenne pepper. There is an interaction between the type of treatment with the dose of compost and the concentration of liquid organic fertilizer on the variable fruit weight per hectare. The treatment with 10 tons of compost per hectare with a POC concentration of 0.3% (S2C3) resulted in the highest fruit weight per hectare. The control treatment showed no significant difference to the growth and yield variables.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Merah (Oryza Nivara L.) Varietas Inpari 24 Gabusan terhadap Macam Pupuk Npk dan Konsentrasi Pupuk Nanosilika Ramdan, Muhammad; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 6 No 2 (2022): October
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the type of NPK fertilizer and the concentration of nanosilica fertilizer that provided good growth and yield for the local red rice variety Inpari-24 Gabusan. This research was conducted from January to May 2022, taking place at the PAS “Lestari Makmur” Self-Help Agriculture and Rural Training Center, Jalan Wates Km. 12 Semampir Hamlet, Argorejo Village, Sedayu District, Bantul Regency, Yogyakarta. This study consisted of 2 factors, namely the first factor, the NPK Phonska, Mutiara, Yaramila fertilizers and the second factor, namely the concentration of 1%, 1.5%, and 2% Nanosilika fertilizer. This study was conducted with 3 repetitions of each factor and arranged in a Complete Randomized Block Design RAKL. The observed variables included plant height, number of tillers per hill, fresh chestnut weight, dry shoot weight, number of productive tillers per hill, panicle length, percentage of filled grain, 1000 grain weight, and grain weight per hectare. Data analysis was carried out on the results of observations using variance at a 5% level, the differences between treatments were tested with DMRT Duncan's multiple range test at a level of 5%. Treatment of various NPK fertilizers and nanosilica fertilizer concentrations on the growth and yield of red rice of the Inpari-24 gabusan variety showed no interaction with all observed variables. Treatment of various NPK fertilizers on the growth and yield of the red rice variety Inpari-24 Gabusan showed no significant difference in growth and yield. Treatment of nanosilica fertilizer concentrations on the growth and yield of the red rice variety Inpari-24 gabusan showed no significant difference in growth and yield, except for plant height, number of tillers, and percentage of filled grain.
Respon Hasil Kakao (Theobroma Cacao L.) Pada Pemangkasan Tanaman dan Sistem Tanam Dengan Koro Pedang (Canvalia ensiformis L.) Edo, Hermanus; Sunaryo, Yacobus; Prasetyowati, Sri Endah; Sutardi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 6 No 2 (2022): October
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to determine the effect of pruning and land use under shelter using a planting system on the response of cocoa yields (Theobroma cacao L.) and the vegetative growth component of jack bean (Canavalia ensiformis L.) carried out from Juny 1 to August 31, 2021 in Plosokerep, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta Special Region. The study experiment arranged a Split Plot Design, the main plot of the planting system (monoculture and intercropping) and the pruning plot children, namely without pruning, 30% pruning, and 60% pruning. The results showed that there was no interaction between the planting system and pruning the vegetative growth variables of cocoa plants, but the treatment of the planting system, namely, monocultures produced a lower dry seed weight than intercropping on the cocoa yield variable and pruning had no effect on the variable components of jack bean growth.